
Vincent yang sudah keluar dari kelasnya , langsung di serbu dengan cewek-cewek yang menyukainya.
Vincent tidak juara kelas , tapi paling gak dia masuk ranking 10 besar disana.
Vincent yang sangat menyukai basket dan memiliki wajah yang tampan , membuat dia memiliki banyak penggemar.
Terutama saat dia berlaga di lapangan basket , semua wanita yang menyukainya , langsung menggemakan namanya disana.
.
.
"Hai sahabat kembar ku , setelah pulang sekolah aku ada latihan basket , kalian lihat aku ya , sekalian untuk menyemangati" , ucap Vincent yang sudah berada di kantin dan duduk di sebelah Alvaro.
"Aku gak tertarik , lagian kan kamu sudah punya banyak penonton" , ucap Angelica sambil melihat cewek-cewek yang berada di belakang Vincent.
"Tapi aku akan lebih bersemangat kalau kamu yang lihatin aku Angelica" , ucap Vincent sambil tersenyum.
"Aku gak tertarik , aku mau langsung ke All Star Hotel setelah pulang sekolah" , jawab Angelica sambil memakan buah semangkanya.
"Kalau kamu Alvaro?" , tanya Vincent.
"Aku mau cepat makan masakan mama aku" , jawab Alvaro yang memang tidak menyukai olah raga dari dulu.
"Kalian gak setia kawan ya , masa gak mau menyemangati aku latihan" , ucap Vincent.
"Siapa bilang kami gak setia kawan , waktu kamu sedang tanding aku dan kakak pergi melihat pertandingan kamu" , ucap Alvaro.
"Iya kamu benar Alvaro , ini kan juga cuma latihan , gak penting dong di liatin" , ucap Angelica.
"Tenang Vincent , kami selalu setiap menemani kamu latihan setiap hari" , ucap Rika salah satu penggemar Vincent.
"Iya terima kasih para penggemar aku yang selalu menyemangati aku latihan dan bertanding" , ucap Vincent sambil tersenyum.
Semua penggemar Vincent yang ada disana langsung menyebutkan yel yel yang sudah mereka persiapkan untuk Vincent.
"Semangat Vincent ganteng , semangat Vincent keren , semangat Vincent cakep , kamu selalu di hati kami....I Love You".
Itulah yel yel yang selalu diucapkan oleh penggemar Vincent ketika mereka berada di lapangan.
Mendengar yel yel di ucapkan di kantin pada saat itu , membuat Angelica yang menyukai suasana tenang , menjadi tidak nyaman.
"Aku kembali ke kelas duluan ya" , ucap Angelica.
"Iya kak" , jawab Alvaro.
"Kenapa kamu cepat sekali perginya?" , ucap Vincent sambil berdiri mengikuti Angelica.
"Aku pusing mendengarkan para penggemar kamu berteriak" , ucap Angelica sambil terus berjalan.
"Sudah Vincent , ada kami yang selalu mendukung kamu , kenapa kamu mengejar cewek yang gak mau mendukung kamu" , ucap Gina salah satu penggemar Vincent.
"Itu bukan urusan kamu" , ucap Vincent yang kembali menuju ke kelasnya.
********
Sandra yang sudah selesai masak saat itu , pergi ke atas menuju ke kamarnya untuk membersihkan dirinya.
Setelah selesai mandi , Sandra mulai berjalan ke meja riasnya dan berdandan natural seperti biasanya.
Sandra yang sudah kelihatan sangat cantik , berjalan keluar dari kamar dan menuju ke dapur.
__ADS_1
Sandra mulai menyiapkan 4 kotak makanan disana dan menata makanan yang sudah dimasaknya ke dalam kotak.
"Mba Tuti , mba Ida , aku jalan dulu ya" , ucap Sandra ketika sudah selesai memasukkan semua kotak makanan di dalam tas khusus.
"Iya nona muda" , jawab mba Tuti dan mba Ida bersamaan.
Sandra berjalan keluar menuju ke mobilnya.
"Pak Maman , kita ke All Star Hotel ya" , ucap Sandra ketika sudah sampai diluar.
"Baik nona muda" , ucap pak Maman.
Setelah Sandra masuk ke dalam mobil , pak Maman menjalankan mobilnya menuju ke All Star Hotel yang tidak jauh dari rumah mereka.
Sampai di All Star Hotel , semua karyawan langsung menyapa Sandra.
"Siang nona muda" , sapa semua karyawan yang bertemu dengan Sandra.
"Siang" , jawab Sandra sambil tersenyum seperti biasanya.
Sandra berjalan menuju ke lift , sampai ke ruangan kerja Antonio.
"Susi , bapak ada di ruangannya gak?" , tanya Sandra kepada sekretaris Antonio.
"Ada nona muda , silahkan langsung masuk saja" , jawab Susi sambil tersenyum.
"Baiklah , terima kasih" , jawab Sandra.
"Iya sama sama nona muda" , jawab Susi.
Sandra berjalan menuju ke depan ruangan suaminya dan langsung membuka pintunya.
"Akhirnya kesayangannya hubby datang juga" , ucap Antonio.
Sandra langsung meletakkan tas yang berisi kotak makanan di atas meja dan berjalan menuju ke kursi kebesaran Antonio dan menciumi bibir suaminya.
Ketika Sandra mau melangkahkan kakinya untuk duduk di kursi yang ada di depan meja kerja Antonio...
Antonio langsung menarik tubuh Sandra sampai tubuhnya terduduk di atas paha Antonio.
"Kenapa lagi hubby?" , tanya Sandra sambil menyentuh wajah suaminya dengan kedua tangannya.
"Aku masih belum puas berciuman dengan kamu sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum simpul.
"Kebiasaan ya hubby , gak siang gak malam selalu saja maunya bermesraan terus" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Iya sayang , kalau sama kamu aku mau dekat kamu aja" , ucap Antonio.
"Kita sudah mulai tua lho hubby , anak-anak saja sudah berumur 17 tahun sekarang" , ucap Sandra.
"Umur boleh tua sayang , tapi untuk bermesraan gak ada kata tua" , jawab Antonio.
"Iya hubby kesayangan aku" , ucap Sandra sambil tersenyum.
Antonio langsung menurunkan wajahnya dan menciumi bibir istrinya dengan lembut disana.
********
Alvaro dan Angelica yang sudah pulang sekolah saat itu , langsung berjalan menuju ke parkiran sekolah , dimana pak Kamil memarkirkan mobil mereka.
"Alvaro , Angelica , beneran kalian gak mau melihat aku latihan basket" , ucap Vincent yang masih berusaha membujuk mereka untuk melihat dia latihan.
__ADS_1
"Iya aku tidak mau" , jawab Angelica.
"Aku juga gak mau" , jawab Alvaro.
"Tapi nanti ketika aku tanding , kalian datang ya" , ucap Vincent.
"Iya" , jawab Alvaro dan Angelica bersamaan sambil masuk ke dalam mobil.
Setelah Alvaro dan Angelica masuk ke dalam mobil , Vincent berjalan masuk menuju ke lapangan basket untuk latihan.
"Kita ke All Star Hotel dulu ya pak" , ucap Angelica.
"Baik non" , jawab pak Kamil.
Pak Kamil membawa mobil menuju ke All Star Hotel.
Setelah setengah jam mobil melintasi jalanan ibukota yang cukup padat saat itu , akhirnya mobil yang dibawa oleh pak Kamil sampai juga di All Star Hotel yang megah itu.
Angelica dan Alvaro langsung berjalan masuk ke dalam sampai ke ruangan kerja papa nya.
Brakkkkk.....
Mendengarkan suara pintu yang terbuka dengan keras , membuat Antonio dan Sandra menghentikan ciuman mesra mereka dan melihat siapa yang datang.
"Ya ampun , anak mama kenapa buka pintunya keras begitu?" , ucap Sandra ketika melihat Alvaro dan Angelica yang ada disana.
"Mama kenapa selalu berciuman dengan papa" , ucap Alvaro yang sangat manja dengan Sandra.
"Memang mama kan hanya milik papa , Alvaro" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Tapi sekarang mama milik aku papa" , ucap Alvaro yang gak mau kalah.
"Kalau gak ada papa , kalian juga gak akan ada" , jawab Antonio sambil tersenyum simpul.
"Pokoknya sekarang mama hanya punya aku papa" , ucap Alvaro yang masih gak mau mengalah.
"Ya sudah , mama akan buat anak lagi , supaya kamu dan papa gak berebutan lagi" , ucap Sandra.
"Gak mau" , jawab Alvaro dan Antonio bersamaan.
"Kalau itu saja bisa kompak" , jawab Angelica yang sudah duduk di kursi dan mengambil makanan yang dibawa oleh mamanya tadi dari rumah.
Sontak membuat Sandra , Antonio dan Alvaro melihat ke arah Angelica yang sudah mulai makan disana.
"Lebih baik kita makan dulu hubby , sebentar lagi hubby ada meeting gak" , ucap Sandra sambil berdiri dan jalan menuju ke kursi sofa yang ada disana.
"Ada sayang , nanti aku ada meeting tentang laporan keuangan" , jawab Antonio yang juga ikut berjalan menuju ke kursi sofa.
"Aku ikut ya pa" , ucap Angelica yang selalu ingin mengikuti papanya selama bekerja.
"Iya boleh nak" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Kamu gak ikut juga Alvaro?" , tanya Sandra.
"Gak ma , sangat membosankan , lebih baik aku tidur siang sama mama di kamar atas" , ucap Alvaro yang sudah duduk di samping mamanya.
Antonio dan Angelica hanya tersenyum melihat Alvaro yang selalu manja dengan mamanya , meskipun dia sudah besar.
"Ya sudah , ayo makan dulu" , ucap Sandra sambil membukakan kotak nasi yang sudah dipersiapkannya dan memberikannya kepada suaminya dan Alvaro.
Setelah itu mereka makan siang bersama sambil mengobrol santai.
__ADS_1