
Antonio yang sudah duduk diatas kasur bersama istri tercintanya , mengambil ponselnya yang ada di atas lemari dan menyentuh nama Robi di layar ponselnya.
Sandra menyalakan TV sambil menyandarkan tubuhnya ke tubuh suaminya.
Antonio langsung memeluk pinggang istrinya dengan tangannya yang satu lagi.
Tidak lama terdengar suara dari sana.
"Halo pak" , jawab Robi.
"Halo Robi , tadi kamu telpon saya ada apa?" , tanya Antonio.
"Saya mau menanyakan masalah Sherly pak , ini dia selalu berteriak dari tadi pagi di gudang , minta dikeluarkan dari sana" , ucap Robi.
"Biarin saja dia disana untuk sementara , saya gak akan ke All Star Hotel hari ini" , ucap Antonio.
"Dia dikasih makan gak pak?" , tanya Robi.
"Iya boleh , kasih dia makan dulu" , ucap Antonio.
"Baik pak , untuk ponsel nona muda bagaimana pak?" , tanya Robi.
"Kamu antarkan siang ini ke rumah nona muda yang dekat rumah Citra" , jawab Antonio.
"Baik pak" , jawab Robi.
Setelah itu Antonio memutuskan sambungan telponnya.
"Yakin hubby gak mau lihat cewek hubby disana?" , tanya Sandra.
"Sudah aku bilang sayang , dia bukan cewek aku , hanya kamu sayang , gak ada yang lain" , jawab Antonio.
"Kenapa hubby masih biarin dia di All Star Hotel?" , tanya Sandra.
"Karena dia gak mau dipecat , jadi aku suruh aja Robi kurung dia di gudang hotel sementara ini , dia kan ke gatel an , pengen tidur sama aku , aku kasih dia tidur sama kecoak disana , biar dia puas" , ucap Antonio.
"Memangnya niatnya dari awal mau tidur sama hubby" , ucap Sandra.
"Iya sayang , makanya dia buka bajunya , dia pikir aku tergoda sama dia , ya gak la , gak nafsu aku liat dia" , ucap Antonio.
"Beneran , dadanya aja besar banget lho , lebih besar dari aku punya , setiap cowok kan suka dengan cewek yang dadanya besar" , ucap Sandra.
"Aku gak peduli sayang , aku cuma cinta sama kamu jadi aku gak akan tertarik melihat cewek lain , meskipun cewek itu telanjang di depan aku , aku gak akan tertarik , karena hanya kamu yang membuat aku tertarik , jadi kamu jangan berpikir macam-macam lagi ya , hanya kamu dan anak kita yang aku inginkan sayang" , ucap Antonio sambil menciumi kepala bidadari cantiknya.
"Beneran hubby" , ucap Sandra yang wajahnya sudah dibasahi dengan air mata.
"Iya sayang , kamu harus percaya ya sama aku" , ucap Antonio.
"Iya hubby" , jawab Sandra dengan suara terisak tangis.
"Kamu nangis sayang?" , tanya Antonio sambil melihat wajah istrinya.
"Aku sebenarnya takut kalau kejadian kemaren beneran terjadi hubby" , ucap Sandra sambil menangis.
__ADS_1
"Gak akan pernah terjadi sayang , percaya deh sama aku" , ucap Antonio sambil mengusap air mata bidadari cantiknya dengan kedua tangannya.
"Aku mau memastikan kalau yang hubby bilang benar , aku mau melihat sendiri hubby mengusir dia dari All Star Hotel" , ucap Sandra yang masih terisak tangis.
"Ternyata yang papa Surya bilang , benar" , ucap Antonio dalam hatinya.
"Baiklah sayang , aku akan buktikan kalau aku memang gak ada hubungannya dengan Sherly , tapi aku harus meminta Robi untuk menambah bodyguard dulu ya buat menjaga kamu , aku takut kamu di sakiti sama dia" , ucap Antonio.
"Gak usah nambah bodyguard hubby , 2 orang bodyguard aku itu aja sudah cukup , dia pasti tidak akan bisa menyakiti aku" , jawab Sandra sambil memeluk tubuh suaminya.
"Baiklah sayang" , ucap Antonio sambil mencium kepala bidadari cantiknya.
********
Di All Star Hotel....
"Sherly ini makanan kamu hari ini" , ucap Robi yang masuk ke dalam gudang dan dijaga oleh 2 petugas keamanan di depan pintu.
"Tolong keluarkan aku dari sini Robi , aku takut sekali di sini , banyak banget kecoak nya" , ucap Sherly sambil memohon.
"Itu sangat pantas untuk kamu yang ingin mencari masalah dengan bos Antonio" , ucap Robi.
"Baiklah , aku setuju untuk dipecat , Antonio ada kan , bawa aku ke ruangannya Robi" , ucap Sherly.
"Kamu terlambat Sherly , kalau dari kemaren kamu mau menyelesaikan semuanya kamu gak akan mengalami seperti ini , hari ini bos tidak akan datang , kamu harus menikmati malam ini disini" , ucap Robi sambil berjalan keluar dan menutup pintu gudang.
"Tunggu Robi , aku mohon panggil Antonio ke sini , aku setuju dipecat asalkan aku dikeluarkan dari gudang ini" , ucap Sherly sambil memukul pintu gudang.
"Ayo kita tinggalkan saja cewek gila ini" , ucap Robi setelah salah satu petugas keamanan mengunci pintu gudang.
"Baik pak" , jawab petugas keamanan tersebut.
Sherly yang masih berada di gudang hanya terduduk dengan lesu , karena dia benar-benar tidak menyangka kalau dia akan disiksa seperti itu oleh Antonio.
Sherly yang sudah kelaparan pun memutuskan untuk memakan makanan yang sudah dibawakan oleh Robi.
"Paling tidak...aku harus makan untuk mengumpulkan tenaga aku , setelah aku keluar dari sini aku harus menyusun rencana baru untuk mendapatkan uang Antonio" , ucap Sherly yang masih terobsesi dengan uang Antonio.
Robi yang berjalan ke ruangannya mengambil ponsel pesanan Antonio dan membawa beberapa berkas yang butuh tanda tangan Antonio.
Setelah mengambil semua yang dia butuhkan , Robi berjalan keluar menuju ke parkiran dan memasukkan semua barang-barang yang dibawanya ke dalam mobil.
********
Siang itu Amanda menelpon Rangga yang sedang menjenguk Yogi di lapas.
"Bro....kakak loe nelpon gue , loe yang jawab ya , selama ini kan gue terus bohongi dia , sekarang loe yang katakan sendiri kebohongan loe" , ucap Rangga.
"Gue masih gak berani ngomong sama kakak gue , kalau dia tau pasti dia kecewa banget sama gue bro" , ucap Yogi dengan lirih.
"Bagaimanapun ini loe kesalahan yang buat sendiri , loe harus bisa mengahadapi kakak loe" , ucap Rangga.
Akhirnya Yogi mengangkat telpon kakaknya di ponsel Rangga.
__ADS_1
"Halo kak" , jawab Yogi.
"Halo dek , akhirnya kakak bisa juga dengar suara kamu , kamu kemana saja beberapa bulan ini , kenapa kakak gak bisa menelpon ponsel kamu?" , tanya Amanda.
"Aku lagi bersenang-senang dengan cewek cewek aku kak" , jawab Yogi.
"Kakak gak percaya , masa jawaban kamu sama dengan Rangga , kamu kira kakak akan percaya begitu saja , kalau kamu bersenang-senang dengan cewek , gak mungkin ponsel kamu gak bisa dihubungi" , ucap Amanda.
"Benar kak , aku bersenang-senang sama cewek dari pagi sampai malam sampai aku lelah" , ucap Yogi sambil terkekeh.
"Kamu jujur gak sama kakak , kalau gak kakak akan berangkat kesana minggu depan , kebetulan kakak ada libur 2 hari , kalau kamu benar-benar bersenang-senang dengan cewek , kamu pasti bisa kan menemui kakak di rumah" , ucap Amanda.
Membuat Yogi menelan saliva nya kuat-kuat , lalu Yogi mulai menghembuskan nafasnya sekali.
"Sebenarnya aku di penjara kak" , ucap Yogi.
"Apa! Kenapa kamu bisa di penjara?" , tanya Amanda yang terkejut.
"Aku menculik cewek yang aku sukai kak" , ucap Yogi.
"Cewek yang gak suka sama kamu itu?" , tanya Amanda.
"Iya kak" , jawab Yogi.
"Kamu kenapa cari masalah sih dek , mana papa sedang sakit seperti itu , sekarang kamu buat masalah lagi" , ucap Amanda.
"Maafkan aku kak" , jawab Yogi.
"Jadi kamu berapa lama ditahan?" , tanya Amanda.
"Satu setengah tahun kak" , jawab Yogi.
"Ya ampun dek , kakak harap setelah ini kamu akan sadar dan menyesali semua perbuatan kamu , kenapa kamu gak sama cewek yang waktu itu datang ke rumah sakit aja sih" , ucap Amanda.
"Iya kak , aku sudah menyadari kesalahan aku sejak aku ditangkap , untuk masalah Katherine lihat nanti aja ya kak" , jawab Yogi.
Tidak lama petugas mengatakan bahwa waktu kunjungan sudah habis.
"Kak sudah dulu ya , aku sudah harus masuk ke tahanan lagi" , ucap Yogi.
"Iya dek , kamu baik-baik ya disana" , ucap Amanda.
"Iya kak" , jawab Yogi sambil memutuskan sambungan telpon dari kakaknya dan memberikan ponsel Rangga.
"Akhirnya loe jujur juga bro" , ucap Rangga.
"Iya , gue gak bisa bohong kalau sama kakak gue , gue masuk dulu ya bro" , ucap Yogi.
"Iya bro , besok-besok gue kesini lagi" , ucap Rangga.
"Iya" , jawab Yogi sambil masuk ke dalam.
Rangga pun keluar dari lapas dan menuju ke motornya , menyalakan motornya dan menjalankan motornya menuju ke bengkelnya.
__ADS_1