Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 122


__ADS_3

Setelah Antonio dan Sandra masuk ke dalam mobil , Antonio menjalankan mobilnya menuju ke apartemen mereka.


Selama dalam perjalanan tidak ada obrolan diantara mereka , hanya lagu pop yang memecahkan keheningan disana.


Tidak lama mobil Antonio sudah memasuki parkiran apartemen dan mereka berjalan sambil berpelukan menuju ke apartemen mereka.


Sampai di apartemen , Sandra langsung mengambil bajunya di lemari dan berendam menggunakan bubble dan air hangat di bathtub.


Setelah setengah jam lebih Sandra belum juga keluar dari kamar mandi , membuat Antonio menjadi khawatir.


Antonio langsung membuka pintu kamar mandi dan masuk kesana.


"Kenapa hubby....mau berendam juga?" , tanya Sandra sambil tersenyum.


"Aku kirain kamu kenapa-kenapa sayang , sudah setengah jam lebih gak terdengar apa-apa dari sini" , ucap Antonio dengan wajah paniknya.


"Tenang hubby aku gak apa apa , ayo ikut berendam disini" , ucap Sandra dengan manja sambil memegang tangan suaminya.


Melihat wajah istrinya yang imut dan menggemaskan , membuat Antonio juga ingin berada disana.


"Iya deh , aku buka baju dulu ya" , ucap Antonio.


Sandra hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


Setelah suaminya membuka semua bajunya , suaminya pun ikut masuk ke bathtub dan memeluk tubuh polos istrinya dari belakang.


"Tadi aku takut sekali kalau terjadi apa-apa sama kamu sayang" , ucap Antonio sambil mencium bahu polos bidadari cantiknya.


"Aku cuma pengen berendam saja hubby" , ucap Sandra.


"Iya sayang , tapi jangan kelamaan , kamu kan baru pulang dari rumah sakit , nanti malam papa dan mama juga mau datang kesini" , ucap Antonio.


"Papa mama mau kesini hubby" , ucap Sandra.


"Iya sayang , mereka sangat bahagia mendengar kamu hamil" , ucap Antonio.


"Kalau gitu kita membilas badan kita lagi yuk hubby , pasti sebentar lagi papa dan mama sampai" , ucap Sandra.


"Iya sayang" , jawab Antonio.


Mereka menuju ke shower untuk membilas badan mereka dari busa bubble di bathtub.


Setelah selesai membilas tubuh mereka , Antonio mengeringkan tubuh polos bidadari cantiknya dan memakaikan bathrobe ke tubuh polos bidadari cantiknya.


Setelah itu Antonio mulai mengeringkan tubuhnya sendiri dan menggunakan bathrobe.


Mereka keluar dari kamar dan seperti biasa Sandra ingin menggunakan piyama couple.


Antonio menggunakan baju yang diberikan oleh bidadari cantiknya.


Setelah Sandra menggunakan bajunya , Sandra menuju ke dapur , dia mengambil beberapa coklat dan air minum.


Sandra membawa coklatnya ke meja dan memakannya satu persatu.


Tidak lama Antonio keluar dari kamar , melihat istrinya sedang di meja makan , Antonio pun mendekatinya.


"Ya ampun , banyak banget coklat yang sudah di makan" , ucap Antonio yang sudah melihat banyak bungkus coklat kosong di meja makan.


"Aku lagi pengen hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Ya ampun baru tau kalau ibu hamil makan coklatnya segini banyak" , ucap Antonio sambil tersenyum.

__ADS_1


Setelah Sandra memakan coklat terakhirnya , dia meminum air putih yang sudah disediakannya , lalu dia mengajak suaminya ke kamar.


Antonio mengikuti keinginan istrinya.


"Tidur disini ya hubby" , ucap Sandra.


Setelah itu Sandra meletakkan kepalanya di dada suaminya sambil memainkan jarinya disana.


"Kenapa sayang?" , tanya Antonio.


"Gak ada , aku cuma pengen seperti ini aja sama hubby , rasanya nyaman bangettttt" , ucap Sandra sambil tersenyum bahagia.


Antonio menyalakan TV di kamarnya dan membiarkan saja istrinya seperti itu sampai beberapa waktu.


Tidak lama bel di apartemennya berbunyi.


"Sayang aku buka pintu dulu ya" , ucap Antonio.


"Gak mau hubby , masih mau kayak gini" , ucap Sandra dengan manja.


"Siapa tau mama papa yang datang lho" , ucap Antonio dengan lembut.


"Ya udah , cium dulu hubby" , ucap Sandra sambil mencium bibir suaminya.


"Kalau bidadari cantikku selama hamil seperti ini bagus juga" , ucap Antonio dalam hatinya.


"Ok ...sudah boleh keluar hubby" , ucap Sandra setelah melepaskan bibirnya.


"Iya sayang" , ucap Antonio sambil turun dari kasurnya dan menuju ke pintu luar.


Begitu pintunya dibuka , terlihat papa Surya , mama Amel , papa Chandra dan mama Shinta sudah di depan pintu.


"Pa...ma...", sapa Antonio.


"Kenapa lama sekali dibuka pintunya nak?" , tanya papa Chandra.


"Itu menantu papa sejak mengandung , manja sekali sama aku" , jawab Antonio.


Mama Shinta langsung tersenyum.


"Itu seperti mama lagi hamil kamu , mama juga manja sekali sama papa , sampai gak mau lepas" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.


"Gimana aku pergi kerja kalau kayak gitu?" , tanya Antonio.


"Kamu harus siap-siap gak dibolehin kerja nak" , ucap papa Chandra sambil tersenyum.


Mama Amel dan papa Surya hanya tersenyum mendengar obrolan besan dan menantunya.


Begitu kedua papa dan mama sudah masuk di kamar...


Sandra menyapa kedua papa dan mamanya.


"Kenapa kamu bisa pingsan kemaren sayang?" , tanya mama Amel sambil duduk di pinggir kasur.


"Aku disuruh berdiri di lapangan selama berjam-jam di bawah terik matahari , sampai kepala aku sakit dan aku pingsan" , cerita Sandra.


"Apakah kamu ada salah selama ospek?" , tanya mama Amel.


"Gak ada ma , semua yang disuruh aku berikan semua , sampai aku disuruh bayarin makan dia , bayarin makanan teman satu kelas , aku bayarin , dia itu cemburu ma , katanya kakak kelas yang namanya Jeri suka sama aku , jadi dia kerjain aku" , cerita Sandra.


"Kurang ajar banget ya anak-anak sekarang" , ucap mama Shinta.

__ADS_1


"Iya ma , tapi aku sudah beresin semuanya" , ucap Antonio yang datang membawakan minuman untuk papa Chandra , papa Surya , mama Amel dan mama Shinta ke kamar.


"Hubby..." , panggil Sandra dengan manja begitu melihat suaminya sudah masuk kamar.


"Tuh , udah lihat kan...siap-siap kamu gak bisa kerja", ucap papa Chandra sambil tersenyum.


"Gini amat ya pa , mau punya anak" , ucap Antonio sambil terkekeh.


"Ya kamu harus ikutin maunya istri kamu selama dia lagi hamil" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.


Antonio sudah duduk di kasur sambil dipeluk oleh Sandra.


Kedua papa dan mamanya tersenyum melihat mereka berdua.


"Jadi waktu kamu hamil , sampai kapan nempel di suami terus" , tanya mama Amel kepada mama Shinta.


"Lama ya pa , kayaknya lebih deh 3 bulan" , ucap mama Shinta.


"Iya waktu itu lama banget , aku juga gak ingat , sampai aku mau meeting di kantor itu didatengin sama dia" , cerita papa Chandra sambil tertawa.


"Aduh...kamu jangan gitu juga ya nak", ucap Antonio sambil mengelus perut istrinya.


Semua orang di kamar langsung tertawa melihat reaksi Antonio.


"Gak bisa dibilang nak , itu memang sudah bawaan hamil , mau gak mau harus diikuti" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.


"Susahnya ketika Sandra kuliah , kalau seperti ini" , ucap papa Surya.


"Apa minta cuti dulu aja" , ucap papa Chandra.


"Aku gak mau pa , nanti tambah lama selesainya" , ucap Sandra.


"Ya kamu lihat keadaan juga ya nak , kalau memang keinginan kamu selama hamil bisa mengganggu pelajaran selama di kampus , kamu ambil cuti dulu ya sementara", ucap mama Amel.


"Iya ma" , jawab Sandra.


"Papa dan mama sudah makan belum?" , tanya Antonio.


"Belum nak , tadi kami pikir mau sekalian makan bersama dengan kalian disini , sudah lama kita tidak makan bersama" , ucap papa Chandra.


"Iya boleh pa , mau makan apa , biar aku pesankan", tanya Antonio.


"Tanya nya sama yang lagi hamil dong" , ucap mama Shinta.


Sandra langsung tersenyum lebar mendengar perkataan mama Shinta.


"Pasti anak mama menginginkan sesuatu kan , sudah senyum seperti itu" , ucap mama Amel.


"Iya ma , aku mau kepiting yang besar , tapi nanti hubby yang bukain kulitnya semua ya" , ucap Sandra sambil tersenyum bahagia.


"Siap-siap bekerja keras selama istrimu hamil nak" , ucap papa Chandra sambil tertawa.


"Iya pa" , jawab Antonio dengan lirih.


Semuanya langsung tertawa melihat Antonio.


"Bukannya kasian sama aku" , ucap Antonio sambil mengambil ponselnya.


"Jangan lama-lama ya hubby" , ucap Sandra ketika Antonio turun dari kasur.


Kedua papa dan mama hanya tersenyum-senyum melihat anak dan menantunya.

__ADS_1


Thank you buat semua yang sudah membaca karya author.


Thank you buat yang sudah like , comment dan jadikan karya author favorit 🙂🙏


__ADS_2