
Setelah kembali ke kota A , Sandra dan Antonio masih sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.
Sandra yang sudah mulai ada tugas praktek di kampus , membuat dia pulang kuliah lebih lama , belum lagi tugas kuliah dan ujian yang banyak , membuat Sandra selalu belajar sampai malam di apartemennya.
Antonio juga sibuk dengan urusan kantornya , belum lagi dengan meeting online dengan staf yang ada di kota B membuat pekerjaannya semakin banyak dan semakin sibuk.
Hari itu... setelah Sandra keluar dari kampus , Sandra melihat kalendernya... tanggal 20 Desember , berarti tiga hari lagi adalah hari ulang tahun hubby dan bertepatan dengan berangkat bulan madu ke bali , hadiah dari papa Surya.
"Pak Maman , kita pergi ke mall dulu ya" , ucap Sandra kepada sopirnya.
"Kenapa ke mall nona muda , bukannya harusnya ke All Star Hotel , kalau kelamaan bapak bisa banyak tanya nanti , nona muda" , ucap pak Maman.
Antonio memang mewajibkan Sandra untuk langsung ke All Star Hotel setelah pulang dari kampus dan tidak boleh kemana-mana , karena dia takut terjadi apa-apa dengan istri tercintanya.
"Cuma sebentar saja pak , ada yang mau saya beli soalnya" , ucap Sandra.
"Kenapa gak pergi bersama dengan pak Antonio aja nona muda?" , tanya pak Maman.
"Karena aku perlunya sekarang pak , kalau nunggu hubby , nanti sudah kemalaman" , ucap Sandra.
"Ya udah , kalau gitu cepat ya nona muda , setelah beli barangnya , langsung ke All Star Hotel ya" , ucap pak Maman.
"Iya pak" , jawab Sandra sambil tersenyum.
Sampai di mall , Sandra langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam mall mencari kamera untuk hadiah ulang tahun suaminya.
Sandra membelikan kamera bukan karena suaminya suka , tapi karena nantinya dia ingin diambilkan fotonya dengan kamera yang bagus sama suaminya.
Sandra langsung memasuki toko elektronik terbesar yang ada disana.
Karena Sandra sudah tau mau membeli merek dan tipe yang mana , jadi tidak butuh waktu lama , Sandra sudah mendapatkan barangnya dan membayarnya.
Lalu Sandra berjalan menuju ke toko kado mencari kotak cantik untuk memasukkan kameranya.
Sesudah mendapatkan apa yang dia inginkan , Sandra langsung keluar dari toko dan berjalan di dalam mall menuju ke parkiran mobil.
Yogi yang hari itu pergi ke mall untuk membelikan susu papanya yang sudah habis , melihat Sandra berjalan sendiri , membuat dia kembali ingin memiliki Sandra.
"Ini kesempatan gue" , ucap Yogi dalam hatinya.
__ADS_1
Yogi langsung mendekati Sandra...
"Hi cintaku" , panggil Yogi kepada Sandra.
"Siapa yang kamu maksud?" , ucap Sandra yang terkejut melihat Yogi di depannya.
"Ya kamu dong cintaku , dari dulu aku kan cintanya sama kamu Sandra" , ucap Yogi.
Sandra yang sudah mulai ketakutan langsung berjalan mundur dengan perlahan.
Tiba-tiba Yogi langsung menarik tangan Sandra dengan kuat dan membawanya keluar dari area mall.
Sandra berteriak minta untuk dilepaskan , tapi Yogi tidak mau , dia terus memegang tangan Sandra dengan kuat , sambil memaksa Sandra untuk terus mengikutinya sampai keluar lobby mall dan masuk ke dalam taksi yang memang selalu ada di depan lobby mall.
Semua pengunjung yang ada di mall hanya melihat Yogi menarik tangan Sandra dengan kasar , tapi tidak berani untuk menolong Sandra , karena mereka berpikir itu hanyalah pertengkaran yang terjadi antara suami dan istri yang sedang mengandung.
Bodyguard yang diutus untuk mengawasi Sandra langsung menelpon Antonio.
Antonio yang sedang berada di ruangan meeting langsung mengangkat ponselnya yang berbunyi , begitu melihat nama bodyguard istrinya tertera disana.
"Pak , istri anda diculik sama cowok di mall , sekarang saya lagi mengejar taksi yang membawa mereka pergi" , ucap bodyguard tersebut.
"Meeting kita undurkan sampai waktu yang tidak bisa ditentukan" , ucap Antonio.
"Baik pak" , kata semua staf yang sudah mendengar percakapan bos nya di telpon.
"Robi kamu ikut saya , panggil juga beberapa bodyguard dan polisi , istri saya diculik" , ucap Antonio.
Robi langsung mengerti dan menelpon beberapa bodyguard yang biasa mereka gunakan dan melaporkan kasus penculikan kepada polisi.
Antonio sudah mendapatkan lokasi tempat Sandra dibawa , hotel xxx dekat pantai.
Antonio , Robi dan beberapa bodyguard yang sudah berada di lobby hotel langsung menuju ke lokasi hotel yang dikirimkan oleh bodyguard yang mengawasi Sandra.
*******
Yogi membawa Sandra masuk ke hotel yang waktu itu dia datangi bersama Katherine.
Sampai di dalam kamar hotel , Yogi melepaskan tangan Sandra dan langsung mengunci pintu kamar mereka , lalu kuncinya dimasukkan Yogi ke dalam sakunya.
__ADS_1
"Kamu mau apa lagi Yogi?" , ucap Sandra sambil menangis ketakutan.
"Kamu jangan takut cintaku , aku tidak akan menyakiti kamu sayang , aku hanya mau kamu selalu sama aku Sandra , tinggalkan suami kamu dan pergi sama aku dari kota ini , kita tinggal bersama di luar kota" , jawab Yogi.
"Aku sudah menikah Yogi dan sekarang lihat perut aku sudah semakin besar , aku sedang mengandung anak-anak dari suami aku , suami yang sangat aku cintai" , ucap Sandra dengan wajah yang berlinang air mata.
"Aku gak perduli kalau kamu hamil , yang penting kamu selalu bersama dengan aku" , ucap Yogi yang mulai menggila.
"Aku mohon lepaskan aku Yogi , kamu harus mencari cewek lain , jangan ganggu aku lagi , aku sudah menikah" , ucap Sandra yang terus memohon dengan suara terisak.
Tidak lama ponsel Sandra berbunyi.
Sandra langsung mengambil ponselnya dan menjawabnya...
"Hubby tolong...."
Ucapan Sandra langsung terputus...
Karena tangan Yogi langsung merebut ponsel Sandra dan melemparkannya dengan kasar ke lantai , membuat layar ponsel Sandra langsung retak karena lemparannya yang kuat.
Antonio yang mendengar suara istrinya minta tolong dan telponnya terputus langsung merasa emosi.
"Ayo buruan Robi" , ucap Antonio.
"Iya pak" , jawab Robi sambil membawa mobil bosnya dengan kecepatan tinggi dan diikuti oleh bodyguard yang mengikuti mobil Antonio dari belakang.
"Kamu tau gak cintaku , aku suka sekali hotel ini , aku pernah bermain panas dengan cewek disini , sangat menarik sekali" , ucap Yogi sambil tersenyum.
"Gila kamu Yogi , lepaskan aku" , ucap Sandra dengan suara terisak.
"Aku kan sudah bilang , aku gak akan melepaskan kamu cintaku , sangat susah untuk aku bisa membawamu pergi , gak mungkin aku lepaskan lagi" , ucap Yogi sambil tersenyum.
"Kamu gila Yogi" , ucap Sandra sambil menangis.
"Iya aku gila , aku gila dengan cintaku kepadamu sayang" , ucap Yogi sambil memegang dagu Sandra.
Sandra pun langsung menepis tangan Yogi dari dagunya.
"Aku suka sifat jutek kamu ini , ini yang membuat aku tergila-gila sama kamu cintaku" , ucap Yogi sambil menyunggingkan senyum di bibirnya.
__ADS_1