
Setelah selesai makan di restoran seafood , Victor mengantarkan Chika pulang kerumahnya.
"Victor...nanti kita tinggal dimana setelah menikah?" , tanya Chika.
"Untuk sementara tinggal di rumah aku dulu ya , kebetulan kan di rumah ada mama , jadi bisa liatin kamu terus" , jawab Victor.
"Memangnya aku anak kecil diliatin terus" , ucap Chika.
"Iya kamu itu masih seperti anak kecil sayang , tadi saja kamu lupa kalau kamu lagi hamil , mau bermain wahana yang berbahaya" , ucap Victor sambil terkekeh.
"Iya maaf deh , aku kalau lagi kesenangan gitu , suka lupa semuanya" , ucap Chika.
"Makanya harus ada orang yang selalu lihatin kamu sayang" , ucap Victor dengan lembut.
"Iya deh , tapi kalau anak ini sudah lahir , apa kita masih tinggal di rumah mama kamu?" , tanya Chika.
"Nanti saja ya kita lihat sayang , untuk sekarang kita jalani dulu aja ya" , ucap Victor sambil tersenyum.
"Iya Victor" , jawab Chika sambil menganggukkan kepalanya.
"Minggu depan kita fitting baju pernikahan lagi , kamu luangkan waktu ya" , ucap Chika.
"Iya sayang" , jawab Victor.
"Victor aku belum punya sepatu untuk pernikahan , kapan kamu mau temani aku cari sepatu?" , tanya Chika.
"Besok saja ya sayang , kebetulan besok hari libur , sekalian kamu beli kebutuhan lainnya ya" , jawab Victor.
"Iya Victor" , jawab Chika sambil menganggukkan kepalanya.
Tidak terasa mobil Victor sudah sampai di depan rumah Chika.
"Kamu istirahat lagi ya , jangan tidur kemalaman" , ucap Victor sambil mencium kening calon istrinya itu.
"Iya Victor" , ucap Chika sambil mencium pipi Victor dan setelah itu baru dia turun dari mobil.
Entah kenapa malam itu Chika sangat ingin mencium pipi calon suaminya itu.
Victor yang mendapat ciuman di pipinya langsung memegang wajah yang diciumi oleh Chika sambil tersenyum bahagia.
"Aku gak boleh cuci pipi di sebelah sini , karena ini pertama kalinya Chika mencium aku" , ucap Victor dalam hatinya sambil menjalankan mobilnya menuju ke rumahnya.
Sampai dirumahnya , Victor turun dari mobilnya sambil memegangi pipinya dan senyum-senyum sendiri.
Mama Farah yang sedang duduk diruang keluarga melihat data tamu undangan , melihat anaknya masuk dengan ekspresi yang aneh langsung menanyakannya...
"Kamu lagi sakit gigi nak?" , tanya mama Farah ketika melihat Victor memegang pipinya.
"Ah...nggak ma" , jawab Victor.
"Terus kenapa pegang pipi seperti itu?" , tanya mama Farah.
"Tadi disini dicium sama Chika ma?" , jawab Victor dengan polosnya.
"Masa dicium pipi aja sampai dipegang seperti itu" , ucap mama Farah sambil terkekeh.
__ADS_1
"Iya soalnya Chika gak pernah mau cium aku ma , selalu aku yang cium dia terus" , ucap Victor.
"Ada ada saja kamu nak" , ucap mama Farah sambil tertawa.
"Ya udah , aku ke kamar dulu ya ma" , ucap Victor yang hatinya sedang berbunga bunga.
"Iya nak" , jawab mama Farah sambil tersenyum melihat anaknya.
"Baru juga dicium pipinya belum juga yang lainnya , ternyata anakku itu lucu juga ya kalau pacaran" , ucap mama Farah dalam hatinya.
Victor yang sudah sampai dikamarnya langsung mengganti bajunya dan mencuci mukanya.
Ketika mencuci mukanya , dia sangat berhati-hati sekali supaya bagian yang diciumi oleh Chika tidak terkena air dan sabun.
Setelah selesai dia pun mengelap mukanya dengan sangat hati-hati.
Setelah itu Victor menuju ke kasurnya dan melihat layar di Hp nya.
Terlihat ada Gilang salah satu teman di balapan liar mengirim chat kepadanya.
Room chat Victor...
"Victor , kenapa kamu tidak ikutan balapan lagi , sejak kamu tidak ada , Yogi selalu menjadi pemenangnya".
-Gilang-
"Aku sudah pensiun dari balapan liar , aku sudah mau menikah".
(Pesan dikirim)
-Gilang-
"Iya gue dijodohkan nyokap gue , nanti begitu undangannya sudah jadi gue kasih ke loe"
(Pesan dikirim)
"Yahhh....gak bisa bersenang-senang lagi dong"
-Gilang-
"Loe juga harusnya cari istri lagi , jangan keluyuran malam terus".
(Pesan dikirim)
"Loe cariin deh istri buat gue".
-Gilang-
"Minta nyokap loe cariin istri buat loe!"
(Pesan dikirim)
Setelah itu tidak ada lagi balasan dari Gilang.
Victor pun meletakkan Hp nya diatas lemari di sebelah kasurnya dan mulai tidur karena sudah capek juga keluar seharian.
__ADS_1
*********
Pagi itu... Antonio sudah bangun terlebih dahulu , Sandra seperti biasa masih tidur dengan sangat nyenyak.
Antonio mulai turun dari kasur dan mencuci mukanya , setelah itu mulai turun ke bawah , terlihat papa dan mama mertuanya sedang sarapan di meja makan.
"Ayo sarapan dulu nak" , panggil papa Surya yang melihat Antonio sudah turun kebawah.
"Iya pa" , jawab Antonio sambil menuju ke meja makan.
"Sandra masih tidur Antonio" , tanya mama Amel setelah Antonio duduk dan mengambil lontong sayur.
"Iya ma , seperti biasa" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Bagaimana kalau kamu mau pergi berangkat ke hotel pagi-pagi?" , tanya papa Surya.
"Biasanya aku selalu bangunin dia pa" , jawab Antonio.
"Susah kan Sandra kalau dibangunin pagi-pagi" , kata mama Amel.
"Iya ma awalnya agak susah , tapi karena beberapa hari belakangan sudah sering dibangunkan pagi-pagi , jadinya dia sudah gak terlalu susah dibangunin lagi" , ucap Antonio sambil tersenyum.
Sandra yang sudah bangun dan tidak melihat suaminya di kasur , langsung keluar dari kamar.
"Hubby.... , kenapa gak bangunin aku?", ucap Sandra yang sudah turun kebawah dengan rambut yang berantakan dan sambil mengucek matanya.
Papa Surya dan mama Amel tersenyum sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah laku putri kesayangan mereka.
"Kamu tidurnya nyenyak sekali sayang , jadi aku gak bangunin" , ucap Antonio yang sudah terbiasa melihat istrinya seperti itu sejak mereka sudah tinggal bersama.
Sandra langsung duduk di sebelah suaminya.
Antonio memberikan minumnya kepada istrinya dan mulai merapikan rambut istrinya dengan tangannya.
"Mau sarapan , sayang?" , tanya Antonio dengan lembut.
"Iya hubby" , jawab Sandra dengan manja.
"Mau diambilkan atau ngambil sendiri?" , tanya Antonio.
"Aku ambil sendiri aja hubby" , jawab Sandra sambil mengambil piring dan mengisinya dengan lontong sayur.
"Aduh sayang , bagaimana kalau Antonio keluar kota , kamu manjanya seperti ini" , ucap mama Amel.
"Kata hubby , aku juga dibawa ma...kalau dia keluar kota" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Kalau kamu manjain terus seperti ini , kapan bisa mandirinya istri manja kamu ini Antonio" , ucap papa Surya.
"Gak apa apa pa , aku juga senang kok melakukannya" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Mama gak kebayang deh , kalau nanti kalian punya anak , pasti Antonio akan sangat repot sekali" , ucap mama Amel.
"Kalau hubby mau punya anak cepat , ya hubby harus urusin ma , aku kan belum mau punya anak dulu" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Aduh anak mama ini ya" , ucap mama Amel sambil geleng-geleng kepala.
__ADS_1
Papa Surya juga hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku anak manjanya ini.