
Siang itu Antonio , Sandra , Angelica , Alvaro , papa Chandra sedang makan siang bersama dengan James dan Freddy.
"Nak , tadi mama ketemu dengan Vincent ketika di toko bakery , katanya dia melihat kamu basah kuyup dengan James ketika keluar dari waterboom. Kenapa kalian bisa basah kuyup?" , tanya Sandra.
"Waktu itu ada salah satu wahana yang sedang diperbaiki ma , ketika aku , James dan beberapa karyawan James sedang disana , tiba-tiba ember nya berputar dan langsung menyirami tubuh kami semua , makanya aku basah kuyup" , jawab Angelica.
"Oh , ternyata seperti itu" , jawab Sandra.
"Iya , ketika kejadian itu saya juga sampai berpikiran jelek kepada James dan Angelica" , ucap Freddy.
"Kenapa kamu berpikiran jelek kepada James dan Angelica?", tanya Antonio.
"Iya Antonio , saat itu aku mendengar Susan asisten James mengatakan kalau James meminta belikan baju untuk dia dan Angelica , lalu di antarkan ke hotel , ya aku langsung shock , meeting aku hari itu langsung aku batalkan dan aku pergi bersama Susan menuju ke hotel untuk memastikan apa yang sedang mereka lakukan" , jawab Freddy.
"Tapi aku dan James beneran gak ngapa-ngapain pa , kita cuma mandi dan menunggu sampai baju datang" , jawab Angelica.
"Iya om , kita beneran gak melakukan hal yang lain" , ucap James.
"Iya , papa percaya sama kalian , tapi papa rasa lebih baik kalian segera menikah setelah Angelica lulus SMA" , ucap Antonio.
"Iya saya setuju" , ucap Freddy.
"Papa juga bermaksud untuk membicarakan masalah itu juga hari ini , kebetulan Antonio juga sudah mengatakannya , jadi papa gak perlu menyampaikannya lagi" , ucap papa Chandra sambil tersenyum.
"Bagaimana kalau James dan Angelica bertunangan terlebih dahulu" , ucap Freddy.
"Boleh" , ucap papa Chandra.
"Kenapa harus secepat itu pa? Aku kan gak melakukan hal yang tidak wajar selama kami berpacaran" , ucap Angelica.
"Tapi opa lihat kamu dan James itu sudah sangat mesra sekali , seperti di lapangan golf , James selalu memeluk kamu dengan erat di depan umum" , ucap opa Chandra.
"Bukan memeluk opa , tapi kan kami bermain golf bersama" , jawab Angelica.
"Tapi masa bermain golf , tubuh James nempel gitu ke punggung cucu opa yang cantik ini seperti perangko" , ucap opa Chandra.
James hanya tersenyum mendengar perkataan opa Chandra karena apa yang dikatakan memang benar adanya dan James juga sangat ingin bisa menikah dengan Angelica secepatnya.
"Kamu bantuin aku ngomong dong James" , ucap Angelica.
__ADS_1
"Aku mau ngomong apa sayang , aku setuju kita menikah cepat".
"Apakah kamu mau menikah dengan aku Angelica?" , ucap James.
"Kenapa kamu jadi ikut-ikutan juga?" , ucap Angelica.
"Karena memang itu yang aku inginkan sayang" , jawab James.
Melihat pandangan mata James yang tajam dan wajah James yang serius saat itu , jantung Angelica langsung berdebar dengan sangat cepat.
"Aku mau kamu melakukannya dengan benar , bukan seperti ini" , ucap Angelica.
"Baiklah , nanti aku pasti akan melamar kamu dengan benar" , ucap James sambil tersenyum.
Antonio , Sandra , opa Chandra dan Freddy , langsung tersenyum mendengarkannya.
Cuma Alvaro yang iri melihat kakaknya sudah akan dilamar untuk menikah.
Selesai makan siang , Antonio beserta istri , anaknya , opa Chandra , Freddy dan James sudah duduk di ruang keluarga untuk mengobrol.
Karena keasikan mengobrol , tidak terasa hari pun sudah sore , James dan papanya pamitan untuk pulang.
"Iya James" , jawab Angelica.
James dan Freddy juga berpamitan kepada Antonio , Sandra dan papa Chandra.
.
.
"Berarti gak lama lagi kita akan ada acara lagi nih" , ucap papa Chandra sambil masuk ke dalam rumah.
"Tergantung kapan James melamar dengan benar sesuai keinginan Angelica pa" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Anak mama memangnya mau dilamar seperti apa?" , tanya Sandra.
"Ya pastinya seperti orang-orang melamar kekasihnya la ma , masa cuma mengatakan begitu saja di meja makan" , jawab Angelica.
"Dulu mama sama papa , sudah membicarakan masalah pernikahan terlebih dulu , baru papa mulai melamar mama" , ucap Sandra.
__ADS_1
"Kenapa bisa membicarakan masalah pernikahan baru dilamar ma?" , tanya Angelica dengan penuh tanda tanya.
"Karena waktu itu opa yang mau supaya papa dan mama kamu menikah cepat karena ada orang licik yang ingin anaknya menikah dengan papa kamu demi uang keluarga kita , untungnya saat itu papa dan mama kamu sudah berpacaran , jadi opa bisa menikahkan mereka secepatnya" , jawab opa Chandra.
"Memangnya ada orang yang seperti itu opa?" , tanya Angelica.
"Kalau di dunia bisnis akan banyak ketemu orang yang licik dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan , makanya nanti setelah kamu menikah dengan James , kamu harus selalu berhati-hati , jangan sampai kalian terjebak dengan orang-orang seperti itu" , ucap opa Chandra.
"Baik opa" , jawab Angelica yang sudah mengerti dengan maksud opanya.
"Kalau gitu aku gak mau dewasa , biar aku selalu bersama mama dan gak ketemu dengan orang-orang yang licik" , ucap Alvaro.
"Gak bisa gitu juga Alvaro , orang tua juga gak bisa menjaga anaknya terus sampai tua , kamu harus bisa bersikap lebih dewasa mulai sekarang" , ucap opa Chandra.
"Sudah dengar kan apa kata opa" , ucap Sandra kepada anak manjanya yang sedang bergelayut di tubuhnya.
"Iya mama" , jawab Alvaro.
"Kamu harus ingat kata-kata opa nak , apalagi kamu anak cowok" , ucap Antonio.
"Kenapa kalau aku anak cowok?" , ucap Alvaro.
"Akan banyak godaan yang akan datang ketika kamu sudah duduk sebagai pemimpin All Star Hotel dan ASW Resort" , ucap Antonio.
"Memangnya godaan seperti apa yang akan datang pa?" , tanya Alvaro.
"Nanti bisa datang cewek buas yang tiba-tiba membuka bajunya di depan kamu dan siap untuk memakan kamu" , jawab Antonio.
"Kenapa se serem itu pa?" , ucap Alvaro sambil menyilangkan kedua tangannya di tubuhnya.
Angelica langsung tersenyum melihat reaksi saudara kembarnya itu.
"Iya nak , dulu mama pernah melihatnya sendiri , saat itu mama sedang mengandung kalian dan mama sangat marah sama papa" , ucap Sandra.
"Iya kalau diingat aku juga gak sanggup lagi , karena saat itu kamu sampai susah bernafas , membuat aku sangat ketakutan kalau terjadi apa-apa sama kamu" , ucap Antonio.
"Itu makanya Alvaro harus bisa berubah , masa depan itu masih panjang , kamu harus kuat dan harus bisa mengatasi setiap godaan yang datang kepada kamu" , ucap opa Chandra.
Sejenak Alvaro terdiam , hidup yang selama ini yang dia tau hanyalah lingkungan yang aman dan tidak pernah ada masalah , kecuali masalah yang dia buat sendiri.
__ADS_1
Hari itu benar-benar membuat Alvaro mendapatkan sesuatu pengetahuan yang baru , yang belum pernah dia dengar sebelumnya , karena Antonio tidak pernah memberitahukan setiap masalah yang dia alami kepada anak-anaknya , Antonio hanya menceritakan semua yang terjadi di kantor , kepada istri tercintanya saat mereka berdua di dalam kamar mereka.