Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 4


__ADS_3

Vincent yang sudah selesai latihan basket , langsung menjalankan motornya menuju ke rumah.


"Oma...opa..." , sapa Vincent sambil mencium opa Wijaya dan oma Farah.


"Ughhhhhh , cucu oma bau asem" , ucap oma Farah.


"Iya oma , aku kan baru selesai latihan basket" , jawab Vincent sambil tersenyum.


"Ya udah , kamu cepetan mandi sana , gak tahan baunya" , ucap oma Farah.


"Iya oma cantik , aku mandi dulu ya" , ucap Vincent sambil berjalan naik ke atas menuju ke kamarnya.


"Iya Vincent" , jawab oma Farah.


"Kamu baru pulang nak?" , tanya Chika ketika baru keluar dari kamarnya.


"Iya ma , aku mau mandi dulu ya" , ucap Vincent.


"Iya nak" , jawab Chika.


Setelah itu Chika turun ke bawah dan menuju ke dapur untuk mengambil minum.


Ketika Chika sudah keluar dari dapur , Chika melihat ada papa Wijaya dan mama Farah sedang duduk di ruang keluarga.


Chika berjalan mendekati mama dan papa mertuanya.


Chika duduk disana mengobrol bersama dengan papa dan mama mertuanya sambil menunggu suaminya pulang kerja.


********


Alvaro yang sudah bangun dari tidurnya langsung melihat papanya yang sedang duduk di atas kasur sambil memeluk mamanya.


"Kenapa papa sudah ada disini , bukannya papa sedang meeting?" , tanya Alvaro sambil meletakkan kepalanya di kaki Sandra.


"Papa kalau sudah selesai meeting kan pasti menemui mama , masa itu saja kamu lupa" , ucap Antonio sambil tersenyum simpul.


"Harusnya papa lama-lama saja meeting nya , jadi aku bisa lama sama mama" , jawab Alvaro.


"Lebih baik kamu mencari pacar dan dijadikan istri buat menemani kamu setiap hari , jadi kamu gak ganggu istri papa lagi" , ucap Antonio.


"Gak mau papa , aku masih sekolah masa papa suruh aku menikah" , jawab Alvaro.


"Dulu mama menikah sama papa itu usia mama masih 17 tahun lho sayang" , jawab Antonio.


"Benarkah ma?" , tanya Alvaro.


"Kamu kan pintar coba aja kamu ingat , umur mama sekarang berapa?" , ucap Antonio.


Sandra hanya bisa tersenyum melihat suami dan anaknya yang selalu memperebutkan dirinya setiap hari , hanya saat Alvaro pergi sekolah dan tidur pada malam hari saja baru Sandra bisa tenang.

__ADS_1


Alvaro menghitung usia mamanya dengan usianya.


"Iya ternyata benar , mama menikah usia 17 tahun , pantesan sekarang mama aku masih kelihatan muda dan sangat cantik , beda sama papa yang sudah kelihatan mulai tua" , ucap Antonio.


"Biar papa sudah kelihatan tua , tapi cintanya mama hanya untuk papa" , jawab Antonio.


"Gak mungkin , sekarang pasti cintanya mama untuk aku , kan aku lebih ganteng dari papa" , jawab Alvaro.


"Enak saja kamu...."


Kata-kata Antonio langsung terputus karena Sandra langsung bicara disana.


"Sudah-sudah , papa itu cintanya mama , papa pria yang paling ganteng di mata mama , kalau Alvaro ganteng itu buah hati mama yang paling mama cintai , sama dengan Angelica cantik , malaikat kecil mama , mama sayang dan cinta dengan kalian bertiga , jadi jangan ribut lagi ya" , ucap Sandra.


"Iya sayang" , ucap Antonio sambil memeluk tubuh istri tercintanya.


"Iya mama" , jawab Alvaro sambil ikut memeluk tubuh mamanya.


"Ada apa ini?" , tanya Angelica yang baru selesai mengerjakan tugas sekolahnya dan berjalan masuk ke kamar papa dan mamanya.


"Karena aku kesayangan mama , makanya aku peluk mama" , ucap Alvaro.


"Gak sayang , mama sayang dengan kalian semua , sini nak" , ucap Sandra.


Angelica berjalan naik keatas kasur dan ikut memeluk mamanya juga.


Sandra menciumi kening Alvaro , Angelica dan terakhir dia menciumi bibir Antonio suaminya.


"Iya pa" , jawab Alvaro dan Angelica bersamaan.


Antonio , Sandra , beserta si kembar Alvaro dan Angelica berjalan keluar dari kamar menuju ke parkiran mobil.


Sore itu Alvaro dan Angelica tidak pulang dengan mobil mereka lagi , tapi dengan Antonio.


Tidak lama mobil yang dibawa oleh Antonio telah sampai di depan pagar rumah mereka.


Pak Didit satpam rumah mereka langsung dengan sigap membuka pagar hitam itu.


Antonio menjalankan mobilnya sampai ke halaman depan rumah.


Setelah mobil Antonio sampai disana , mereka semua turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.


Sandra berjalan sampai ke dapur dan meletakkan kotak makanan yang dibawanya tadi di tempat cuci piring.


"Mba Tuti , buat makan malam nanti sudah jadi?" , tanya Sandra.


"Sebentar lagi nona muda , nanti saya juga tinggal buat sambel dan goreng ayam saja lagi" , ucap mba Tuti.


"Sambel buat Alvaro jangan pedas ya" , ucap Sandra yang mengetahui anak manjanya itu tidak bisa makan pedas.

__ADS_1


"Iya nona muda" , jawab mba Tuti.


"Kalau gitu aku keatas dulu ya mba" , ucap Sandra.


"Iya nona muda" , ucap mba Tuti.


Sandra berjalan ke atas dan menuju ke kamarnya.


"Sayang , kita berendam bersama yuk , sudah lama kita gak berendam bersama" , ucap Antonio ketika Sandra sudah masuk ke dalam kamar.


"Iya boleh hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Sandra berjalan masuk ke dalam kamar mandi dan menyalakan air hangat ke dalam bathtub , tidak lupa dia memasukkan bubble dengan wangi mawar ke dalam bathtub.


"Hubby , bathtub nya sudah siap" , ucap Sandra sambil mengunci keran airnya.


"Iya sayang" , jawab Antonio sambil masuk ke dalam kamar mandi dan melepaskan pakaiannya.


Setelah itu Sandra dan Antonio masuk ke dalam bathtub dengan tubuh polos mereka.


"Sayang , kamu minta Alvaro untuk masuk ke perusahaan kita ya" , ucap Antonio sambil memeluk pinggang istrinya dari belakang.


"Tapi Alvaro gak tertarik dengan bisnis , hubby" , ucap Sandra.


"Aku pengennya anak kita berdua masuk ke All Star Hotel dan ASW Resort" , ucap Antonio.


"Ada satu cara lain , selain kita menyuruh Alvaro masuk ke All Star Hotel hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Apa itu sayang?" , tanya Antonio.


Sandra membalikkan tubuhnya dan memegang wajah suaminya dengan kedua tangannya.


"Kita buat anak satu lagi hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Aku kan sudah bilang aku gak mau sayang , aku gak mau kenapa-kenapa lagi ketika kamu melahirkan , aku takut kehilangan kamu sayang" , ucap Antonio.


"Chika saja bisa punya anak 3 , masa aku gak bisa hubby , apalagi usia aku sekarang , aku masih bisa untuk melahirkan" , ucap Sandra dengan wajah yang memelas.


"Aku mohon sayang , jangan ya , kalau permintaan yang lain aku bisa kabulkan , kalau yang satu ini aku benar-benar gak bisa sayang" , jawab Antonio dengan lirih.


"Jadi bagaimana caranya mau meminta Alvaro untuk melakukan yang dia gak suka hubby?" , tanya Sandra.


"Ya kamu coba kasih pengertian dengan dia , kalau All Star Hotel dan ASW Resort memang aku buat untuk mereka" , ucap Antonio.


"Apakah Angelica saja yang menjalaninya , gak bisa hubby?" , tanya Sandra.


"Aku maunya mereka berdua sayang , jadi Angelica juga gak terlalu capek mengerjakan semuanya" , ucap Antonio.


"Ya nanti aku coba ngomong ke Alvaro ya hubby , tapi aku juga gak bisa janji dia akan masuk ke perusahaan" , ucap Sandra.

__ADS_1


"Pokoknya kamu coba kasih pengertian ke dia , kalau sama aku dia gak bisa diajak bicara , dia cuma maunya dengar kata-kata kamu saja" , ucap Antonio.


"Baiklah hubby" , jawab Sandra.


__ADS_2