
Yogi dan Katherine turun dari mobil dan mengurus check in di resepsionis.
Setelah mendapatkan kuncinya Yogi dan Katherine langsung berjalan menuju ke kamar yang di berikan oleh petugas hotel.
Begitu sudah masuk ke dalam kamar , kali ini Yogi tidak salah melihat pasangannya.
"Katherine apa kamu yakin mau melakukannya sama aku , aku sudah pernah menghamili cewek lain sebelumnya dan aku tidak mau bertanggung jawab" , ucap Yogi untuk memastikannya sekali lagi , sambil mencoba menahan hasratnya yang sudah sampai di puncak kepalanya.
"Iya aku yakin cowok ganteng" , jawab Katherine yang dia juga sudah sangat menginginkan hal itu dari dulu.
Yogi langsung menciumi Katherine dan membawanya ke kasur.
Tangan Yogi langsung meremas kedua buah dada Katherine yang montok itu.
Tidak lama terdengar suara de...sah...an dari mulut Katherine , membuat Yogi semakin menggila.
Yogi membuka setiap baju Katherine dengan kasar dan melemparkannya ke lantai , setelah itu dia pun membuka bajunya sendiri dan melemparkannya ke lantai.
Yogi memandangi tubuh polos Katherine , kamu memang memiliki tubuh yang membuat setiap lelaki menggila jika melihat semua ini , ucap Yogi sambil me...lu...mat benda kecil yang berada di sana dan tangannya bermain-main di dalam area sensitif Katherine.
Sampai akhirnya tubuh Katherine menggeliat , Yogi pun memasukkan punya nya yang sudah siap dari tadi.
Tidak lama terdengar jeritan dari mulut Katherine.
"Awwwww....sakit cowok ganteng" , ucap Katherine.
"Aku akan memasukkannya dengan pelan ya" , ucap Yogi sambil berusaha menyatukan miliknya kedalam Katherine.
Katherine pun hanya menganggukkan kepalanya.
Setelah beberapa waktu , akhirnya Yogi bisa memasukkannya dengan sempurna ke dalam sana.
Sudah tidak terdengar lagi rintihan sakit dari mulut Katherine , yang terdengar hanyalah de...sah...an diantara mereka.
Setelah mencapai kenikmatan bersama , Yogi tidak langsung melepaskan tubuhnya dari Katherine.
Entah kenapa dia masih sangat menginginkannya lagi , semua yang ada di tubuh Katherine membuatnya menjadi candu.
Yogi membalikkan tubuh Katherine , tanpa melepaskan penyatuan diantara mereka.
"Aku masih menginginkannya lagi , apa kamu masih sanggup?" , tanya Yogi.
"Iya , aku sanggup cowok ganteng" , ucap Katherine.
Katherine melepaskan tubuhnya dari Yogi dan mulai bermain di tubuh bawah Yogi.
"Untung aku sudah menonton film beginian sebelumnya , jadi aku tau aku harus melakukan apa supaya cowok ganteng suka dengan aku" , ucap Katherine dalam hatinya.
Katherine terus bermain-main disana dengan mulutnya.
Sampai Yogi merasakan kenikmatan yang belum pernah dia rasakan.
__ADS_1
"Ternyata begini rasanya , sangat nikmat sekali , hebat banget cewek ini , apakah dia sudah sangat berpengalaman" , batin Yogi.
Tidak lama Yogi pun mencapai pelepasannya , setelah itu Katherine langsung memasukkan milik Yogi ke dalam miliknya yang sudah siap.
Terjadilah penyatuan lagi diantara mereka , setelah itu Katherine langsung terjatuh lemas menindih tubuh polos Yogi , karena kelelahan.
Yogi mulai memindahkan Katherine dan melepaskan penyatuan diantara mereka.
Tidak lama Yogi dan Katherine pun tertidur karena rasa lelah setelah melakukan aktifitas ranjang mereka.
Tengah malam , Rangga yang terbangun dari tidurnya langsung melihat kesamping , temannya itu belum pulang.
Rangga mencoba menelpon Yogi.
Mendengar suara ponselnya berbunyi , Yogi pun terbangun.
Yogi turun dari kasur dengan tubuh polosnya dan mengambil ponselnya yang ada di saku celananya.
"Halo bro" , jawab Yogi.
"Halo bro , sudah tengah malam , loe gak pulang" , tanya Rangga.
"Gue gak pulang malam ini , besok pagi gue pulang" , jawab Yogi.
"Memangnya loe dimana bro?" , tanya Rangga.
"Di hotel" , jawab Yogi.
"Loe lagi begituan ya sama Katherine" , ucap Rangga.
"Sudah gue bilang kan sama cewek itu aja , jadi gimana bro tubuhnya..mantap kan" , ucap Rangga yang ingin tau.
"Udah dulu ya , gue mau lanjut tidur lagi" , jawab Yogi yang tidak mau menceritakan betapa bergairahnya tubuh Katherine di atas ranjang , kepada Rangga.
"Iya iya" , jawab Rangga sambil memutuskan sambungan telponnya.
Setelah itu Yogi naik ke atas kasur dengan tubuh polosnya , di bukanya selimut yang menutupi tubuh polos Katherine.
"Tubuh kamu memang buat lelaki menggila" , ucap Yogi sambil memandangi tubuh polos Katherine.
Tidak lama , Katherine langsung tidur meringkuk karena merasa kedinginan.
Yogi yang melihat Katherine merasa kedinginan , langsung menutup tubuh polos Katherine dengan selimut dan memeluk tubuh polos Katherine.
Yogi pun tidur sambil memeluk tubuh polos Katherine , hal yang tidak pernah dilakukannya sebelumnya kepada cewek lain , termasuk kepada Chika.
********
Tengah malam , Sandra yang sudah tertidur , tiba-tiba terbangun.
"Aku lapar banget , pengen makan martabak" , gumam Sandra.
__ADS_1
Sandra melihat jam didinding menunjukkan hampir pukul 12 malam.
"Memangnya ada ya yang masih jual martabak jam segini , tapi kenapa aku pengen banget" , gumam Sandra.
Sandra pun membangunkan suaminya.
"Hubby....hubby...." , panggil Sandra sambil mengelus wajah suami tercintanya.
"Iya sayang...." , jawab Antonio yang masih mengantuk.
"Hubby....bangun , aku lapar....pengen makan martabak" , ucap Sandra.
"Mana ada yang jual jam segini sayang , cari makanan yang ada di dapur aja ya" , ucap Antonio sambil melihat jam di dinding kamarnya.
"Tapi aku pengen makan , hubby" , ucap Sandra dengan memelas.
"Ya udah , kita coba cari ya sayang" , ucap Antonio.
"Iya hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.
Antonio dan Sandra turun dari kasur dan menuju ke lemari baju.
"Sayang , nanti kalau ada aku aja ya yang turun dari mobil untuk membelinya , jadi kamu gak usah ganti baju , pakai jaket saja" , ucap Antonio.
"Iya hubby sayang" , jawab Sandra sambil mengambil jaket di lemarinya.
Setelah Antonio selesai mengganti bajunya , Antonio dan Sandra berjalan keluar dari kamar , menuju ke pintu luar , masuk ke lift menuju ke parkiran mobil.
Sampai di parkiran mobil , Antonio dan Sandra masuk ke dalam mobil , Antonio menjalankan mobilnya menyusuri jalanan ibu kota yang sudah mulai sepi pada malam itu.
"Sudah tutup sayang" , ucap Antonio yang menjalankan mobilnya ke tempat tukang jual martabak yang biasanya mereka beli.
"Cari lagi hubby , aku pengen banget hubby" , ucap Sandra dengan manja.
"Ya udah , kita cari lagi ya , kalau tetap gak ada juga gimana sayang?" , ucap Antonio.
"Gak tau , pokoknya cuma mau itu hubby" , jawab Sandra.
"Kamu lagi ngidam ya sayang , gak biasanya seperti ini" , ucap Antonio.
"Kayaknya iya nih hubby , makanya hubby harus cariin sampai dapat , memangnya hubby mau nanti anak kita ngeces terus" , ucap Sandra.
"Iya...iya...kita coba cari lagi ya" , ucap Antonio.
Sudah sejam Antonio menjalankan mobilnya mengelilingi ibu kota malam itu , akhirnya mereka menemukan satu tukang jual martabak di dekat pasar malam.
"Sayang , ada disana yang jual , tapi bukan martabak yang biasanya kita beli , apa gak masalah" , ucap Antonio.
"Iya gak apa apa hubby , pokoknya aku mau isinya coklat keju ya" , jawab Sandra.
Antonio menganggukkan kepalanya dan memarkirkan mobilnya di dekat pasar malam.
__ADS_1
"Kamu kunci pintu mobilnya ya sayang setelah aku turun , nanti ketika aku datang baru di buka lagi" , ucap Antonio yang gak mau terjadi masalah dengan istrinya kalau ditinggalkan disana sendiri.
"Iya hubby" , jawab Sandra.