Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 160


__ADS_3

Keesokan harinya Antonio yang sudah bangun dari tidurnya , melihat bidadari cantiknya tidur dalam pelukannya dengan tubuh polos dan perut yang sudah membulat.


Antonio menciumi perut Sandra.


"Anak papa baik-baik ya di dalam perut mama sampai nanti saatnya kamu hadir di dunia ini...papa dan mama sangat mencintai kamu , karena kamu adalah hasil buah cinta kami" , ucap Antonio di perut polos istri tercintanya.


Setelah itu Antonio memeluk dengan erat tubuh polos istri tercintanya.


Tidak lama Sandra pun bangun dari tidurnya.


"Hubby sayang" , ucap Sandra ketika sudah membuka matanya.


"Iya sayang" , jawab Antonio.


"Hari ini kita kemana ya?" , tanya Sandra.


"Kamu kan baru sehat , jangan banyak pergi pergi dulu ya sayang" , jawab Antonio.


"Iya hubby , kalau gitu kita berpelukan aja ya seperti ini seharian" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Aku mau sayang" , ucap Antonio sambil menelentangkan tubuh istri tercintanya.


Sandra hanya tersenyum melihat suaminya yang selalu suka dengan tubuh polosnya.


Antonio mulai menciumi lagi tubuh polos istrinya.


Sampai terdengar suara ponsel Antonio berbunyi.....


"Aduh....siapa lagi yang ganggu aku sedang bermesraan" , ucap Antonio yang sangat kesal kalau mood yang sudah di bangunnya tadi , diganggu oleh orang yang menelponnya.


"Terima dulu hubby sayang , nanti kan masih bisa dilanjutkan lagi" , ucap Sandra dengan lembut.


"Memang kamu yang selalu bisa mengerti aku sayang" , ucap Antonio yang mencium bibir istrinya sekilas dan baru diambilnya ponselnya yang ada di atas lemari.


"Halo" , jawab Antonio.


"Halo pak , untuk model rumahnya sudah selesai saya gambar , kapan bapak mau melihatnya?" , tanya pak Budi.


"Nanti siang saja ya pak , jam 1 kita ketemu di kantor saya" , jawab Antonio.


"Baik pak" , ucap pak Budi.


Setelah itu Antonio memutuskan sambungan telponnya , meletakkan ponselnya di atas lemari dan melanjutkan hasratnya yang tertunda tadi.


"Mau ketemu dengan klien ya hubby" , ucap Sandra yang mendengar percakapan suaminya.


"Itu pak Budi arsitek yang menggambar model rumah kita sayang" , ucap Antonio sambil menciumi tubuh istrinya.


"Jadi nanti hubby ke kantor?" , tanya Sandra.


"Iya sayang , nanti kita ke All Star Hotel ya , buat bertemu dengan pak Budi" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Aku harus ikut ya hubby?" , tanya Sandra sambil terkekeh.


"Iya dong sayang , aku gak mungkin pergi sendiri kan , aku gak akan tenang kalau meninggalkan kamu" , jawab Antonio.


"Meskipun aku tinggal sendiri di apartemen hubby" , ucap Sandra.


"Kamu mau tinggal sendiri disini?" , tanya Antonio.


"Kalau hubby perginya cuma sebentar aku di apartemen saja ya hubby" , jawab Sandra.


"Kalau kamu mau disini ya udah , nanti aku akan pulang secepatnya , sekarang kita harus menyelesaikan ini dulu ya sayang , aku sudah gak bisa menahannya" , ucap Antonio.


"Iya hubby sayang" , jawab Sandra yang sudah mengetahui kalau suaminya sudah siap dari tadi.


Tidak lama terjadilah penyatuan lagi diantara mereka berdua.


Setelah Antonio mencapai kepuasannya , Antonio melepaskan tubuhnya dari tubuh polos istri tercintanya.


"Sayang...kamu yakin nanti mau tinggal disini sendiri , ketika aku ke kantor?" , tanya Antonio lagi , sambil memeluk tubuh polos bidadari cantiknya.


"Iya hubby , aku capek juga dari tadi malam sampai pagi ini begituan terus sama hubby" , jawab Sandra.


"Ya udah , kamu istirahat ya , biar nanti malam kita bisa menyatukan tubuh kita lagi" , ucap Antonio sambil terkekeh.


"Ih....hubby terus aja maunya begitu" , ucap Sandra sambil mencubit perut suaminya.


"Aduhhh....sakit sayang" , ucap Antonio.


"Tidak akan ada kata capek buat aku untuk menikmati tubuh bidadari cantikku ini" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya hubby sayang....sekarang kita mandi ya , aku sudah lapar hubby" , ucap Sandra dengan manja.


"Ayo kita mandi bersama sayang" , ucap Antonio.


Antonio dan Sandra bangun dari tempat tidur dan turun dari kasur , berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka.


Setelah selesai seperti biasa , Antonio dan Sandra menggunakan baju mereka di depan lemari kamar , lalu mereka keluar menuju ke meja makan.


"Ini udah bukan sarapan lagi hubby , sudah mau makan siang" , ucap Sandra yang melihat ke arah jam yang ada di dinding menunjukkan pukul 11 siang.


"Iya , ini sudah siang nona muda" , jawab Tuti yang sedang membersihkan lantai.


"Iya mba" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Antonio dan Sandra makan makanan yang sudah disiapkan oleh Tuti , yang harusnya itu menjadi sarapan mereka , tapi sekarang menjadi makan pagi menjelang siang.


Setelah Antonio dan Sandra selesai makan , Sandra meminum vitamin dari dokter Sarah dan Sandra tidak meminum obat dari dokter Reihan lagi , karena dia sudah tidak demam lagi.


Antonio dan Sandra duduk di sofa ruang tamu dan menyalakan TV yang ada disana.


Tidak lama Tuti yang sudah selesai bekerja pun permisi untuk pergi.

__ADS_1


"Saya pergi dulu ya tuan dan nona muda" , ucap Tuti.


"Iya" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.


Setelah Tuti pergi dari sana , Antonio langsung memeluk pinggang istrinya.


"Sayang , yakin kamu gak mau ikut aku" , ucap Antonio dengan manja.


"Iya hubby sayang , aku mau disini saja ya" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Kalau nanti aku kangen gimana?" , tanya Antonio dengan manja.


"Kan hubby tinggal pulang kesini aja , aku selalu menunggu hubby disini" , jawab Sandra sambil terkekeh.


"Ya udah deh , nanti aku akan usahakan selesai secepatnya ya dan langsung pulang kesini" , ucap Antonio.


"Iya hubby sayang" , jawab Sandra.


Antonio yang sudah rapi dengan baju kerjanya , sangat berat meninggalkan istrinya sendirian di apartemen.


Karena biasanya mereka selalu bersama kemanapun mereka pergi , kecuali kalau Sandra lagi kuliah.


"Sayang , yakin kamu gak mau ikut aku?" , tanya Antonio sekali lagi.


"Iya hubby , aku tunggu hubby disini ya , pulang yang cepat ya" , ucap Sandra dengan manja.


"Baiklah sayang , kalau gitu aku pergi dulu ya" , ucap Antonio sambil mencium bibir istrinya sebentar dan setelah itu dia baru jalan keluar dari apartemen menuju ke lift.


Setelah Antonio pergi , Sandra mengunci pintu dan masuk ke kamarnya.


Sandra langsung naik ke atas kasur dan langsung tidur masuk ke alam mimpi , karena dia sudah mengantuk dan tubuhnya terasa lelah karena aktifitas yang dilakukannya dengan suaminya.


Antonio yang sudah sampai di All Star Hotel , langsung disapa oleh para stafnya.


"Siang pak" , sapa setiap staf yang melihat Antonio.


"Siang" , jawab Antonio.


Begitu Antonio mau masuk ke dalam lift , terlihat Robi baru mau keluar dari lift.


"Siang pak , ada apa bapak kesini hari ini?" , tanya Robi yang mengetahui kalau bosnya libur hari itu.


"Siang Robi , saya ada janji dengan Budi siang ini" , ucap Antonio.


"Baiklah pak , nanti begitu pak Budi datang akan saya antarkan ke ruangan bapak" , jawab Robi.


Antonio menganggukkan kepalanya dan masuk ke dalam lift menuju ke ruangannya.


Sampai di ruangannya Antonio melihat foto dia bersama istrinya yang ada di meja kerjanya.


"Aku bahagia bersama kamu sayang , sejak menikah kamu gak pernah minta yang macam-macam sama aku , sampai kita belum pergi honeymoon...kamu juga tidak pernah menanyakannya , awalnya kamu belum mau punya anak dulu , sekarang kamu mau punya anak demi aku , terima kasih sayang , aku sangat mencintai kamu" , ucap Antonio dalam hatinya , sambil melihat foto dia bersama istrinya.

__ADS_1


__ADS_2