Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 26


__ADS_3

Sandra dan mama Amel sudah sampai di butik tante Rita.


"Halo Amel..." sapa Rita


"Halo Rita..." sapa mama Amel.


"Ini Sandra ya?" ucap Rita.


"Iya tante" jawab Sandra.


"Udah besar dan tambah cantik ya kamu" ucap Rita.


"Makasih tante" ucap Sandra.


"Jadi kamu mau buat baju seragam ya Amel?" tanya Rita.


"Iya , tapi model baju aku sama Sandra dibedakan ya" ucap mama Amel.


"Iya pasti dong" ucap Rita.


"Kamu bawa kain sendiri?" tanya Rita.


"Iya , ini aku beli warna moccha , kebetulan kemaren aku beli sepatu warna ini , ini batiknya dan ini brokat nya , untuk modelnya kamu yang atur aja gimana cocoknya" ucap mama Amel.


"Bentar ya aku lihat dulu bahannya" ucap Rita.


Setelah melihat bahan yang diberikan oleh Amel , Rita mulai menggambarkan sketsa baju untuk mama Amel dan Sandra.


"Untuk Amel , aku buat kebaya modern dengan leher sabrina dan ada peplum di bagian pinggangnya , nanti aku juga akan buat detail dari payet dan swarovski di bajunya , untuk roknya model span biasa aja , gimana?" ucap Rita.


"Seperti biasa design kamu selalu bagus , aku percaya kepada kamu" ucap mama Amel sambil tersenyum.


Untuk Sandra , aku buatkan mini dress dengan atasan brokat tanpa lengan , leher kerah china , pastinya ada detail dan swarovski juga buat baju atasnya , nanti juga aku akan kasih detail list di bagian pinggang dan sambungan dari pinggang sampai sebatas lutut batik model rok mekar yang di kerut.


"Gimana Sandra , apakah kamu suka?" tanya tante Rita.


"Cantik sekali tante , aku suka" jawab Sandra sambil tersenyum.


"Baiklah , kalau gitu kita ukur badan dulu ya" ucap Rita.


Setelah selesai ambil ukuran badan , mama Amel bertanya kepada Rita.


"Jadi kapan aku dan Sandra ke sini lagi buat fitting?"


"1 bulan lagi ya Amel , nanti kalau ada perubahan aku kabari kamu lagi" ucap Rita.


"Baiklah , kalau gitu aku dan Sandra jalan dulu ya , nanti kabari aku saja" ucap Amel.


"Ok..." kata Rita.


Mama Amel dan Sandra jalan keluar dari butik dan masuk ke mobil.


Pada saat yang bersamaan , ternyata Karin yang sedang jalan lewat sana melihat Sandra dan mama Amel keluar dari butik.


Karin mengatakan kepada Riko , itu Sandra dan mamanya.


"Mana?" tanya Riko yang dari tadi fokus melihat jalanan sambil membawa mobilnya.


"Itu barusan , masuk ke mobil mamanya , tapi mereka baru keluar dari butik , mau ada acara apa ya?" ucap Karin.


"Mungkin ada keluarganya yang mau menikah kali" jawab Riko.


"Iya mungkin juga ya" kata Karin.


"Karin si Niko kemaren sempat nanya aku , Sandra sudah punya pacar belum?" tanya Riko.


"Memangnya kenapa?" tanya Karin.


"Soalnya waktu itu dia kan mau mengutarakan isi hatinya , tapi di tolak sama Sandra , setelah itu dia menemani Sandra menunggu teman Sandra , yang datang cowok udah berumur katanya , tapi Sandra jalan dengan cowok itu sambil bergandengan tangan" ucap Riko.


"Sebenarnya Sandra memang dekat dengan cowok , tapi aku belum tau siapa cowoknya" ucap Karin.


"Kenapa gak kamu cerita dari awal , pas Niko minta tolong kita buat ketemuan sama Sandra?" tanya Riko.


"Masalahnya , aku juga baru taunya pada saat kita bertemu kemaren , kebetulan cowok nya itu menelpon Sandra , awalnya aku pengen nungguin buat lihat cowoknya , tapi karena sudah terlanjur janji sama Juli sepupuku , aku gak jadi ketemu cowoknya" kata Karin.


"Kalau gitu kasian si Niko , dia masih berharap bisa mendapatkan Sandra" ucap Riko.


"Aku juga gak tau deh , tapi ya mau gimana lagi , perasaan kan juga gak bisa dipaksakan" jawab Karin.


"Iya kamu benar Karin" ucap Riko.


********


Didalam mobil mama Amel...


"Ma...aku mau beli bubble ya" ucap Sandra.


"Iya boleh sayang , beli yang dekat toko buah aja ya , sekalian mama mau beli buah juga" kata mama Amel.

__ADS_1


"Iya ma , mama mau juga gak?" ucap Sandra.


"Mama gak suka bubble sayang , kemanisan menurut mama" ucap mama Amel.


"Ok ma" ucap Sandra.


"Pak Agus mau bubble juga gak?" tanya Sandra.


"Iya boleh non" jawab pak Agus.


Sampai di toko buah , mama Amel masuk ke toko buah.


Sandra menuju ke penjual bubble yang ada di depan toko buah.


"Pesan bubble milk tea nya 2 ya mba" ucap Sandra kepada penjual bubble disana.


"Baik kak , totalnya segini ya" ucap mba penjual bubble.


Setelah Sandra membayar pesanannya , Sandra duduk di kursi yang disediakan disana sambil menunggu pesanannya.


"Hi sayang..." panggil Antonio.


Mendengar suara yang selalu dia dengar setiap hari , Sandra langsung membalikkan badannya dan melihat Antonio disana.


"Hi kak... , lagi ngapain disini?" tanya Sandra.


"Kakak lagi beli buah , buat di apartemen , kebetulan sudah habis" jawab Antonio.


"Buahnya mana?" tanya Sandra , sambil melihat tangan Antonio yang kosong.


"Baru juga kakak sampai disini , lihat kamu lagi duduk disini , jadi kakak belum beli buahnya" ucap Antonio.


"Iya nih , aku lagi pengen bubble" ucap Sandra.


"Udah pesan?" tanya Antonio.


"Udah bentar lagi jadi kayaknya , kakak mau bubble juga?" ucap Sandra.


"Gak deh , lagi gak pengen" ucap Antonio.


"Pesanan atas nama Sandra" ucap mba yang jualan bubble.


"Iya mba" kata Sandra sambil mengambil bubble milk tea nya.


"Kamu sama siapa kesini sayang?" tanya Antonio.


"Halo tante Amel..." sapa Antonio , kepada mama Amel yang sudah mendekati mereka.


"Halo Antonio , kalian janji ketemu disini?" tanya mama Amel.


"Gak tante , kebetulan tadi aku mau ke toko buah , lihat Sandra disini" jawab Antonio.


"Oh...kalau gitu kalian ada rencana mau pergi atau Sandra mau ikut mama pulang?" tanya mama Amel.


"Sandra aku ajak makan malam dulu ya tante , bolehkan?" tanya Antonio.


"Tentu saja boleh , kalau gitu tante pulang dulu ya" kata mama Amel.


"Iya tante" kata Antonio.


"Ma...tunggu , aku mau kasih bubble milk tea buat pak Agus" kata Sandra.


"Iya sayang" kata mama Amel.


Melihat mama Amel membawa banyak barang , pak Agus langsung keluar dari mobil dan membukakan pintu bagasi mobil belakang , untuk memasukkan barang belanjaan mama Amel.


Setelah semua barang sudah dimasukkan , Sandra memberikan bubble untuk pak Agus.


"Ini bubble buat bapak" ucap Sandra.


"Makasih ya non" jawab pak Agus.


"Iya sama-sama pak" ucap Sandra.


"Mama pulang dulu ya sayang" ucap mama Amel.


"Iya ma" ucap Sandra.


Sandra masuk ke toko buah , bersama dengan Antonio , setelah selesai membayar semua belanjaannya , mereka pun jalan menuju ke mobil Antonio.


Antonio memasukkan barang belanjaannya ke mobil , setelah itu mereka masuk ke mobil dan Antonio menjalankan mobilnya.


"Hari ini kita makan malam di apartemen kakak aja ya , soalnya kakak masih ada kerjaan sedikit" ucap Antonio.


"Iya kak" jawab Sandra.


"Kamu kemana saja hari ini sayang?" tanya Antonio.


"Tadi aku pergi ukur badan di designer teman mama kak" jawab Sandra.

__ADS_1


"Ada acara apa?" tanya Antonio.


"3 bulan lagi Ajeng anaknya tante Mira merrid , jadinya mama mau buat baju seragam" jawab Sandra.


"Sepupu kamu yang merrid?" tanya Antonio.


"Bukan kak , tapi anak dari teman dekat mama" jawab Sandra sambil meminum bubble milk tea nya.


"Enak gak sayang , bubble nya?" tanya Antonio.


"Enak kak , manis" jawab Sandra.


"Manis mana sama kamu?" goda Antonio sambil tersenyum.


"Ya manis minuman ini dong" jawab Sandra.


"Gak benar , yang manis itu kamu sayang , selalu manis dimata kakak" ucap Antonio.


"Kakak gombal deh" jawab Sandra sambil tersenyum.


"Tapi beneran lho sayang" jawab Antonio.


Sandra hanya tersenyum dan salah tingkah sambil meminum bubble nya.


"Kakak mau cobain gak bubble nya gak?'' tanya Sandra sambil salah tingkah karena di gombalin pacarnya.


"Boleh deh sayang" ucap Antonio sambil menahan tawa nya , melihat pacarnya yang manis manja ini salah tingkah.


Antonio menarik tangan Sandra , yang sudah mendekatkan minuman bubble di dekat mulutnya.


"Kita sudah berciuman secara tidak langsung lho sayang" ucap Antonio setelah menyeruput minuman bubble yang Sandra berikan.


Tiba-tiba muka Sandra langsung memerah seperti tomat karena tersipu malu , mendengar ucapan Antonio.


Antonio hanya tersenyum melihat pacarnya , yang satu-satunya dicintai olehnya.


Karena keasikan menggoda Sandra , mobil Antonio tidak berasa sudah masuk ke parkiran apartemen miliknya.


"Sudah sampai sayang , ayo kita turun" ucap Antonio.


Antonio mengambil barang-barangnya , setelah itu mereka berjalan menuju ke arah lift yang langsung menuju ke unit apartemen milik Antonio.


Sampai di unit apartemen Antonio , Sandra terkagum-kagum melihat apartemen mewah yang sangat bersih dan rapi , pastinya dengan design interior yang sangat bagus , membuat apartemen itu kelihatan sangat nyaman untuk ditinggali.


Antonio meletakkan barang-barangnya di kursi sofa dan memasukkan buah yang di beli ke dalam kulkas.


"Kakak tinggal disini sendiri?" tanya Sandra.


"Iya sayang , sekarang kakak tinggal disini sendiri , siapa tau gak lama lagi bisa tinggal berdua" ucap Antonio sambil tersenyum.


"Tinggal berdua? Sama siapa?" tanya Sandra sambil mengerutkan keningnya.


"Kalau kita nanti sudah menikah kan kamu tinggal disini sama kakak , jadinya kan tinggal berdua , gak sendiri lagi" ucap Antonio dengan senyum yang menggoda.


"Ah...bisa aja kakak" ucap Sandra sambil tersipu malu.


"Kamu mau minum apa, sayang?" ucap Antonio.


"Air putih aja kak , tadi udah minum bubble" jawab Sandra.


"Ok"... Antonio mengeluarkan gelas dan mengambil air di dispenser , lalu memberikannya kepada Sandra.


"Kita duduk di ruang tamu aja ya , kakak mau kerja sebentar , kamu bisa nonton tv kalau mau" ucap Antonio.


"Iya kak" jawab Sandra.


Antonio dan Sandra duduk bersebelahan , Antonio membuka laptop nya dan Sandra membuka TV yang ada di ruang tamu.


Melihat Antonio kerja dengan serius , membuat Sandra menatap pacarnya tersebut.


"Ternyata kak Antonio keren juga ya ketika bekerja" ucap Sandra dalam hatinya.


Antonio yang merasa di pandangi terus selama bekerja , mulai melihat Sandra.


"Kenapa lihatin kakak seperti itu , sayang?" tanya Antonio.


"Gak pa pa , kakak keren ketika lagi kerja" jawab Sandra sambil tersenyum.


Ha...ha...ha...Antonio langsung tertawa dengan keras.


"Baru kamu lho sayang , yang bilang kakak keren" ucap Antonio.


"Iya kak , beneran , kakak yang paling keren di mata aku" ucap Sandra sambil tersenyum.


Melihat senyuman Sandra yang sangat manis dan bisa melelehkan semua hati pria yang melihatnya , membuat Antonio meletakkan laptopnya di meja dan langsung mengecup kening Sandra dan memeluknya.


"Terima kasih sayang , terima kasih sudah menjadi bidadari cantik kakak" ucap Antonio.


"Iya kak" ucap Sandra sambil menenggelamkan kepalanya di leher Antonio , karena pastinya , wajahnya sudah memerah dan jantungnya berdegup dengan sangat cepat sekali.

__ADS_1


__ADS_2