Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 208


__ADS_3

Hari itu Sandra dan Antonio sudah janji dengan mama Shinta dan mama Amel untuk pergi ke mall , membeli barang-barang perlengkapan baby.


Pada saat itu Sandra sudah tidak takut lagi ke mall , karena suaminya selalu meyakinkan Sandra kalau dia akan baik-baik saja , ditambah dengan adanya dua orang bodyguard utusan suaminya , membuat Sandra menjadi yakin kalau dia pasti akan aman kemana pun dia pergi , makanya dengan perlahan rasa trauma nya pun menjadi hilang.


Antonio yang sudah menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang , langsung menuju ke rumah utama untuk menjemput mama Shinta terlebih dahulu , karena posisi mall lebih dekat dari rumah mama Amel , makanya mama Amel di jemput setelah mereka dari rumah utama.


Tidak lama mobil Antonio sampai di depan gerbang rumah utama , pak Jaka langsung membukakan pintu pagar , Antonio masuk ke halaman rumah , terlihat mama Shinta sudah duduk di kursi teras menunggu mereka.


Begitu melihat mobil Antonio sudah sampai , mama Shinta langsung berdiri dan masuk ke dalam mobil Antonio.


"Ma..." , sapa Sandra dan Antonio bersamaan.


"Iya nak" , jawab mama Shinta.


Setelah mama Shinta masuk ke mobil , Antonio menjalankan mobilnya menuju ke rumah mertuanya.


Setelah beberapa waktu , mobil Antonio sampai di rumah mertuanya.


Sandra langsung mengeluarkan ponselnya dan menelpon mamanya.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo sayang" , jawab mama Amel.


"Halo ma , kami sudah sampai di depan rumah" , ucap Sandra.


"Baiklah nak , mama keluar sekarang ya" , jawab mama Amel.


"Iya ma" , jawab Sandra sambil memutuskan sambungan telponnya.


"Pa...mama pergi dulu ya sama Sandra dan Antonio" , ucap mama Amel.


"Iya ma" , jawab papa Surya sambil membaca korannya.


Tidak lama mama Amel , keluar dari rumah dan masuk ke mobil Antonio.


"Ma" , sapa Sandra dan Antonio bersamaan.


"Iya nak" , jawab mama Amel.


"Hi Shinta" , sapa mama Amel.


"Hi...hari ini kita harus belanja banyak ya , soalnya ada bos besarnya disini" , jawab mama Shinta sambil tersenyum.


"Bos besar?" , tanya mama Amel penuh tanda tanya.


"Iya , kan ada Antonio , jadi Antonio bisa membayarkan semua belanjaan kita hari ini" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.

__ADS_1


Antonio hanya menggelengkan kepalanya mendengar perkataan mamanya sambil fokus membawa mobil menuju ke mall.


Sandra hanya tersenyum melihat suaminya.


Selama di perjalanan hanya ada obrolan santai di dalam mobil , sampai tidak terasa mobil yang dibawa Antonio sudah memasuki area parkiran mall.


Mama Shinta , mama Amel , Sandra dan Antonio turun dari mobil dan memasuki area mall.


Seperti biasa , Antonio pasti akan memeluk pinggang istri tercintanya selama jalan-jalan di mall.


"Kita mau makan dulu atau mau belanja dulu?" , tanya mama Shinta.


"Makan dulu ya ma , aku sudah lapar" , jawab Sandra.


"Iya boleh sayang , mau makan dimana?" , tanya mama Amel.


"Aku mau makan nasi biryani aja ya" , ucap Sandra.


"Iya boleh sayang" , ucap mama Shinta.


Mereka jalan bersama di mall menuju ke restoran yang menjual nasi biryani.


Sampai di restoran , mama Shinta , mama Amel , Sandra dan Antonio duduk di kursi kosong yang ada disana.


Sandra memesan nasi biryani daging kambing dan kari ayam.


Tidak lama pelayan menghidangkan pesanan mereka di meja makan.


Sandra , Antonio , mama Shinta dan mama Amel makan makanan mereka sambil mengobrol santai.


Setelah selesai makan , Sandra , Antonio , mama Shinta dan mama Amel berjalan menuju ke toko perlengkapan baby di mall.


Sandra sangat senang memilih barang-barang untuk anak-anaknya.


Mama Shinta dan mama Amel juga sibuk memilih barang-barang bayi , seperti baju , sepatu , aksesoris bayi , dan mainan yang akan mereka belikan untuk cucu kembar mereka.


Tidak lupa mama Shinta juga mencari kado untuk anaknya Chika yang baru lahir.


"Hubby , aku mau box baby yang putih ini saja ya" , ucap Sandra kepada suaminya.


"Iya sayang" , jawab Antonio.


Setelah itu mereka memilih stroller buat bayi kembar mereka dan car seat baby.


Sandra juga membeli beberapa keperluan untuk menyusui , dari botol susu , botol untuk menyimpan susu bubuk formula , alat sterilisasi botol susu , empeng bayi , sampai pompa asi yang terbagus di toko tersebut.


"Pompa asi memangnya perlu sayang?" , tanya Antonio kepada istrinya.

__ADS_1


"Ya perlu la hubby , katanya kan kalau sudah penuh harus dikeluarin , kalau gak bisa jadi penyakit" , ucap Sandra kepada suaminya.


"Gak usah beli sayang , nanti aku aja yang bantuin kamu keluarin" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Hubby selalu aja mikirnya yang aneh-aneh , emangnya mau melakukannya , katanya asi bisa sampai 2 tahun lho hubby , itu juga kalau asi aku cukup" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Jangankan dua tahun , selamanya juga aku mau buat pompa asi manual" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Udah ah hubby , aku mau belanja lagi" , ucap Sandra.


"Iya deh , beli apa lagi sayang?", tanya Antonio.


"Beli lemari untuk baju baby , baju-baju baby baru lahir , alas makan , kain bedong , alas baby , peralatan mandi baby , sarung tangan , sepatu baby , peralatan makan , belum lagi aku harus beli kain gurita untuk aku dan masih banyak lagi hubby" , jawab Sandra.


"Kain gurita , apa itu sayang?" , tanya Antonio.


"Itu kain untuk di ikat di perut aku , supaya setelah melahirkan nanti perut aku kembali bagus lagi hubby" , jawab Sandra sambil memperlihatkan kain gurita yang dipegangnya kepada suaminya.


"Memangnya ini bisa kamu pasang sendiri?" , tanya Antonio.


"Ya gak bisa la , hubby dong yang pasangin nanti" , ucap Sandra.


"Oh gitu , ntar ajarin ya sayang" , ucap Antonio.


"Iya hubby sayang" , ucap Sandra sambil tersenyum.


Sandra memilih warna yang cerah seperti pink , hijau muda , kuning , biru muda , cream , putih , merah dan coklat untuk baju anak cewek dan cowoknya..


Untuk barang-barang perlengkapan lainnya juga dipilih sesuai warna untuk anak cewek dan cowok.


Tidak lupa Sandra memilih mainan bayi dan beberapa baju bayi yang berumur satu tahun untuk hadiah anak Chika yang baru lahir.


Setelah hampir setengah hari sibuk memilih barang-barangnya , Antonio membayar semua barang yang dipilih mereka berdua.


Mama Amel dan mama Shinta membayar sendiri barang-barang yang dibeli mereka untuk cucu kembar mereka yang pastinya tidak kalah banyak dari yang di beli Antonio dan Sandra.


"Ini cara bawa barangnya gimana ma?" , gak bisa semuanya lho ucap Antonio.


Karena mama Shinta dan mama Amel selain membeli baju dan aksesoris bayi , mereka juga membeli kursi makan bayi , kursi main bayi , belum lagi tempat mandi baby , kursi bobok bayi , bantal bayi , bantal menyusui bayi , sampai bantal untuk ibu hamil.


Mama Amel membelikan bantal untuk ibu hamil karena mendengar anaknya yang sudah tidak nyaman tidur karena perutnya yang semakin membesar.


Karena melihat barang sebanyak itu , akhirnya Antonio menanyakan kepada petugas toko , "apakah barang-barang yang besar bisa dikirimkan ke apartemennya?"


"Iya bisa pak" , jawab petugas toko.


Jadinya mereka hanya membawa barang-barang yang bisa di bawa pulang pada saat itu.

__ADS_1


Setelah dari toko bayi , Sandra , Antonio , mama Shinta dan mama Amel jalan-jalan di dalam mall.


__ADS_2