Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 67


__ADS_3

Angelica hanya membaca buku pelajarannya sambil menunggu James bangun , tapi sampai jam di kamar Angelica menunjukkan pukul 12 siang , James juga gak kunjung terbangun.


Angelica berjalan menuju ke kasurnya dan duduk di samping tubuh James yang sedang tidur dengan nyenyak.


"Sayang , bangun" , ucap Angelica sambil menggoyangkan tubuh kekasihnya.


"Sebentar lagi ya ma , aku masih mau tidur" , jawab James yang masih menutup matanya.


"Sayang" , panggil Angelica.


Mendengar suara Angelica membuat James langsung membuka matanya.


"Akhirnya kamu bangun juga" , ucap Angelica.


"Kenapa aku bisa tertidur di kasur kamu sayang?" , tanya James sambil bangun dan duduk di sana.


"Gak tau sayang , tadi ketika aku selesai mandi , kamu sudah tidur nyenyak disini" , jawab Angelica.


"Tapi aku bahagia sayang , ketika aku membuka mata , langsung melihat wajah kamu" , ucap James sambil memeluk tubuh Angelica.


Alvaro yang disuruh oleh mamanya untuk memanggil Angelica dan James untuk makan siang , berjalan masuk ke dalam kamar Angelica.


"Kakak...kakak....kalian lagi ngapain" , tunjuk Alvaro yang terkejut melihat Angelica dan James berpelukan.


"Gak ada dek , cuma berpelukan saja" , jawab James.


"Ya sudah , dipanggil mama untuk makan siang" , ucap Alvaro.


"Baiklah dek" , jawab Angelica sambil tersenyum mengingat wajah lucu adiknya ketika terkejut tadi.


Alvaro , Angelica dan James berjalan bersama menuju ke meja makan.


"Om...tante..." , sapa James.


"Iya James , nyenyak gak tidurnya?" , tanya Antonio.


"Sangat nyenyak sekali om , kayaknya saya gak mau pulang lagi tidur dirumah" , jawab James sambil tersenyum dan duduk di samping Angelica.


"Gak boleh , kamu harus tunggu beberapa bulan lagi , nanti setelah kalian menikah , baru kalian boleh tidur bersama" , ucap Antonio.


"Baiklah om" , jawab James.


"Memangnya aku menikah beberapa bulan lagi pa?" , tanya Angelica.


"Aku maunya setelah kamu lulus SMA kita menikah sayang , atau setelah kamu ujian akhir saja kita menikah , jadi biar lebih cepat kita bisa tidur bersama" , jawab James.


"Itu calon suami kamu sudah menjawabnya nak" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Kenapa jadi secepat ini?" , tanya Angelica.


"Kayaknya James sudah gak sabar mau memeluk kamu setiap malam" , ucap Antonio.


Angelica langsung tersipu malu mendengarkan perkataan papanya.


"Maksudnya pa?" , tanya Alvaro.


"Kamu cari pacar dulu , baru ngerti" , jawab Antonio.

__ADS_1


"Aku ngerti kok , seperti papa dan mama yang suka tidur gak pake baju kan" , jawab Alvaro dengan polos.


"Tuh ngerti" , ucap Antonio.


James dan Angelica hanya bisa tersenyum mendengarkan perkataan Alvaro.


"Sudah , ayo makan lagi" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Alvaro dan Angelica.


Angelica yang sering melihat mamanya mempersiapkan makanan buat papanya , sekarang dia pun mulai menyiapkan makanan buat James.


"Aku bahagia kalau kamu setiap hari melakukan ini kepada aku sayang" , ucap James.


"Sabar ya beberapa bulan lagi" , jawab Angelica.


"Jadi anak papa sudah setuju nih kalau nanti setelah lulus SMA menikah dengan James" , ucap Antonio.


"Iya pa" , jawab Angelica sambil menganggukkan kepalanya.


"Makasih ya sayang" , ucap James sambil mencium kening Angelica.


"Bisa gak sih jangan cium-ciuman di depan aku" , ucap Alvaro yang mulai merasakan kecemburuan disana.


"Iya maaf dek" , ucap James.


"Makanya kamu cari pacar juga yang bisa langsung dijadikan calon istri" , ucap Sandra.


"Gak ada yang seperti mama. Bagaimana kalau mama saja yang menjadi istri aku?" , ucap Alvaro sambil bergelayut manja di tubuh mamanya.


"Tuh lihat mata papa sudah mau keluar memelototi kamu" , ucap Sandra yang melihat suaminya mulai cemburu disana.


"Dulu milik papa , sekarang mama milik aku" , jawab Alvaro gak mau kalah.


"Apaan yang milik Alvaro?" , ucap opa Chandra yang baru datang ke rumah Antonio setelah pulang dari lapangan golf.


"Itu pa si Alvaro masa mau istri aku yang menjadi istri dia" , jawab Antonio.


Opa Chandra langsung menggelengkan kepalanya.


"Jangan gitu cucu opa yang ganteng dan manis seperti gulali , sayangnya saja belum ada semut yang nempel" , ucap opa Chandra sambil terkekeh.


"Opa" , jerittt Alvaro yang mulai sebel digodain.


"Opa kenapa sayang? Benar kan yang opa bilang , makanya kamu mulai mencari pacar saja , dengan anaknya Leo kenapa kamu gak mau? Padahal anaknya cantik lho" , ucap opa Chandra.


"Iya pa , aku juga setuju Alvaro dengan Esmeralda , cuma dia saja tuh" , ucap Antonio.


"Aku gak suka pa" , jawab Alvaro sambil duduk yang benar.


"Ya sudah , nanti ketika acara ulang tahun mama , kamu pakai baju dan sepatu yang bagus biar kelihatan ganteng , supaya banyak cewek yang suka dengan cucu opa yang ganteng ini".


"Iya opa" , jawab Alvaro sambil memanyunkan bibirnya.


"Papa mau makan bersama kami gak pa?" , tanya Sandra.


"Iya boleh nak , kebetulan papa belum makan juga" , ucap opa Chandra.

__ADS_1


Sandra berjalan menuju ke dapur dan mengambil peralatan makan untuk papa Chandra.


"Papa dengar katanya cucu opa sudah menerima lamaran James ya" , ucap opa Chandra.


"Iya opa" , jawab Angelica sambil memperlihatkan cincin berlian yang ada di jari manis tangan kirinya.


"Wowww....itu berlian asli kak" , ucap Alvaro.


"Ya iya la , masa palsu" , jawab James.


"Jangan norak seperti itu nak" , ucap Antonio.


"Aku kan gak pernah pake berlian pa , biasanya juga cuma lihat mama punya" , jawab Alvaro.


"Kamu mau papa belikan cincin berlian seperti mama punya" , ucap Antonio.


"Gak pa , aku kan cowok , harusnya papa penuhi janji papa" , ucap Alvaro.


"Apaan janji papa sama kamu yang gak papa penuhi?" , tanya Antonio sambil mengerutkan keningnya.


"Labor mini aku pa" , ucap Alvaro.


"Besok nak tukangnya pak Budi datang kesini , kemaren kan mama lagi sakit" , ucap Antonio.


"Baiklah pa" , jawab Alvaro.


"Cucu opa kenapa minta labor mini? Bukankah nanti Alvaro harus menjalankan All Star Hotel bersama dengan Angelica" , ucap opa Chandra.


"Iya pa , dia akan menjalankan All Star Hotel kalau aku membuatkan labor mini untuknya" , jawab Antonio.


"Jadi nanti Alvaro mau ambil kuliah jurusan apa?" , tanya opa Chandra.


"Aku minta dia ambil jurusan arsitektur pa" , ucap Antonio.


"Jadi cucu opa yang ganteng kuliah jurusan arsitek nih" , ucap opa Chandra.


"Gak tau opa , terserah deh" , jawab Alvaro sambil mengunyah makanannya.


Setelah itu opa Chandra , Antonio , Sandra beserta Alvaro dan Angelica makan bersama sambil mengobrol.


Selesai makan , opa Chandra permisi pulang dulu dari sana.


James dan Angelica juga permisi mau keluar bersama.


Tinggallah Alvaro bersama Antonio dan Sandra dirumah.


"Ma , aku main game di kamar mama ya" , ucap Alvaro.


"Iya nak" , jawab Sandra.


"Kenapa gak main dikamar kamu saja?" , ucap Antonio.


"Aku mau mainnya dekat mama" , jawab Alvaro sambil berjalan ke atas menuju ke kamar orang tuanya terlebih dahulu.


Antonio hanya menggelengkan kepalanya melihat anaknya yang satu itu.


"Bagaimana kamu bisa istirahat kalau dia main game di kamar kita sayang?" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Gak apa-apa hubby , paling juga nanti kalau aku ketiduran dia juga ikut tidur bersama dengan aku" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Baiklah sayang" , ucap Antonio sambil berjalan keatas bersama dengan istri tercintanya.


__ADS_2