Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 63


__ADS_3

Subuh itu , Angelica ikut papa nya menuju ke rumah sakit.


"Untung saja mama dan adek kalau sudah tidur gak bangun lagi sampai pagi" , ucap Antonio ketika sampai di rumah sakit , melihat istri dan anaknya sudah tertidur nyenyak.


"Iya pa" , jawab Angelica.


"Kamu dan James gak ngapa-ngapain kan nak , selama berdua saja di bianglala" , ucap Antonio.


"Gak pa , James cuma melamar aku disana" , jawab Angelica.


"Jadi kamu sudah menerima lamarannya nak?"


"Sudah pa" , jawab Angelica.


"Baguslah , sekarang kamu tidur dulu di sebelah Alvaro" , ucap Antonio , karena hanya ada satu sofa bed disana dan sekarang sudah digunakan oleh Alvaro.


"Iya pa" , jawab Angelica sambil berjalan dan tidur di sebelah Alvaro.


Antonio tidur di ranjang yang sudah disediakan di samping ranjang istrinya.


Ketika Alvaro membalikkan badannya dan tangannya memeluk tubuh kakaknya yang sedang tidur...


"Kenapa ada bantal guling disini" , gumam Alvaro.


Tapi kenapa rasanya beda?


Alvaro membuka matanya dan langsung terkejut melihat kakaknya yang tidur disana.


Sandra dan Antonio yang sudah bangun dari tadi langsung menyuruh anaknya untuk diam dan gak membangunkan Angelica.


"Kenapa kakak bisa tidur disini pa? Bukankah kakak katanya pulang ke rumah" , ucap Alvaro yang sudah berada di dekat ranjang mamanya.


"Tadi malam kakak dan James terjebak di bianglala nak , jadi biarkan kakak tidur dulu ya , karena jam 4 pagi baru papa dan kakak sampai disini" , ucap Antonio.


"Kenapa kakak bisa terjebak di bianglala pa?" , tanya Alvaro.


"Karena mesinnya rusak ketika mereka sedang berada disana" , jawab Antonio.


Alvaro pun menganggukkan kepalanya.


"Mama aku lapar" , ucap Alvaro yang melihat mamanya sedang sarapan makanan dari rumah sakit.


"Roti kamu yang kemaren kan masih banyak sayang" , ucap Sandra.


"Oh iya ma" , jawab Alvaro sambil mengambil rotinya.


"Sayang , nanti ketika acara ulang tahun kamu , aku mau mengumumkan pertunangan Angelica dan James.


"Memangnya James sudah melamar Angelica hubby" , ucap Sandra sambil mengunyah makanannya.


"Sudah sayang , kemaren di bianglala James melamar Angelica , ketika bianglala sudah baik dan turun kebawah , aku melihat juga James memeluk Angelica yang tidur di pangkuannya" , ucap Antonio.


"Baiklah hubby , untung juga kemaren James dibuatkan baju seragam dengan kita" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya sayang" , jawab Antonio.


"Jadi kakak akan segera menikah pa?" , tanya Alvaro.


"Nanti ketika mama ulang tahun baru papa akan membicarakannya dengan papa James , kalau papa maunya setelah kalian tamat SMA , kakak menikah dengan James" , ucap Antonio.


"Kenapa secepat itu pa? Aku saja belum mendapatkan pacar" , ucap Alvaro.

__ADS_1


"Memangnya kalau kamu belum mendapatkan pacar , kakak gak boleh menikah duluan" , ucap Sandra.


"Ya gak gitu juga sih ma" , jawab Alvaro sambil terus mengunyah roti isinya.


"Kalau gitu ya udah , jangan banyak tanya lagi , nanti kalau di acara ulang tahun mama , ada wanita yang kamu sukai , papa juga akan segera menikahkan kamu" , ucap Antonio.


"Kenapa harus cepat menikah sih pa?" , tanya Alvaro.


"Supaya kalian gak terjerumus untuk melakukan hal-hal yang tidak pantas , sekarang papa lihat anak-anak yang berpacaran sudah banyak yang hamil sebelum mereka lulus sekolah , makanya papa gak mau itu terjadi dengan anak-anak papa dan juga supaya kalian bisa bersama dengan pasangan yang tepat" , ucap Antonio.


"Maksudnya pasangan yang tepat pa?" , tanya Alvaro sambil mengerutkan keningnya.


"Maksud papa adalah pasangan yang bisa mendukung kalian ketika sudah menikah dan pasangan yang jelas latar belakang keluarganya" , ucap Antonio.


"Baiklah pa" , jawab Alvaro.


********


James yang sudah bangun pagi itu , langsung mengambil ponselnya dan menelpon kekasih pujaan hatinya.


Di rumah sakit , ponsel Angelica terus berbunyi , Alvaro langsung berjalan menuju ke tas Angelica dan mengeluarkan ponsel kakaknya dari sana.


"Ma , James yang menelpon kakak" , ucap Alvaro.


"Kamu angkatin saja nak , gak lama lagi dia akan menjadi kakak ipar kamu juga" , ucap Sandra.


Alvaro pun menganggukkan kepalanya.


"Halo" , jawab Alvaro.


James langsung terkejut mendengar suara cowok yang mengangkat telpon kekasihnya.


"Halo , apa ini Alvaro?" , tanya James.


Antonio langsung menggelengkan kepalanya dan berjalan mendekati Alvaro dan mengambil ponselnya dari tangan Alvaro.


Alvaro hanya memanyunkan bibirnya melihat papanya mengambil ponsel kakaknya dari tangannya.


"Saya yang pacarnya , kamu pasti Alvaro kan" , ucap James.


"Iya James , tadi Alvaro" , ucap Antonio.


"Iya om , Angelica nya mana om?"


"Angelica masih tidur James , kayaknya dia kecapean karena kemaren terkurung di bianglala" , jawab Antonio.


"Baiklah om , sekarang Angelica dimana om?"


"Angelica di rumah sakit" , jawab Antonio.


"Kalau gitu sebentar lagi saya ke rumah sakit ya om" , jawab James.


"Baiklah James" , jawab Antonio sambil memutuskan sambungan panggilan telponnya.


"Papa kenapa mengambil ponsel kakak" , ucap Alvaro dengan kesal.


"Kamu gak boleh gitu nak , kakak itu sudah mau menikah dengan James , kamu jangan aneh-aneh" , ucap Antonio.


"Apa salahnya aku hanya menggodanya saja" , ucap Alvaro.


Mendengarkan ada suara keributan disana , Angelica pun terbangun.

__ADS_1


"Kenapa berisik sekali?" , tanya Angelica.


"Gak ada nak , tadi James menelpon kamu" , ucap Antonio.


"Terus James bilang apa pa?" , tanya Angelica.


"James mau datang ke sini nak".


"Tapi aku gak bawa baju ganti pa kesini , masa nanti James lihat aku dengan baju yang kemaren juga" , ucap Angelica.


Tidak lama dokter Reihan masuk ke dalam ruangan Sandra.


"Halo semuanya , pada kumpul semua disini ya".


"Iya om" , jawab Alvaro sambil tersenyum.


"Baguslah , hari ini juga om bawa kabar baik untuk kalian" , ucap dokter Reihan.


"Apa Sandra sudah boleh pulang ke rumah?" , ucap Antonio.


"Iya Antonio , Sandra sudah sembuh dan ketika cairan infusnya sudah habis , Sandra sudah boleh pulang , tapi untuk beberapa hari ini makanannya dijaga dulu ya , jangan makan cabe , asam dan yang keras-keras dulu , juga masih harus istirahat dulu beberapa hari ini , jangan kerja dulu", ucap dokter Reihan.


"Baik dokter" , jawab Sandra.


"Asik....mama sudah boleh pulang , besok aku bisa mendapatkan ciuman yang banyak lagi" , ucap Alvaro sambil berjoget-joget disana.


Sontak dokter Reihan , Angelica , Antonio dan Sandra dibuat tertawa melihat tingkah lucunya.


"Anak kamu yang satu ini beneran sangat unik ya Antonio" , ucap dokter Reihan sambil tersenyum.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan perkataan temannya.


.


.


"Kamu sudah dengar kan sayang , harus istirahat , gak boleh kerja dulu , jadi kamu gak boleh memasak dulu ya" , ucap Antonio.


"Baiklah hubby" , jawab Sandra.


"Kalau gitu aku pergi memeriksa pasien yang lain lagi ya" , ucap Reihan.


"Iya Reihan , terima kasih ya" , ucap Antonio.


"Iya , sama sama Antonio".


"Angelica bantu papa ya beresin barang-barang mama , papa mau pergi mengurus untuk keluar dari rumah sakit dulu" , ucap Antonio.


"Iya pa" , jawab Angelica.


Antonio berjalan keluar dari kamar perawatan istrinya , menuju ke ruangan administrasi.


Alvaro yang bahagia , langsung menghambur memeluk tubuh mamanya.


"Aku sangat senang sekali akhirnya mama sudah sembuh" , ucap Alvaro.


"Iya sayang , sekarang bantu kakak ya buat beresin barang-barang" , ucap Sandra sambil menyentuh wajah anaknya yang manja satu itu.


"Kakak kan bisa membereskannya sendiri ma" , jawab Alvaro.


"Kakak gak mau beresin barang-barang kamu , kakak cuma beresin yang punya mama dan papa saja" , ucap Angelica.

__ADS_1


"Udah , ayo anak ganteng mama yang manis , beresin ya barangnya sendiri" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Baiklah ma" , jawab Alvaro dengan lesu.


__ADS_2