
Tristan suaminya Amanda yang sedang melihat berita pagi itu , mendengar PT. Batu Bara Hutama bangkrut langsung memanggil istrinya.
"Amanda" , panggil Tristan.
"Iya Tristan , ada apa?" , tanya Amanda.
"PT. Batu Bara Hutama itu bukannya perusahaan papa kamu?" , tanya Tristan.
"Iya benar Tristan" , jawab Amanda.
"Masuk berita kalau perusahaan papa kamu bangkrut dan sekarang papa kamu sedang koma di rumah sakit , rumah utama kamu juga masuk pelelangan untuk melunasi hutangnya" , ucap Tristan.
"APA?" , ucap Amanda yang kaget mendengar berita tentang papanya.
Amanda yang tidak mendengar sampai habis cerita suaminya , langsung mengambil ponselnya dan menelpon Yogi.
Yogi yang masih tidur di kamar kostan Rangga , langsung terbangun begitu mendengar suara Hp nya berbunyi.
Dilihatnya nama yang menelponnya di layar Hp nya.
"Ternyata kak Amanda" , ucapnya.
Yogi pun langsung menyentuh tombol terima panggilan disana.
"Halo kak" , jawab Yogi.
"Halo Yogi , apa benar perusahaan papa bangkrut dan sekarang papa dalam kondisi kritis?" , tanya Amanda.
"Iya , semua itu benar kak" , jawab Yogi.
"Kenapa kamu gak kabari kakak , dek?" , tanya Amanda.
"Aku juga sibuk kak kemaren , belum tunggu kabar dari rumah sakit , belum juga aku beresin barang aku , karena rumah kita di lelang , jadi aku harus keluar dari rumah" , jawab Yogi.
"Apa....rumah kita dilelang?" , tanya Amanda.
"Iya kak , untuk melunasi sisa hutang papa" , jawab Yogi.
"Ya udah kakak usahakan dalam beberapa hari ini bisa kesana ya dek" , ucap Amanda.
"Iya kak" , jawab Yogi.
"Sekarang kamu tinggal dimana dek?" , tanya Amanda.
"Sekarang aku tinggal di kostan teman aku kak" , jawab Yogi.
"Ok dek , nanti kakak kabari setelah kakak sampai disana ya" , ucap Amanda.
"Iya kak" , jawab Yogi sambil memutuskan sambungan telpon.
*********
Victor yang sedang sarapan bersama Chika dan mama Farah masih belum mengetahui berita hari ini.
"Sayang , nanti kamu mau aku bawain apa ketika pulang kerja" , tanya Victor.
"Aku kepengen rujak mas , tapi yang mangga muda ya" , ucap Chika.
"Iya nanti aku beliin ya" , ucap Victor.
"Kamu masih mual gak nak?" , tanya mama Farah.
"Sudah gak mual lagi ma" , jawab Chika.
"Baguslah , jadi nanti ketika masuk kuliah sudah aman" , kata mama Farah.
"Iya ma" , jawab Chika.
Tidak lama Victor , Chika dan mama Farah selesai sarapan.
Victor pamit mau ke kantor sambil menciumi punggung tangan mamanya.
Chika mengantarkan Victor sampai ke pintu depan.
"Aku jalan dulu ya sayang" , ucap Victor sambil mencium kening Chika istrinya.
__ADS_1
"Iya mas , hati-hati dijalan" , ucap Chika sambil mencium punggung tangan suaminya.
"Iya sayang....anak papa baik-baik ya sama mama dirumah" , ucap Victor sambil mengecup perut Chika.
"Iya papa" , jawab Chika sambil tersenyum.
Setelah itu Victor berjalan menuju ke mobilnya dan menjalankannya menuju ke kantor.
Sampai di kantor , semua rekan kerja disana sedang membahas tentang perusahaan Doddy yang bangkrut.
Victor yang masih belum tau Doddy itu siapa hanya diam saja sambil mendengarkan rekan kerjanya membahasnya.
Setelah beberapa jam , Victor hanya mengerjakan pekerjaannya dengan serius , sampai ketika papa nya datang ke kantor.
"Pa" , sapa Victor.
"Iya nak , kamu sudah dengar berita hari ini?" , tanya papa Wijaya.
"Berita apa ya pa , tadi pagi disini pada heboh berita perusahaan yang bangkrut" , ucap Victor.
"Iya tentang berita itu" , jawab papa Wijaya.
"Apa hubungannya dengan kita pa?" , tanya Victor.
"Perusahaan yang bangkrut itu , perusahaan papa nya Yogi" , ucap papa Wijaya.
"Aku rasa Chika juga gak tau siapa papa nya Yogi pa" , ucap Victor.
"Baguslah kalau istri kamu tidak tau , jangan sampai dia tau berita ini" , ucap papa Wijaya.
"Tapi Chika juga sudah memutuskan hubungan dengan Yogi pa , terakhir Chika mengatakan kalau dia sudah mengaborsi anaknya Yogi kepada Yogi" , ucap Victor.
"Kalau dia percaya anaknya sudah gak ada , ya bagus , tapi kalau dia masih yakin anaknya masih ada bagaimana?" , tanya papa Wijaya.
"Kita lihat nanti saja ya pa , untuk sekarang aku juga gak membiarkan Chika pergi sendirian , nanti juga untuk dia ke kampus aku cariin sopir buat nungguin dia selama di kampus" , jawab Victor.
"Ok nak , papa percaya kamu pasti bisa menjaga keluarga kamu" , ucap papa Wijaya.
"Iya terima kasih pa" , ucap Victor.
********
Selesai sarapan Antonio langsung ijin sama istrinya untuk pergi meeting.
"Sayang , aku pergi meeting dulu ya sebentar" , ucap Antonio sambil mencium bibir istrinya sebentar.
"Iya hubby , cepat balik kesini ya" , ucap Sandra setelah Antonio melepaskan bibirnya.
"Iya bidadari cantikku" , ucap Antonio sambil tersenyum.
Setelah suaminya keluar dari kamar , tinggal Sandra sendiri disana.
"Aku mau ngapain ya? Kayaknya aku baca novel online aja deh" , ucap Sandra dalam hatinya.
Sandra masuk ke kamar tidur menuju ke kasurnya.
Setelah Sandra naik ke atas kasur , Sandra mulai melihat-lihat judul novel online sampai ada satu judul yang membuat dia tertarik dan dia mulai membacanya.
Tidak lama bel di kamar Sandra berbunyi.
Sandra turun dari tempat tidur dan membuka pintunya.
Terlihat Lia datang dengan satu kantong besar di tangannya.
"Nona muda , ini susu pesanannya pak bos" , ucap Lia.
"Ok Lia , terima kasih ya" , ucap Sandra sambil mengambil kantong besar itu.
"Nona muda , ini ada kembaliannya" , ucap Lia sambil memberikan uang kembalian kepada Sandra.
"Buat kamu saja Lia" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Beneran ini nona muda , terima kasih ya" , jawab Lia sambil tersenyum.
"Iya Lia , sama sama" , ucap Sandra sambil tersenyum.
__ADS_1
Setelah itu Lia pun pergi dari sana dan Sandra meletakkan susu itu di dapur mini yang ada di dalam kamar mereka.
Lalu Sandra masuk ke dalam tempat tidur dan naik ke atas kasur , melanjutkan membaca novel onlinenya.
Setelah dua jam berlalu , Antonio sudah yang sudah selesai meeting langsung menuju ke kamar atas.
Ketika Antonio sedang menunggu lift , Susi sang sekretaris memanggilnya.
"Pak , tunggu sebentar" , ucap Susi.
"Iya , ada apa Susi?" , tanya Antonio.
"Nanti siang bapak ada jadwal dengan pak Wira , nanti bapak meeting nya di ruangan bapak atau di kamar atas?" , tanya Susi.
"Nanti saya kabari kamu" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Susi sambil berjalan pergi dari sana.
Setelah pintu lift terbuka , Antonio masuk ke dalam lift dan menekan nomor lantai yang menuju ke kamar khusus untuknya.
Tidak berapa lama , Antonio sampai di kamar mereka.
"Sayang" , panggil Antonio.
"Iya hubby , aku dikamar" , ucap Sandra.
Antonio melihat satu kantong plastik besar terletak di dapur , dia langsung melihat isinya.
"Oh...ternyata susu ibu hamil" , ucap Antonio.
Lalu Antonio membuka kotak susu , mengambil gelas dan membuatkan susu hamil sesuai dengan aturan buat yang tertera di kotaknya.
Setelah jadi , Antonio membawakan segelas susu coklat tersebut ke dalam kamar.
"Sayang , diminum dulu susu buat kehamilannya" , ucap Antonio sambil memberikan segelas susu kepada bidadari cantiknya.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil mengambil segelas susu tersebut dan meminumnya.
"Suka gak sayang?" , tanya Antonio setelah melihat bidadari cantiknya menghabiskan segelas susu.
"Suka hubby , rasa coklatnya enak" , jawab Sandra sambil meletakkan gelas susu yang sudah kosong dan mengambil air putih yang ada di atas lemari.
"Aku kerja dulu ya di ruang tamu" , ucap Antonio setelah melihat istrinya minum susu.
"Aku ikut ya hubby" , ucap Sandra sambil turun dari kasurnya.
Antonio hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
Sampai di sofa , Antonio langsung membuka laptopnya dan mulai mengerjakan pekerjaannya.
Sandra mulai membaringkan badannya dan meletakkan kepalanya di paha suaminya.
"Aku suka banget bau hubby" , ucap Sandra setelah merapatkan kepalanya ke tubuh suaminya.
"Itu karena kamu lagi hamil sayang" , ucap Antonio dengan lembut , sambil masih fokus dengan tulisan di layar laptopnya.
"Iya ya hubby" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Kamu ngapain aja tadi ketika gak ada hubby , gak kesel kan?" , tanya Antonio.
"Sudah gak kesel lagi hubby , tadi aku baca novel online hubby" , jawab Sandra.
"Baguslah kalau kamu sudah gak kesel , jadi kan hubby bisa kerja lagi seperti biasa" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Tapi kalau kelamaan tetap aja aku kangen hubby" , jawab Sandra dengan manja.
"Nanti siang , aku ada janji ketemu dengan pak Wira , kamu di kamar dulu ya sayang" , ucap Antonio.
"Boleh gak kalau hubby gak ke kantor", ucap Sandra.
"Jeblebbbbb...mulai lagi manjanya sepertinya" , ucap Antonio dalam hatinya.
"Tapi kan hubby harus kerja sayang" , ucap Antonio mencoba menjelaskan.
"Lihat nanti ya hubby , aku masih mau begini" , ucap Sandra sambil memeluk pinggang suaminya dari depan dan meletakkan wajahnya di perut suaminya.
__ADS_1
"Iya sayang" , ucap Antonio sambil membelai kepala istri tercintanya.