Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 114


__ADS_3

2 minggu kemudian....


Setelah 2 minggu bersama , Victor dan Chika selalu harmonis , tidak ada pertengkaran diantara mereka , papa Wijaya dan mama Farah juga sangat menyayangi Chika.


Tapi cuma satu yang selalu dipikirkan oleh Chika.


"Kenapa Victor tidak pernah menyentuh tubuhnya dari mereka menikah sampai sekarang?"


Hal itu selalu menganggu pikiran Chika selama 2 minggu ini.


Pagi itu seperti biasa Victor siap-siap mau ke kantor.


Chika mulai memberanikan diri untuk menanyakan hal yang selalu mengganggu pikirannya sejak sehari setelah malam pengantin mereka.


"Mas..." , panggil Chika.


"Iya sayang" , jawab Victor.


"Aku mau nanya , tapi kamu jangan marah ya" , ucap Chika sambil membantu memasang kancing baju kemeja Victor.


"Apa , aku gak akan pernah marah sama kamu sayang" , ucap Victor sambil tersenyum.


"Kenapa sejak kita menikah sampai sekarang , kamu tidak pernah menyentuhku seperti layaknya pasangan pengantin lainnya , apa karena aku sudah tidak suci lagi?" , tanya Chika dengan lirih.


"Bukan begitu sayang , maaf kalau itu membuat kamu jadi berprasangka jelek , sebenarnya aku ingin sekali melakukannya , kamu juga gak tau kan bagaimana susahnya aku untuk menahannya , tapi kamu masih hamil muda sayang , nanti kalau kita melakukannya bisa beresiko keguguran" , ucap Victor menjelaskan sambil memeluk tubuh Chika.


"Maafkan aku yang sudah berpikiran yang enggak enggak ya mas" , ucap Chika sambil terisak tangis.


"Iya sayang , gak apa apa , sudah jangan nangis lagi , nanti ketika kita ke dokter Sarah , kita tanya ya kapan boleh melakukannya" , ucap Victor dengan lembut sambil membelai kepala istrinya.


"Iya mas" , jawab Chika.


"Sudah jangan nangis lagi , nanti baju kerja aku jadi basah dengan air mata" , ucap Victor sambil terkekeh.


"Iya mas" , jawab Chika sambil tersenyum.


"Nah gitu dong , jadi kan cantik lagi istriku" , ucap Victor.


Setelah itu Victor mengecup kening Chika.


"Ayo kita sarapan lagi , nanti kalau aku telat ke kantor bisa dimarahin papa mertuamu yang galak itu" , ucap Victor.


"Iya mas" , ucap Chika sambil terkekeh.


********


Pagi itu Sandra mulai sibuk mau ke kampus untuk melaksanakan ospek hari pertama.


Sandra pergi duluan karena dia jam 8 sudah harus sampai di kampus , jadi jam 7 Sandra sudah jalan ke kampus.


"Aku pergi dulu ya hubby" , ucap Sandra sambil mencium suaminya.


"Iya sayang" , jawab Antonio.


Sandra langsung berjalan menuju ke lobby apartemen , karena pak Maman sudah menunggunya disana dengan mobilnya.


Antonio langsung menelpon Robi setelah istrinya keluar dari apartemen.

__ADS_1


Tidak lama terdengar suara dari sana...


"Halo pak" , jawab Robi.


"Halo Robi , bagaimana dengan bodyguard yang saya minta kamu carikan?" , tanya Antonio.


"Sudah ready pak , mulai hari ini sudah berada di apartemen dan mengikuti nona muda" , jawab Robi.


"Ok" , jawab Antonio sambil memutuskan sambungan telponnya.


Sandra yang sudah sampai di kampus , tidak terlihat orang yang dia kenal satu pun disana.


Tidak lama ada seorang cewek yang menghampirinya.


"Hai...kamu anak baru juga ya?" , tanya Niken.


"Iya , kamu anak baru juga?" , tanya Sandra.


"Iya , kamu jurusan apa?" , tanya Niken.


"Aku jurusan farmasi" , jawab Sandra.


"Oh berarti kita sama , aku juga jurusan farmasi , kenalin aku Niken" , ucap Niken sambil tersenyum.


"Aku Sandra" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Tidak lama terdengar bel berbunyi tanda masuk.


Semua anak baru diminta untuk berkumpul di lapangan.


Sandra dan Niken menuju ke lapangan , disana mereka mendengar kata pembukaan dari pemimpin universitas yang bernama pak George , setelah itu dilanjutkan dengan kata pengantar dari kakak kelas , setelah itu mereka mulai di kenali dengan lingkungan kampus dan ruang belajar mereka nantinya.


Sandra dan Niken menuju ke kelas mereka.


Setelah semua mahasiswa baru masuk ke dalam kelas , tidak lama masuk kakak kelas mereka.


Perkenalkan kami kakak kelas kalian yang akan menjadi pembimbing selama ospek berlangsung , saya bernama Meri dan kakak yang ganteng disana bernama Jeri.


"Untuk hari ini kalian akan di beri tugas untuk besok" , ucap Meri.


Untuk besok ketika ke kampus sudah menggunakan atribut lengkap.


Kita akan menjelaskan atribut untuk cewek dan cowok.


"Untuk cewek menggunakan karet warna warni di rambutnya dan membuat papan nama untuk digantungkan di leher" , ucap Meri.


"Untuk cowok menggunakan penutup kepala dari bola dan membuat papan nama untuk digantungkan di leher" , ucap Jeri.


"Apa kalian sudah mengerti?" , tanya Meri.


"Iya sudah kak" , jawab semua mahasiswa baru di kelas itu.


"Ok , kalau gitu cukup sampai disini , besok jangan lupa menggunakan atributnya" , ucap Jeri.


"Baik kak" , jawab semua mahasiswa.


Sandra dan Niken keluar dari kelas.

__ADS_1


"Kamu dijemput atau bawa kendaraan sendiri?" , tanya Niken.


"Aku ditungguin sama sopir aku di mobil" , ucap Sandra.


"Asik ya kamu punya sopir pribadi , aku selalu bawa motor kemanapun aku pergi" , ucap Niken.


Sandra hanya tersenyum mendengar perkataan Niken.


Setelah mereka jalan sampai keluar kampus...


"Aku pulang duluan ya" , ucap Sandra sambil berjalan menuju ke mobilnya.


"Iya Sandra sampai ketemu besok" , jawab Niken.


"Iya Niken" , ucap Sandra.


Sandra masuk ke dalam mobil.


"Kita langsung ke All Star Hotel ya pak" , ucap Sandra.


"Baik non" , jawab pak Maman.


Antonio yang sedang meeting dengan pak Wira , mendapatkan laporan dari bodyguard suruhannya , kalau Sandra sudah mendapatkan teman wanita di kampus dan sekarang sedang jalan menuju ke hotel , dia pun langsung tersenyum sendiri setelah membacanya.


"Apa yang membuatmu bahagia Antonio?" , tanya pak Wira.


"Gak ada pak" , jawab Antonio.


"Pasti berhubungan dengan istri kamu ya" , ucap pak Wira.


Antonio hanya tersenyum , setelah itu mereka melanjutkan pembahasan mereka.


Setelah setengah jam berlalu , akhirnya mobil Sandra sampai juga di All Star Hotel.


Sandra langsung turun dari mobil dan langsung menuju ke lift.


Sampai di lantai ruang kerja Antonio , Sandra keluar dari lift dan langsung menuju ke ruangan Antonio dengan cepat , sampai-sampai dia tidak memperdulikan panggilan Susi.


Sandra langsung membuka pintu ruangan kantor suaminya....


"Hubby...." , panggil Sandra.


Melihat ada pak Wira disana....


"Eh ada om Wira , maaf ya om saya mengganggu" , ucap Sandra dengan wajah yang merah karena malu.


"Iya gak apa apa Sandra , om juga sudah selesai meeting nya" , ucap pak Wira.


"Berarti tadi kamu tersenyum , karena sudah mengetahui istri kamu mau datang ya" , ucap pak Wira.


Antonio hanya tersenyum mendengar perkataan pak Wira.


"Baiklah Antonio , kalau gitu saya jalan dulu" , ucap pak Wira.


"Iya pak" , jawab Antonio sambil mengantarkan pak Wira ke pintu.


"Om jalan dulu ya Sandra" , ucap pak Wira sambil tersenyum.

__ADS_1


"Iya om" , jawab Sandra sambil tersenyum.


__ADS_2