
Alvaro dan Angelica sudah sampai di sekolah pagi itu.
"Alvaro" , panggil Nathalie yang juga baru datang ke sekolah dan menghampiri Alvaro.
"Cewek mana lagi ini dek?" , bisik Angelica.
"Ini teman sekelas aku kakak" , jawab Alvaro.
"Teman sekelas atau temen lain" , goda Angelica.
"Beneran kakak , teman sekelas aku, kakak urus saja James pacar kakak yang tua itu" , jawab Alvaro.
"Siapa pacarnya Angelica?" , tanya Vincent yang baru datang mendekati Alvaro dan Angelica.
"Itu tanya saja sendiri sama kakak" , jawab Alvaro sambil berjalan bersama teman sekelasnya.
"Beneran kamu sudah dekat dengan cowok Angelica?" , tanya Vincent.
"Baru kenal aja" , jawab Angelica.
"Cowok yang di lapangan golf ya?" , tanya Vincent.
"Pasti kamu tau dari opa Wijaya kan" , ucap Angelica.
"Iya , kalau gak...dari mana lagi aku bisa tau" , jawab Vincent.
"Iya cowok itu" , jawab Angelica.
"Apa kamu akan pergi dengan dia?" , tanya Vincent.
"Iya" , jawab Angelica.
"Kenapa kamu gak mau jalan sama aku , tapi kamu mau jalan sama dia?" , ucap Vincent.
"Karena ada sesuatu dari dia yang membuat aku tertarik" , jawab Angelica.
"Apa yang membuat kamu bisa tertarik , kenapa aku gak bisa membuat kamu tertarik" , ucap Vincent.
"Bukankah kita cuma sahabat dari kecil ya" , jawab Angelica.
"Aku menyukai kamu Angelica , dari dulu aku selalu menyukai kamu" , ucap Vincent yang akhirnya mengutarakan perasaannya.
"Maaf Vincent , aku cuma menganggap kamu sebagai sahabat aku saja , gak bisa lebih dari itu" , jawab Angelica.
"Tapi Angelica , aku benar-benar mencintai kamu" , ucap Vincent.
"Maaf Vincent , aku mohon kita tetap bersahabat saja ya" , jawab Angelica.
Wajah Vincent langsung berubah menjadi sedih karena ditolak oleh Angelica.
"Kamu kenapa murung gitu Vincent?" , tanya Loli teman sekelas Vincent.
"Aku lagi patah hati" , jawab Vincent.
"Memang bisa ya cowok seperti kamu yang banyak fans ceweknya patah hati" , ucap Loli sambil terkekeh.
"Ya bisa la , aku kan juga menyukai seseorang" , jawab Vincent.
"Baru tau cowok seperti kamu ternyata bisa ditolak ya sama cewek , siapa tuh ceweknya?" , tanya Loli.
"Gak usah kepo deh" , jawab Vincent.
Loli pun langsung diam di tempat duduknya.
********
"Kamu mencari aku mau ngapain?" , tanya Alvaro.
"Aku mau membahas tugas kimia kita , jadinya gimana?" , tanya Nathalie.
"Iya , aku sudah pikirkan kita buat pembasmi kecoak dengan bahan nikotin saja ya" , ucap Alvaro.
"Memangnya bisa?" , tanya Nathalie.
"Ya kita coba dulu" , jawab Alvaro.
"Boleh juga , kapan mau dibuatnya?" , tanya Nathalie sambil tersenyum.
__ADS_1
"Kalau mau nanti pulang sekolah kita beli bahannya dan langsung coba mengerjakannya di rumah aku" , ucap Alvaro.
"Ok" , jawab Nathalie sambil tersenyum.
Esmeralda yang melihat Alvaro berbicara dengan akrab dengan cewek lain , langsung mendatangi Alvaro.
"Kalau sama cewek ini kamu kayaknya akrab banget , kenapa sama aku gak bisa?" , tanya Esmeralda.
"Dia teman sekelas aku" , jawab Alvaro.
"Tapi aku menyukai kamu Alvaro" , jawab Esmeralda.
"Aku gak menyukai kamu" , jawab Alvaro.
"Aku mohon Alvaro" , ucap Esmeralda sambil memegang tangan Alvaro.
"Aku kan sudah bilang aku gak suka dipegang-pegang" , jawab Alvaro sambil menarik tangannya dengan kuat.
Alvaro langsung berjalan masuk ke kelasnya bersama dengan temannya Nathalie.
Esmeralda hanya terdiam dengan mata yang sudah berkaca-kaca disana.
"Aku gak akan menyerah Alvaro" , ucap Esmeralda dalam hatinya.
"Esmeralda , ngapain kamu masih disini , itu bel tanda masuk sudah berbunyi" , ucap Margaretha teman satu kelas Esmeralda.
"Iya ini aku mau ke kelas" , jawab Esmeralda.
Esmeralda dan Margaretha berjalan bersama menuju ke kelas.
Setelah itu guru masuk ke dalam kelas dan semua murid fokus mendengarkan pelajaran yang diberikan oleh guru pada hari itu.
********
Antonio yang sudah berada di kantornya , sedang meeting bersama dengan pak Budi untuk membahas pembangunan hotelnya di kota P.
Setelah selesai membahas pembangunan hotel yang baru...
"Pak , tolong buatkan labor mini dibelakang rumah saya ya" , ucap Antonio.
"Untuk apa labor mini pak?" , tanya pak Budi.
"Apakah anak cowok bapak ingin menjadi seorang ilmuan?" tanya pak Budi.
"Awalnya dia memang mau menjadi ilmuan , tapi saya tetap meminta dia untuk menjalankan All Star Hotel bersama dengan anak cewek saya" , jawab Antonio.
"Kalau bapak menginginkan dia menjalankan perusahaan bapak , kenapa bapak membuatkan labor mini?" , tanya pak Budi.
"Karena persyaratannya aku harus membuatkan labor mini untuk dia , baru dia mau menjalankan perusahaan aku" , jawab Antonio.
"Baiklah pak , akan saya buatkan , kapan tukang saya bisa bekerja di rumah bapak?" , tanya pak Budi yang sudah mengerti.
"Kapan tukang bapak bisa , bisa langsung datang saja , nanti saya tinggal kabari dengan asisten rumah tangga yang ada dirumah" , ucap Antonio.
"Baik pak , kalau gitu nanti saya gambar dulu , setelah itu saya kasih lihat ke bapak terlebih dahulu" , ucap pak Budi.
"Baik pak" , jawab Antonio.
Setelah selesai , pak Budi permisi untuk pergi dari ruangan Antonio.
Antonio mengambil ponselnya dan menelpon Robi setelah pak Budi keluar dari sana.
Tidak lama terdengar suara dari sana...
"Halo pak" , jawab Robi.
"Halo Robi , tolong ke ruangan saya sekarang" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Robi.
Robi langsung keluar dari ruangannya dan berjalan menuju ke ruangan kerja Antonio.
Tok...tok...tok...
"Masuk" , jawab Antonio dari dalam.
"Permisi pak" , ucap Robi sambil membuka pintu dan berjalan masuk ke ruangan Antonio.
__ADS_1
"Kamu duduk dulu" , ucap Antonio.
Robi langsung duduk di kursi yang ada di depan meja kerja Antonio.
"Bulan depan kan ulang tahun istri saya , saya mau buat acara di ballroom hotel kita" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Robi.
"Nanti kamu cari dekornya nuansa pink ya , karena istri saya sangat suka dengan warna itu" .
"Baik pak" , jawab Robi.
"Lalu kali ini kamu undang semua partner bisnis kita beserta keluarganya" , ucap Antonio.
"Baik pak , ada lagi pak?" , ucap Robi.
"Minta pak Herman buat kue ulang tahunnya yang tinggi ya , kalau bisa 5 tingkat dan di dekor yang bagus , banyakin coklatnya juga".
"Baik pak" , jawab Robi.
"Baiklah , sekarang kamu sudah bisa kembali bekerja" , ucap Antonio.
"Baik pak , kalau gitu saya permisi dulu" , jawab Robi.
Antonio pun menganggukkan kepalanya.
.
.
Sandra yang sudah selesai masak makan siang dirumah , mulai berjalan ke atas dan membersihkan dirinya.
Seperti biasa Sandra akan mengambil dress simple nya dan menggunakannya setelah dia selesai mandi , lalu Sandra mulai merias wajahnya seperti biasanya.
Selesai berdandan , Sandra berjalan menuju ke dapur dan memasukkan makanan yang sudah dimasaknya ke dalam kotak makanan.
Karena saat itu Sandra memasak sop ikan tenggiri , jadinya mba Tuti membantunya untuk memasukkan ke dalam kotak khusus untuk makanan berkuah.
"Sudah siap semuanya nona muda" , ucap Tuti setelah memasukkannya ke dalam tas khusus kotak penahan panas.
"Iya mba , aku pergi dulu ya ketemu suami aku yang ganteng" , ucap Sandra.
"Iya nona muda" , jawab mba Tuti yang sudah terbiasa dengan bosnya yang selalu romantis , sambil tersenyum.
Sandra berjalan keluar dengan perasaan yang bahagia dan masuk ke dalam mobilnya.
"Ke All Star Hotel ya pak" , ucap Sandra.
"Baik nona muda" , jawab pak Maman sambil menjalankan mobilnya menuju ke All Star Hotel.
Tidak lama mobil Sandra yang dibawa oleh pak Maman telah sampai di All Star Hotel.
Sandra berjalan masuk menuju ke ruangan kerja suaminya.
"Siang nona muda" , sapa Susi dan Adel yang sudah melihat Sandra berjalan menuju ke sana.
"Siang" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Bapak ada gak di ruangannya?" , tanya Sandra.
"Ada nona muda" , jawab Susi.
"Baiklah" , jawab Sandra sambil berjalan menuju ke ruangan kerja suaminya.
"Hubby" , panggil Sandra ketika sudah membuka pintu ruangan kerja suaminya.
"Akhirnya kesayangan hubby sudah datang" , ucap Antonio sambil melebarkan tangannya.
Sandra langsung berjalan dan masuk ke dalam pelukan suaminya yang masih duduk di kursi kebesarannya.
"Hari ini hubby sudah baik-baik saja kan?" , tanya Sandra sambil menyentuh wajah suaminya dengan tangannya.
"Sudah sayang" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Hari ini aku masak sop ikan tenggiri , hubby mau makan sekarang atau tunggu anak-anak pulang sekolah" , ucap Sandra.
"Tunggu anak-anak pulang sekolah ya sayang , biar kita bisa makan sama-sama" , ucap Antonio.
__ADS_1
"Baiklah hubby" , jawab Sandra sambil menganggukkan kepalanya.