Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 64


__ADS_3

James yang sudah selesai mandi pagi itu langsung berjalan kebawah.


"Kamu mau kemana sudah ganteng gitu nak , sudah mandi lagi" , ucap mama Heni sambil tersenyum.


"Aku mau pergi menjemput calon istri aku la ma" , jawab James sambil mengambil roti sandwich yang ada di meja.


"Jadi kemaren kamu berhasil melamar Angelica?" , tanya mama Heni.


"Ketika mereka sampai di bawah saja , posisinya sudah seperti itu berdua , ya pasti di terima la ma" , jawab Freddy sambil tersenyum.


James hanya tersenyum-senyum sambil menikmati sandwich nya.


"Kamu dan Angelica ke lapangan golf gak hari ini?" , tanya papa Freddy.


"Gak la pa , Angelica lagi di rumah sakit bersama mamanya" , ucap James.


"Baiklah kalau gitu papa pergi sendiri saja" , ucap papa Freddy sambil berdiri dan pergi keluar.


"Iya pa" , jawab James.


James yang sudah selesai sarapan...


"Aku pergi dulu ya ma" , ucap James sambil mencium kening mamanya.


"Iya nak , nanti kamu belikan makanan buat dibawa ke rumah sakit ya" , ucap mama Heni.


"Iya ma" , jawab James sambil berjalan keluar.


James menjalankan mobilnya menuju ke toko bakery dan membeli satu cheese cake ukuran besar dan membawanya ke rumah sakit.


Sampai di rumah sakit , James membuka pintu kamar perawatan Sandra dan terlihat Angelica yang masih melipat baju-baju mamanya di kursi sofa yang ada disana.


"Sayang , aku bawain cheese cake buat kamu" , ucap James sambil berjalan mendekati Angelica dan mencium kening calon istrinya itu.


"Iya James , tolong letakin di meja ya , aku lagi membereskan baju mama" , ucap Angelica sambil tersenyum.


"Iya sayang" , jawab James sambil meletakkan kotak kue di atas meja.


James berjalan menemui mama Angelica.


"Tante , bagaimana hari ini? Sudah lebih baik?" , tanya James.


"Iya James , tante sudah lebih baik. Hari ini juga sudah dibolehkan untuk pulang ke rumah" , jawab Sandra.


"Syukurlah tante , saya juga jadi senang mendengarkannya" , ucap James.


"Iya , terima kasih ya" , ucap Sandra.


"Kakak bawa apa hari ini buat aku?" , tanya Alvaro kepada James.


"Gak boleh gitu nak" , ucap Sandra.


"Gak apa-apa tante".


"Kakak bawa cheese cake dek , kakak letakin di meja" , ucap James.

__ADS_1


"Asik , aku suka banget cheese cake" , ucap Alvaro yang langsung berjalan menuju ke meja dan membuka kotak kue yang baru dibawa oleh James.


Sandra hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak manjanya yang satu itu.


Setelah itu James dan Sandra mengobrol santai disana.


"Kamu gak membereskan baju kamu dek , kakak beneran gak mau lho membereskan barang kamu" , ucap Angelica yang sudah menata baju papa dan mamanya ke dalam koper dengan sangat rapi.


"Aku mau makan dulu kak" , jawab Alvaro.


"Perasaan dari tadi mulut kamu itu mengunyah terus , gak ada berhenti berhenti nya" , ucap Angelica.


"Aku kan memang banyak makannya kak" , ucap Alvaro.


"Iya , makanya cepat cari cewek yang suka melihat kamu makan banyak" , jawab Angelica.


"Banyak yang mau , aku aja yang belum mau" , jawab Alvaro.


Angelica hanya menggelengkan kepalanya.


Antonio yang sudah selesai mengurus administrasi , berjalan masuk ke dalam kamar perawatan istrinya.


"Alvaro kapan beli kue nya?" , tanya Antonio yang begitu membuka pintu melihat anaknya sudah makan cake disana.


"James yang bawain pa" , jawab Angelica.


"James sudah datang ya nak , sekarang dimana dia?" , tanya Antonio yang gak melihat James duduk disana.


"James sedang bersama mama pa" , jawab Angelica.


"Iya pa" , jawab Angelica dan Alvaro.


"James , sudah datang?" , tanya Antonio.


"Iya om , baru gak lama ini" , jawab James.


"Nanti kamu mau langsung pergi dengan Angelica?" , tanya Antonio.


"Belum tau om , saya cuma gak sabar aja mau ketemu Angelica" , jawab James sambil tersenyum.


"Iya , yang baru di terima lamarannya , pasti sudah gak sabaran mau menikah kan?" , ucap Antonio.


"Iya om" , jawab James sambil tersenyum.


"Kamu harus sabar , Angelica itu masih ada ujian akhir semester dan ujian akhir nanti , masih ada beberapa bulan lagi" , jawab Sandra.


"Iya ya sayang , berbeda dengan kita waktu dulu , kita ketemunya ketika kamu sudah tamat SMA , jadi bisa cepat menikah" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Semoga nanti saya dan Angelica bisa selalu harmonis seperti om dan tante ya" , ucap James.


"Harus bisa James , kalau kamu gak bisa , kamu jangan menikah dengan Angelica" , ucap Antonio.


"Jangan om , saya pasti akan menjaga dan menyayangi Angelica dengan sepenuh hati saya" , jawab James.

__ADS_1


"Om pegang ya janji kamu , karena Angelica anak om yang paling om banggakan , jadi om gak mau nanti dia menikah dengan orang yang salah" , ucap Antonio.


"Iya om" , jawab James dengan penuh keyakinan.


Angelica yang sudah siap memasukkan semua baju mamanya , mulai berjalan mengambil barang-barang yang lain , dan memasukkannya ke dalam plastik menurut barangnya.


"Apakah Angelica selalu serapi ini tante?" , tanya James.


"Iya James , Angelica itu anaknya sangat rapi dan bersih , berbeda dengan Alvaro yang suka berantakan" , jawab Sandra.


"Iya , saya awalnya juga terkejut melihat Angelica yang suka menggunakan handsanitizer kalau sudah di tempat umum" , ucap James.


"Memang itu susah kebiasaan Angelica dari dulu dia kecil James" , jawab Sandra.


"Apakah dirumah tante memang selalu membiasakan seperti itu?" , tanya James yang sangat ingin tau.


"Sebenarnya gak juga ya , cuma memang tante selalu mau orang membersihkan rumah itu dengan bersih , tante cuma meminta Alvaro dan Angelica bisa membersihkan kamar mereka sendiri , sampai saat Angelica kelas 6 SD , dia melihat di iklan televisi kalau ada semprotan untuk membunuh virus , kuman dan bakteri , lalu dia selalu minta untuk dibelikan , awalnya tante belum mau membelikannya , karena takut nanti dia salah menggunakannya , tapi Angelica selalu memintanya setiap hari sampai dia menangis. Akhirnya tante gak tega dan membelikannya satu buat dia" , cerita Sandra sambil mengenang masa-masa Angelica yang masih kecil.


"Makanya sampai sekarang Angelica terus menggunakannya ya tante" , ucap James.


"Iya James" , jawab Sandra.


"Ma , barangnya sudah aku beresin semua ya , tinggal yang adek punya masih belum", ucap Angelica sambil berjalan menuju ke ranjang mamanya dan duduk di pangkuan James , karena sudah gak ada kursi lagi disana.


"Sekarang sudah berani ya duduk di pangkuan James di depan papa dan mama" , ucap Antonio.


"Papa saja suka bermesraan di depan aku dan Alvaro , masa aku gak bisa" , jawab Angelica.


"Tapi kan papa dan mama sudah menikah nak" , ucap Antonio.


"Aku juga sebentar lagi sudah akan menikah juga kan , papa saja sudah mau mengumumkan pertunangan aku beberapa hari lagi kan" , jawab Angelica.


Antonio pun sudah gak bisa menjawab anaknya lagi.


"Iya nak" , ucap Antonio.


Tidak lama perut Angelica berbunyi.


"Kamu belum makan sayang?" , tanya James yang mendengar bunyi suara perut Angelica.


Sandra dan Antonio hanya tersenyum melihat anaknya dan calon menantunya.


"Dari aku bangun tadi aku langsung membereskan barang-barang mama dan papa" , jawab Angelica.


"Kamu makan cheese cake dulu" , ucap James.


"Baiklah" , jawab Angelica sambil berjalan pergi ke meja dekat kursi sofa.


James mengobrol lagi bersama Antonio dan Sandra.


"Ya ampun dek , sudah setengah aja kuenya" , ucap Angelica sambil memotong cheese cake.


"Habisnya enak kak" , jawab Alvaro sambil tersenyum.


"Kamu apa yang gak enak dek" , ucap Angelica sambil terkekeh dan memakan cheese cake yang dibawakan oleh kekasihnya.

__ADS_1


__ADS_2