
Setelah beberapa hari Antonio tidak pergi ke kantor karena menemani Sandra yang baru melahirkan.
Hari itu Antonio sudah rapi dan siap-siap mau ke kantor.
Sandra menemani suaminya sarapan di meja makan , setelah selesai sarapan seperti biasa Sandra mengantarkan suaminya sampai ke depan pintu.
Seperti biasa Antonio akan menciumi seluruh wajah Sandra sebelum dia berangkat ke All Star Hotel.
Ina dan Ira yang sedang menggendong Alvaro dan Angelica langsung menanyakan kepada Tuti.
"Mba Tuti , memangnya tuan dan nona muda selalu begitu ya?" , tanya Ina dan Ira.
"Iya mereka memang seperti itu setiap hari , kalian harus terbiasa melihat kemesraan tuan dan nona muda mulai dari sekarang" , ucap Tuti sambil tersenyum.
"Mba Tuti sudah sering ya melihatnya", ucap Ina.
"Sudah setiap hari , sudah seperti menonton film drama percintaan yang terus bersambung" , jawab Tuti sambil tersenyum.
"Berarti kita bakal lebih sering lagi dong melihat kemesraan tuan dan nona muda" , ucap Ina.
"Iya pastinya , apalagi kalian tinggal bersama mereka" , ucap Tuti.
"Iya juga ya" , jawab Ira.
"Jangan sampai aja jiwa jomblo kalian meronta-ronta seperti Tuti" , jawab Tuti sambil tertawa.
Ina dan Ira hanya menganggukkan kepalanya.
Tidak lama Alvaro bangun dan mulai menangis.
"Nona muda kayaknya Alvaro sudah lapar" , ucap Ira sambil berjalan mendekati Sandra.
"Baiklah , memang sudah waktunya menyusui" , ucap Sandra sambil berjalan masuk ke kamarnya.
Ira memberikan Alvaro kepada Sandra dan Sandra mulai menyusuinya.
********
Antonio yang baru sampai di All Star Hotel langsung di berikan selamat oleh para staf nya ketika Antonio memasuki lobby All Star Hotel.
"Selamat atas kelahiran anaknya ya pak" , ucap setiap para staf All Star Hotel yang bertemu dengan Antonio.
"Iya terima kasih" , ucap Antonio sambil tersenyum.
Setelah itu Antonio berjalan masuk ke dalam lift dan menuju ke ruangan kerjanya.
"Selamat atas kelahiran anaknya ya pak" , ucap Susi dan Adel bersamaan ketika melihat Antonio sudah berjalan di sana.
"Iya terima kasih" , jawab Antonio sambil tersenyum , lalu berjalan masuk ke ruangannya.
Tidak lama Robi pun berjalan menuju ke ruangan Antonio.
Robi langsung mengetuk pintu ruangan kerja Antonio.
Tok...tok...tok...
__ADS_1
"Masuk" , jawab Antonio.
"Permisi pak" , ucap Robi sambil masuk ke dalam ruangan Antonio.
"Iya Robi ada apa?" , tanya Antonio.
"Kita ada masalah di All Star Hotel kota B pak" , jawab Robi.
"Masalah apa Robi?" , tanya Antonio.
"Ada yang mengambil uang All Star Hotel kota B , tapi belum diketahui siapa pelakunya pak" , ucap Robi.
"Berapa banyak Robi?" , tanya Antonio.
"Sudah 160 juta pak" , jawab Robi.
"Kenapa bisa di ambil sebanyak itu?" , tanya Antonio.
"Awalnya saya sudah melihat keanehan pak , tapi tidak ada yang mencurigakan sama sekali di laporan keuangan , lalu setelah saya cek ulang , dari bulan januari ternyata hotel kita sudah kehilangan 30 juta , di bulan februari juga 30 juta , di bulan maret lebih banyak jadi 50 juta dan bulan april juga 50 juta" , ucap Robin sambil menjelaskan.
"Kamu kumpulkan tim untuk mencari tau kemana perginya uang ini , tapi jangan sampai karyawan dan staf disana tau kalau kita lagi mencari tau masalah ini" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Robi.
"Baru juga Sandra melahirkan , apa aku bisa meninggalkan Sandra dan anak anak sendiri disini , kenapa masalah ini harus sekarang datangnya" , ucap Antonio dalam hatinya sambil memegang pelipisnya.
Robi yang sudah berjalan keluar dari ruangan Antonio , langsung menuju ke ruangan kerjanya dan menyiapkan semua dokumennya.
Setelah itu Robi langsung mengambil tas kerjanya , mematikan laptopnya dan keluar dari ruangannya berjalan masuk lift menuju ke parkiran mobilnya.
Ketika Robi sudah membereskan barangnya , Robi membawa kopernya dan berjalan keluar rumah menuju ke mobilnya.
Setelah duduk di dalam mobil , Robi menelpon Citra terlebih dahulu.
"Halo Robi" , jawab Citra.
"Halo sayang , aku harus ke All Star Hotel kota B sekarang , karena ada masalah disana" , ucap Robi.
"Berapa lama kamu disana?" , tanya Citra.
"Aku masih belum tau , kamu doain supaya masalah ini cepat selesai ya" , jawab Robi.
"Iya Robi , kalau kamu gak pulang ketika pernikahan kita , aku akan mencari Antonio" , ucap Citra.
"Kenapa cari Antonio sayang?" , tanya Robi.
"Iya kenapa dia selalu mengirim kamu untuk membereskan semua masalah yang ada di All Star Hotel" , ucap Citra.
"Itu memang sudah pekerjaan aku sayang" , jawab Robi.
"Baiklah Robi , kamu hati-hati di jalan ya" , ucap Citra.
"Iya sayang" , jawab Robi sambil memutuskan sambungan telponnya.
********
__ADS_1
Antonio mulai mengerjakan pekerjaannya dan meeting dengan staf nya seperti biasa.
Setelah selesai meeting , Antonio berjalan menuju ke ruangan kerjanya.
Antonio melihat jam yang ada di tangan kirinya.
"Sudah jam 5 sore saja , lebih baik aku pulang sekarang , sudah kangen juga dengan bidadari cantikku" , ucap Antonio dalam hatinya.
Antonio langsung mengambil tas kerjanya dan mematikan laptopnya.
Setelah itu Antonio berjalan keluar dari ruangan kantornya , berjalan masuk ke lift sampai ke lobby dan berjalan keluar menuju ke parkiran mobilnya.
Begitu sampai di mobilnya , Antonio masuk ke dalam mobilnya dan menyalakan mobilnya.
Antonio mengeluarkan ponselnya dari sakunya dan menyentuh nama bidadari cantiknya di layar ponselnya.
Sandra yang sedang berada di kamar sambil menyusui anaknya , mendengarkan ponselnya berbunyi langsung melihat siapa yang menelponnya , setelah itu Sandra pun langsung menjawabnya.
"Halo hubby" , jawab Sandra yang sedang menyusui Angelica.
"Halo sayang , kamu lagi ngapain?" , tanya Antonio.
"Aku lagi menyusui Angelica hubby" , jawab Sandra.
"Kamu gak merindukan aku sayang" , ucap Antonio.
"Iya , aku selalu merindukan suami tercinta aku ini" , jawab Sandra sambil tersenyum.
Ina yang juga berada disana , mendengar percakapan nona muda dan suaminya di telpon pun membuatnya menjadi senyum-senyum sendiri.
"Aku sudah mau pulang sayang , kamu mau makan apa sayang?" , tanya Antonio.
"Gak usah beli hubby , nanti kalau mau makan yang lain bisa pesan minta di antarkan ke apartemen saja , hubby langsung pulang aja ya" , ucap Sandra dengan lembut.
"Kamu sudah gak sabar mau peluk aku ya" , ucap Antonio sambil tertawa.
"Iya hubby , kamu benar , nanti aku peluk yang lama sekali ya" , ucap Sandra sambil terkekeh.
Perkataan Sandra membuat Ira yang baru masuk ke kamar pun langsung terkejut mendengar perkataan nona mudanya di telpon.
"Ya udah sayang , aku langsung jalan pulang aja ya" , ucap Antonio.
"Iya hubby , hati-hati di jalan papa" , ucap Sandra.
"Iya mama sayang" , jawab Antonio sambil memutuskan sambungan telponnya.
"Ina , itu sudah dari tadi nona muda ngobrolnya?" , tanya Ira yang baru masuk sambil menggantikan popok Alvaro.
"Iya , sudah dari tadi , tuan yang telpon" , jawab Ina.
"Oh , berarti kamu dengar dong percakapan mereka" , ucap Ira.
"Ya dengar la , tapi ya sudah lebih baik kita kerjakan kerjaan kita saja , gak enak kalau nona muda mendengarkan kita ngomongin dia" , ucap Ina.
"Iya" , jawab Ira.
__ADS_1