
"Kakak kapan datangnya , kenapa aku gak tau?" , tanya Antonio yang kaget melihat kakak dan keponakannya datang ke rumahnya.
"Jangan sensi dulu dong , harusnya aku mengucapkan selamat ulang tahun dulu untuk adikku tersayang terlebih dahulu" , ucap Angga sambil tersenyum.
"Iya kak , terima kasih ya" , jawab Antonio sambil tersenyum.
Setelah itu papa Chandra , mama Shinta , kak Alex , Bella dan Dona pun memberikan selamat ulang tahun kepada Antonio , tidak ketinggalan 3 keponakan Antonio , si lucu imut Kiki , Karen dan Penelope juga memberikan selamat ulang tahun kepada uncle mereka.
.
.
.
Setelah itu kak Angga mulai bersuara....
"Kemaren la aku datang , kan anak-anak sudah liburan sekolah , kenapa...kamu takut diganggu lagi sama anak aku?" , ucap Angga sambil tertawa setelah orang tuanya dan istrinya memberikan selamat ulang tahun kepada Antonio.
"Ya , jangan sampai anak kamu si Kiki mengganggu istri kesayangan aku lagi , cukup dengan menjaga anak kembar aku saja , istri aku sudah repot banget , jangan ditambah sama si Kiki lagi" , ucap Antonio.
Tidak lama Sandra yang baru jalan dari dapur menuju ke ruang keluarga hanya bisa tersenyum mendengar perkataan suaminya.
"Kiki kan gak mengganggu aunty cantik , iya kan aunty cantik" , ucap si lucu imut Kiki.
"Iya sayang , kamu gak pernah mengganggu aunty" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Tuh kan uncle , aunty cantik saja bilang aku gak pernah mengganggu aunty cantik" , ucap si lucu imut Kiki sambil memeluk tubuh Sandra yang sudah duduk di karpet dekat anak kembar mereka.
"Kamu jangan jawab gitu dong sayang" , ucap Antonio.
Papa Chandra , mama Amel , kak Angga , Bella , kak Alex dan Dona langsung tertawa melihat Antonio yang masih cemburu saja dengan Kiki sampai sekarang.
"Tapi memang gitu hubby , jadi gimana dong" , ucap Sandra sambil tersenyum.
Tidak lama Alvaro pun langsung merangkak mendekati Sandra sambil memanggil mama...mama....
"Tuh sayang , Alvaro aja cemburu lihat Kiki peluk peluk kamu" , ucap Antonio yang melihat Alvaro mendekati Sandra.
"Alvaro kan memang gitu hubby kalau sudah lihat aku" , jawab Sandra sambil tersenyum dan mengangkat tubuh Alvaro , meletakkannya di pahanya.
Antonio pun hanya terdiam sambil melihat Angelica memainkan mainan yang ada di playmat nya.
"Alvaro manja banget ya sama Sandra" , ucap mama Shinta.
"Iya ma , gak tau kenapa Alvaro suka banget sama aku beda sama Angelica yang lebih suka dengan mainannya kalau gak sama hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.
__ADS_1
"Berarti kalian punya anak masing-masing" , ucap papa Chandra sambil tersenyum.
"Iya pa , kayaknya nanti Angelica bisa jadi ikut aku terus di All Star Hotel" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Gak apa apa nak , jadi dari kecil sudah dibiasakan untuk melihat kamu bekerja" , ucap papa Chandra.
Tidak lama bik Ida keluar membawakan makanan kecil dan minuman , bik Ida meletakkannya di meja yang ada di ruang keluarga.
"Silahkan diminum dan dimakan , tuan besar , nyonya besar , tuan muda dan nona muda" , ucap bik Ida.
"Iya , terima kasih ya bik" , ucap papa Chandra , mama Shinta , kak Angga , kak Alex , Bella dan Dona secara bersamaan.
Setelah itu bik Ida kembali berjalan menuju ke dapur.
"Tapi kan Angelica cewek pa , masa cucu cewek mama disuruh untuk menjalankan bisnis hotel" , ucap mama Shinta setelah bik Ida pergi dari sana.
"Tapi nanti aku mau Angelica dan Alvaro yang menjalankan bisnis aku ma" , jawab Antonio.
"Iya , untuk jaman sekarang anak perempuan juga gak masalah menjalankan bisnis" , ucap papa Chandra.
Sandra hanya mendengarkan percakapan antara suami dan mertuanya.
Biar bagaimanapun Sandra selalu menyerahkan semua keputusan kepada suaminya.
"Alvaro lucu banget ya aunty" , ucap si lucu imut Kiki.
"Iya sayang , coba kamu lihat , Alvaro mirip aunty atau mirip uncle" , ucap Sandra.
"Kalau Kiki lihat kayaknya mirip sama aunty cantik , karena adek bayinya ganteng" , ucap si lucu imut Kiki.
"Memangnya uncle gak ganteng ya?" , tanya kak Angga kepada anaknya.
"Gak pa , uncle gak ganteng , lebih ganteng aku" , jawab si lucu imut Kiki.
Sontak semua yang ada disana langsung tertawa mendengar perkataan si lucu imut Kiki.
"Aku cuma nanya ya Antonio , aku gak mengajari si Kiki lho untuk ngomong seperti itu" , ucap Angga yang tidak mau di salahkan.
"Iya kak , biar aku gak ganteng tapi aku bisa dapat istri yang cantik banget" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Hubby selalu menjadi cowok yang paling ganteng dimata aku" , jawab Sandra sambil memegang wajah suaminya dengan tangannya.
"Aduh...mama paling gak bisa kalau melihat kemesraan Sandra dan Antonio , dari pacaran sampai menikah , sampai punya anak , masih aja mesra banget" , ucap mama Shinta.
Papa Chandra hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku Antonio dan Sandra yang memang gak pernah malu untuk memperlihatkan kemesraan mereka kepada siapa saja.
__ADS_1
"Iya beruntung banget si Antonio , biar begitu juga dia dapat istri cantik yang menyayangi dia" , ucap kak Alex.
"Iya aku juga gak menyangka Antonio bisa mendapatkan istri yang cantik banget , masih muda lagi" , ucap kak Angga.
Bella dan Dona hanya tersenyum melihat suaminya dan saudaranya.
Antonio pun hanya tersenyum mendengar ucapan kedua kakaknya , karena kali ini memang benar apa yang dikatakan oleh kedua kakaknya itu.
Ketiga keponakan mereka bermain dengan Alvaro dan Angelica.
Dilihat Alvaro dan Angelica sangat senang dengan kehadiran saudara sepupu mereka.
Hari sudah mulai siang , Sandra berjalan menuju ke dapur untuk melihat apakah asisten rumah tangganya sudah mempersiapkan makan siang untuk mereka semua.
"Mba Tuti , apakah makanannya sudah siap?" , tanya Sandra.
"Sudah nona muda , sebentar lagi tinggal Tuti sama bik Ida susun aja di meja makan" , jawab Tuti.
"Baiklah , Ina dan Ira kemana ya?" , tanya Sandra.
"Kayaknya tadi lagi dibelakang mencuci baju Alvaro dan Angelica" , ucap Tuti.
Sandra pun menganggukkan kepalanya dan berjalan menuju ke belakang.
"Ina...Ira...pekerjaan kalian disini sudah selesai?" , tanya Sandra.
"Sudah hampir selesai nona muda , setelah ini kami mau buat MPASI untuk Alvaro dan Angelica" , ucap Ina dan Ira.
"Baiklah" , jawab Sandra.
Sandra berjalan masuk ke dalam dan menuju ke kamarnya.
Sandra mengambil ASI yang sudah di pompanya kemaren malam di dalam kulkas khusus untuk ASI dan menghangatkannya , setelah hangat dimasukkan ke dalam botol susu dan Sandra membawa kedua botol susu itu turun ke bawah untuk diberikan kepada Alvaro dan Angelica.
Sampai di bawah Sandra mulai menggendong Alvaro dan memberikan botol susu kepada Alvaro.
Antonio juga menggendong Angelica dan memberikan botol susu kepada Angelica.
Setelah selesai menyusui Sandra dan Antonio berjalan bersama kedua orang tua , saudaranya dan kakak iparnya beserta keponakan mereka menuju ke meja makan.
Sampai di meja makan , terlihat semua makanan sudah terhidang diatas meja makan.
Tidak lama Ina dan Ira yang sudah selesai membuat MPASI untuk Alvaro dan Angelica , Ina dan Ira berjalan keluar dan mengambil Angelica dan Alvaro dari Sandra dan Antonio.
Setelah itu Sandra dan Antonio makan bersama dengan keluarga besar Antonio sambil mengobrol santai bersama.
__ADS_1