Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 29


__ADS_3

Angelica yang masuk sendiri ke ruangan kerja Antonio , langsung membuat Antonio dan Sandra keheranan.


"Alvaro mana sayang?" , tanya Sandra yang tidak melihat anak manjanya.


"Alvaro pulang ke rumah ma , katanya mau buat tugas bersama dengan teman wanitanya" , jawab Angelica.


"Kalau gitu aku pulang dulu ya hubby , kamu makan bersama Angelica ya" , ucap Sandra sambil berdiri dan berjalan mendekati tubuh suaminya.


"Kenapa kamu mau langsung pulang sayang , biarkan saja Alvaro dirumah bersama dengan temannya , lagian kan di rumah juga ada Tuti sama Ida" , ucap Antonio sambil memeluk pinggang istrinya.


Angelica seperti biasa memilih untuk membuka kotak makanan yang sudah dibuatin oleh mamanya.


"Jangan gitu hubby , nanti anak manja kamu gak akan mengajak temannya untuk makan , malah langsung mengerjakan tugas , gak enak kan kalau ada tamu gak dikasih makan" , ucap Sandra.


"Baiklah sayang , kamu memang ibu rumah tangga yang baik" , ucap Antonio dengan lemas.


"Jangan gitu dong hubby , aku pulang dulu ya" , ucap Sandra.


"Baiklah sayang" , jawab Antonio yang masih belum mau berpisah dengan istrinya.


Sandra menciumi kening suaminya dan membisikkan di telinga suaminya...


"Aku mencintai kamu hubby".


Antonio pun langsung tersenyum mendengarkannya.


"Aku pulang ya , jangan cemberut lagi , kan ada Angelica juga bersama kamu disini" , ucap Sandra dengan lembut.


"Iya sayang" , jawab Antonio sambil menciumi bibir istrinya sekilas , setelah itu baru Antonio melepaskan pelukannya.


Sandra berjalan mendekati anaknya.


"Mama pulang dulu ya sayang" , ucap Sandra sambil mencium kening anaknya.


"Iya ma" , jawab Angelica.


********


Alvaro yang sudah masuk ke dalam rumah.


"Tumben tuan kecil langsung pulang ke rumah , mama di All Star Hotel" , ucap mba Ida yang melihat Alvaro sudah di taman belakang.


"Aku mau buat tugas bersama dengan teman aku mba" , jawab Alvaro.


"Tuan kecil gak makan siang dulu?" , tanya mba Ida.


"Nanti saja mba" , jawab Alvaro.


Mba Ida hanya menganggukkan kepalanya sambil berjalan masuk ke dapur.


"Ada tuan kecil Alvaro di taman belakang bersama dengan teman wanitanya" , ucap mba Ida kepada Tuti.


"Cakep gak mba teman wanitanya?" , tanya Tuti.


"Cakep kok" , jawab mba Ida.


"Mana lebih cakep dari yang datang kemaren?" , tanya Tuti yang penasaran.


"Lebih cantik yang kemaren kesini sih" , jawab mba Ida.


Gak lama Sandra sudah pulang ke rumah.

__ADS_1


"Mba Tuti , katanya Alvaro pulang bersama temannya ya , sekarang dimana?" , tanya Sandra yang sudah masuk ke dalam rumah.


"Ada di taman belakang nona muda" , jawab mba Tuti.


"Mereka tadi sudah makan siang belum?" , tanya Sandra.


"Belum nona muda" , jawab Tuti.


Tolong siapin makan siang untuk saya , Alvaro dan temannya ya.


"Bukannya nona muda makan bersama tuan ya?" , tanya Tuti.


"Tadi begitu Angelica bilang Alvaro dirumah saya langsung pulang mba" , ucap Sandra.


"Baik nona muda , saya siapin sekarang" , jawab Tuti.


Sandra berjalan menuju ke taman belakang rumahnya.


Terlihat Alvaro sedang serius mengaduk sesuatu disana.


"Kenapa bau rokok sayang?" , tanya Sandra.


"Mama , mama pulang karena aku di rumah kan" , ucap Alvaro yang langsung berlari memeluk mamanya.


"Iya nak" , jawab Sandra sambil mencium kening anaknya.


Nathalie langsung terkejut melihat Alvaro yang manja kepada mamanya dan lebih terkejut lagi melihat mama Alvaro yang masih terlalu muda dan kelihatan sangat cantik.


"Tante" , sapa Nathalie.


"Iya , kamu temannya Alvaro?" , tanya Sandra.


Iya tante , aku Nathalie teman sekelasnya Alvaro.


"Belum" , jawab Alvaro dan Nathalie.


"Kalau gitu kita makan siang dulu ya" , ucap Sandra.


"Tunggu ma , aku mau rendam dulu dan tempelkan kertas di botolnya untuk membuat lama rendamannya" , ucap Alvaro.


"Baiklah nak" , jawab Sandra.


Alvaro kembali ke botol-botol yang sudah ada disana dan memasukkan tembakau dan air kedalamnya , setelah itu Alvaro menempelkan kertas yang bertulisan 1-6 hari yang sudah dibuat oleh Nathalie.


Sandra hanya melihat saja anaknya yang serius mengerjakan tugas prakteknya dan terlihat anaknya benar-benar suka melakukan praktik kimia.


"Baiklah Nathalie , mulai besok kita harus mencari kecoak dan beberapa serangga lainnya untuk melihat mana yang akan mati setelah disemprotkan oleh air rendaman tembakau ini selama 6 hari kedepan" , ucap Alvaro.


"Baiklah , berarti setiap pulang sekolah aku ke rumah kamu selama 6 hari ini" , ucap Nathalie.


"Iya kamu benar" , jawab Alvaro sambil tersenyum.


"Ok" , ucap Nathalie.


"Mama , ini botol-botolnya aku letakin di sini ya , bilang mba Ida jangan dibuang ya" , ucap Alvaro sambil meletakkan botol-botol untuk tugasnya prakteknya di dekat rak yanng berisikan tanah dan pupuk tanaman.


"Iya nak , kalau gitu ayo cuci tangan dan kita makan dulu" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Alvaro.


"Saya langsung pulang saja ya tante" , ucap Nathalie.

__ADS_1


"Lebih baik makan disini dulu , ini sudah lewat dari jam makan siang , setelah makan baru pulang , bagaimana?" , ucap Sandra.


"Iya tante" , jawab Nathalie setelah dia pikir ucapan mama Alvaro ada benarnya juga , begitu dia sampai dirumah sudah tambah telat makan siangnya.


Nathalie dan Alvaro makan bersama dengan Sandra di meja makan.


"Nathalie akrab gak dengan Alvaro selama di kelas?" , tanya Sandra.


"Gak terlalu tante , cuma kadang-kadang kita mengobrol saja" , ucap Nathalie.


"Baiklah , Alvaro di kelas banyak yang suka gak?" , tanya Sandra.


"Kenapa mama nanya ke Nathalie , bukan ke aku" , ucap Alvaro.


"Kan mama mau tau aja sayang" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Banyak cewek yang suka dengan Alvaro di kelas" , jawab Nathalie.


"Kalau Nathalie suka gak dengan Alvaro" , tanya Sandra.


"Mamaaaaaa" , ucap Alvaro.


"Kenapa? Memangnya salah kalau mama bertanya" , ucap Sandra.


"Saya cuma menganggap Alvaro sebagai teman biasa tante , saya juga mau menyelesaikan impian saya menjadi dokter , baru saya mau menjalin hubungan dengan pria" , jawab Nathalie.


"Hebat kamu , tante waktu itu juga awalnya sangat ingin mencapai cita-cita tante menjadi seorang apoteker , tapi karena saat-saat menunggu masuk kuliah tante bertemu dengan papa nya Alvaro dan kami memutuskan untuk menikah dalam waktu cepat , jadinya tante melepaskan cita-cita tante , hanya fokus menjaga Alvaro dan Angelica" , cerita Sandra.


"Pantesan tante masih kelihatan sangat muda" , ucap Nathalie.


"Iya Nathalie" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Apakah saat itu tante mengikuti kuliah sampai selesai?" , tanya Nathalie.


"Awal semester satu tante masih mengikuti kuliah , karena ketika pertama masuk kuliah tante sudah hamil , jadinya ketika semester 2 dan 3 tante ambil cuti , tapi setelah itu tante melanjutkan lagi kuliah tante sampai selesai" , jawab Sandra.


"Tapi saya tetap merasa kagum dengan tante , karena tante tetap menyelesaikan kuliah meskipun tante sudah punya anak" , ucap Nathalie.


"Terima kasih Nathalie , semoga kamu bisa menjadi dokter seperti yang kamu impikan ya" , ucap Sandra.


"Iya tante" , jawab Nathalie sambil tersenyum.


Karena keasikan mengobrol , tidak terasa hari pun sudah sore , Nathalie pun permisi pulang.


"Saya pulang dulu ya tante , besok dan sampai tugas kelompok ini selesai , saya akan kesini lagi dan merepotkan tante" , ucap Nathalie.


"Tante gak merasa repot kok , malah tante senang , jadi ada teman ngobrolnya" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya tante , kalau gitu saya pulang dulu , terima kasih atas makan siangnya" , ucap Nathalie.


"Iya Nathalie" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Nathalie berjalan menuju ke mobilnya , Sandra dan Alvaro berjalan masuk ke dalam rumah , setelah Nathalie pergi dari rumah mereka.


"Mama suka ya sama Nathalie?" , tanya Alvaro.


"Dia anak yang pintar dan juga kelihatan baik" , jawab Sandra.


"Tapi dia gak sepintar aku ma , dia cuma juara 3 di kelas" , ucap Alvaro.


"Iya anak mama yang paling pintar dan juara kelas" , ucap Sandra sambil mengucek rambut anaknya.

__ADS_1


Alvaro hanya tersenyum manis melihat ke arah mamanya.


__ADS_2