Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 69


__ADS_3

Di ruang tamu kamar Antonio dimulai pembicaraan serius disana.


Freddy dan Heni memulai percakapan untuk melamar Angelica anak dari Antonio sambil membawa satu set perhiasan berlian untuk Angelica.


"Karena kita akan mengumumkan pertunangan Angelica dan James hari ini , jadi saya dari orang tua James secara resmi melamar Angelica putri bapak Antonio untuk putra saya James" , ucap Freddy secara formal.


"Baiklah di terima" , ucap Antonio sambil tersenyum.


Mama Heni langsung membuka kotak perhiasan yang sudah dipersiapkannya dan memasangkan kalung ke leher Angelica yang jenjang itu.


"Cantik sekali kalungnya , sangat cocok dengan gaun yang digunakan Angelica malam ini" , ucap Sandra.


Mama Heni hanya tersenyum sambil melihat ke Sandra.


"Sayang , langsung pakai juga ya anting-anting dan gelangnya" , ucap James sambil mengambil gelang yang ada di kotak perhiasan dan memakaikannya di pergelangan tangan Angelica.


"Anting-antingnya aku harus ganti di kamar sayang" , ucap Angelica.


"Biar aku saja ya yang menggantikannya" , ucap James.


Angelica pun menganggukkan kepalanya meskipun sebenarnya dia merasa malu dilihatin oleh orang tua James.


"Anak kita sudah sangat serasi ya , jadi kapan kita boleh melangsungkan pernikahan mereka?" , tanya Freddy.


"Setelah anak saya lulus SMA ya" , jawab Antonio.


"Baiklah , kalau gitu nanti acaranya di All Star Hotel saja ya" , ucap Antonio.


"Tapi aku maunya di Al Angel Park pa" , ucap Angelica.


"Baiklah nak" , jawab Antonio.


"Dimana itu Antonio?" , tanya Freddy.


"Itu adalah taman yang dibuatin oleh papa sebagai hadiah ulang tahun Angelica dan Alvaro ketika mereka berusia 1 tahun" , jawab Antonio.


"Baiklah , kami mengikuti kemauan dari Angelica saja" , ucap Freddy.


Antonio pun menganggukkan kepalanya.


"Nanti kelulusannya kan bulan Mei ya , berarti kita sudah harus mempersiapkan dari sekarang untuk acaranya" , ucap mama Heni.


"Iya boleh , atau mau dibuat acara pernikahannya saat ulang tahun Angelica tanggal 3 Mei" , ucap Sandra.


"Boleh juga saat ulang tahun Sandra" , ucap James sambil tersenyum.


"Tapi itu aku belum menerima tanda kelulusan" , ucap Angelica.


"Gak apa-apa nak , kamu juga pasti lulus" , ucap Antonio.


"Baiklah pa" , jawab Angelica.


"Baiklah , kita putuskan seperti itu saja ya , nanti selanjutnya akan diatur oleh istri saya Sandra" , ucap Antonio.


Tidak lama terdengar suara bel kamar Antonio berbunyi.


Alvaro berjalan membukakan pintu kamarnya.

__ADS_1


"Ternyata uncle , silahkan masuk" , ucap Alvaro yang melihat Robi disana.


Robi menganggukkan kepalanya sambil berjalan masuk kesana.


"Permisi pak , sudah banyak tamu yang berdatangan , tuan besar dan nyonya besar juga sudah ada di ball room hotel" , ucap Robi.


"Baiklah Robi , kita pergi kesana sekarang" , jawab Antonio.


Keluarga Antonio dan keluarga Freddy berjalan bersama menuju ke ball room hotel.


James selalu memeluk pinggang Angelica sampai mereka masuk ke ball room hotel , membuat mata para tamu jadi salah fokus kepada pasangan muda itu.


"Apakah itu calon suaminya anak dari penerus All Star Hotel?" , ucap salah satu tamu yang hadir disana.


"Benar-benar keluarga yang hebat , anaknya juga berjodoh dengan salah satu pengusaha besar di kota ini" , ucap tamu yang lainnya.


"Iya , seandainya anak kita juga bisa menjadi salah satu dari keluarga ini , pasti perusahaan kita akan semakin maju" , ucap tamu lainnya.


"Tapi anaknya cuma tinggal satu lagi , yang laki-laki ganteng disana" , ucap teman dari tamu tersebut.


.


.


"Alvaro" , panggil Esmeralda yang juga datang kesana.


"Kenapa kamu bisa ada disini juga?" , tanya Alvaro.


"Aku kan diundang juga disini" , ucap Esmeralda sambil tersenyum.


Papa Isabella langsung berjalan mendekati Antonio begitu melihat anaknya sudah mulai mendekati Alvaro.


"Terima kasih pak" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.


"Semoga anak kita bisa berteman dengan baik ya" , ucap Renata.


"Kalau anak-anak itu tergantung dari mereka , saya sebagai orang tua juga tidak bisa memaksakan mereka" , ucap Antonio.


"Iya kamu benar Antonio" , ucap Leo.


"Baiklah , silahkan dinikmati acara malam ini ya pak , karena saya sudah harus ke depan lagi" , ucap Antonio yang sudah dipanggil oleh WO disana.


"Baiklah , silahkan" , ucap Leo dan Renata.


"Pa , apakah om Antonio mau aku bersama dengan Alvaro" , ucap Esmeralda setelah melihat orang tua Alvaro berjalan ke depan.


"Itu tergantung bagaimana dengan Alvaro nak , kalau Alvaro gak mau menerima kamu , kamu harus bisa melupakannya dan mencari pria lain" , ucap Leo.


"Tapi aku maunya dengan Alvaro pa" , ucap Esmeralda.


"Disini banyak anak dari pengusaha juga , lebih baik kamu mulai berkenalan dengan yang lainnya" , ucap Renata.


"Tapi ma" , jawab Esmeralda.


"Ya sudah kita lihat nanti saja" , ucap Leo.


"Baiklah pa" , jawab Esmeralda.

__ADS_1


Vincent dan keluarganya yang juga sudah datang dan sedang mengobrol dengan Chandra dan Shinta , langsung merasakan cemburu yang sangat mendalam melihat Angelica yang cantik berjalan sambil dipeluk oleh James , ditambah dengan melihat James yang juga menggunakan baju yang sama dengan om Antonio dan Alvaro.


"Kenapa bukan aku yang berjalan bersama dengan kamu menggunakan baju yang seperti itu?" , ucap Vincent dalam hatinya.


Chika yang melihat anaknya cemburu , langsung memegang tangan anaknya.


"Kamu harus bisa menerima kenyataan ini nak , Angelica telah memutuskan siapa pria yang dia cintai" , ucap Chika di dekat anaknya.


"Tapi kenapa dada aku rasanya sesak sekali ma" , ucap Vincent.


"Kamu harus tenang sayang , gak ada cinta pertama yang bisa kita dapatkan , mama yakin setelah ini kamu pasti akan menemukan yang lebih baik dari Angelica" , ucap Chika.


Chandra yang selalu memperhatikan Vincent sambil mengobrol dengan Wijaya , dia terus melihatnya dan tidak mau melepaskan matanya dari sana.


Chandra gak mau nanti Vincent tiba-tiba membuat sesuatu disini.


Acara ulang tahun Sandra pun dimulai malam itu.


Dari semua tamu menyanyikan lagu ulang tahun dan berdiri sambil menaikkan gelas mereka tanda memberikan selamat kepada Sandra dan keluarga sambil mengucapkan cheers.


Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemotongan kue.


Saat itu Sandra tidak hanya memberikan potongan kuenya kepada suami dan anak kembarnya , tapi dia juga memberikannya kepada calon menantunya James.


Setelah itu acaranya belum selesai sampai disana saja...


"Malam ini kita bukan hanya merayakan ulang tahun dari istri pemilik hotel yang sangat megah ini , tapi malam ini juga akan ada pengumuman yang akan membuat semua orang disini ikut merasakan kebahagian keluarga ini" , ucap host yang ada disana.


"Iya malam ini saya akan mengumumkan pertunangan anak perempuan saya Angelica Winata dengan James Arthur" , ucap Antonio yang sudah mengambil alih disana.


Para wartawan langsung mengambil foto Angelica dan James , karena akan menjadi berita di koran besok pagi.


Semua para tamu undangan langsung memberikan tepuk tangan sebagai tanda memberikan selamat kepada pasangan muda itu.


Hanya Vincent yang terkejut dan menjadi sedih mendengarkan berita pertunangan Angelica.


"Ma , aku keluar dulu ya , dada aku sangat sakit sekali" , ucap Vincent.


"Baiklah nak , tapi jangan melakukan hal yang bodoh ya" , ucap Chika.


"Iya ma" , jawab Vincent sambil berdiri dan berjalan keluar dari suara ramai yang ada di ball room hotel.


"Vincent pasti sangat sedih mendengarkan berita ini" , ucap Wijaya dalam hatinya.


"Selamat Chandra , cucu kamu akan segera menikah dengan salah satu pengusaha muda sukses disini" , ucap Wijaya.


"Iya , terima kasih ya" , ucap Chandra.


Setelah selesai acara pengumuman pertunangan Angelica dan James.


Antonio bersama istri dan anaknya juga keluarga James duduk di meja yang sudah disediakan di dekat meja papa Chandra dan papa Surya.


"Selamat ulang tahun ya nak" , ucap papa Chandra , papa Surya , mama Shinta dan mama Amel kepada Sandra.


"Selamat juga atas pertunangan Angelica dan James" , ucap mereka semua.


Angelica dan James langsung tersenyum setelah mendapatkan ucapan selamat dari opa dan oma Angelica.

__ADS_1


"Semoga kalian selalu berbahagia ya nak" , ucap opa Chandra.


"Iya opa" , ucap Angelica dan James bersamaan.


__ADS_2