Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 92


__ADS_3

Pagi harinya.....


Mama Shinta yang sudah bangun pagi itu berjalan keluar , menuju ke dapur untuk melihat makanan apa yang masih bisa dijadikan untuk sarapan mereka.


Begitu mama Shinta turun dari atas dan melihat di ruang tamu seperti ada seseorang.


Mama Shinta berjalan mendekati ke arah tersebut.


Betapa terkejutnya mama Shinta begitu melihat James dan Angelica yang sedang nyenyak tidur disana sambil berpelukan.


Tidak lama mama Amel yang sudah bangun pun keluar dari kamar dan berjalan turun ke bawah.


"Shinta , kamu ngapain disana?" , tanya Amel.


"Ada Angelica dan James yang tidur disini" , ucap Shinta.


"Kenapa mereka bisa tidur disini? Bukankah kemaren mereka sudah masuk ke kamar masing-masing?" , ucap Amel.


"Aku juga baru lihatnya pagi ini ketika aku turun tadi" , ucap Shinta.


"Apa mau kita bangunkan saja?" , ucap Amel.


"Ada apa ma?" , tanya Antonio yang baru turun mau mengambil air minum di dapur.


"Ini nak , Angelica tidur dengan James disini" , ucap mama Amel.


Antonio langsung berjalan mendekati mamanya.


"Ini pasti karena Angelica gak bisa tidur ramai ramai di dalam satu kamar ma" , ucap Antonio.


"Tapi kenapa bisa dengan James disini?" , ucap mama Shinta.


"Kalau gitu kita bangunkan saja , nanti kita tanyakan kepada mereka" , ucap Antonio.


"Iya , lebih baik begitu. Sebelum nanti yang lain pada bangun dan jadi heboh" , ucap mama Shinta.


Antonio pun membangunkan anaknya dan James.


"Iya pa" , jawab Angelica sambil membuka matanya.


Tidak lama James pun membuka matanya dan mereka berdua langsung terkejut begitu melihat ada oma Shinta , oma Amel dan Antonio disana.


James dan Angelica bangun dan duduk di kursi sofa.


"Kenapa kalian tidur disini , bukankah kalian kemaren sudah masuk ke kamar masing-masing" , ucap Antonio.


"Aku gak bisa tidur pa , sempit banget" , jawab Angelica.


"Terus kenapa kamu sama James?" , tanya oma Amel.


"Karena ketika aku keluar , aku takut oma. Jadi , aku masuk ke kamar James dan memanggilnya untuk menemani aku tidur disini" , jawab Angelica yang masih mengantuk dan menyandarkan kepalanya di bahu James.


"Apa itu benar James?" , tanya oma Shinta.


"Benar oma dan kami juga hanya tidur saja , gak ngapa-ngapain" , jawab James yang langsung tegang karena di sidang oleh oma Shinta , oma Amel dan calon papa mertuanya.


Berbeda dengan Angelica yang menanggapinya dengan santai saja.


Tidak lama opa Chandra dan orang tua James pun turun ke bawah.


"Ada apa , pagi-pagi sudah ramai disini?" , ucap opa Chandra.

__ADS_1


"Itu Angelica tidur disini berdua dengan James" , ucap oma Shinta.


"Kamu kenapa buat malu disini nak?" , ucap Freddy.


"Aku gak ngapa-ngapain pa. Angelica cuma minta aku buat menemani dia tidur disini , karena gak bisa tidur di dalam kamar" , ucap James.


"Ya sudah , om percaya kalau kalian gak ngapa-ngapain , karena kalian juga sudah pernah tidur bersama. Kalau mau melakukannya pastinya ketika di Singapura kalian sudah melakukannya" , ucap Antonio yang gak mau memperpanjang lagi , karena pastinya nanti yang lain juga akan bangun.


"Iya" , jawab Angelica dan James bersama.


Setelah itu James dan Angelica masuk ke dalam kamar mereka yang sudah di tentukan kemaren malam.


Begitu Angelica masuk ke dalam kamar terlihat yang lainnya masih tidur dengan nyenyak , Angelica pun memutuskan untuk mandi.


James masuk ke kamar juga melihat Kiki yang masih tidur di atas kasur dengan nyenyak nya.


James memutuskan untuk mandi terlebih dahulu.


Tidak lama Sandra , papa Surya dan orang tua Friska juga sudah bangun dan berjalan ke bawah.


"Kalian sudah bangun semua , ayo kita sarapan dulu. Nanti anak-anak biar menyusul" , ucap oma Shinta yang sudah menata roti sisa kemaren diatas meja makan.


Mama Amel pun sudah siap membuatkan teh dan kopi untuk mereka semua.


James yang sudah selesai mandi keluar dari kamarnya.


"Sayang , kamu sudah mandi?" , tanya James yang melihat Angelica sudah mengganti bajunya jalan disana.


"Iya sayang" , jawab Angelica sambil menghentikan langkahnya begitu mendengar suara James.


"Kenapa kamu gak istirahat lagi?" , tanya James setelah mendekati tubuh Angelica.


"Aku gak bisa tidur lagi" , jawab Angelica.


Angelica pun menganggukkan kepalanya.


"Sudah bangun nak?" , tanya Sandra begitu melihat anaknya dan James sudah berjalan menuju ke meja makan.


"Sudah ma" , jawab Angelica.


"Kalian sudah mandi aja pagi-pagi , mau pergi kemana?" , tanya opa Chandra sambil tersenyum.


"Gak kemana-mana opa" , jawab Angelica dan James.


Opa Chandra pun menganggukkan kepalanya.


"Yang lain sudah bangun belum?" , tanya oma Amel.


"Belum oma" , jawab James dan Angelica bersamaan sambil duduk di kursi yang masih kosong disana.


Angelica dan James pun sarapan bersama dengan yang lainnya sambil mengobrol santai.


Tidak lama satu per satu yang lainnya juga sudah mulai bangun dan berjalan keluar.


"Kalian langsung sarapan saja ya. Kami semua sudah sarapan" , ucap oma Shinta yang sudah duduk di kursi sofa ruang tamu dengan yang oma Amel dan Surya , orang tua James dan orang tua Friska sudah masuk ke dalam kamar untuk membersihkan diri mereka.


James dan Angelica mengobrol bersama dengan opa Chandra dan papa beserta mamanya di teras rumah.


Tidak lama orang tua James sudah selesai mandi dan ikut mengobrol dengan yang lainnya.


Alvaro yang baru bangun pun melihat di kamarnya sudah gak ada papa dan mamanya.

__ADS_1


Alvaro turun dari kasur dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Setelah selesai mandi , Alvaro berjalan ke bawah melihat orang yang sudah ramai mengobrol disana.


"Mama" , panggil Alvaro.


Semuanya langsung melihat ke arah Alvaro.


"Ada apa nak?" , tanya Sandra.


"Aku lapar ma" , ucap Alvaro sambil berjalan mendekati mamanya dan memeluk tubuh mamanya dengan manja.


"Alvaro gak cukup ya peluk mama semalaman", ucap Antonio.


"Gak cukup papa" , jawab Alvaro dengan manja.


"Nanti di Singapura gak bisa peluk peluk mama lagi lho dek" , ucap Angelica.


"Aku nanti mau minta mama tinggal sama aku selama aku disana" , jawab Alvaro.


"Gak bisa nak , mama kan sama papa disini" , jawab Antonio.


Semua mata tertuju pada Antonio dan anaknya pada saat itu.


"Kamu sudah lapar kan , ayo kita cari makanan dulu" , ucap Sandra.


"Ada makanan apa ma?" , tanya Alvaro.


"Kayaknya masih ada roti deh" , jawab Sandra.


"Kebetulan sudah mulai siang , kita pergi makan di restoran saja" , ucap opa Chandra.


"Aku mau opa" , jawab Alvaro dengan semangat.


Semua orang langsung tertawa kecil melihat tingkah Alvaro.


Karena banyak keluarga disana , saat itu Antonio meminta pak Kamil dan pak Maman untuk membawa mobil lagi kesana.


Begitu mobil datang , mereka semua pergi menuju ke restoran.


Angelica pastinya masih ikut dengan mobil James sampai ke restoran.


Begitu semua mobil mewah itu sudah sampai di restoran , rombongan keluarga besar Chandra Winata memasuki salah satu restoran terbesar disana.


Mereka semua makan di sana sambil mengobrol santai.


Sampai sudah selesai , Antonio membayar semua tagihan makanan mereka.


Angelica berpisah dengan James , karena siang itu James dan keluarganya akan pulang kerumah mereka.


"Aku pulang dulu ya sayang" , ucap James sambil mengecup kening calon istrinya.


"Iya , hati-hati di jalan ya" , ucap Angelica.


"Iya sayang , aku mencintai kamu" , ucap James sambil memeluk tubuh Angelica.


"Aku juga mencintai kamu" , jawab Angelica.


"Pa , James persis sama dengan Antonio ya" , ucap mama Shinta.


"Iya ma , papa yakin James bisa menjaga Angelica dengan baik" , jawab opa Chandra.

__ADS_1


Setelah itu mereka semua masuk ke dalam mobil dan pulang ke rumah masing-masing.


__ADS_2