
Chika yang sudah merasa bosan beberapa hari dirumah terus , menelpon Victor untuk mengajaknya keluar jalan-jalan.
Chika menyentuh nama Victor di layar Hp nya.
Terdengar suara sambungan telpon berbunyi , tidak lama terdengar suara dari sana.
"Halo Chika" , jawab Victor.
"Halo Victor , hari ini temani aku jalan-jalan ya" , ucap Chika.
"Iya sayang boleh , tapi aku selesaikan kerjaan aku di kantor dulu ya , setengah jam lagi aku jemput kamu" , ucap Victor.
"Iya Victor" , jawab Chika sambil memutuskan panggilan telponnya.
Sejak Victor ingin menikah dengan Chika , dia sangat serius bekerja di kantor papa Wijaya , melihat keseriusan Victor bekerja , papa Wijaya sangat senang sekali.
"Kamu mau pergi sama Chika , nak?" , tanya papa Wijaya.
"Iya pa , Chika mau jalan-jalan" , ucap Victor.
"Ya udah kamu pergi aja" , kata papa Wijaya.
"Gak apa apa pa , setengah jam lagi juga kerjaan aku selesai , aku selesaikan dulu aja , Chika juga sudah tau kok kalau setengah jam lagi aku baru jalan" , jawab Victor.
"Baiklah nak" , ucap papa Wijaya sambil tersenyum.
"Chika benar-benar bisa merubah mu menjadi lebih baik nak" , ucap papa Wijaya dalam hatinya.
Setengah jam berlalu , kerjaan Victor akhirnya sudah selesai , Victor langsung mematikan laptopnya dan mengambil kunci mobilnya sambil berjalan keluar.
"Pa , aku pergi dulu ya" , ucap Victor pada papanya yang sedang mengobrol dengan pegawainya disana.
"Iya nak" , jawab papa Wijaya.
Victor masuk ke mobil dan menjalankannya menuju ke rumah Chika.
Chika yang sudah tidak sabaran mau pergi jalan-jalan , sudah duduk di luar rumah sambil menunggu Victor datang.
Tidak lama mobil Victor sudah sampai di depan rumah Chika.
Chika langsung berjalan mendekati mobil Victor dan masuk ke dalam mobil.
"Chika sayang , ngapain tunggu diluar , kalau nanti masuk angin gimana?" , tanya Victor.
Yah...sejak kejadian Victor berantem dengan Yogi , Victor dan Chika semakin dekat , sering mengobrol dan bertemu , jadi hubungan mereka sudah menjadi lebih baik , sudah seperti sepasang kekasih.
"Aku sudah gak sabar Victor mau jalan-jalan" , ucap Chika.
"Iya iya , sekarang kamu mau kemana?" , tanya Victor.
"Aku mau ke taman hiburan , sudah lama tidak kesana" , ucap Chika sambil tersenyum.
"Iya , kita sekarang ke taman hiburan ya" , ucap Victor sambil menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju taman hiburan.
__ADS_1
"Kenapa macet sekali jalanan hari ini?" , ucap Chika.
"Karena hari ini malam minggu sayang , semua orang pada keluar rumah jalan-jalan" , jawab Victor.
"Jadi tambah lama dong sampai taman hiburannya" , ucap Chika sambil melipat kedua tangannya di dada.
"Sabar ya bumil jangan marah-marah , nanti anak kita bisa kaget di dalam perut" , ucap Victor sambil mengelus perut Chika.
"Iya papa , mama gak marah-marah lagi" , ucap Chika dengan manja.
"Ternyata mama manja juga ya , awal ketemu sama papa , mama galak banget lho" , ucap Victor sambil mengelus perut Chika.
"Mana ada aku galak , gak pernah juga aku galak sama kamu" , ucap Chika.
"Iya deh gak galak , tapi suka nangis" , ucap Victor sambil tersenyum.
Chika hanya menundukkan kepalanya , karena itu memang benar , setiap dia terharu , dia akan menangis dan Victor selalu bisa membuat dia terharu.
"Tapi beberapa hari belakangan ini mama sudah gak suka nangis lagi , mama sudah mulai bawel dan manja" , ucap Victor yang melihat Chika hanya menundukkan mukanya.
Mendengar kata-kata Victor , Chika langsung mengangkat kepalanya.
"Jadi kamu gak suka ya kalau aku bawel dan manja" , tanya Chika.
"Suka kok , suka , kamu nangis aja aku sudah suka , apalagi kalau bawel dan manja , tambah cinta" , ucap Victor sambil tersenyum.
Chika pun jadi tersipu malu mendengar ucapan cowok yang akan menjadi suaminya sebentar lagi.
Tidak lama , mereka pun sampai di taman hiburan.
Chika langsung bahagia bisa bermain disana.
Chika mulai berjalan dengan cepat sambil menarik tangan Victor.
"Ayo Victor , kita beli tiket masuk" , ucap Chika yang sangat bersemangat hari itu.
"Pelan-pelan sayang , kamu lagi hamil" , ucap Victor.
"Gak apa-apa Victor , aku sudah gak sabaran mau masuk" , ucap Chika.
"Dasar bumil satu ini" , ucap Victor sambil menggelengkan kepalanya.
Sampai di meja loket , Victor membeli 2 tiket masuk untuk mereka berdua , setelah itu mereka pun masuk ke taman hiburan.
Chika sangat bahagia ketika sudah sampai di dalam taman hiburan.
Victor kita main itu yuk , tunjuk Chika ke arah kora kora.
"Jangan Chika , kamu lagi hamil , bahaya" , ucap Victor.
"Tapi aku ingin naik itu" , ucap Chika sambil memohon.
"Ya udah satu kali aja ya" , jawab Victor.
__ADS_1
"Asik...." , ucap Chika dengan bahagia.
Victor dan Chika naik kora kora , Chika selalu berteriak bahagia ketika mereka di atas wahana itu.
Setelah permainan selesai , mereka turun dari sana.
"Victor kita main itu yuk" , ucap Chika sambil menunjuk roller coaster.
"Tidak boleh!" , ucap Victor dengan tegas.
"Kenapa , aku sudah lama gak senang-senang" , ucap Chika dengan manja.
"Loe mau bunuh anak loe!" , ucap Victor dengan nada tinggi.
Chika langsung terdiam mendengar ucapan Victor.
"Maaf ya Victor , aku gak bermaksud begitu , aku hanya terlalu senang dan ingin bermain-main" , ucap Chika dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca.
"Sudah...aku gak marah kok , mau main boleh , tapi ingat ada anak di perut kamu" , ucap Victor sambil memeluk dan membelai kepala Chika.
Semua orang yang lewat di dekat mereka , mengarahkan pandangannya kepada Victor dan Chika yang sedang berpelukan , ditambah dengan Chika yang sudah terisak tangis.
"Kita naik bianglala saja ya , malu disini terus , semua orang yang jalan melihat kearah kita berdua , sudah jangan nangis lagi ya" , ucap Victor dengan lembut.
Chika hanya menganggukkan kepalanya.
Victor dan Chika berjalan sambil berpelukan ke arah bianglala.
Setelah sampai di bianglala , Victor dan Chika naik kesana.
"Sudah jangan nangis lagi ya , ntar cantiknya hilang" , ucap Victor sambil menghapus air mata di wajah Chika.
"Iya Victor , maafin Chika ya" , ucap Chika.
"Iya...iya...sudah aku maafin sayang" , ucap Victor sambil memeluk Chika.
Victor memeluk bahu Chika dan Chika meletakkan kepalanya di bahu Victor , mereka pun menikmati pemandangan dari bianglala sambil berpelukan.
Setelah bianglala berhenti , Victor dan Chika turun dari sana.
"Sekarang mau main apa lagi sayang?" , tanya Victor.
"Kita cari makan saja ya" , ucap Chika.
"Mau makan di cafe taman hiburan atau di tempat lain" , tanya Victor.
"Aku lagi pengen makan ikan bakar" , ucap Chika.
"Ok , kita pergi ke restoran seafood ya" , ucap Victor sambil tersenyum.
Victor dan Chika berjalan keluar dari taman hiburan dan menuju ke parkiran.
Sampai di parkiran , mereka masuk ke mobil dan Victor mulai menjalankan mobilnya ke restoran seafood.
__ADS_1