Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 226


__ADS_3

Tidak lama ponsel Sandra yang berada di dalam kamar berbunyi , Ina dan Ira yang berada di kamar langsung melihat ke arah ponsel nona muda.


"Ina , ini namanya Mr.A siapa ya?" , ucap Ira.


"Kayaknya tuan deh , lihat fotonya foto pernikahan tuan dan nona muda" , jawab Ina.


"Iya kamu benar juga , ayo kasih ke nona muda ponselnya" , ucap Ira.


Ina pun mengambil ponsel nona muda dan mereka keluar dari kamar sambil menggendong Alvaro dan Angelica.


"Nona muda , ponsel nona muda berbunyi terus dari tadi , kayaknya tuan yang menelpon" , ucap Ina sambil memberikan ponselnya.


"Terima kasih ya Ina" , jawab Sandra sambil mengambil ponsel yang diberikan oleh Ina.


Ketika Sandra mau menjawab , tiba-tiba panggilan telponnya sudah terputus.


Sandra mencoba menelpon ulang suami tercintanya.


Tidak lama terlihat wajah suaminya disana.


"Halo sayang , tadi kamu kemana?" , tanya Antonio.


"Tadi aku lagi di luar makan pudding hubby , terus mama datang , ponsel aku juga tadi di kamar" , jawab Sandra.


"Oh iya deh , aku jadi tenang karena mama sudah datang" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Hubby sudah sarapan?" , tanya Sandra.


"Ini aku lagi sarapan di rest area sayang" , ucap Antonio.


"Ya udah , hubby sarapan dulu ya , nanti setelah di sana kabari aku lagi ya" , ucap Sandra dengan manja.


"Iya sayang , doain ya supaya masalah aku cepat selesai , begitu selesai aku langsung pulang ya sayang" , ucap Antonio.


"Iya hubby sayang" , jawab Sandra.


Setelah itu Sandra memutuskan sambungan telponnya.


"Kali ini ada masalah apa lagi nak?" , tanya mama Amel.


"Penggelapan uang perusahaan ma dan yang ambilnya , mama tau gak ma siapa?" , ucap Sandra.


"Siapa sayang?" , tanya mama Amel.


"Sherly ma , dia kerja sama dengan karyawan yang masih kerja disana" , jawab Sandra.


"Cewek gila itu lagi" , ucap mama Amel.


"Iya ma , makanya aku minta hubby untuk video call aku terus , aku gak mau dia godain hubby lagi" , ucap Sandra.


"Mama yakin Antonio gak akan tergoda sayang , yang waktu itu aja sudah dia buka bajunya aja , Antonio mengurung dia di gudang kan , lalu Antonio juga mengusir dia di depan kamu kan , pasti Antonio gak akan tergoda sama dia" , ucap mama Amel.


"Iya ma" , jawab Sandra.


********


"Kita mau langsung ke All Star Hotel atau makan dulu pak?" , tanya pak Maman setelah memasuki kota B.


"Kita pergi makan dulu aja pak" , jawab Antonio.


"Makan di mana pak?" , tanya pak Maman.


"Di tempat yang terdekat dari hotel saja" , jawab Antonio.


Pak Maman melihat ada restoran di depan sana.

__ADS_1


"Bagaimana kalau kita makan disana saja pak?" , tanya pak Maman.


"Iya boleh pak" , jawab Antonio.


Pak Maman memarkirkan mobilnya di depan restoran dan setelah itu Antonio dan pak Maman turun dari mobil , berjalan masuk ke restoran.


Antonio memesan nasi pecel ayam dan es teh manis.


Pak Maman juga memesan makanan yang sama dengan Antonio.


Tidak lama makanan yang mereka pesan pun sudah terhidang di atas meja.


Antonio dan pak Maman makan bersama tanpa ada obrolan diantara mereka.


Setelah selesai makan , Antonio berjalan ke kasir dan membayar makanan mereka.


Antonio dan pak Maman berjalan keluar dari restoran menuju ke mobil.


Pak Maman menjalankan mobil , menuju ke All Star Hotel kota B.


Tidak lama mobil yang dibawa oleh pak Maman sudah sampai di All Star Hotel kota B.


Antonio turun dari mobil dan berjalan masuk ke lobby.


Semua staf menyapa Antonio begitu Antonio masuk kesana.


"Selamat siang pak" , sapa staf hotel.


"Siang" , jawab Antonio.


Setelah itu Antonio menuju ke lift dan berjalan menuju ke ruangannya.


Sampai di ruangannya Antonio menelpon Robi.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo Robi , saya sudah sampai di All Star Hotel , kamu bawa Adam ke ruangan saya sekarang" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab Robi.


Setelah itu Antonio memutuskan panggilan telponnya.


Tidak lama ponsel Antonio pun berbunyi , terlihat bidadari cantiknya yang video call , Antonio pun langsung menjawabnya.


"Halo sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Halo hubby , sudah sampai belum di All Star Hotel" , ucap Sandra.


"Sudah sayang , ini aku baru sampai di ruangan kerja aku , kamu lagi ngapain sayang?" , tanya Antonio.


"Ini aku lagi menyusui Alvaro dan Angelica... hubby sudah makan" , ucap Sandra.


"Sudah sayang , tadi sebelum ke hotel aku sudah makan dulu" , ucap Antonio.


Terdengar bunyi suara pintu ruangan Antonio diketuk.


Tok...tok...tok...


"Masuk" , jawab Antonio.


"Permisi pak , saya sudah membawa pak Adam" , ucap Robi.


"Ok Robi , langsung masuk aja" , ucap Antonio.


"Sayang , aku mau kerja dulu ya , nanti aku telpon kamu lagi" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil memutuskan sambungan telponnya.


********


"Siang pak , ada apa ya bapak mencari saya?" , tanya Adam.


"Siang , kamu duduk dulu" , ucap Antonio.


Adam pun duduk di kursi yang ada di depan meja Antonio.


"Adam , apa hubungan kamu dengan Sherly Hadinata?" , tanya Antonio.


"Saya gak ada hubungan apa-apa dengan Sherly pak" , jawab Adam.


"Kamu mau mengaku atau mau saya yang buka semuanya" , ucap Antonio.


"Maaf saya gak mengerti maksud bapak" , jawab Adam.


"Baiklah , saya gak mau basa basi lagi , perusahaan sudah kehilangan 160 juta dari bulan Januari , apa kamu bisa menjelaskan kemana perginya uang ini" , ucap Antonio.


"Saya tidak tau pak" , jawab Adam.


"Baiklah , Robi tolong perlihatkan semua bukti transfer yang dilakukan oleh Adam kepada Sherly Hadinata" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab Robi.


Robi membuka laptopnya dan memperlihatkan semua bukti transfer yang sudah dilakukan Adam selama 4 bulan ini.


Adam pun langsung terdiam melihat semua bukti yang diperlihatkan oleh Robi.


"Jadi kamu masih mau bilang , kalau kamu tidak ada hubungan dengan Sherly" , ucap Antonio.


"Kenapa bisa secepat ini ketahuannya , belum juga aku menikmati tubuh Sherly sampai puas" , ucap Adam dalam hatinya.


"Ini karena Sherly yang menyuruh saya pak" , jawab Adam.


"Apa kamu tidak mendengar kalau Sherly saya pecat dengan tidak terhormat , sekarang kamu kerja sama dengan Sherly dalam penggelapan dana perusahaan , jadi apa pertanggung jawaban kamu" , ucap Antonio.


"Tapi uang ini diambil Sherly semua pak , saya tidak ada mengambilnya sepeser pun" , ucap Adam.


"Saya gak mau tau , ini uang kamu yang keluarkan dan transfer ke dia , berarti kalian ada hubungan" , ucap Antonio.


"Tidak ada pak" , jawab Adam.


"Sekarang gini aja , untuk masalah ini saya juga belum mau membawa ke hukum , tapi kamu harus mengganti semua uang yang telah kamu transfer ke Sherly dan kamu juga di pecat dari All Star Hotel" , ucap Antonio.


"Tapi uang itu saya gak mengambil semuanya pak , lebih banyak Sherly yang ambil" , ucap Adam.


"Saya tidak mau tau , kenapa kamu mau memberikan uang kepada Sherly , itu resiko kamu , Sherly sudah tidak bekerja lagi disini dan kamu yang dengan sadar mengirimkan kepada dia , jadi saya mau kamu yang bertanggung jawab atas uang perusahaan yang sudah kamu ambil , kalau kamu tidak mau mengikuti aturan saya , maka masalah ini akan saya bawa ke hukum" , ucap Antonio.


"Tolong jangan bawa masalah ini ke hukum pak" , jawab Adam yang sudah mulai ketakutan.


"Kalau gitu kamu ikuti peraturan saya , kamu ganti uang ini , saya akan berikan waktu selama satu tahun untuk kamu menyicil uang yang telah kamu ambil sampai lunas" , ucap Antonio.


"Dari mana saya mencari uang sebanyak itu pak , ditambah lagi saya juga dipecat dari sini" , ucap Adam.


"Saya rasa itu bukan urusan saya , kamu bisa melakukan penggelapan dana perusahaan , kamu juga harus bisa menerima resikonya".


"Robi berikan surat pemecatan dan persetujuan penggantian uang perusahaan yang sudah Adam transfer kepada Sherly" , ucap Antonio.


Robi pun memberikan 2 lembar kertas kepada Adam.


Adam membaca isi yang tertulis di dalam sana.


Kalau tidak bisa mengganti uang perusahaan sebanyak 160 juta , maka kasus ini akan dibawa ke hukum , tulisan itu tertulis dengan sangat jelas disana.

__ADS_1


Adam langsung menelan saliva nya dengan kuat , bos Antonio ini bukan orang yang sembarangan , dia menulis dengan detail dan jelas semuanya di dalam kertas ini.


"Kalau aku salah sedikit saja aku langsung akan kena secara hukum" , ucap Adam dalam hatinya.


__ADS_2