Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 54


__ADS_3

Sejak penolakan Sandra yang tegas dan penuh air mata , membuat Yogi menjadi frustrasi.


Kejadian malam itu dengan Chika pun sudah terlupakan oleh Yogi.


Setiap hari yang terngiang-ngiang hanya teriakan Sandra , yang mengatakan...


"Gue gak suka sama loe , dari dulu juga gue gak suka sama loe".


Wajah Sandra yang sedang kesakitan dan penuh air mata itu selalu terlintas di pikirannya.


Perasaan marah karena penolakan dan perasaan bersalah karena sudah menyakiti orang yang dia cintai , bercampur menjadi satu emosi di dalam dirinya.


Emosi yang tidak bisa digambarkan bagaimana rasanya.


Sakit , tapi penuh dengan penyesalan.


Sehingga setiap malam , Yogi memilih meluapkan emosinya di balapan liar , karena selama balapan pikirannya menjadi lebih tenang , untuk sesaat.


Selama bertanding , hampir setiap malam dia memenangkan pertandingan balap liar.


Hari ini dia akan bertanding dengan lawan terberatnya...Victor , sudah 2 kali dia bertanding dengan Victor selalu kalah , malam ini dia akan bertanding lagi.


Sebelum bertanding , dia sudah memeriksa kondisi mesin motornya dan ada juga beberapa body motor yang di modifikasi , supaya kelihatan lebih keren di arena balap liar.


Sampai di arena balap liar...


"Hi bro..." , panggil Rangga , ketika melihat Yogi sudah sampai disana.


"Hi bro... , loe ikut tanding juga malam ini?" , tanya Yogi.


"Iya , buat bersenang-senang aja" , ucap Rangga sambil tersenyum.


"Gue masih penasaran bagaimana mau mengalahkan si Victor" , ucap Yogi.


"Dia jago banget bro , motornya juga motor mahal dan terbaru , mana bisa dilawan dengan motor kita" , ucap Rangga.


"Tapi pasti ada cara lain kan , buat ngalahin dia" , ucap Yogi.


"Selama ini gue aja belum bisa ngalahin dia , ya loe coba aja , siapa tau loe bisa ngalahin dia" , ucap Rangga.


Yogi hanya menganggukkan kepalanya.


Tidak lama Victor sang jagoan pun muncul di arena balap , semua pendukungnya sudah riuh menyerukan namanya.


Victor....Victor....Victor....


Rangga dan Yogi pun menuju ke arena balap liar , setelah semua nya kumpul disana , seorang wanita dengan pakaian seksi nya melemparkan sapu tangannya ke atas...pertandingan pun di mulai.


Semua motor , mencoba mengadu kecepatan mereka di arena balap.


Sudah banyak lawan yang tertinggal.


Tinggallah Victor , Rangga dan Yogi.

__ADS_1


Victor masih unggul di depan mereka , Yogi masih mencoba mengejar Victor , di tambahnya kecepatannya , sampai akhirnya motor mereka berada di posisi yang sama , tapi menjelang garis finish , Yogi kalah sedikit dari Victor.


Victor masih menjadi pemenang malam itu.


"Loe udah hebat bro , tadi loe bisa menyamakan posisi dengan Victor , gue salut sama loe" , ucap Rangga.


"Tapi gue masih kalah sedikit bro , gue pastikan akan melawan dia lagi , sampai gue bisa mengalahkannya" , ucap Yogi.


"Gue dukung loe bro , gue pulang dulu ya , besok kita bertemu lagi disini" , ucap Rangga.


"Ok bro , thank you" , ucap Yogi.


Rangga hanya mengacungkan jempolnya ke arah Yogi dan melajukan motornya.


Yogi pun melajukan motornya dengan kecepatan tinggi , menuju ke rumahnya.


********


Keesokan harinya di apartemen Antonio.


Tuti sang asisten yang sudah memiliki akses sendiri , untuk bisa keluar masuk di apartemen Antonio , terkejut melihat banyak barang di ruang tamu.


"Ini kenapa banyak barang disini , bagaimana mau membereskannya? Aku tunggu tuan dulu deh , ini nanti mau di letakin dimana" , ucap Tuti dalam hatinya , yang langsung memulai pekerjaannya bebersih-bersih.


Tidak lama Antonio pun bangun , Sandra seperti biasa masih tidur dengan nyenyak.


Antonio pelan-pelan melepaskan pelukannya dari tubuh Sandra , berjalan keluar kamar untuk mengambil minum.


Tuti yang melihat bosnya sudah bangun , langsung bertanya...


"Nanti tunggu nona muda bangun dulu ya , baru kamu bantu nona muda , membereskan barang-barangnya" , ucap Antonio.


"Nona muda sudah tinggal disini tuan?" , tanya Tuti.


"Iya mulai sekarang , nona muda sudah tinggal disini , selama ada nona muda , sementara kamu pulangnya lebih lama ya , bantu nona muda dulu , nanti gaji kamu akan aku tambah" , ucap Antonio.


"Baik tuan" , ucap Tuti.


Mendengar gajinya akan di tambah pastinya Tuti mau dong. 🤭🤭🤭


"Pagi ini tolong buatkan sarapan buat aku dan nona muda ya" , titah Antonio.


"Baik tuan" , jawab Tuti.


Tuti langsung menuju ke dapur , mengambil bahan-bahan untuk membuat mie goreng.


"Akhirnya hari ini aku akan bertemu dengan nona muda , seperti apa ya nona muda , semoga aja nona muda orangnya baik" , ucap Tuti dalam hatinya sambil memasak.


Antonio membawa gelas berisikan air minum dan makanan kecil , menuju ke kamarnya.


Sambil menunggu bidadari cantik kesayangannya bangun , Antonio menyalakan TV di kamarnya dan menelpon Andre sang WO.


"Halo Andre" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Halo pak , semua untuk acara pernikahan nanti , sudah hampir selesai pak" , ucap Andre , yang langsung memberikan laporan kepada Antonio.


"Iya , saya mau minta tolong kamu untuk mengurus foto prewedding saya , di studio foto yang bagus dan lengkap , yang menyediakan bajunya , make up dan lainnya , karena saya juga sudah tidak ada waktu lagi , kalau bisa dalam beberapa hari ini bisa foto" , ucap Antonio.


"Baik pak , hari ini akan saya hubungi studio foto , nanti saya kabari bapak lagi" , ucap Andre.


"Baik , terima kasih Andre" , ucap Antonio.


"Iya , sama-sama pak" , jawab Andre.


Setelah itu Antonio menelpon Robi sang asisten.


"Halo pak" , jawab Robi.


"Halo Robi , jadi bagaimana dengan Doddy dan Yogi , apakah ada hal yang mencurigakan?" tanya Antonio.


"Tidak ada pak , dari laporan orang yang saya utus untuk mengawasi mereka berdua , tidak ada hal yang mencurigakan sampai sekarang , Doddy masih sibuk mencari orang yang mau menginvestasikan uang di perusahaan dia yang mau bangkrut dan Yogi masih menghabiskan malamnya di balap liar" , lapor Robi.


"Ok , pokoknya terus awasi mereka berdua" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab Robi.


Setelah itu Antonio hanya menonton televisi , sambil memakan makanan kecil yang dibawanya dari dapur.


Tidak lama Sandra pun terbangun , melihat tidak ada Antonio di sampingnya , dia pun langsung bangun dan duduk di kasur sambil mengucek-ngucek matanya.


"Sudah bangun sayang" , ucap Antonio , sambil berjalan ke arah kasur dan duduk di sebelahnya.


"Iya kak , hausssss" , ucap Sandra dengan manja.


Antonio mengambil gelas berisi air minum di atas lemari , di samping kasur dan memberikannya kepada Sandra.


Sandra pun meminum air yang diberikan Antonio.


Sejak tinggal bersama dengan Sandra , Antonio sudah terbiasa dengan sifat manja Sandra , dan Antonio bahagia , karena Sandra selalu menjadikan dia sebagai sandarannya satu-satunya.


"Sayang , Tuti sudah datang , kakak sudah minta dia buatkan sarapan , apa mau makan dulu?" , tanya Antonio.


"Iya kak , aku mau cuci muka dulu ya" , ucap Sandra sambil turun dari kasur dan berjalan ke kamar mandi.


Setelah Sandra keluar dari kamar mandi , mereka pun keluar kamar menuju meja makan.


Tuti yang sedang berada disana , begitu lihat Sandra dan Antonio keluar , langsung mendekati mereka.


"Halo nona muda , saya Tuti asisten rumah tangga disini" , ucap Tuti.


"Halo mba , aku Sandra" , ucap Sandra sambil menjabat tangan Tuti.


"Jangan panggil saya mba , non...panggil Tuti saja , saya masih 25 tahun non" , jawab Tuti sambil tersenyum.


"Gak apa-apa mba , aku jauh lebih kecil dari mba Tuti , aku panggil mba aja ya" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya Tuti , Sandra itu lebih muda dari pada kamu , jadi kamu jangan merasa kemudaan di sini" , ucap Antonio sambil tertawa.

__ADS_1


"Iya baik tuan" , jawab Tuti sambil tersenyum malu.


__ADS_2