Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 120


__ADS_3

Robi langsung menelpon bos nya ketika sudah berada di dalam mobil.


Antonio yang sudah berada di ruang rawat Sandra langsung mengangkat telponnya , begitu mendengar ponselnya berbunyi.


"Halo Robi" , jawab Antonio.


"Halo pak , masalahnya sudah beres , anak yang bernama Meri di beri hukuman skors 2 minggu dan skripsinya dinyatakan gagal tahun ini , disuruh ngulang tahun depan" , ucap Robi.


"Apa kamu sudah tegaskan juga kalau nanti , tidak boleh kejadian seperti ini terulang lagi?" , tanya Antonio.


"Iya sudah pak" , jawab Robi.


"Baik Robi , terima kasih" , ucap Antonio.


"Iya sama-sama pak" , jawab Robi.


"Robi sudah membereskan masalah Meri ya , hubby?" , tanya Sandra.


"Iya sayang" , ucap Antonio sambil membelai kepala istri tercintanya.


"Jadinya gimana hubby?" , tanya Sandra.


"Dia sudah mendapatkan hukuman yang setimpal sayang , kamu gak usah pikirkan lagi ya , mulai sekarang fokus dengan anak kita saja" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil menganggukkan kepalanya.


Meri yang sudah keluar dari ruangan pak George langsung terduduk lemas di kursi taman yang ada di kampus.


Jeri yang melihat Meri duduk disana langsung menghampirinya.


"Kemaren bisa loe tertawa bahagia , hari ini kenapa loe diem dengan muka kusut seperti benang kusut?" , tanya Jeri.


"Yang loe bilang benar Jeri , Sandra bukanlah orang sembarangan , pak George saja bisa patuh sama asisten suaminya" , ucap Meri.


"Suaminya , berarti benar apa yang gue dengar kemaren , itu yang datang adalah suaminya , sudah gak ada lagi harapan gue buat mendekati dia , mana bukan orang sembarangan lagi" , ucap Jeri dalam hatinya.


"Itu kan sudah gue bilang , loe sih gak percaya , sekarang pasti loe udah kena hukuman berat kan" , ucap Jeri.


"Iya gue di skors 2 minggu dan skripsi gue langsung dinyatakan gagal tahun ini , terpaksa gue harus ngulang tahun depan" , ucap Meri dengan lirih.


"Ya masih bagus loe disuruh ngulang tahun depan dari pada loe di Drop Out" , ucap Jeri.


"Iya loe benar" , jawab Meri.


********


Chika yang hari itu ada jadwal ke dokter Sarah , menuju ke rumah sakit bersama Victor.


Sampai di rumah sakit Chika dan Victor menunggu di depan ruangan dokter Sarah.


Tidak lama nama Chika dipanggil menuju ke ruangan dokter Sarah.


"Halo ibu Chika , apakah selama ini ada sesuatu yang dirasakan?" , tanya dokter Sarah.


"Sejak diberikan obat mual , saya sudah mulai jarang mual lagi , untuk makan selama ini normal , cuma suka capek" , ucap Chika.


"Bagus itu , kalau capek itu pasti akan merasa lebih capek kalau kita lagi hamil" , ucap dokter Sarah.


Chika hanya menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Kita cek dulu ya" , ucap dokter Sarah.


Chika langsung menaiki ranjang pasien yang sudah disediakan disana.


"Kandungannya sudah 11 minggu ya , untuk janinnya juga berkembang dengan sangat baik" , ucap dokter Sarah.


Chika dan Victor hanya menganggukkan kepalanya.


"Kalau gitu vitaminnya di lanjutin saja ya , nanti bulan depan kita periksa lagi" , ucap dokter Sarah.


"Baik dokter" , ucap Chika.


"Dokter saya mau bertanya , apakah aman kalau lagi hamil muda melakukan hubungan suami istri?" , tanya Victor.


"Sebenarnya tidak masalah ya , asalkan kalian melakukannya dengan lembut dan hati-hati , tapi memang banyak pasangan yang tidak berani melakukannya selama 3 bulan pertama , karena itu bisa menyebabkan keguguran , tapi setelah melewati 3 bulan sudah gak masalah", ucap dokter Sarah sambil tersenyum.


"Baiklah dokter , terima kasih ya" , ucap Victor.


"Iya sama-sama pak" , jawab dokter Sarah.


Victor dan Chika berjalan keluar dari ruangan dokter Sarah.


"Itu sayang , kamu sudah dengar kan apa yang dokter katakan" , ucap Victor.


"Iya mas , aku kan gak ngerti" , jawab Chika.


"Iya gak apa apa sayang , yang penting sekarang anak kita baik-baik saja , kalau mau melakukan itu juga nanti sudah bisa , kapan perlu dari pagi sampai malam kita di kasur saja" , ucap Victor sambil terkekeh.


Wajah Chika langsung memerah karena tersipu malu mendengar perkataan suaminya.


Victor dan Chika membeli vitamin yang sudah diresepkan dokter Sarah.


Setelah mendapatkan vitaminnya , mereka berjalan ke mobil Victor.


"Ke taman matahari saja ya mas , aku mau jalan jalan disana sambil makan di cafe matahari" , jawab Chika.


"Boleh sayang" , kata Victor sambil menjalankan mobilnya menuju ke arah taman.


Sampai di taman Chika dan Victor berjalan sambil bergandengan tangan.


Ketika Chika merasa capek , mereka duduk di bangku taman yang ada di dekat pohon.


"Enak banget ya udaranya sejuk disini , lama-lama disini aku bisa tertidur" , ucap Chika sambil tersenyum.


"Iya sayang , kalau kamu ngantuk tidur dulu aja , nanti aku bangunin kamu" , ucap Victor sambil memeluk bahu Chika.


Chika memejamkan matanya untuk sejenak.


"Dulu aku duduk disini bersama Yogi , tapi rasanya tidak senyaman ketika aku duduk disini bersama dengan Victor , sekarang aku merasa sangat nyaman dan bahagia sekali" , ucap Chika dalam hatinya.


"Mas...kita makan di cafe matahari yuk" , ucap Chika.


"Iya boleh" , jawab Victor.


Chika memesan nasi goreng dan jus jeruk , Victor memesan burger dan lemon tea.


Tidak lama pesanan mereka pun datang.


Victor dan Chika makan sambil mengobrol.

__ADS_1


"Mas , nanti kalau anak kita lahir , mau dikasih nama siapa?" , tanya Chika.


"Aku masih belum tau , pastinya belakangnya Adriansyah , karena nama keluarga aku Adriansyah" , ucap Victor.


Chika hanya menganggukkan kepalanya.


Setelah itu mereka mengobrol santai sampai makanan mereka habis.


********


Di rumah sakit , infus Sandra sudah habis , Antonio mengurus administrasi untuk keluar dari rumah sakit.


Setelah Antonio selesai mengurus semuanya , Antonio berjalan menuju ke kamar rawat istrinya.


Sandra yang sudah siap , menunggu suaminya sambil duduk di sisi ranjang pasien.


"Sayang , ayo kita pulang sekarang", ucap Antonio setelah masuk ke ruang rawat bidadari cantiknya.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil memeluk lengan suaminya.


Antonio dan Sandra berjalan keluar dari rumah sakit menuju ke parkiran mobil.


Antonio membukakan pintu mobil untuk bidadari cantiknya , setelah itu Antonio masuk ke kursi pengemudi.


Antonio mulai menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.


"Mau makan apa sayang?" , tanya Antonio.


"Aku lagi pengen mie ayam , hubby" , jawab Sandra.


Antonio menjalankan mobilnya menuju restoran mie ayam terbesar disana.


Sampai di depan restoran , Antonio memarkirkan mobilnya , setelah itu Antonio dan Sandra turun sambil bergandengan tangan memasuki restoran.


Antonio dan Sandra duduk di meja kosong yang ada disana.


"Kamu mau makan apa sayang?" , tanya Antonio.


"Aku mau mie ayam spesial , pangsit goreng , sama es teh manis , hubby" , ucap Sandra.


"Ok , kita pesan sekarang ya" , ucap Antonio.


Sandra menganggukkan kepalanya.


Antonio memanggil pelayan di restoran dan memesan pesanan mereka.


Setelah pelayan selesai mencatat semua pesanan mereka...


"Silahkan ditunggu buat pesanannya pak" , ucap pelayan tersebut sambil berjalan pergi dari sana.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya.


Setelah beberapa saat , makanan pesanan mereka pun datang.


Antonio dan Sandra makan sambil mengobrol ringan.


Melihat mulut Sandra belepotan ketika makan , Antonio langsung mengambil tissue dan membersihkan sisa makanan di samping bibir bidadari cantiknya.


"Ada makanan yang nempel ya hubby" , tanya Sandra.

__ADS_1


"Iya sayang , sekarang sudah bersih kok" , jawab Antonio sambil tersenyum.


Sandra hanya tersenyum bahagia mendapatkan perhatian dari suami tercintanya.


__ADS_2