
"Bagaimana calon suaminya Sandra?'' tanya Riko , pada Karin yang sudah masuk ke dalam mobil.
"Orangnya baik , keliatan banget sudah berumur , kayaknya jauh lebih tua deh dari kita , tapi dia sangat mencintai Sandra" , ucap Karin.
"Bagaimana kamu tau?" tanya Riko.
"Yah...keliatan dari bagaimana cara dia menatap dan memperlakukan Sandra , mama nya juga kelihatan sangat menyayangi Sandra" , ucap Karin.
"Beruntung banget ya Sandra , kelihatannya juga cowoknya bukan orang sembarangan , mobilnya aja mewah " , ucap Riko.
"Iya bangetttttt , cincin lamarannya aja berlian" , jawab Karin.
"Sandra kasih lihat kamu , cincin lamarannya?" , tanya Riko sedikit penasaran.
"Gak sih , Sandra itu dari dulu gak suka pamer , meskipun orang tua nya juga kaya , tapi dia gak seperti itu , aku lihat sendiri di jari manis kirinya , sudah ada cincin berlian , ya pasti dari calon suaminya" , ucap Karin.
Riko hanya menganggukkan kepalanya mendengar cerita Karin.
"Kapan ya kita bisa menikah juga , seperti Sandra?" , ucap Karin.
"Ya , harus tunggu selesai kuliah dan dapat pekerjaan dulu , kalau gak ada uang , bagaimana mau menikah" , ucap Riko.
"Iya juga ya , masa anak kita mau dikasih makan cinta , gak lucu juga kan ya" , ucap Karin sambil tertawa.
"Nah itu tau" , jawab Riko , yang juga sambil tertawa.
"Aku jadi kepikiran Niko , apa kabarnya tuh anak sekarang , sejak dia tau Sandra mau menikah , aku udah gak pernah ketemu dia lagi" ,ucap Riko.
"Ya semoga aja , dia memang sudah move on dari Sandra , kapan-kapan kamu hubungi dia juga" , ucap Karin.
"Iya , ntar deh" , ucap Riko.
********
Yogi yang sudah berada di kamarnya , masih memikirkan kejadian di hotel.
"Kenapa gue tidak bisa ingat sama sekali , bagaimana gue tidur dengan Chika , bagaimana gue menghadapi Chika mulai sekarang , apa gue harus tanggung jawab" , ucap Yogi dalam hatinya.
Tapi kan gue gak suka sama Chika , cintanya Yogi hanya buat Sandra.
"Aduhhhhh....ini benar-benar membuat gue sakit kepala" , ucap Yogi , sambil mengacak-acak rambutnya.
Belum lagi , masalah perusahaan papa yang mau bangkrut.
"Apa yang harus gue lakukan sekarang?"
"Semuanya , terjadi secara tiba-tiba" , ucap Yogi.
Gue cuma bisa naik motor sama perbaiki motor , kalau gue kerja , gajinya kecil , gak sama dengan uang yang diberikan papa.
__ADS_1
"Bodohnya gue , harusnya dulu uang yang papa kasih ke gue , gue jadiin modal buat buka bengkel aja , bukan gue hambur-hamburin , buat pergi kencan dengan cewek-cewek" , ucap Yogi dalam hatinya.
Yah...penyesalan selalu datang terakhir , tapi semuanya sudah terjadi dan tidak ada yang bisa dirubah kembali.
Tiba-tiba terlintas di pikiran Yogi...
"Apa gue ikut balap motor liar aja? , ide yang bagus" , gumam Yogi.
"Nanti malam , gue lihat kondisinya dulu deh , kalau aman baru gue ikutan.
Lebih baik gue tidur sekarang , ntar malam gue ke lokasi balap liar" , ucap Yogi.
Malam pun tiba...
Yogi yang sudah memakai jaket kulitnya , bersiap-siap ke lokasi balap liar malam itu.
Dinyalakan motornya dan dijalankannya dengan kecepatan yang tinggi.
Sampai di lokasi balap liar , sudah terlihat drum berisikan api di tengah jalan , yang dipadati oleh penonton dan pendukung pembalap liar.
Tidak lama , terdengar suara brum...brum...brum...dari motor-motor , yang sudah bersiap-siap untuk mulai balap liar.
Seorang cewek dengan baju seksinya telah melemparkan sapu tangan , pertanda pertandingan di mulai.
Setelah itu pun suasana riuh terjadi , banyak orang yang menyerukan nama Rangga...Rangga...Rangga...
"Yang mana Rangga ini , pasti jagoan disini'' , gumam Yogi.
Tidak lama , Rangga dengan motor besar berwarna kuning itu , telah sampai di garis finish , banyak penonton yang senang atas kemenangan Rangga.
Setelah itu , di umumkan , bagi siapa yang berani menantang Rangga malam ini , akan diberikan hadiah uang tunai sebesar 5 juta rupiah , apabila bisa mengalahkan Rangga.
Setelah mendengar pengumuman itu , Yogi pun langsung mengangkat tangannya.
"Ok...pria disana , ayo maju kesini" , ucap host di acara balap liar.
Yogi berjalan ke arena balap liar , sambil membawa motor besarnya yang berwarna merah , setelah motornya sejajar dengan motor Rangga , keluar cewek berbaju seksi melemparkan sapu tangan keatas , tanda pertandingan dimulai.
Yogi dan Rangga pun langsung melajukan motor mereka dengan kecepatan tinggi , awalnya Yogi berada di belakang Rangga , tidak berapa lama , Yogi bisa mengejar sampai motor mereka sejajar , pertandingan berlangsung dengan seru , karena mereka adalah lawan yang seimbang.
Menjelang garis finish , Yogi mencoba menaikkan kecepatannya , dan hanya selisih 1 ban motor dan Yogi menang malam itu.
"Hi bro... , kamu memang lawan yang hebat , aku tunggu balap motor dengan mu lagi" , ucap Rangga , sambil berjabat tangan dengan Yogi.
"Ok bro , dengan senang hati" , jawab Yogi , sambil berjabat tangan dengan Rangga.
Setelah itu mereka pun bubar , Yogi pulang dengan bahagia , karena membawa hadiah uang tunai 5 juta rupiah.
"Besok-besok aku kesini lagi aja , seru juga balap motor liar , dengan mudah bisa mendapatkan uang" , ucap Yogi dalam hatinya.
__ADS_1
********
Seminggu kemudian...
Hari ini , adalah hari fitting mama Amel , mama Shinta dan Karin.
Pagi harinya Hp Sandra berbunyi tit...tit...tit... , menandakan ada chat masuk.
Sandra mengambil Hp nya dan membuka room chatnya...
"Sandra , nanti setelah fitting kita jalan-jalan yukkk... , setelah kamu menikah kita pasti akan jarang bertemu lagi."
-Karin-
"Ok , nanti siang aku jemput kamu ya."
(Pesan dikirim)
Setelah membalas pesan dari Karin , Sandra langsung , menyentuh nama Mr.A di layar Hp nya.
Tidak lama , sambungan telpon berbunyi , terdengar suara dari sana.
"Halo sayang , ada apa?" , ucap Antonio.
"Halo kak , nanti kan aku temenin Karin fitting , setelah fitting , Karin ajak jalan-jalan , nanti aku pergi sendiri aja ya , gak ikut sama tante Shinta dan mama Amel" , ucap Sandra.
"Nanti kamu bawa mobil sendiri sayang?" , tanya Antonio , yang tiba-tiba merasa khawatir kalau Sandra pergi sendiri.
"Iya kak , nanti aku bawa mobil sendiri saja , jadi kan gak repot juga" , ucap Sandra.
"Tapi kakak gak mau kamu pergi sendiri sayang , bagaimana kalau nanti , kakak minta pak Maman , sopir kakak yang anterin kemana kamu pergi?" , ucap Antonio , yang merasakan perasaan gak enak.
"Ya udah , jadi aku nunggu pak Maman jemput ya" , kata Sandra.
"Iya sayang , nanti jam setengah 1 siang pak Maman jemput kamu , pakai mobil kakak ya" , ucap Antonio.
"Iya kak" , jawab Sandra.
Setelah sambungan telpon terputus...
Kenapa perasaan aku gak enak , ketika mendengar Sandra mau pergi. Kalau aku gak ijinkan , ntar Sandra gak suka lagi.
Antonio langsung mengambil Hp nya , menelpon pak Maman...
"Halo pak" , ucap pak Maman.
"Halo pak , nanti tolong jemput Sandra ya dirumahnya jam setengah 1 siang , setelah itu bapak bawain ke mana dia mau pergi hari ini , jangan lupa tolong bapak bantu saya juga , buat awasi Sandra , kalau ada sesuatu yang aneh , langsung datangi Sandra ya" , titah Antonio kepada pak Maman sopir pribadinya.
"Baik pak , siap" , jawab pak Maman.
__ADS_1
"Semoga saja perasaan aku salah" , ucap Antonio , setelah menutup panggilan telponnya.