Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 11


__ADS_3

Sandra sudah siap mandi dan sekarang dia sibuk membongkar isi lemarinya.


Sampai akhirnya , dia menemukan dress maroon yang simple tapi cantik saat dikenakan , dia menuju meja riasnya dan berdandan tipis seperti biasanya.


Setelah selesai dia mengambil Hp dan melihat ada 1 pesan masuk.


Sandra membaca chat Antonio dan langsung membalasnya...


"Sandra sudah siap kak...kalau kakak mau kesini sekarang sudah bisa ya 🙂"


(Pesan dikirim)


"Baik Sandra...kakak kesana , sekarang ya. 🙂" -Antonio-


"Aku jalan sekarang ya" kata Antonio pada Citra.


"Sandra sudah siap ya" ucap Citra.


"Iya udah , makanya aku mau jalan sekarang" jawab Antonio.


"Ya ok...have fun , jangan dipikirin si Yogi... Yogi... itu lagi" ucap Citra sambil tersenyum.


"Iya" jawab Antonio simple.


Antonio masuk kedalam mobilnya , langsung dinyalakan mobilnya menuju ke rumah Sandra.


Sampai didepan rumah Sandra , ternyata Sandra sudah menunggunya di depan.


"Sandra...yuk masuk" panggil Antonio.


"Iya kak" jawab Sandra sambil masuk ke mobil Antonio.


"Hari ini kita mau kemana ya? Kalau ke resto atau cafe kayaknya kecepatan ya" ucap Antonio.


"Iya kak , Sandra juga belum tau mau kemana" jawab Sandra.


"Apa kita pergi nonton saja?" tanya Antonio.


"Boleh kak" jawab Sandra.


Antonio melajukan mobilnya kejalan raya yang padat itu menuju ke mall.


Selama di mobil mereka mengobrol santai saja.


"Oh iya Sandra...besok kakak mau keluar kota , jadi selama 2 hari ini kakak gak bisa keluar sama kamu" kata Antonio.


"Ngapain keluar kota kak?" tanya Sandra dengan perasaan agak kecewa.


"Lagi ada masalah dengan pembangunan hotel di kota B , jadi kakak harus menyelesaikannya disana" jawab Antonio.


"Pasti kakak sibuk banget ya sama kerjaan kakak" ucap Sandra.


"Kalau kerja pasti sibuk Sandra , apalagi kalau ada masalah" jawab Antonio.


Sandra hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


"Berarti kakak sering keluar kota ya?" tanya Sandra.


"Ya... dalam beberapa bulan sekali biasanya kakak memang keluar kota , buat ngurusin hotel di sana" ucap Antonio.


"Besok perginya sendiri kak?" tanya Sandra.


"Ke kota B kan bisa memakan waktu 4 jam perjalanan , kakak pergi dengan Pak Maman supir kantor" jawab Antonio.

__ADS_1


Sandra hanya menganggukkan kepalanya , lalu dia terdiam dan sebenarnya dia agak sedih , entah kenapa mendengar Antonio mau keluar kota , tiba-tiba dia merasa ada yang lain dihatinya , seperti ada yang hilang.


Antonio yang melihat Sandra terdiam dengan lesu , memulai pembicaraannya.


Meskipun kakak keluar kota , kakak pasti akan menyempatkan waktu buat menghubungi kamu Sandra.


"Asalkan kamu gak apa apa , kalau kakak ganggu kamu tengah malam" ucap Antonio sambil tersenyum.


Mendengar kata-kata Antonio , Sandra langsung tersenyum dan berkata... "tidak apa-apa kak...pasti Sandra akan angkat telpon dari kakak , walaupun sudah tengah malam" jawab Sandra.


********


Mobil Antonio sudah memasuki area parkiran mall.


Setelah mobil terparkir dengan rapi disana mereka berdua turun dari mobil.


Sekarang Antonio sudah berani , langsung menggandeng tangan Sandra dan mereka pun masuk menuju ke bioskop.


Sampai di bioskop , Antonio bertanya "mau nonton film apa?"


"Film Bertemu Cinta di Jepang aja kak , kebetulan juga 5 menit lagi dimulai" jawab Sandra.


"Iya boleh juga" kata Antonio.


"Setelah membeli tiket nonton , mereka berjalan menuju ke arah jualan makanan , mau beli cemilan apa Sandra?" tanya Antonio.


Sandra mau pop corn karamel aja kak , tapi ukuran yang jumbo ya , supaya kita bisa sharing , sama lemon tea.


"Iya boleh..." jawab Antonio.


"1 pop corn karamel ukuran jumbo dan 2 lemon tea" pesan Antonio di kasir.


Setelah mengambil pesanannya , Antonio dan Sandra langsung masuk ke ruang teater 3 , tempat film nya akan diputar.


Antonio dan Sandra menonton film , sambil makan pop corn dan minum lemon tea , sampai filmnya selesai.


Sandra lagi kepingin makan burger kak , kita makan di cafe itu saja ya , tunjuk Sandra kearah cafe yang ada di depan bioskop.


"Iya boleh" kata Antonio.


Sampai di cafe , mereka melihat menu disana.


"Sandra mau pesan burger spesial sama jus jeruk aja kak" ucap Sandra.


"Burger spesial 1 , spaghetti aglio e olio 1 dan 2 jus jeruk" ucap Antonio kepada pelayan yang sudah berdiri disana , untuk melayani mereka.


"Baik pak...ditunggu sebentar ya , makanannya akan kami siapkan" jawab pelayan tersebut sambil berlalu.


Sambil menunggu makanan datang Antonio dan Sandra membahas tentang film yang mereka tonton tadi.


"Seru ya kak filmnya , masa begitu sampai di Jepang , langsung ketemu cowok dan beberapa hari lagi langsung jadian" ucap Sandra.


"Bisa saja Sandra... kalau jodoh kan tidak bisa dibilang kapan mau bertemunya" kata Antonio.


"Tapi masa sih baru kenal beberapa hari , sudah pacaran aja" jawab Sandra.


"Kalau ternyata kita juga seperti itu , bagaimana Sandra?" tanya Antonio.


"Maksud kakak?" tanya Sandra sambil mengernyitkan dahinya.


"Iya , siapa tau beberapa hari lagi , kita bisa merubah hubungan kita menjadi sepasang kekasih" ucap Antonio sambil tersenyum dan deg-degan.


"Iya... kita lihat nanti saja ya kak" jawab Sandra sambil tersenyum malu.

__ADS_1


Mendengar kata Antonio barusan , entah kenapa , jantung Sandra berdebar lebih cepat.


Terdapat perasaan bahagia juga sebenarnya. 🤭🤭🤭


Mereka makan dengan hening sambil berkutat dengan pikiran masing-masing.


"Selama makan Antonio berpikir , apakah setelah pulang dari luar kota , aku mengatakan perasaan ku lagi pada Sandra? Kali ini menyatakannya dengan serius" batin Antonio.


"Selama makan , perasaan Sandra berdebar tidak menentu , apakah aku bisa menerima kak Antonio sebagai kekasih?" batin Sandra.


Berbagai macam pikiran muncul didalam pikiran Antonio dan Sandra.


Sampai akhirnya makanan mereka sudah habis , datang seorang pelayan yang berkata , "maaf pak...apakah piring kosongnya boleh saya angkat sekarang?"


"Oh...iya boleh silahkan dan saya minta bill nya skalian ya" jawab Antonio.


"Baik pak" jawab pelayan tersebut.


Setelah melakukan pembayaran , Antonio mengajak Sandra untuk pulang.


"Kita jalan pulang sekarang ya" kata Antonio sambil meraih tangan Sandra.


"Iya kak , yukkk...pulang sekarang" jawab Sandra.


Sandra dan Antonio berjalan ke arah parkiran mall dan masuk ke mobil Antonio.


Antonio menjalankan mobilnya lebih lambat dari biasanya.


Hanya suara musik pop dari mobil Antonio , yang memecahkan keheningan dimalam hari itu.


Sampai akhirnya Sandra bertanya... "Besok kakak jalan jam berapa?"


"Jam 6 pagi" jawab Antonio.


"Nanti pulangnya siang atau malam?" tanya Sandra.


Masih belum tau Sandra , tergantung masalah disana bisa diselesaikan dengan cepat atau tidak.


"Apakah tidak bisa dipastikan kak?" tanya Sandra.


"Tidak Sandra , karena ini masalah pencurian , jadi kakak harus mengurus ke polisi dan menanyakan masyarakat setempat" ucap Antonio.


"Seberat itukah masalahnya kak" kata Sandra.


"Iya" jawab Antonio sambil memegang pelipisnya.


"Semoga masalahnya cepat terselesaikan ya kak , sehingga kakak bisa cepat pulang kesini" ucap Sandra.


"Doain ya Sandra , kakak juga maunya bisa cepat selesai masalahnya , supaya bisa makan malam bareng kamu lagi" jawab Antonio sambil tersenyum.


"Iya kak , pasti aku doain" jawab Sandra dengan tersenyum.


Tidak terasa mobil Antonio sudah masuk ke perumahan Blue Saphire , perumahan rumah Sandra , tidak lama mobil Antonio sudah terparkir di depan rumah Sandra.


"Sandra pulang dulu ya kak , terimakasih untuk hari ini" ucap Sandra.


"Kakak dong yang harusnya berterimakasih padamu Sandra , karena sudah mau menemani kakak hari ini. Asalkan kamu gak bosen aja , keluar sama kakak terus" ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya kak... aku gak akan bosen kok ketemu sama kakak" jawab Sandra dengan tersenyum.


"Kakak jalan dulu ya , kamu masuk dulu kerumah , setelah itu langsung istirahat ya" kata Antonio.


"Iya kak , hati-hati dijalan ya" ucap Sandra.

__ADS_1


"Iya Sandra" ucap Antonio.


Setelah melihat Sandra masuk ke dalam rumah , Antonio mulai menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke apartemennya.


__ADS_2