Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 231


__ADS_3

Sandra dan Antonio berjalan bersama keluar dari apartemen dan menuju ke area parkiran mobil.


Sampai di area parkiran mobil , seperti biasa Antonio akan membukakan pintu untuk bidadari cantiknya , setelah itu baru Antonio masuk ke dalam kursi pengemudi.


Antonio menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke All Star Hotel.


"Sayang , hari ini kita sudah bisa bermesraan lagi , apa mau nanti setelah dari acara Robi , kita dikamar atas dulu bermesraan sebentar baru pulang ke apartemen" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Gak mau hubby" , jawab Sandra.


"Kamu gak mau bermesraan lagi dengan aku" , ucap Antonio sambil mengerutkan keningnya.


"Bukannya begitu hubby , kalau hubby mau nanti di apartemen saja ya , aku gak mau meninggalkan anak-anak terlalu lama , 2-3 jam lagi anak-anak kan harus minum Asi hubby" , jawab Sandra dengan lembut.


"Baiklah sayang , sekarang aku benar-benar kalah dengan anak-anak" , jawab Antonio.


Tidak lama mobil yang di bawa oleh Antonio sudah sampai di area parkiran khusus untuk mobil mereka di All Star Hotel.


Sandra dan Antonio turun dari mobil dan berjalan bersama sambil bergandengan tangan , masuk ke lobby All Star Hotel menuju ke ballroom.


Sampai di dalam terlihat Robi dan Citra sedang memotong kue penganten.


Sandra dan Antonio berjalan mencari makanan yang ada disana.


Ketika mencari makanan , Antonio dan Sandra bertemu dengan mama Amel dan papa Surya yang juga sedang mencari makanan.


"Ma...pa..." , sapa Sandra dan Antonio.


"Iya nak , kalian baru datang?" , tanya mama Amel.


"Iya ma" , jawab Sandra.


"Alvaro dan Angelica gak dibawa?" , tanya papa Surya.


"Gak pa , soalnya hubby bilang masih terlalu kecil , jangan dibawa keluar dulu" , jawab Sandra.


"Iya , Antonio benar sayang , nanti setelah lewat dari 3 bulan baru boleh dibawa keluar" , ucap mama Amel.


"Iya ma" , jawab Sandra.


Setelah itu Antonio , Sandra , mama Amel dan papa Surya duduk di meja , makan bersama sambil mengobrol.


Selesai makan , Sandra ingin cepat pulang , karena dia selalu kepikiran dengan anak-anaknya.


"Hubby , kita pulang lagi yuk , aku kepikiran Alvaro dan Angelica terus" , ucap Sandra dengan manja.


"Iya sayang" , jawab Antonio.


"Sandra jadi gak bisa ninggalin anaknya sebentar aja ya" , ucap mama Amel sambil tersenyum.


"Ya iya la ma , lahirannya aja susah , anak-anak kan juga sebentar lagi pasti mau Asi" , jawab Sandra.


"Iya juga ya , anak bayi sering minum Asi" , ucap mama Amel.


"Iya , selain itu Sandra melahirkan aja bisa membuat kita semua khawatir , pastilah anaknya juga menjadi anak kesayangan" , ucap papa Surya sambil tersenyum.


"Iya pa" , jawab Sandra dan Antonio bersamaan.


"Ya udah , ayo kita jalan pulang sekarang hubby" , ucap Sandra.

__ADS_1


"Iya sayang" , jawab Antonio.


Antonio dan Sandra pun berpamitan dengan papa Surya dan mama Amel.


"Aku pulang dulu ya pa...ma..." , ucap Sandra dan Antonio.


"Iya nak" , jawab papa Surya dan mama Amel bersamaan.


Sandra dan Antonio berjalan menuju ke panggung , memberikan selamat kepada Robi dan Citra.


"Selamat ya Robi...Citra..." , ucap Antonio dan Sandra.


"Terima kasih ya" , jawab Robi dan Citra bersamaan.


Lalu merekapun foto bersama sebelum Sandra dan Antonio pulang.


Setelah selesai berfoto , Sandra dan Antonio berjalan keluar dari ballroom All Star Hotel menuju ke lobby.


Sampai di lobby....


"Sayang...yakin kita gak mau di kamar atas , sebentar saja" , ucap Antonio.


"Aku tau , hubby sudah gak tahan kan , tapi di apartemen saja ya , aku janji setelah sampai di apartemen , pasti aku kasih semuanya untuk hubby , sekarang yang penting kita pulang dulu ya , nanti anak-anak mau minum Asi" , jawab Sandra dengan lembut.


Antonio yang tidak bisa lagi menolak perkataan bidadari cantiknya , menyetujui untuk pulang ke apartemen mereka.


Antonio dan Sandra masuk ke dalam mobil dan Antonio menjalankan mobilnya menuju ke apartemen.


Setelah beberapa waktu di jalan dan beberapa lagu pop sudah mereka dengar selama di perjalanan , akhirnya mobil yang di bawa oleh Antonio sampai juga di area parkiran apartemen.


Antonio dan Sandra berjalan sambil berpelukan menuju ke apartemen mereka.


"Ina , Ira , anak-anak bagaimana selama saya pergi?" , tanya Sandra.


"Alvaro dan Angelica baik nona , sekarang mereka sedang tidur" , jawab Ina dan Ira.


"Baiklah , kalau gitu kalian sudah boleh istirahat lagi" , ucap Sandra.


"Iya nona muda" , jawab Ina dan Ira bersamaan.


Ina dan Ira pun keluar dari kamar Antonio dan Sandra.


Antonio langsung mengunci pintu kamar mereka begitu Ina dan Ira keluar dari sana.


"Kita langsung saja ya sayang , sebelum anak-anak bangun dan mau Asi kamu" , ucap Antonio yang tangannya sudah bermain di dada Sandra.


Sandra pun menganggukkan kepalanya.


Setelah Antonio membuka seluruh pakaian istri tercintanya dan bajunya sendiri , Antonio membawa tubuh istrinya ke atas kasur.


"Hubby , malam ini hubby bisa menikmati sepuasnya ya , dari pada ntar hubby main sendiri lagi di kamar mandi" , ucap Sandra sambil terkekeh , setelah tubuhnya berada di atas kasur.


"Dari mana kamu tau kalau aku main sendiri di kamar mandi?" , tanya Antonio sambil menciumi seluruh wajah istrinya.


"Waktu aku menyusui anak-anak tengah malam , aku lihat gak ada hubby , sampai aku selesai menyusui juga hubby belum kembali ke kamar , jadi setelah aku letakin Alvaro dan Angelica di dalam box bayi , aku coba lihat ke kamar mandi , kebetulan pintunya terbuka , aku lihat hubby main sendiri di dekat shower" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya , aku gak bisa menahannya sayang , jadi aku terpaksa main sendiri" , jawab Antonio yang sudah sibuk menyentuh tubuh polos istri tercintanya yang sudah sangat dirindukannya itu.


"Kasihan hubby kesayangan aku , mulai sekarang hubby gak perlu main sendiri lagi ya" , ucap Sandra dengan lembut.

__ADS_1


"Iya sayang , sekarang setiap hari juga aku sudah bisa melakukannya lagi sama kamu" , ucap Antonio sambil terus menciumi tubuh polos istrinya.


"Tapi hati-hati hubby , aku belum ada pasang pengaman lho , ntar aku hamil lagi gimana" , ucap Sandra.


"Sementara aku pakai karet pengaman dulu sayang" , ucap Antonio sambil menciumi seluruh tubuh bidadari cantiknya dan memainkan jarinya di bawah sana.


Sentuhan lembut yang membuat Sandra merasakan lagi kenikmatan yang sudah 42 hari ini tidak dirasakannya , membuat tubuh Sandra menggeliat dan mengeluarkan suara de...sah...an.


"Hubby" , panggil Sandra dengan nafas yang tersengal-sengal.


"Kamu sudah siap sayang?" , tanya Antonio.


Sandra pun menganggukkan kepalanya.


Antonio langsung memasang karet pengaman di miliknya yang sudah siap.


Ketika Antonio mau memasukkannya....


.


.


.


Oakkkkkkkkkkkkkk.......


Terdengar suara tangisan Alvaro dan Angelica bersamaan.


"Anak kita sudah bangun karena lapar hubby" , ucap Sandra sambil terkekeh.


Seketika...Antonio pun langsung menjadi lemas.


"Sudah menahan selama 42 hari , ketika tinggal masukin aja , kenapa anak-anak pakai acara bangun sih" , gumam Antonio.


"Sabar ya sayang , nanti juga kita bisa lanjut lagi setelah aku selesai menyusui Alvaro dan Angelica" , ucap Sandra yang sudah melilitkan tubuh bawahnya menggunakan handuk dan berjalan ke box bayi nya menggendong Angelica dan membawanya ke kasur.


Antonio pun bangun dan menutupi tubuh bawahnya dengan handuk , berjalan mengambil Alvaro dari box bayi dan memberikannya kepada Sandra , supaya Sandra bisa menyusui kedua anak mereka secara bersamaan.


Antonio duduk di belakang tubuh istri tercintanya sambil terus menciumi leher bahu dan punggung istri tercintanya selama istrinya menyusui anak mereka.


"Sabar ya hubby sayang , ini juga kamu kan yang mau punya anak cepat" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Iya sayang , tapi aku gak tau ternyata ketika ada anak sesulit ini mau bermesraan dengan kamu , belum lagi kalau pagi sampai sore ada Ina dan Ira" , ucap Antonio.


"Kan kamu yang gak mau aku merawat anak-anak sendiri" , jawab Sandra.


"Iya , aku gak mau kamu sakit atau kecapean sayang , aku gak bisa melihat kamu sakit lagi , cukup kemaren ketika kamu pendarahan sudah membuat aku takut" , ucap Antonio.


"Ya udah , sekarang bantu aku pindahin dulu Alvaro , anak-anak sudah selesai minum Asi" , ucap Sandra.


Antonio langsung mengambil Alvaro dan memasukkannya ke dalam box bayi , setelah itu Sandra juga memasukkan Angelica ke dalam box bayi.


"Jadi mau lanjut lagi gak hubby?" , tanya Sandra.


"Sudah lemas lagi sayang , kita tidur saja ya" , ucap Antonio.


Sandra pun menganggukkan kepalanya sambil berjalan ke lemari , mengambil baju piyamanya dan memakainya disana.


Antonio juga mengambil celana pendeknya dan menggunakannya disana.

__ADS_1


Pada malam itu Antonio dan Sandra memutuskan untuk tidur sambil berpelukan , Sandra menyandarkan kepalanya di dada polos suaminya dan mereka pun masuk ke alam mimpi.


__ADS_2