Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 18


__ADS_3

Anak papa yang pintar , anak papa yang ganteng , kalau kamu masuk ke All Star Hotel lebih baik kamu ambil jurusan arsitektur karena kamu bisa mendirikan All Star Hotel di tempat lain lagi dan kita gak perlu lagi pakai jasa arsitek , atau kalau gak kamu ambil jurusan design interior , itu juga bisa sayang.


"Kenapa yang gak aku sukai ma , mama kan tau kalau aku gak suka menggambar" , ucap Alvaro dengan manja.


Papa yang lebih mengerti sayang , jadi kamu ikut perkataan papa saja ya.


Alvaro langsung terdiam , karena selama ini dia hanya ingin menjadi ilmuan , makanya dia belajar lebih rajin di pelajaran biologi dan kimia.


Alvaro yang sudah dewasa gak menyadari kalau sebenarnya dari dulu papanya dan opa Chandra selalu menanamkan kepada diri mereka bahwa mereka yang akan menjalani perusahaan setelah mereka beranjak dewasa.


Tapi karena Sandra yang selalu menyetujui keinginan anaknya , membuat Alvaro hanyut dalam kesukaannya , makanya sekarang dia disuruh untuk melanjutkan perusahaan papanya , membuat dia bingung harus bagaimana.


Antonio mulai melihat dokumen yang telah diberikan oleh Robi dan menandatanganinya disana.


Setalah beberapa waktu , Antonio mengambil ponselnya dan menelpon asistennya Robi.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo pak" , jawab Robi.


"Halo Robi , dokumennya sudah saya tanda tangani , kalau ada yang mau kamu bahas , bisa langsung ke kamar saya sekarang , karena sebentar lagi saya akan pulang ke rumah" , ucap Antonio.


"Baik pak", jawab Robi.


Antonio langsung memutuskan sambungan telponnya.


Robi yang memang ingin membahas masalah keuangan resort yang di korupsi dengan manajernya yang ada di kota BB langsung berjalan menuju ke kamar atas.


"Jadi bagaimana Alvaro anak kesayangan papa?" tanya Antonio.


"Aku gak bisa jawab sekarang pa , tiba tiba kepala aku rasanya sakit" , jawab Alvaro.


Sandra langsung memegang kepalanya anaknya.


"Kenapa bisa sakit sayang? Apa mau mama pijit atau kamu mau minum obat?" tanya Sandra.


Kepala aku tiba-tiba terasa kosong ma , aku pusing dari tadi gak bisa menemukan jawaban dari pertanyaan papa.


Sandra yang sudah mengerti maksud anaknya langsung tersenyum.


"Kamu harus bisa memikirkan yang terbaik buat keluarga kita sayang , sama dengan mama yang meninggalkan keinginan mama menjadi seorang apoteker hanya demi bisa fokus menjaga kalian dan papa", ucap Sandra.


"Iya nak , mama benar" , ucap Antonio sambil mengecup kening istrinya.


Alvaro masih terus berpikir disana , meskipun pada akhirnya dia juga masih berat untuk meninggalkan impiannya.


Tidak lama terdengar suara bel di kamar berbunyi , Antonio langsung berdiri dan membukakan pintu.


"Pagi pak" , ucap Robi yang berdiri disana.


"Pagi Robi , kamu masuk dulu" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Iya pak" , jawab Robi sambil berjalan masuk ke dalam.


"Nona muda" , sapa Robi.


"Iya Robi silahkan duduk" , jawab Sandra.


Robi langsung duduk di kursi sofa yang ada disana.


"Tuan kecil Alvaro gak pergi ke sekolah?" , tanya Robi yang melihat Alvaro sedang tidur di atas kaki mamanya.


"Gak uncle , tadi malam aku gak bisa tidur karena sakit perut" , jawab Alvaro.


Robi pun menganggukkan kepalanya.


"Baiklah Robi ada yang mau kamu bahas dengan saya?" , tanya Antonio sambil memberikan dokumen yang sudah ditandatanganinya kepada Robi.


"Iya pak , ternyata manajer resort yang di kota BB telah melakukan korupsi pak" , jawab Robi.


"Kamu langsung minta tukang audit saja untuk membereskannya" , ucap Antonio.


"Kalau dia berniat mengembalikan uangnya , apakah kita akan mempertahankannya pak?" , tanya Robi.


"Dari dulu kamu tau kan kalau saya tidak suka orang mengambil uang perusahaan dalam bentuk apapun , jadi setelah diurus... seperti biasa dia dipecat" , ucap Antonio dengan tegas.


"Baik pak" , jawab Robi.


"Apakah masih ada lagi?" , tanya Antonio.


"Gak ada pak , kalau gitu saya permisi kembali bekerja lagi" , ucap Robi.


Antonio mengantarkan Robi sampai ke pintu dan berjalan masuk menuju ke kursi sofa.


"Untung kemaren Angelica langsung kasih tau aku kalau ada yang aneh di laporan keuangan resort kamu sayang" , ucap Antonio yang memang memberikan resort itu untuk istrinya meskipun Sandra tidak menjalankannya tapi Sandra adalah pemilik 50% saham terbesar disana.


"Aku gak ngerti apa-apa hubby , taunya hanya menerima uangnya saja" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Iya gak apa apa sayang , aku memang menghadiahkan resort itu untuk kamu , tapi aku bangga punya Angelica yang bisa melihat dengan jeli kesalahan yang ada di dalam perusahaan" , ucap Antonio.


Sandra pun menganggukkan kepalanya.


"Kakak sudah membuat papa bangga , ayo sekarang anak manja papa juga harus buat papa bangga ya" , ucap Antonio.


Perkataan yang diucapkan oleh papanya benar-benar menambah beban pikiran Alvaro saat itu.


Antonio yang melihat anaknya masih diam , hanya membiarkannya saja , dia akan memberikan anaknya waktu untuk berpikir lagi.


"Baiklah , urusan papa disini sudah selesai , ayo kita pulang ke rumah , Alvaro mau mandi dulu atau nanti mandi dirumah saja?" , tanya Antonio.


"Aku mandi dirumah saja pa" , jawab Alvaro.


"Baiklah , ayo ambil tas kamu sayang" , ucap Sandra.

__ADS_1


Alvaro langsung berdiri dan mengambil tasnya yang ada di dalam kamar.


Sandra mulai mengumpulkan baju kotor mereka dan memasukkannya ke dalam paper bag untuk di cuci dirumah.


********


Angelica yang sedang duduk sendiri di kantin di datangi oleh Esmeralda.


"Angelica , Alvaro kenapa gak masuk sekolah hari ini?" , tanya Esmeralda.


"Dia sakit" , jawab Angelica.


"Alvaro sakit apa?" , tanya Esmeralda lagi.


"Sakit perut karena kebanyakan makan" , jawab Angelica.


"Kasihan nya pasti dia gak kuat menahannya , apa aku boleh menjenguknya?" , tanya Esmeralda.


"Kalau sekali-sekali aku buat kejutan buat si Alvaro boleh juga kali ya" , ucap Angelica dalam hatinya.


"Boleh , nanti siang setelah pulang sekolah , kamu ikuti mobil aku saja" , ucap Angelica.


"Terima kasih Angelica , kamu benar-benar calon kakak ipar yang baik" , ucap Esmeralda.


"Aku belum menjadi calon kakak ipar kamu Esmeralda" , ucap Angelica sambil tersenyum.


"Ya baiklah , tapi kamu mendukung kan kalau aku bersama dengan Alvaro" , ucap Esmeralda.


"Siapapun nantinya yang bersama Alvaro , asalkan wanita itu baik , aku pasti akan mendukungnya" , jawab Angelica.


"Baiklah , aku pasti akan selalu baik dengan Alvaro" , ucap Esmeralda.


Terdengar bel tanda istirahat telah usai...


"Nanti ketika pulang sekolah kita keluarnya sama-sama ya Angelica" , ucap Esmeralda sambil berdiri dan pergi ke kelasnya.


"Iya" , jawab Angelica sambil tersenyum.


"Niat hati mau mengejutkan si adek , sekarang malah aku yang jadi direpotin" , ucap Angelica sambil berjalan menuju ke kelasnya.


********


Antonio , Sandra dan Alvaro yang sudah sampai dirumah langsung berjalan menuju ke kamar mereka masing-masing.


"Sayang , sekarang kita tinggal berdua , aku pengen banget sayang" , ucap Antonio yang sudah memeluk tubuh istrinya.


"Hubby lagi pengen apa?" , tanya Sandra yang pura-pura tidak mengerti.


"Ini sayang" , ucap Antonio sambil menyentuh area tubuh bawah istrinya yang sangat membuatnya candu itu.


"Kunci dulu pintunya hubby" , ucap Sandra dengan lembut.

__ADS_1


Antonio langsung berjalan dengan cepat dan mengunci pintu kamar mereka , setelah pintu terkunci , dengan langkah yang cepat , Antonio yang sudah tidak sabar lagi , langsung menciumi istrinya dan membuka semua pakaian yang digunakan oleh istrinya.


Pagi menjelang siang hari itu , Antonio dan Sandra melakukan olah raga ranjang mereka sambil dipenuhi oleh kata-kata mesra yang romantis , sampai mereka mencapai kenikmatan bersama.


__ADS_2