
Kak , kak Citra sudah datang" , ucap Sandra , pada Antonio yang sedang menonton TV dikamar.
"Ok sayang" , ucap Antonio , sambil berjalan keluar , memeluk pinggang Sandra.
"Idihhhhhh...di apartemen aja mau keluar pake acara peluk...peluk..." , ucap Citra.
"Makanya loe cepetan merrid , biar bisa peluk-peluk setiap waktu" , ucap Antonio sambil tertawa.
Sandra hanya geleng-geleng kepala melihat Antonio dan Citra , yang kalau ketemu ada aja perdebatan diantara mereka.
"Ya udah , mana kamar yang mau di buat wardrobe nya , cepet gue lihat , supaya gue bisa lanjut peluk-pelukan sama pacar gue" , ucap Citra yang gak mau kalah.
Antonio dan Sandra hanya tersenyum mendengar ucapan Citra.
Antonio menunjukkan kamar nya dan kamar di sebelahnya , yang akan dijadikan wardrobe.
Setelah Citra melihat-lihat...
"Jadi mau disesuaikan dengan design kamar utama ya" , ucap Citra.
"Iya" , jawab Antonio.
"Ok , gue gambar dulu , beberapa hari lagi gue kasih lihat loe" , ucap Citra.
"Ok" , jawab Antonio.
"Ya udah , kalian lanjutkan lagi bermesraan nya , gue mau pulang dulu" , ucap Citra.
"Kok cepat banget kak" , tanya Sandra.
"Gak apa-apa sayang biar aja dia cepat pergi" , ucap Antonio.
"Idihhhhh...segitunya loe sama gue , mentang-mentang sudah dapatin Sandra ya , dulu aja minta-minta gue buat kenalin sama Sandra , udah dapet aja , gue diginiin" , ucap Citra.
"Iya , gak boleh gitu lho kak , kalau bukan kak Citra juga kita gak akan bersama" , ucap Sandra.
Antonio hanya menganggukkan kepalanya.
"Tuh loe denger cewek loe"...
"Tapi , kakak juga sudah mau pulang Sandra , pacar kakak menunggu di mobil , kakak pulang dulu ya" , ucap Citra.
"Iya kak , makasih ya" , ucap Sandra.
"Iya Sandra , sama-sama" , ucap Citra
"Gue pulang dulu ya" , ucap Citra pada Antonio.
"Iya" , jawab Antonio.
Setelah Citra pergi , Sandra langsung melepaskan dirinya dari pelukan Antonio dan menuju ke kamar.
"Pasti ada yang aneh , dari bidadari cantikku" , ucap Antonio sambil mengikuti Sandra ke kamar.
Sandra yang sudah berbaring di kasur , langsung di peluk dari belakang oleh Antonio.
"Kamu kenapa sayang , gak biasanya begini sama kakak" , ucap Antonio.
"Aku gak apa-apa kak" , jawab Sandra.
"Gak mungkin , kakak ada salah ya" , ucap Antonio sambil menciumi leher Sandra.
"Kalau aku gak jawab , pasti kak Antonio akan bertanya terus" , ucap Sandra dalam hatinya.
"Tuh kan...kamu cuma diam , berarti benar kakak ada salah ya" , ucap Antonio yang masih memeluk dan terus menciumi leher dan bahu Sandra.
Akhirnya Sandra membalikkan tubuhnya sehingga mereka pun berhadapan.
"Sebenarnya , aku pengennya ke kampus sendiri kak" , ucap Sandra.
__ADS_1
"Tapi kan kamu sudah tau alasannya sayang , kakak gak mau kejadian kemaren terulang kembali , kalau terjadi apa-apa sama kamu , kakak takut sayang , kakak takut kehilangan kamu" , ucap Antonio dengan lirih , sambil memeluk Sandra.
Sandra terdiam untuk sesaat...
"Meskipun dia marah , karena Antonio mengatur semua kehidupannya , tapi semua itu dilakukan Antonio , untuk kebaikan dirinya juga" , ucap Sandra dalam hatinya.
"Iya maafkan aku ya kak , aku tau kakak selalu memikirkan yang terbaik buat aku , aku mau pergi ke kampus dengan pak Maman" , ucap Sandra sambil mengeratkan pelukannya pada tubuh Antonio.
"Iya sayang , maafkan juga kakak selalu mengatur kamu , tapi itu...karena kakak gak mau kehilangan kamu , mendengar kamu dilukai waktu itu aja , jantung kakak rasanya berhenti sesaat , kakak gak sanggup sayang" , ucap Antonio sambil menciumi kening Sandra.
"Iya kak" , ucap Sandra sambil melihat ke wajah Antonio.
Karena Sandra mendongakkan wajahnya melihat Antonio , wajah mereka pun menjadi dekat , hanya berjarak berapa senti saja.
Tidak tau siapa yang duluan melakukannya , tapi bibir mereka pun sudah bersatu.
Mereka hanyut dalam ciuman yang lembut dan penuh perasaan cinta dari keduanya.
Terdengar suara Hp Antonio berbunyi.
"Diangkat dulu kak" , ucap Sandra setelah melepaskan bibirnya dari Antonio.
"Siapa sih yang ganggu kemesraan kita aja?" , ucap Antonio , sambil mengambil Hp nya.
Ternyata si Andre....
"Halo Andre" , jawab Antonio.
"Halo pak , saya sudah dapat studio foto , yang bapak mau , kalau besok pagi bapak mau langsung foto bisa pak , nanti saya share lokasinya" , ucap Andre.
"Ok besok pagi , saya kesana , terima kasih Andre" , ucap Antonio.
"Iya sama-sama pak" , jawab Andre sambil memutuskan sambungan telpon di Hp nya.
"Siapa kak?" , tanya Sandra.
"Andre WO kita sayang , besok pagi kita ke studio foto ya , buat foto prewedding" , ucap Antonio.
"Sudah siang sayang...kita makan siang dulu ya" , ucap Antonio.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
Begitu Antonio dan Sandra sudah berada di ruang makan , makanan sudah disiapkan oleh Tuti di atas meja.
Antonio dan Sandra mengambil makanan dan makan sambil mengobrol ringan.
Setelah mereka selesai makan Tuti membereskan semua piring-piring yang ada disana.
"Semuanya sudah bersih dan beres , aku bisa pulang lagi" , ucap Tuti dalam hatinya.
"Saya pulang dulu ya tuan dan nona muda" , ijin Tuti pada majikannya , yang sedang duduk di sofa ruang tamu , sambil menonton TV.
"Iya" , jawab mereka bersamaan.
Setelah Tuti pulang , Antonio menutup pintu apartemennya , dan langsung duduk di sofa sambil memeluk Sandra.
"Kalau sudah gak ada Tuti , baru bisa bermesraan sama kamu disini sayang" , ucap Antonio dengan lembut , sambil menciumi leher Sandra.
"Bukannya setiap hari juga bermesraan kak" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Iya , tapi tetap gak cukup sayang" , ucap Antonio sambil meletakkan kepalanya di bahu Sandra.
"Kalau Tuti tinggal disini , gimana kak?" , tanya Sandra.
"Mau tidur dimana dia sayang? Kita kan mau renovasi buat wardrobe juga" , ucap Antonio.
"Di kamar yang ujung kak , tempat yang dijadiin gudang sekarang" , ucap Sandra.
"Nanti coba kakak pikirkan dulu ya sayang , kamu gak bisa ya , kalau gak ada Tuti" , tanya Antonio.
__ADS_1
"Gak gitu juga sih kak , cuma dari pada dia bolak balik gitu" , ucap Sandra.
"Nanti ya coba kita lihat lagi , soalnya nanti juga kita gak sering di apartemen , nanti kamu kan ikut kakak di hotel" , ucap Antonio.
"Iya kak" , jawab Sandra.
Tidak berapa lama Sandra merasakan sakit di perutnya.
"Kayaknya dapet nih" , ucap Sandra dalam hatinya.
"Kak aku mau ke kamar mandi dulu ya" , ucap Sandra sambil melepaskan pelukan Antonio dan bergegas ke kamar mandi.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
Sampai di kamar mandi , ternyata benar , datang bulan....
"Aduh... mana gak ada pembalut lagi , disini" , gumam Sandra.
Akhirnya Sandra memutuskan memanggil Antonio.
"Kakkkkkkkkkk......" , panggil Sandra sambil berteriak , karena Antonio berada di ruang tamu.
Mendengar teriakan Sandra , Antonio pun bergegas masuk ke kamar.
"Ada apa sayang?" , tanya Antonio , dengan muka yang khawatir.
"Kak aku lagi dapet" , ucap Sandra.
"Dapet? Dapet apa?" , ucap Antonio , yang tidak mengerti maksud ucapan Sandra.
"Datang bulan kak" , ucap Sandra.
"Oh... datang bulan , terus gimana?" , tanya Antonio.
"Gak ada pembalut kak , beliin yah" , ucap Sandra dengan manja.
"Gimana bentuknya sayang?" , tanya Antonio.
"Lihat aja gambar hello kitty trus sayap 36" , ucap Sandra.
"Ok , kakak ke mini market bentar ya , kamu tunggu disini" , ucap Antonio.
Antonio langsung turun ke parkiran dan menjalankan mobilnya ke mini market terdekat.
Sampai di mini market , Antonio memarkirkan mobilnya dan langsung masuk ke dalam mini market , mencari pembalut yang Sandra bilang.
Antonio menelusuri setiap rak disana...
"Akhirnya ketemu juga , gambar hello kitty sayap 36 , mau beli berapa banyak ya" , ucap Antonio dalam hatinya.
Aku beli 10 aja deh.
Lalu Antonio pun berjalan ke kasir , sambil membawa 10 bungkus pembalut.
Kasir wanita dan temannya di mini market itu , tersenyum-senyum melihat Antonio , membawa 10 pembalut ditangannya.
"Cuma ini aja pak?" , tanya petugas wanita itu sambil tersenyum.
"Iya cuma ini aja" , ucap Antonio.
"Buat istrinya ya pak?" , tanya petugas wanita yang satu lagi.
"Iya" , jawab Antonio.
Setelah petugas kasir selesai menghitung belanjaannya , Antonio langsung membayarnya dan keluar dari mini market , masuk ke mobilnya , lalu Antonio menjalankan mobilnya dengan cepat , karena yang ada di pikirannya , Sandra sudah menunggunya lama di kamar mandi.
Setelah Antonio keluar dari mini market...
"Beruntung banget ya istrinya , suaminya mau membelikan pembalut , mana orang kaya lagi , mobilnya aja mewah" , ucap petugas wanita yang di kasir.
__ADS_1
"Iya , mana suaminya gak malu lagi pegang bungkusan pembalut segitu banyak ditangannya , gak pake keranjang lagi" , ucap teman petugas wanita itu sambil terkekeh.