Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 70


__ADS_3

Vincent yang sudah berjalan keluar dari ball room hotel , menuju ke taman yang ada di samping hotel.


Vincent menangis sekuat-kuatnya disana , melampiaskan semua kekecewaan yang ada di dalam hatinya.


Sampai tiba-tiba ada sapu tangan di depan mata Vincent , yang diberikan oleh seorang perempuan yang tangannya putih , mulus , dan pastinya masih remaja.


Vincent mengambil sapu tangan tersebut dari tangan perempuan itu.


"Monica ayo kita pulang" , panggil suara pria disana.


"Iya pa" , jawab perempuan tersebut sambil berlalu pergi dari sana sebelum Vincent melihat wajahnya.


Ketika Vincent mau mengucapkan terima kasih , perempuan tersebut sudah pergi dari sana.


"Jadi...Monica namanya , nama yang cantik" , ucap Vincent sambil memegang sapu tangan putih berenda di pinggirnya itu.


********


Alvaro mulai sibuk berkenalan dengan anak dari teman dan partner bisnis Antonio.


Sudah berkenalan dengan setiap anak cewek yang ada disana , tetap saja membuat Alvaro tidak tertarik dengan anak cewek dari partner bisnis papanya itu.


"Jadi bagaimana nak?" , tanya Antonio.


"Gak ada yang cantik pa" , jawab Alvaro yang mulai memakan kue yang sudah diambilnya dengan banyak sebelumnya.


"Adek kamu ini kayak apa sih selera nya" , ucap James di dekat Angelica.


"Aku gak tau sayang , dia memang sangat pemilih" , ucap Angelica.


Malam itu Sandra dan Antonio sibuk menerima selamat dari setiap tamu undangan.


Sampai acara malam pun sudah mulai berakhir.


Semua para tamu sudah mulai keluar dari ball room hotel untuk pulang.


James bersama papa dan mamanya juga permisi pulang dari sana.


"Kami pulang dulu ya Antonio , Sandra" , ucap Freddy dan Heni.


"Iya , terima kasih ya sudah datang ke acara kami" , ucap Antonio.


"Bukan cuma acara kamu saja , ini juga acara pertunangan anak kita" , ucap Freddy.


"Iya kamu benar" , jawab Antonio sambil tertawa.


"Aku pulang dulu ya sayang" , ucap James sambil memeluk tubuh Angelica dan mencium kening calon istrinya itu.


"Iya sayang , baju kamu bagaimana?" , tanya Angelica.


"Biarin dulu aja di tempat kamu , nanti juga kita akan sering bersama" , ucap James.


"Baiklah sayang" , jawab Angelica sambil tersipu malu.


"Aku pulang dulu ya om , tante" , ucap James.

__ADS_1


"Iya James" , jawab Sandra dan Antonio bersamaan.


Freddy , Heni dan James juga berpamitan kepada opa Chandra , opa Surya , oma Shinta dan oma Amel , setelah itu baru mereka jalan bersama keluar dari ball room hotel untuk pulang.


"Kita sudah harus mulai membuat baju dengan Rita kalau pernikahan Angelica tanggal 3 Mei" , ucap mama Amel.


"Iya ma , aku juga rencananya mau ke tempat tante Rita sabtu ini , sebelum Angelica sibuk dengan ujian di sekolah" , ucap Sandra.


"Baiklah nak , sabtu ini kita semua ke tempat Rita lagi" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.


"Nanti cucu opa mau hadiah pernikahan apa dari opa?" , ucap opa Chandra.


"Opa sudah memberikan aku segalanya , kayaknya aku gak butuh apa-apa lagi opa" , jawab Angelica.


"Benar-benar cucu yang baik , tapi kali ini opa pasti akan memberikan hadiah yang bagus buat cucu opa" , ucap opa Chandra.


"Terima kasih opa" , jawab Angelica.


"Kalau gitu opa juga harus memberikan hadiah yang bagus kali ini" , ucap opa Surya yang gak mau kalah.


Semua orang yang ada disana langsung tertawa mendengarnya.


"Berarti tahun depan kita akan ada dua acara pernikahan" , ucap mama Shinta.


"Siapa lagi yang akan menikah ma?" , tanya Antonio.


"Si Kiki yang berhasil membuat kamu cemburu itu , Antonio" , ucap mama Shinta.


"Oh iya , baguslah , nanti aku pasti akan menggunakan pakaian yang mahal saat pernikahan dia" , ucap Antonio.


"Gak perlu ma , aku pakai pakaian yang mahal aja , biar dia lihat kalau dia gak akan bisa menyaingi aku" , ucap Antonio.


Orang tua Antonio dan orang tua Sandra langsung tertawa melihat Antonio yang masih suka cemburu dengan keponakan dan anaknya sendiri.


Setelah itu Antonio , Sandra , Angelica dan Alvaro berpamitan dengan opa Chandra , oma Shinta , opa Surya dan oma Amel untuk pulang ke rumah mereka.


Di dalam mobil Sandra sudah banyak masuk hadiah pemberian dari para tamu undangan.


"Pak Maman , langsung jalan pulang saja ya" , ucap Antonio yang melihat mobilnya sudah terisi penuh.


"Baik pak" , ucap pak Maman.


Antonio dan Sandra pulang bersama dengan anak mereka menggunakan mobil milik Antonio.


Sampai di rumah , Sandra langsung masuk ke dalam dan mengganti bajunya di dalam kamar.


"Hubby , bantuin aku buka bajunya ya".


"Iya sayang , jawab Antonio sambil membuka resleting baju istrinya.


Begitu baju gaunnya terjatuh ke lantai , terlihat tubuh polos istrinya yang hanya tertutupi oleh kain tipis di bagian tubuh bawahnya.


"Sayang" , ucap Antonio sambil mulai menciumi setiap punggung polos istrinya.


"Iya hubby , pasti pengen lagi kan" , ucap Sandra sambil terkekeh.

__ADS_1


"Iya sayang" , jawab Antonio yang tangannya sudah mulai memainkan dua bukit kenyal yang ada disana.


Tidak lama terdengar suara ketukan pintu kamar Antonio.


Tok...tok...tok...


"Siapa yang gangguin kita malam-malam begini sayang?" , ucap Antonio.


"Gak tau hubby , coba buka dulu , aku pake baju dulu" , ucap Sandra sambil berlari ke lemari dan menggunakan daster rumahnya.


Antonio berjalan membuka pintu kamar mereka.


"Ada apa nak?" , tanya Antonio yang melihat ternyata Angelica yang mengetuk pintu kamarnya.


"Aku mau minta tolong mama bukain gaun aku pa , aku gak bisa buka sendiri" , ucap Angelica.


"Baiklah nak" , ucap Antonio sambil berjalan masuk ke dalam kamar.


"Sayang , Angelica mau minta tolong kamu untuk bantuin dia buka gaunnya" , ucap Antonio.


"Baiklah hubby , aku ke kamar Angelica dulu ya" , ucap Sandra.


"Iya sayang , tapi cepat kembali ya" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra yang sudah mengerti maksud suaminya.


Sandra berjalan menuju ke pintu dan terlihat anaknya masih menunggu disana.


"Ayo kita ke kamar kamu" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Angelica sambil berjalan bersama mamanya menuju ke kamarnya.


Sandra membantu membukakan baju gaun Angelica , ketika sudah masuk ke dalam kamar.


"Ma , ketika mama pacaran dengan papa kan mama sudah tinggal bersama dengan papa sebelum menikah. Apakah mama dan papa sudah melakukannya pada saat itu?" , tanya Angelica.


"Melakukan apa sayang?" , tanya Sandra.


"Melakukan hal itu ma , yang wanita dan pria tidur bersama dengan tubuh polosnya" , ucap Angelica dengan malu-malu.


"Gak sayang , meskipun mama dan papa sudah tinggal bersama waktu itu , mama dan papa belum melakukannya sampai hari pernikahan kami , baru kami melakukannya" , ucap Sandra.


"Dulu apakah ketika mama bersama dengan papa , papa pernah membantu mama ketika mengganti baju?" , tanya Angelica lagi.


"Karena waktu itu kami hanya berdua , ya papa pernah bantu mama ganti baju. Memangnya kenapa kamu nanya-nanya seperti ini?" , ucap Sandra.


"Gak ma , tadi James mau bantuin aku ganti baju , tapi aku gak berani dan masih malu" , jawab Angelica sambil menggunakan piyamanya.


"Kalau mama dulu kan beda kasus nak , mama tinggal sama papa karena mama disakiti sama cowok yang sudah mama tolak. Kalau kamu sama James kan gak ada masalah seperti itu , jadi lebih baik kalian menahan diri dulu sampai kalian menikah nanti" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Angelica.


"Baiklah , mama kembali ke kamar dulu ya" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Angelica.

__ADS_1


__ADS_2