
Mama Amel yang sedang berada di mall , sibuk memilih gelang pasangan yang akan diberikannya sebagai hadiah ulang tahun untuk Sandra besok.
Setelah beberapa waktu akhirnya mama Amel , sudah mendapatkan gelang pasangan yang dia sukai , mama Amel langsung meminta petugas toko untuk membungkusnya dengan cantik.
Setelah selesai , mama Amel membayar gelang yang sudah dipilihnya dan berjalan keluar dari toko perhiasan menuju ke toko kaset.
Di toko kaset mama Amel mulai sibuk memilih musik untuk ibu hamil , karena ada beberapa macam kaset dan mama Amel juga gak mengerti mana yang bagus dari 10 kaset yang ada disana , akhirnya mama Amel memutuskan untuk membeli semuanya.
Lalu mama Amel mulai melihat-lihat rak yang ada di toko kaset , terlihat ada VCD untuk senam ibu hamil , mama Amel mengambil beberapa VCD dan membawanya ke kasir.
Setelah membayar semua kaset yang dipilihnya , mama Amel keluar dari toko kaset dan jalan-jalan di mall.
Ketika jalan-jalan di mall , mama Amel melewati toko handphone logo apel.
Mama Amel melihat poster model handphone keluaran terbaru yang terletak di depan toko.
"Warna rose gold , cocok nih buat Sandra" , ucap mama Amel dalam hatinya.
Mama Amel berjalan memasuki toko dan membeli handphone berwarna rose gold keluaran terbaru dari logo apel tersebut.
Setelah selesai membayarnya , mama Amel berjalan keluar dari toko handphone.
Mama Amel mengambil handphonenya dan menelpon pak Agus sopirnya.
Tidak lama terdengar suara dari sana.
"Halo nyonya" , jawab pak Agus.
"Halo pak Agus , jemput saya di lobby mall ya sekarang" , ucap mama Amel.
"Baik nyonya" , jawab pak Agus.
Setelah memutuskan panggilan telponnya , mama Amel berjalan menuju ke lobby mall.
Begitu sampai di depan lobby mall , mama Amel sudah melihat mobilnya ada disana , mama Amel langsung masuk ke mobilnya.
"Sekarang kita mau kemana lagi nyonya?" , tanya pak Agus.
"Jalan pulang aja pak" , jawab mama Amel.
"Baik nyonya" , jawab pak Agus sambil menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke rumah mama Amel.
********
Pak Maman yang sudah sampai di All Star Hotel setelah membeli obat untuk nona muda langsung berjalan menuju ke kamar atas.
Sampai di depan kamar bos nya , pak Maman menekan bel yang ada disana.
Ting...tong....
Mendengar suara bel nya berbunyi , Antonio langsung membuka pintu kamarnya , terlihat pak Maman sudah berada di depan pintu.
__ADS_1
"Pak , ini obat nya nona muda" , ucap pak Maman.
"Iya , terima kasih ya pak" , ucap Antonio.
"Iya pak , kalau gitu saya permisi dulu ya pak" , ucap pak Maman.
"Iya pak" , jawab Antonio sambil menutup pintunya dan masuk ke kamar.
Antonio meletakkan obat diatas lemari dan memanggil istrinya.
"Sayang , minum obat demam dulu ya" , ucap Antonio.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
Antonio membantu mendudukkan Sandra dan memasukkan obat demam ke dalam mulut istrinya , setelah itu Antonio memberikan minum.
Setelah meminum obat demam , Antonio membaringkan tubuh istrinya di kasur , tidak lama Sandra pun mulai tertidur.
Melihat Sandra yang sudah tidur , Antonio menelpon asistennya Robi.
Terdengar suara sambungan dari sana , tidak lama terdengar suara dari sana....
"Halo pak , kebetulan saya mencari bapak" , ucap Robi.
"Iya Robi , saya ada di kamar atas , istri saya sakit , kamu tolong bawakan laptop dan semua berkas berkas yang ada di atas meja saya kesini ya" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Robi.
Setelah Antonio memutuskan telponnya , Robi yang sedang berada di ruangannya berjalan menuju ke ruangan Antonio.
"Bapak lagi gak ada di ruangannya Robi" , kata Susi.
"Iya aku tau , pak Antonio lagi di kamar atas , aku disuruh untuk membawa laptop dan semua berkas berkas ke kamar atas , kamu juga kalau ada keperluan...cari bapak di kamar atas ya" , ucap Robi.
"Kenapa bapak di kamar atas lagi kerjanya?" , tanya Susi.
"Nona muda lagi sakit" , jawab Robi.
Susi hanya menganggukkan kepalanya.
Robi masuk ke ruangan Antonio dan mengambil semua yang diminta oleh Antonio , membawanya ke kamar atas.
Sampai di kamar atas , Robi menekan bel yang ada disana.
Ting...tong...
Mendengar bel di kamarnya berbunyi , Antonio langsung jalan membuka pintunya.
"Masuk Robi" , ucap Antonio setelah membuka pintunya.
"Iya pak" , jawab Robi sambil mengikuti Antonio menuju ke sofa.
__ADS_1
Robi meletakkan laptop dan berkas berkas diatas meja.
"Ada apa kamu mencari saya Robi?" , tanya Antonio.
"Ini beberapa nama yang sudah dipilih untuk menjadi kepala staf di All Star Hotel kota B pak" , ucap Robi sambil memberikan dokumen yang berisi data interview calon kepala staf.
"Kamu letakin di meja dulu , nanti saya lihat" , ucap Antonio.
"Baik pak , kalau gitu saya permisi dulu" , jawab Robi.
"Iya Robi" , ucap Antonio.
Setelah Robi pergi dari ruangannya , Antonio membawa laptopnya ke kamar dan bekerja sambil duduk di atas kasur , disebelah tubuh bidadari cantiknya.
Ketika sudah selesai kerja , Antonio melihat jam di dindingnya , sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam.
Antonio melihat bidadari cantiknya yang masih tidur dan menyentuh keningnya.
"Syukurlah sudah gak terlalu panas lagi" , ucap Antonio.
Antonio turun dari kasur , mengambil bajunya di lemari dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Tidak lama Antonio keluar dari kamar mandi , terlihat istrinya sudah duduk di kasur sambil menonton TV.
"Sayang , kamu sudah enakan badannya?" , tanya Antonio sambil berjalan mendekati bidadari cantiknya.
"Sudah mendingan hubby" , jawab Sandra.
"Malam ini makan sop aja ya sayang" , ucap Antonio.
"Iya hubby" , jawab Sandra.
Antonio pun memesan nasi dan sop ayam untuk diantarkan ke kamar mereka , setelah memesan makanannya Antonio meletakkan telponnya.
"Sayang , kamu jangan mandi dulu ya , ganti baju aja" , ucap Antonio sambil mengambil daster istrinya di dalam lemari.
"Iya hubby" , ucap Sandra sambil turun dari kasur dan membuka bajunya , menggantinya dengan baju daster yang diberikan oleh suami tercintanya.
"Besok kamu izin dulu ya sayang di kampus , tadi Reihan bilang kalau kamu harus istirahat dulu selama beberapa hari , untung saja lusa sudah sabtu dan minggu , jadi kamu cuma izin satu hari aja" , ucap Antonio dengan lembut.
"Iya hubby" , jawab Sandra yang masih belum bersemangat seperti biasanya.
Tidak lama bel di kamar mereka berbunyi.
Ternyata Lia mengantarkan makanan pesanan Antonio.
Setelah Lia meletakkan makanan di atas meja , Lia pun permisi dari sana.
"Sayang....makanannya sudah datang , ayo makan dulu" , ucap Antonio sambil membawa makanannya ke kamar.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil memakan makanan yang dibawakan oleh suaminya.
__ADS_1
Setelah itu Sandra dan Antonio makan bersama dengan hening.
Setelah selesai makan Sandra meminum obatnya dan kembali beristirahat.