Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 75


__ADS_3

Keesokan harinya begitu Antonio selesai mandi , Antonio membangunkan istrinya.


"Sayang..." , panggil Antonio sambil mengelus wajah dan menciumi wajah istrinya.


Tidak lama Sandra pun bangun.


"Iya hubby..." , jawab Sandra dengan suara serak baru bangun tidur.


"Bangun sayang , nanti si Citra datang , kamu mandi dulu ya , nanti kita sarapan bersama" , ucap Antonio dengan lembut.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil turun dari kasur dan mengambil bajunya , lalu masuk ke kamar mandi.


Setelah Sandra selesai mandi , mereka jalan ke meja makan dan sarapan berdua.


Tidak lama bel di apartemen berbunyi...


Tuti langsung membukakan pintu.


Citra datang lebih pagi hari ini , karena Antonio hanya mau tukangnya bekerja sampai jam 4 sore.


"Pagi bos...Sandra..." , sapa Citra.


"Pagi..." , ucap Antonio dan Sandra bersamaan.


"Udah sarapan kak?", tanya Sandra.


"Sudah Sandra" , jawab Citra.


"Ini tukang gue langsung kerja aja ya" , ucap Citra.


"Iya" , jawab Antonio sambil mengunyah makanannya.


Citra dan tukangnya langsung masuk ke ruangan yang mau di renovasi jadi wardrobe.


"Tuti...", panggil Antonio yang sudah selesai sarapan.


"Iya tuan , hari ini kamu disini temani nona muda sampai Citra dan tukangnya selesai bekerja" , titah Antonio.


"Baik tuan" , jawab Tuti.


Setelah itu Antonio berdiri dari kursinya , membawa tas kerjanya dan berjalan menuju ke pintu.


Sandra mengantarkan Antonio sampai depan pintu.


"Aku pergi dulu ya sayang , nanti sore kamu di jemput pak Maman ya", ucap Antonio.


"Iya hubby" , ucap Sandra.


Antonio menciumi kening bidadari cantiknya , setelah itu baru jalan menuju ke lift.


Sandra masuk ke dalam , menuju ke dapur.


"Mba , nanti tolong sediain minuman dan makanan kecil buat tukang dan kak Citra ya" , ucap Sandra.


"Iya non" , jawab Tuti.


"Mba...piyama yang kemaren aku letakin di keranjang baju sudah dicuci belum ya?" , tanya Sandra.


"Sudah non , sudah di setrika juga , saya letakin di keranjang dekat meja setrika" , jawab Tuti.


"Ok mba..." , jawab Sandra.


Sandra menuju ke meja setrika dan mengambil piyama couple yang dia beli kemaren , membawanya ke kamar dan memasukkan ke tas untuk di bawa ke hotel , karena malam ini dia dan Antonio akan menginap di All Star Hotel.


********

__ADS_1


Antonio yang sudah 3 hari tidak datang ke kantornya , langsung masuk ke ruangannya , dimeja kerjanya sudah tersusun banyak dokumen yang harus dia tanda tangani.


Antonio meletakkan jas nya di belakang kursi dan tasnya di meja , setelah itu dia langsung membuka laptop dan membaca satu persatu dokumen yang ada diatas mejanya.


Tidak lama terdengar bunyi ketukan pintu.


"Masuk" , jawab Antonio.


"Permisi pak , pak Wira sudah datang" , ucap Susi pada bos nya.


"Ok , persilahkan masuk" , jawab Antonio , yang memang dia sudah ada janji dengan pak Wira pagi ini.


"Pagi Antonio" , sapa pak Wira.


"Pagi pak", jawab Antonio sambil tersenyum.


"Wajah pengantin baru memang berbeda ya" , ucap pak Wira yang baru masuk , sambil tersenyum.


"Apanya yang beda pak?" , tanya Antonio.


"Kelihatan lebih cerah aja dari pada dulu" , ucap pak Wira sambil tersenyum.


"Bisa saja bapak" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Ini saya bawa perincian bahan untuk proyek di kota C" , ucap pak Wira sambil memberikan berkas-berkas pada Antonio.


Antonio melihat semua perincian yang tertera disana untuk beberapa saat.


"Ok pak , nanti tolong kirimkan aja seperti biasa" , ucap Antonio.


"Baik Antonio" , jawab pak Wira.


"Kemaren kamu acara nikahnya pakai dekor siapa?" , tanya pak Wira.


"Saya pakai Timmy pak , apakah bapak mau menyewa jasa dekor juga?" , tanya Antonio.


"Ada acara apa pak?" , tanya Antonio.


"Anak saya akan segera menikah Antonio" , ucap pak Wira.


"Cepat sekali pak" , jawab Antonio , yang sebenarnya dia sudah tau keadaan Chika anaknya pak Wira.


"Iya Antonio , anak saya sudah hamil , jadi kami harus menikahkannya secepatnya" , ucap pak Wira.


"Hamil...jadi anak bapak akan dinikahkan dengan cowok yang telah menghamilinya?" , tanya Antonio , yang sengaja ingin tau lebih lengkap informasinya.


"Dia tidak menikah dengan cowok yang telah menghamilinya , karena cowok itu tidak mau bertanggung jawab" , ucap pak Wira dengan lirih.


"Siapa yang telah menghamili anak bapak dan anak bapak akan menikah dengan siapa?" , tanya Antonio , yang pura-pura tidak tau.


"Saya tidak tau siapa yang menghamili anak saya , karena istri saya tidak mau memberitahukannya , tapi anak saya akan menikah dengan anaknya Wijaya", jawab pak Wira.


"Oh jadi anak bapak akan menikah dengan anaknya pak Wijaya" , ucap Antonio.


"Iya Antonio , sabtu ini mereka akan melamar Chika anak saya dan saya pikir ingin menggunakan ballroom hotel kamu buat acara resepsinya nanti" , ucap pak Wira.


"Iya , tentu bisa pak , nanti kabari saja" , jawab Antonio.


"Baiklah , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap pak Wira.


"Baik pak , terima kasih" , jawab Antonio.


"Iya sama-sama Antonio" , jawab pak Wira sambil berdiri dan keluar dari ruangan Antonio.


"Jadi anaknya pak Wira akan dinikahi oleh anaknya pak Wijaya...ini bagus juga , jadinya pak Wira gak masuk dalam jeratan Doddy" , ucap Antonio dalam hatinya.

__ADS_1


Antonio mengambil Hp di mejanya , disentuhnya nama Cantikku di layar Hp nya.


Tidak lama terdengar suara dari sana...


"Halo hubby"


"Halo sayang , aku kangen kamu , kamu lagi ngapain?" , tanya Antonio.


"Ini aku lagi ngobrol sama kak Citra , hubby" , jawab Sandra.


"Nanti sore cepetan kesini ya" , ucap Antonio.


"Iya hubby , nanti jam 4 kan" , ucap Sandra.


"Iya sayang , lama banget rasanya jam 4" , jawab Antonio.


"Bentar lagi hubby , sabar ya" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Ya udah aku kerja lagi ya sayang" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , ucap Sandra sambil memutuskan panggilan telponnya.


"Dari Antonio ya?" , tanya Citra yang sedang bersama Sandra.


"Iya kak" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Awalnya kakak pikir kamu tidak mau menerima Antonio , tapi tidak disangka kalian sudah menikah sekarang" , ucap Citra.


"Kenapa kakak berpikir begitu?" , tanya Sandra.


"Soalnya kan kamu itu cantik dan masih muda Sandra , mana mau sama dia yang sudah seperti om om , gayanya aja sudah kelihatan seperti om om" , ucap Citra sambil tertawa.


"Iya kak Citra benar juga" , ucap Sandra sambil tertawa.


.


.


.


"Awalnya aku juga ragu kak , tapi aku juga gak bisa nolak" , jawab Sandra.


"Maksudnya gak bisa nolak , kamu kasihan gitu sama dia?" , tanya Citra yang juga penasaran , kenapa Sandra mau dengan Antonio.


"Bukannya kasihan kak , tapi ada sesuatu yang lain di perasaan aku , membuat aku gak bisa nolak dia" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Hebat juga , si Antonio bisa meluluhkan hati kamu" , ucap Citra sambil tertawa.


Sandra hanya tersenyum mendengar ucapan kak Citra.


Sandra dan Citra hanya mengobrol ringan setelah itu , tidak terasa waktu pun cepat berjalan.


Hari sudah sore , Citra , tukangnya dan Tuti pun permisi pulang.


Sandra yang sudah siap-siap di apartemen tidak lama mendapat telpon dari pak Maman.


"Halo nona muda , saya sudah berada di lobby apartemen ya", ucap pak Maman.


"Baik pak , saya kesana sekarang" , jawab Sandra.


"Baik nona muda" , jawab pak Maman.


Sandra menuju ke lift dan turun ke lobby.


Sampai di lobby terlihat mobil Antonio yang di bawa oleh pak Maman sudah parkir disana.

__ADS_1


Sandra pun langsung masuk ke mobil.


__ADS_2