
Tiba harinya James pergi kencan dengan Angelica.
"James , kamu sudah mandi belum?" , tanya mama Heni yang melihat anaknya sudah turun dari atas.
"Gak ma , tapi aku sudah pakai parfum yang banyak" , ucap James.
"Tapi nanti gak enak dong kalau bau badan kamu ke cium dengan Angelica" , ucap mama Heni.
"Jangan gitu nak , nanti Angelica gak mau lho sama kamu" , ucap mama Heni.
"Tenang aja ma , bau parfum aku lebih wangi kok dari pada bau badan aku , aku jalan dulu ya ma" , ucap James sambil jalan keluar rumah.
Mama Heni hanya bisa menggelengkan kepala melihatnya anaknya yang satu ini.
"Kenapa mama bisa melahirkan anak jorok seperti kamu James? Coba saja kalau kamu seperti kakak kamu yang rapi dan bersih" , ucap mama Heni.
Mama Heni memiliki dua anak , James dan Caroline terpaut 3 tahun dan sejak Caroline menikah , Caroline ikut tinggal di rumah suaminya , makanya James hanya tinggal di rumah bersama dengan kedua orang tuanya.
.
.
James yang sudah masuk ke dalam mobilnya , langsung menelpon Angelica.
Angelica yang sedang berdandan saat itu , langsung mengangkat begitu ponselnya berbunyi.
"Halo James".
"Halo sayangku , aku jalan sekarang ya buat menjemput kamu" , ucap James.
"Iya" , jawab Angelica.
James memutuskan sambungan telponnya dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Dalam perjalanan menuju ke rumah Angelica , James berhenti dulu di toko bunga dan membeli sebuket bunga mawar yang ada boneka beruang diatasnya.
Setelah mendapatkan bunganya , James membawanya ke dalam mobil sambil tersenyum.
James meletakkan buket bunga itu di kursi belakang , lalu dia mulai menjalankan mobilnya menuju ke rumah Angelica.
Angelica yang sudah cantik saat itu , berjalan keluar dari kamar menuju ke bawah.
"Kamu cantik banget nak" , ucap Antonio.
"Ya iya dong hubby , kan mau pergi berkencan dengan James" , ucap Sandra sambil tersenyum.
Angelica hanya duduk di dekat papa dan mamanya sambil tersenyum.
"Aku kapan bisa pergi berkencan juga ya ma?" , ucap Alvaro yang sedang bergelayut manja di tubuh mamanya.
"Ajak aja Esmeralda , pasti dengan senang hati mau jalan dengan kamu" , jawab Angelica.
__ADS_1
"Aku kan sudah bilang aku gak suka dengan Esmeralda kakak" , jawab Alvaro.
"Memangnya kenapa kamu gak suka , papa lihat anaknya pintar dan cantik" , ucap Antonio.
"Gak seperti mama pa" , jawab Alvaro.
"Kamu aja gak mau dekat dengan dia , bagaimana kamu tau dia gak seperti mama" , jawab Angelica.
"Memangnya kalau mama bagaimana?" , tanya Antonio.
"Mama baik , cantik , pintar , selalu mau memeluk aku" , jawab Alvaro.
"Kamu aja mau dipegang Esmeralda langsung lari mencari mama" , jawab Angelica.
Sontak membuat Antonio dan Sandra tertawa.
"Iya kamu benar nak , bagaimana dia mau mencari pacar kalau dipegang saja ketakutan dan langsung mencari mama" , ucap Antonio yang masih tertawa.
"Mama , papa dan kakak jahat sama aku" , ucap Alvaro dengan manja sambil memeluk pinggang mamanya dan meletakkan kepalanya di perut mamanya.
"Apa yang kakak dan papa bilang itu benar nak , kalau kamu ketakutan seperti itu , bagaimana kamu mau punya pacar , lagian mama lihat Esmeralda itu cantik , suka banget sama kamu , dia juga perhatian sama kamu" , ucap Sandra sambil membelai kepala anaknya.
"Mama kan baru sekali bertemu dengan dia , dari mana mama bisa tau kalau dia seperti itu?" , tanya Alvaro.
"Kalau gitu mama tanya kamu , kamu sejak ketemu dengan Esmeralda pernah gak berteman baik dengan dia?" , ucap Sandra.
"Belum ma" , jawab Alvaro.
"Kalau gitu kamu coba berteman dulu dengan Esmeralda nak" , ucap Antonio.
"Atau kamu mau dengan Nathalie , tapi Nathalie yang gak suka dengan kamu" , jawab Sandra sambil terkekeh.
"Siapa lagi Nathalie sayang?" , tanya Antonio.
"Itu teman kelompoknya Alvaro hubby , nanti siang juga kesini , karena hari ini percobaan terakhir mereka" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Kalau gitu nanti papa mau lihat juga anaknya" , ucap Antonio.
"Kenapa papa dan mama jadi mau cepat-cepat mencarikan jodoh buat aku?" , tanya Alvaro.
"Bukankah kamu juga mau pergi kencan seperti kakak" , ucap Sandra.
"Supaya kamu gak nempel terus sama mama" , jawab Antonio.
"Kalau gitu aku gak mau punya pacar , aku akan selalu menempel sama mama" , ucap Alvaro yang tambah erat memeluk tubuh mamanya.
Sandra hanya bisa tersenyum melihat anak manjanya.
Antonio hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku anak manjanya.
Tidak lama terdengar ponsel Angelica berbunyi.
__ADS_1
"Halo James" , jawab Angelica.
"Halo sayangku , aku sudah di depan rumah kamu" , ucap James.
"Baiklah aku keluar sekarang" , jawab Angelica sambil memutuskan sambungan telponnya.
"James sudah sampai ya sayang?" , tanya Sandra.
"Iya ma , aku pergi dulu ya" , ucap Angelica sambil mencium mama dan papanya.
"Iya nak" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Iya sayang , titip salam dari papa ya buat James" , ucap Antonio.
"Iya pa" , jawab Angelica sambil berjalan keluar.
"Kamu kenal dengan James , hubby?" , tanya Sandra.
"Kenal sayang , aku pernah beberapa kali bertemu dengan dia" , ucap Antonio.
"Pantesan kamu setuju Angelica bersama dengan James" , ucap Sandra.
"Iya sayang , karena setau aku James itu gak pernah berbuat yang aneh-aneh sayang , dia juga menjalankan taman bermain milik keluarganya dengan sangat baik" , ucap Antonio.
"Wow...berarti bisa main gratis seumur hidup dong pa , kalau kakak menikah dengan James" , ucap Antonio.
"Jangan mengharapkan gratisan semua nak" , ucap Antonio.
"Iya papa" , jawab Alvaro.
********
Angelica yang sudah masuk ke dalam mobil James , langsung disambut oleh sebuket bunga mawar merah yang besar dan ada boneka beruang disana.
"Bunga cantik untuk orang yang paling cantik di dalam hidup aku" , ucap James sambil tersenyum.
Pastinya sangat berhasil membuat jantung Angelica menjadi berdebar tidak menentu.
"Terima kasih James" , ucap Angelica yang sudah tidak tau mau berkata apa dan pastinya di dalam hatinya dia sangat bahagia saat itu.
"Aku sudah membuktikan kan kalau aku benar-benar mencintai kamu sayangku , jadi apakah kamu mau menerima aku menjadi pacar kamu?" , tanya James.
"Boleh gak kalau kita coba jalani saja dulu hubungan ini dengan saling lebih mengenal satu sama lain" , ucap Angelica.
"Boleh sayangku , tapi kamu jangan menerima ajakan cowok lain selain aku ya , karena aku bisa sangat cemburu sayangku" , ucap James.
"Aku juga gak ada dekat dengan cowok lain sekarang" , ucap Angelica sambil tersipu malu.
"Baguslah , kalau seperti itu , kalau gitu kita mau kemana?" , tanya James sambil tersenyum.
"Kan kamu yang mengajak aku keluar , kenapa kamu bertanya kepada aku" , jawab Angelica.
__ADS_1
"Baiklah , kalau gitu kita pergi cari restoran untuk makan siang dulu ya" , ucap James sambil menjalankan mobilnya.
Angelica pun menganggukkan kepalanya.