
Kesehatan Sandra sudah mulai berangsur membaik , tapi Sandra masih harus di rawat di rumah sakit untuk beberapa hari lagi.
Alvaro yang sangat bahagia karena hari itu libur sekolah , berjalan masuk ke kamar kakaknya.
"Kak , ayo kita pergi ke rumah sakit lihat mama" , ucap Alvaro.
"Iya sebentar dek , kakak lagi mencari baju yang mau digunakan buat nanti malam" , ucap Angelica yang sibuk melihat baju yang tertata rapi di lemarinya.
"Malam ini kakak mau pergi berkencan dengan James ya".
"Iya dek" , jawab Angelica sambil melihat setiap baju yang tersusun dengan warna yang senada disana.
"Kalau gitu aku bawa baju aja ke rumah sakit , aku mau tidur disana saja dengan papa , kakak pasti pulangnya malam" , ucap Alvaro.
"Terserah kamu dek" , jawab Angelica.
Alvaro berjalan keluar dari kamarnya dan menuju ke kamarnya , dia mengambil beberapa baju kaos dan celana pendek beserta baju dingin didalam lemarinya dan memasukkannya ke dalam tas.
Angelica yang sudah selesai memilih bajunya , memasukkannya ke dalam tas dan mulai berjalan menuju ke kamar papanya , mengambilkan baju ganti untuk papanya selama di rumah sakit.
"Dek , kamu sudah selesai belum?" , tanya Angelica yang sudah selesai dan berjalan masuk ke kamar adik kembarnya.
"Sudah kak , kita mau jalan sekarang" , ucap Alvaro dengan semangat.
"Iya dek , tapi kita ke toko bakery dulu ya , kakak mau belikan pudding buat mama , karena mama kan belum bisa makan yang teksturnya keras" , ucap Angelica.
"Aku juga mau kak , kakak yang belikan kan" , ucap Alvaro dengan mata yang berbinar.
"Iya dek , mau kakak yang belikan atau kamu yang belikan sama saja kan , toh juga papa yang akan membayarnya di akhir bulan" , ucap Angelica sambil tersenyum.
"Jadi kakak gak pakai uang jajan kakak?" , ucap Alvaro.
"Ya gak la , kalau kakak pakai uang kakak buat belanja in kamu , bisa cepat habis uang kakak , kamu kan jajannya banyak" , jawab Angelica sambil tersenyum.
"Iya...iya...ayo kita pergi lagi , aku sudah kangen sama mama" , ucap Alvaro.
Angelica dan Alvaro berjalan turun kebawah bersama.
"Mba Tuti" , panggil Angelica.
"Iya nona kecil" , jawab mba Tuti sambil berjalan keluar dari dapur
"Aku dan Alvaro pergi ke rumah sakit dulu ya" , ucap Angelica.
"Iya , keadaan nona muda bagaimana sekarang?" , tanya Tuti yang juga mengkhawatirkan bos nya yang sangat baik itu.
"Mama sudah mulai membaik mba , tapi masih disuruh istirahat di rumah sakit sampai benar-benar pulih" , ucap Angelica.
"Syukurlah nona kecil , Tuti doakan semoga nona muda cepat sembuh dan cepat pulang ke rumah lagi" , ucap Tuti.
__ADS_1
"Amin" , jawab Alvaro dan Angelica bersamaan.
Angelica dan Alvaro berjalan bersama keluar dari rumah dan masuk ke mobil mereka.
"Pak , kita ke toko bakery dulu ya" , ucap Angelica.
"Baik nona kecil" , jawab pak Kemal.
Selama di perjalanan , Alvaro terus memainkan game yang ada di ponselnya.
Angelica gak usah ditanya , pastinya sedang membalas chat yang dikirimkan oleh James yang masih bekerja di kantor hari itu.
Sampai di toko bakery , Alvaro dan Angelica langsung menghentikan aktivitasnya dan turun bersama memasuki toko bakery.
Alvaro seperti biasa langsung bersemangat melihat roti-roti dan cake potong yang ada disana.
Satu nampan penuh dalam sekejap sudah terisi semua kue pilihan Alvaro.
Angelica hanya menggelengkan kepala melihat kebiasaan adik kembarnya , yang pastinya semua kue itu gak akan habis dimakan semua oleh Alvaro , untung saja di rumah mereka banyak orang , jadinya masih bisa menghabiskan makanan yang sudah dibeli oleh Alvaro.
"Kamu sudah selesai memilih kue nya dek?" , tanya Angelica.
"Sudah kak" , jawab Alvaro sambil tersenyum.
Angelica membawa kedua nampan mereka ke kasir dan membayar semuanya.
"Dek , plastik roti kamu bawa sendiri ya" , ucap Angelica.
Alvaro dan Angelica keluar dari toko bakery dan masuk ke dalam mobil mereka.
Pak Kemal menjalankan mobilnya sampai ke rumah sakit.
Setelah beberapa waktu , mobil yang dibawa oleh pak Kemal sudah sampai di depan lobby rumah sakit.
"Pak , ini roti buat bapak ya" , ucap Angelica sebelum turun dari mobil.
"Terima kasih nona kecil" , ucap pak Kemal.
Angelica dan Alvaro turun bersama dari mobil dan masuk ke dalam rumah sakit.
"Pa , ma" , sapa Angelica dan Alvaro begitu mereka masuk ke dalam kamar perawatan mamanya.
"Iya nak" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Iya sayang , kamu bawa apa banyak banget barangnya" , ucap Sandra.
"Aku bawa baju ganti untuk pergi nanti malam dengan James dan ini baju ganti buat papa selama disini , ini aku belikan mama pudding buah" , ucap Angelica.
"Terima kasih nak , tau banget mama lagi pengen makan pudding" , ucap Sandra.
__ADS_1
"Iya ma , karena kan mama belum boleh makan yang keras-keras , makanya aku kepikiran pudding" , ucap Angelica sambil meletakkan barang-barangnya disana.
"Iya nak , mama mau dong pudding nya satu" , pinta Sandra.
Angelica menyemprotkan tangannya dulu dengan handsanitizer , setelah itu baru dia mengambilkan pudding untuk mamanya.
"Alvaro belikan apa buat mama?" tanya Sandra sambil memakan pudding.
"Gak ada ma , kan kakak sudah belikan untuk mama" , jawab Alvaro.
"Itu kenapa ada dua kantong plastik besar" , ucap Sandra sambil melihat bawaan anaknya yang manja itu.
"Ini kue aku semua ma" , jawab Alvaro.
Sandra langsung membulatkan matanya karena terkejut.
"Kamu mau gendut kayak bola , kalau digulingkan ke lantai bisa menggelinding sampai ke bawah" , ucap Sandra.
Sontak perkataan Sandra membuat Angelica dan Antonio tertawa terbahak-bahak.
"Kayaknya asik sekali , apa yang lucu" , ucap oma Shinta dan oma Amel yang datang untuk melihat Sandra sambil membawakan makanan untuk Antonio.
"Itu lihat ma , Alvaro beli kue buat dia sendiri sebanyak itu" , ucap Sandra.
"Hah" , ucap oma Amel dan oma Shinta sambil menutup mulutnya karena terkejut.
"Ya ampun , cucu oma nanti bisa kalah lho sama kak Kiki" , ucap oma Shinta.
"Kiki kenapa ma?" , tanya Sandra.
"Kiki itu sekarang sedang diet nak , tambah keren dia setelah diet" , ucap mama Shinta.
"Iya , terakhir ketemu aku kan dia masih gemuk ya ma , berarti akhir tahun besok dia sudah kurus ya ma" , ucap Sandra.
"Iya nak , nanti kamu lihat deh dia ketika datang kesini , sudah tambah keren sekarang" , ucap mama Shinta.
"Memangnya Kiki mau datang lagi kesini ma?" tanya Antonio.
"Kan setiap akhir tahun kita semua selalu kumpul keluarga di Al Angel Park nak , kamu masih cemburu aja sama Kiki" , ucap mama Shinta.
"Iya , kalau sudah ada Kiki ditambah Alvaro , istri aku sudah dikuasai mereka berdua" , ucap Antonio.
Sandra dan mama Amel langsung tersenyum melihat Antonio.
"Kayaknya sekarang gak selalu nempel lagi deh dengan Sandra , karena Kiki sudah punya pacar , nanti juga sekalian mau membawa pacarnya dan keluarga pacarnya untuk dikenalkan dengan kita" , ucap mama Shinta.
"Kiki sudah mau menikah ma?" , tanya Antonio.
"Iya nak , kan Kiki juga sudah 28 tahun" , jawab mama Shinta.
__ADS_1
"Oh , baguslah , akhirnya saingan aku sudah hilang satu" , jawab Antonio sambil tersenyum.
Sandra , mama Shinta , mama Amel , Angelica dan Alvaro langsung tersenyum melihat tingkah Antonio.