Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 171


__ADS_3

Sandra yang sedang makan di kantin kampus , begitu mendengar suara ponselnya berbunyi , ia pun langsung mengambil ponselnya dari dalam tas dan melihat siapa yang menelponnya.


Terlihat di layar ponselnya tertera nama Mr.A , Sandra pun langsung tersenyum dan mengangkatnya.


"Halo hubby , katanya ada meeting siang ini" , ucap Sandra.


"Iya sayang , aku mundurkan 15 menit , aku kangen sama kamu sayang" , jawab Antonio.


"Aku juga kangen hubby , hubby sudah makan siang belum?" , ucap Sandra.


"Belum sayang , tadi masih meeting sekarang aku mundurkan 15 menit , nanti setelah meeting baru aku makan , kamu lagi ngapain sayang" , ucap Antonio.


"Aku lagi makan di kantin hubby sama Niken , ada Feri juga" , jawab Sandra.


"Kenapa lagi cowok itu mencari kamu sayang?" , tanya Antonio.


"Gak ada maksud apa apa kok hubby , hubby tenang aja ya" , jawab Sandra.


"Iya sayang , nanti setelah selesai meeting ini , aku makan di hotel , lalu aku langsung pulang , kamu langsung pulang ya ke apartemen setelah selesai kelasnya" , ucap Antonio.


"Iya hubby sayang" , jawab Sandra.


"Ya udah sayang , aku lanjutkan meeting lagi ya , kamu jaga jarak sama Feri" , ucap Antonio.


"Iya hubby sayang" , jawab Sandra sambil terkekeh.


"Aku mencintai kamu sayang" , ucap Antonio.


"Aku juga selalu mencintai hubby" , jawab Sandra.


Setelah itu Antonio memutuskan panggilan telponnya dan menuju ke ruangan meeting untuk melanjutkan meeting yang tadi ditinggalkannya karena rasa cemburunya.


"Dari suami kamu ya?" , tanya Niken.


"Iya Niken" , jawab Sandra.


"Kenapa dada aku terasa perih ya melihat Sandra telponan dengan suaminya" , ucap Feri dalam hatinya.


"Aku pergi duluan ya , kelas aku sebentar lagi mau mulai" , ucap Feri mencari alasan , yang sebenarnya dia tidak tahan merasakan nyeri di dadanya.


"Iya Feri" , jawab Sandra dan Niken bersamaan.


"Sandra sebenarnya aku penasaran , aku lihat sepertinya suami kamu lebih tua ya dari kamu" , ucap Niken.


"Iya kamu benar Niken , aku dan suami aku itu bedanya 13 tahun" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Apa?" , ucap Niken yang terkejut mendengar perbedaan usia Sandra dan suaminya.


"Iya" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Kenapa kamu bisa dapat suami yang jauh bedanya dari kamu , apa kalian dijodohkan?" , tanya Niken.


"Gak , awalnya suami aku yang datang kerumah , kebetulan dia kenal dengan tetangga aku dan minta dikenalkan sama aku" , ucap Sandra.


"Berarti dia sudah pernah melihat kamu sebelumnya?" , tanya Niken.


"Iya , dia sering melihat aku ketika pulang ke rumah setelah aku dari gym" , jawab Sandra.


"Oh kamu dulu ikut gym juga , dimana?" , tanya Niken.


"Dekat rumah aku , di ruko seberang perumahan Blue Saphire", jawab Sandra.


"Oh ya , aku juga gym disana lho , malahan sampai sekarang , tapi kenapa aku tidak pernah melihat kamu?" , tanya Niken.


"Aku cuma sebentar ikut gym disana , cuma 1 tahun lebih , sejak aku sudah kenal sama suami aku , aku gak ikut gym lagi , lagian aku juga malas karena ada cowok playboy yang mendekati aku terus , malahan dia juga sampai menyakiti aku sebelum aku menikah" , jawab Sandra.


"Oh ya....siapa cowok itu , kenapa dia sampai menyakiti kamu?" , tanya Niken.

__ADS_1


"Dia memaksa aku untuk bisa menerima perasaannya , tapi aku memang gak suka sama dia dari pertama kali mengenalnya" , jawab Sandra.


"Siapa nama cowok itu , siapa tau aku juga kenal" , ucap Niken.


"Namanya Yogi" , jawab Sandra.


"Yogi....berarti yang waktu itu dia curhat sedang menyukai cewek sama gue waktu itu maksudnya adalah Sandra" , ucap Niken dalam hatinya.


"Aku kenal sama Yogi , tapi sudah beberapa bulan ini aku gak pernah melihat dia datang ke tempat gym lagi" , ucap Niken.


Bel tanda masuk pun berbunyi.


"Ayo kita masuk ke kelas" , ajak Sandra.


"Untung saja bel masuk berbunyi , aku males banget bahas Yogi , kenapa Niken kenal pula sama dia" , ucap Sandra dalam hatinya.


"Iya Sandra" , ucap Niken.


Setelah itu Sandra dan Niken berjalan bersama masuk ke kelas mereka.


********


Antonio yang sudah selesai meeting siang itu langsung menuju ke restoran hotel untuk makan siang.


Sebelum pulang , Robi mencari Antonio untuk meminta tanda tangan , untuk dokumen yang akan dia bawa ke All Star Hotel di kota B.


"Susi , bapak ada di ruangannya?" , tanya Robi.


"Tadi bapak ke restoran dan katanya setelah dari sana mau langsung pulang" , jawab Susi.


"Baiklah , terima kasih" , ucap Robi.


"Iya sama sama" , jawab Susi.


Robi pun langsung berjalan menuju ke restoran hotel.


"Maaf pak , saya mau minta tanda tangan bapak untuk dokumen yang akan dibawa di All Star Hotel kota B" , ucap Robi.


"Baiklah Robi" , ucap Antonio sambil mengambil dokumen yang diberikan oleh Robi.


"Apa kamu akan pergi dengan Citra nanti malam?" , tanya Antonio.


"Iya pak , setelah ini saya akan pulang untuk siap-siap dan langsung jalan menjemput Citra untuk ke kota B bersama" , jawab Robi.


"Baguslah Robi , kamu sudah pantas untuk menikah" , jawab Antonio sambil memberikan dokumen yang sudah ditandatanganinya.


"Iya pak , terima kasih , kalau gitu saya jalan dulu pak" , jawab Robi.


Antonio pun menganggukkan kepalanya , setelah itu Robi berjalan meninggalkan restoran hotel menuju ke parkiran mobil.


Antonio melanjutkan makannya , setelah Antonio selesai makan , Antonio langsung berjalan meninggalkan restoran hotel , menuju ke parkiran mobilnya dan menjalankan mobilnya menuju ke apartemennya.


********


Tiga hari sebelumnya....


Robi memberanikan diri untuk menelpon Citra , setelah sekian lama dia tidak pernah menghubungi Citra.


Sejak mereka kembali dari kota B , Robi tidak pernah menghubungi Citra , karena dia takut kalau Citra tidak suka dengannya.


Berkat dorongan dari bosnya , akhirnya Robi memberanikan diri untuk menghubungi Citra.


Robi menyentuh nama Citra di layar ponselnya.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo Robi , ada apa kamu menelpon aku malam-malam begini?" , ucap Citra.

__ADS_1


"Halo Citra , 4 hari lagi peresmian All Star Hotel di kota B , apakah kamu mau pergi bersama denganku?" , tanya Robi.


"Iya boleh Robi , aku juga kemaren gak tau mau pergi sama siapa , untung kamu ngajak aku pergi bersama" , jawab Citra.


"Baiklah Citra , aku akan jemput kamu jumat sore ya" , jawab Robi sambil tersenyum , yang pastinya Citra tidak dapat melihat senyuman bahagianya.


"Ok Robi , aku tunggu kamu hari jumat sore" , ucap Citra.


"Baik Citra" , jawab Robi.


Setelah itu Robi memutuskan sambungan telponnya , lalu Robi meletakkan telponnya di atas meja dan naik ke atas kasurnya.


"Semoga setelah ini aku bisa lebih dekat lagi dengan kamu Citra" , ucap Robi dalam hatinya.


********


Didalam mobil....Antonio menyentuh nama Cantikku di layar ponselnya.


Tidak lama terdengar suara dari sana...


"Halo hubby...." , jawab Sandra.


"Halo sayang...kamu sudah jalan pulang?" , tanya Antonio.


"Ini aku baru keluar dari kampus dan masuk ke mobil , hubby" , jawab Sandra.


"Ok sayang , aku juga lagi jalan pulang , nanti ketemu di apartemen ya" , ucap Antonio.


"Iya hubby sayang" , jawab Sandra.


Tidak lama mobil baru Sandra yang dibawa pak Maman , sudah masuk ke area parkiran mobil apartemen.


Antonio yang baru turun dari mobilnya , melihat mobil Bxx istrinya juga sampai disana , Antonio menunggu sampai istrinya turun dari mobil.


"Hubby..." , panggil Sandra begitu dia turun dari mobil.


"Iya sayang" , jawab Antonio sambil memeluk istri tercintanya.


"Pak , nanti kita pakai mobil Sandra saja ya ke kota B nya" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab pak Maman.


Antonio dan Sandra berjalan sambil berpelukan menuju ke lift dan menekan nomor menuju ke apartemen mereka.


Sampai di apartemen mereka , Sandra dan Antonio mengganti bajunya dengan kaos tangan panjang.


Lalu Antonio membawa barang-barang yang sudah disiapin oleh Sandra sebelumnya.


"Sayang , ini sudah semua kan barang-barangnya" , ucap Antonio.


"Sudah hubby , aku sudah bawa baju dan sepatu kita untuk peresmian besok dan beberapa baju tidur dan baju ganti" , ucap Sandra.


"Baiklah , kalau gitu kita jalan lagi ya" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil membawa bantal kecil dan selimut yang biasa digunakannya kalau ke luar kota.


Sandra dan Antonio keluar dari apartemen dan menuju ke parkiran.


Sampai di parkiran , pak Maman langsung membawakan barang yang dibawa Antonio dan memasukkan ke bagasi mobil.


Sandra dan Antonio masuk ke dalam mobil dan setelah itu pak Maman mulai menjalankan mobil menuju ke All Star Hotel kota B.


Kali ini Antonio tidak sambil bekerja di perjalanan , karena dia sudah menyiapkan semua pekerjaannya sebelum dia pulang dari kantor.


Begitu sudah di dalam mobil , Sandra langsung meletakkan kepalanya di paha suaminya dan Antonio mengelus pipi istrinya yang sudah mulai membulat itu dengan lembut.


Sandra dan Antonio mengobrol santai selama dalam perjalanan.

__ADS_1


__ADS_2