Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 246


__ADS_3

Sampai di lobby hotel , terlihat papa Chandra , papa Surya , mama Shinta dan mama Amel sudah berada di sana sambil mengobrol bersama.


Sandra dan Antonio mendekati orang tua mereka.


"Pa...ma..." , sapa Antonio dan Sandra bersamaan.


"Iya nak" , jawab papa dan mama bersamaan.


"Alvaro ganteng masih gak mau pisah sama mama ya" , ucap mama Shinta sambil menyentuh pipi bulat Alvaro.


Alvaro langsung memeluk Sandra dan menenggelamkan kepalanya di leher Sandra.


"Gak boleh gitu sayang , itu oma kamu , panggil oma , nak" , ucap Sandra dengan lembut.


Tidak lama Alvaro pun menyebut "oma...oma..."


Mama Shinta langsung tersenyum mendengar dia dipanggil oleh cucu laki-lakinya yang ganteng itu.


"Opa juga di panggil dong" , ucap papa Chandra.


Alvaro hanya melihat opa nya sambil diam.


"Ayo panggil opa sayang" , ucap Sandra.


"Opa...opa..." , panggil Alvaro.


"Pintarnya cucu opa , hadiah satu tahun cucu opa nanti ya di kota A" , ucap papa Chandra yang sudah membuat taman bermain untuk kedua cucu kembarnya di kota A.


"Apa hadiahnya opa?" , tanya Antonio.


"Nanti ya setelah kita kembali ke kota A , baru papa bawa kalian kesana" , ucap papa Chandra sambil tersenyum.


"Kayaknya hadiah besar nih , untuk cucu kesayangan" , ucap mama Amel sambil tersenyum.


"Ya , pasti dong...ini cucu yang sangat berharga buat kita , karena Sandra sampai mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan calon pewaris All Star Hotel" , ucap papa Chandra.


"Terima kasih opa" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya , sama sama sayang" , jawab papa Chandra.


"Opa juga sudah menyiapkan hadiah , tapi hadiahnya di kirim di rumah langsung ya" , ucap papa Surya yang sudah membelikan mobil mini untuk nanti cucu kembarnya gunakan setelah usianya mencukupi.


"Wah...Alvaro dan Angelica dapat hadiah yang bagus semua kayaknya nih" , ucap Sandra sambil tersenyum.


Papa Chandra dan papa Surya langsung tersenyum mendengar perkataan Sandra.


Tidak lama host acara peresmian hotel mendatangi Antonio dan memberitahukan sebentar lagi acara akan dimulai dan meminta Antonio beserta istrinya harus siap-siap untuk melakukan pemotongan pita.


"Alvaro sama mba Ira dulu ya , mama mau gunting pita dulu sama papa" , ucap Sandra.


"Gak mau mama" , jawab Alvaro.


"Sini sayang sama oma" , ucap mama Amel , mencoba membujuk cucu nya untuk digendong samanya.


"Gak mau" , jawab Alvaro sambil memeluk leher mamanya.


Sini aku coba kata papa Chandra.


"Sama opa mau sayang?"


"Gak mau , mau mama" , jawab Alvaro.


"Ya sudah , hubby gunting pita nya sendiri aja ya bersama para komisaris dan petinggi lainnya" , ucap Sandra.


"Iya sayang , mau gak mau aku harus sendiri , padahal aku kan maunya kamu juga ikut bersama aku untuk melaksanakan peresmian hotel kita" , ucap Antonio.


"Anaknya kamu gak mau pisah dari aku , mau gimana lagi" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Ya udah , aku ke sana dulu ya sayang" , ucap Antonio sambil mengecup kening istri tercintanya , setelah itu Antonio berjalan ke depan gedung hotel.


Sandra beserta orang tua dan mertuanya berdiri di depan sambil menyaksikan acara pemotongan pita yang dilaksanakan oleh Antonio pemilik All Star Hotel bersama dengan petinggi dan komisaris All Star Hotel.


Tidak lama sudah terlihat kilatan cahaya dari kamera wartawan yang mengambil foto untuk dijadikan berita headline news untuk berita keesokan harinya.


Setelah acara pemotongan pita , Antonio memberikan sepatah dua patah kata di panggung yang sudah disediakan.


"Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa , atas berkatnya All Star Hotel bisa semakin maju dan berkembang sampai sekarang. Saya juga berterima kasih kepada rekan bisnis dan semua orang yang sudah membantu selama proses pembangunan All Star Hotel dari awal sampai bisa berdiri dengan megah sekarang. Semoga All Star Hotel bisa semakin maju dan semakin sukses kedepannya. Selain itu , dihari peresmian All Star Hotel ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun anak kembar saya Alvaro dan Angelica yang ke 1 tahun. Untuk itu , selain acara peresmian hotel , juga akan diadakan acara perayaan ulang tahun untuk anak kembar saya. Selamat menikmati dan terima kasih atas kehadirannya di hari yang berbahagia ini" , ucap Antonio.

__ADS_1


Setelah selesai memberikan sepatah dua patah kata , Antonio turun dari panggung dan berjalan mendekati istri dan keluarganya.


Semua komisaris , rekan bisnis , dan tamu yang hadir memberikan selamat kepada Antonio dan Sandra.


Setelah itu mereka semua masuk ke dalam ballroom hotel , disana sudah dipersiapkan kue ulang tahun bertingkat untuk perayaan ulang tahun pertama untuk anak kembar mereka.


Sandra dan Antonio menggendong Alvaro dan Angelica , mereka berjalan ke depan , menuju ke meja yang sudah tersedia kue ulang tahun bertingkat disana bersama papa Chandra , mama Shinta , papa Surya dan mama Amel.


Host memulai acara tersebut...


"Baiklah...ini acara yang sangat bahagia untuk kita semua , selain acara peresmian All Star Hotel kota C , kita juga ikut merayakan acara ulang tahun anak dari pemilik All Star Hotel yang berusia genap 1 tahun , untuk itu kita akan mulai dengan acara peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun , semua tamu boleh dibantu menyanyikan lagu selamat ulang tahun" , ucap host disana.


Setelah host berbicara , semua tamu yang ada disana pun menyanyikan lagu selamat ulang tahun , lalu acara dilanjutkan dengan peniupan lilin , setelah peniupan lilin , Antonio dan Sandra memotong kue ulang tahun anaknya secara bersamaan.


Setelah pemotongan kue selesai...


"Ok , acara selanjutnya adalah yang paling kita tunggu-tunggu....silahkan menikmati semua hidangan yang sudah tersedia" , ucap host tersebut.


Semua tamu pun mulai menikmati hidangan yang ada disana sambil menikmati lagu yang dibawakan oleh penyanyi yang sudah di sediakan untuk acara hari itu


Antonio , Sandra , mama Shinta , papa Chandra , papa Surya dan mama Amel beserta babysitter mereka duduk di meja yang sudah disediakan untuk mereka.


Mereka makan bersama sambil mengobrol santai.


Terkadang Antonio juga mengobrol dengan beberapa rekan-rekan bisnis yang hadir pada saat itu.


Sampai sore , akhirnya acara sudah berakhir dan tamu-tamu juga sudah mulai pulang.


Antonio dan Sandra membawa anak kembar mereka keluar dari ballroom , menuju ke kamar mereka , diikuti dengan Ina dan Ira.


Mama Shinta , papa Chandra , mama Amel dan papa Surya kembali ke kamar mereka masing-masing.


Sampai di dalam kamar khusus Antonio dan Sandra.


Alvaro yang masih ada dalam gendongan Sandra....


"Sayang , mandi dulu ya sama mba Ira" , ucap Sandra.


"Iya mama" , jawab Alvaro.


Sandra pun memberikan Alvaro kepada Ira.


"Akhirnya Alvaro mau juga dengan Ira , aku capek banget hubby" , ucap Sandra sambil memijit lengannya yang pegal karena Alvaro hanya mau bersama dengannya selama acara.


"Kasian nya istri kesayangan hubby , kita berendam di air hangat pakai garam dan bubble ya , biar pegalnya hilang" , ucap Antonio.


"Mau hubby.....tapi tolong bukain jepitan yang ada di rambut aku dulu ya" , ucap Sandra dengan manja.


"Iya sayang" , jawab Antonio.


Antonio dan Sandra berjalan bersama menuju ke meja rias.


Antonio membantu Sandra membukakan semua jepitan yang ada di rambut Sandra.


Sandra membersihkan wajahnya dengan pembersih make up.


Setelah selesai , Sandra dan Antonio masuk ke dalam kamar mandi bersama.


Sandra menyalakan air hangat di dalam bathtub dan memasukkan garam khusus untuk berendam dan memasukkan bubble.


Setelah air sudah terisi penuh , Antonio membantu Sandra membukakan baju batik nya.


Setelah itu mereka masuk ke dalam bathtub dengan tubuh polos mereka.


Selama berendam , Antonio memijat lengan Sandra.


"Enak banget rasanya hubby" , ucap Sandra sambil menyandarkan kepalanya dan punggungnya di dada polos suaminya.


"Kamu benar-benar istri dan mama yang hebat sayang , aku bahagia memiliki kamu dalam hidup aku , selama ini kamu selalu menjaga anak-anak dengan sangat baik , meskipun kamu sudah mulai kuliah online kamu juga masih menjaga anak kembar kita" , ucap Antonio yang masih tetap memijat lengan istri tercintanya.


"Itu kan sudah kewajiban aku hubby , aku kan harus mengurus suami dan anak-anak aku , tapi sekarang hubby yang sedang mengurus aku" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Aku gak merasa mengurus kamu , tapi aku selalu akan memperhatikan kamu , karena kamu segalanya untuk aku" , ucap Antonio sambil mencium pipi bidadari cantiknya.


"Terima kasih hubby sayang" , ucap Sandra.


"Iya sayang" , ucap Antonio sambil memeluk tubuh bidadari cantiknya.

__ADS_1


Tidak lama Alvaro yang sudah mandi , mencari mamanya.


Alvaro masuk ke kamar papa dan mamanya , tidak ada mamanya disana.


Alvaro menuju ke pintu kamar mandi dan memukul-mukul pintu kamar mandi dengan tangannya.


"Mama...mama..." , panggil Alvaro.


"Anak kita sudah nyari aku hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Bilangin sebentar lagi sayang , aku masih mau sama kamu disini" , ucap Antonio.


"Iya Alvaro sayang , mama sedang mandi , Alvaro main sama mba Ira dulu ya" , ucap Sandra dari dalam kamar mandi.


Alvaro terus memukul-mukul pintu kamar mandi.


"Anak kita gak mau kayaknya hubby" , ucap Sandra yang sudah mau berdiri dari bathtub.


"Tunggu dulu sayang , kan ada Ira di luar , kita tunggu saja beberapa saat" , ucap Antonio yang masih mau berduaan dengan istri tercintanya disana.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil duduk kembali di dalam bathtub.


"Mama sedang mandi Alvaro , main sama mba dulu ya" , ucap Ira.


Awalnya Alvaro gak mau , tapi karena dibujuk dengan Ira sambil main balok-balok , baru Alvaro mau ikut dengan Ira.


"Tuh kan sayang , Alvaro sudah diam , pasti sudah dibawa bermain sama Ira" , ucap Antonio sambil menciumi leher bidadari cantiknya.


"Iya hubby , disini ada bayi besar di luar ada bayi kecil yang memperebutkan aku" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Bayi besar lebih diutamakan kan sayang?" , ucap Antonio dengan manja.


"Iya bayi besar kesayanganku , kamu selalu paling diutamakan , tapi bayi kecil itu anak kamu lho" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya sayang , tapi sekarang waktunya untuk bayi besar dulu ya" , ucap Antonio dengan manja.


"Iya bayi besar kesayanganku" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Ira mengajak Alvaro bermain balok-balok di kamar bersama Ina dan Angelica , tapi Alvaro tidak mau bermain disana , Alvaro membawa satu balok dan berjalan menuju ke kamar mama dan papa nya.


Akhirnya Ira menemani Alvaro bermain balok di kamar papa dan mama nya.


Setelah beberapa waktu , Antonio dan Sandra sudah selesai berendam , mereka pun membilas seluruh badan mereka di bawah shower.


Setelah semua busa bersih dari tubuh mereka.


Antonio dan Sandra mengeringkan tubuh mereka dengan handuk , setelah itu mereka menggunakan bathrobe yang ada di dalam kamar mandi.


Sandra dan Antonio keluar bersama dari kamar mandi.


Alvaro yang melihat papa dan mamanya keluar dari kamar mandi , langsung berjalan mendekat ke mamanya.


"Mama...mama..." , panggil Alvaro sambil mengangkat tangannya minta di gendong.


Sandra pun langsung menggendong Alvaro.


"Anak kesayangan mama , gak bisa ya nunggu mama sebentar saja" , ucap Sandra sambil tersenyum.


Alvaro hanya diam sambil memeluk tubuh Sandra.


"Sayang , rambut kamu dikeringkan dulu ya , kalau gak nanti kamu masuk angin" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil berjalan dan duduk di meja riasnya.


"Ira , Alvaro biar sama saya , kamu kerjakan yang lain saja" , ucap Sandra.


"Iya nona muda" , jawab Ira sambil berjalan menuju ke kamar sebelah.


Antonio membantu mengeringkan rambut bidadari cantiknya dengan menggunakan hairdryer.


Setelah Antonio selesai mengeringkan rambut bidadari cantiknya , terlihat Alvaro sudah tertidur di dalam pelukannya.


"Anak kita sudah tidur sayang , berarti tadi dia sudah mengantuk makanya cari aku" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya sayang , kalau lagi tidur gini gemesin banget ya , kalau gak cari-cari kamu terus , sampai-sampai papanya gak kebagian mamanya lagi" , ucap Antonio.


"Kamu masih aja ya cemburu sama anak sendiri , gak boleh gitu hubby sayang" , ucap Sandra dengan lembut.

__ADS_1


"Iya sayang , yang penting aku sudah tau cinta kamu hanya untuk aku seorang" , ucap Antonio sambil mencium bibir istri tercintanya.


Sandra pun hanya tersenyum melihat tingkah laku suami tercintanya.


__ADS_2