Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 143


__ADS_3

Setelah beberapa hari berlalu , akhirnya papa Doddy telah sadar.


Yogi dan Amanda sangat bahagia melihat papanya sudah membuka matanya.


"Pa..." , panggil Yogi dan Amanda.


Tapi papanya tidak ada reaksi sama sekali , papanya hanya melihat mereka dengan pandangan yang kosong.


"Pa...ini Amanda , aku pulang pa" , ucap Amanda.


Papanya tetap tidak bereaksi sama sekali.


Amanda mulai menitikkan air matanya , melihat kondisi papanya.


"Pa....ini Yogi , anak papa yang nakal , yang hanya bisa menghambur-hamburkan uang papa" , ucap Yogi.


Papanya juga tetap tidak bereaksi , hanya menatap mereka dengan pandangan yang kosong.


"Dokter , kenapa papa saya tidak ada reaksi sama sekali?" , tanya Amanda kepada dokter Kemal yang juga berada disana.


"Karena kemaren pendarahannya cukup besar , jadi banyak memory yang hilang dari ingatan pak Doddy , kalian harus banyak bersabar , kami juga sudah melihat kondisi pak Doddy , tubuh sebelah kanan pak Doddy mengalami kelumpuhan" , jawab dokter Kemal.


"Jadi kami harus bagaimana dokter?" , tanya Amanda dengan wajah yang sudah penuh air mata.


"Untuk sekarang kita akan melihat perkembangan kondisi pak Doddy dulu dan nanti juga kita akan atur jadwal untuk fisioterapi nya" , jawab dokter Kemal.


"Baik dokter" , ucap Amanda.


Setelah itu dokter Kemal pergi dari sana.


"Dek , bagaimana ini...keadaan papa tidak seperti yang kita harapkan" , ucap Amanda dengan penuh air mata.


"Semua ini sudah diatur dari yang di atas kak , kita sebagai manusia hanya bisa menyerahkan semuanya kepada - Nya" , ucap Yogi sambil memeluk kakaknya.


"Iya dek , mungkin ini salah kita juga yang tidak pernah memperhatikan papa selama ini" , ucap Amanda.


"Iya kak" , jawab Yogi yang sudah mulai menitikkan air matanya.


Setelah waktu besuk di ruangan HCU habis , Amanda dan Yogi keluar dari sana.


"Mama kenapa menangis?" , tanya Albert yang duduk di luar menunggu mama dan om nya.


"Mama sedih melihat keadaan kakek nak" , jawab Amanda.


"Apakah kakek masih belum sadar ma?" , tanya Albert.


"Kakek sudah sadar sayang , tapi kakek kehilangan beberapa ingatannya dan kakek juga lumpuh" , ucap Amanda sambil memeluk anaknya.


Sejenak tidak ada obrolan diantara mereka.


Yogi dan Amanda duduk di depan ruangan HCU dengan pikiran mereka masing-masing.


Sampai terdengar suara ponsel Amanda berbunyi.


Amanda melihat ponselnya dan tertera nama suaminya Tristan di layar ponselnya.


"Halo" , jawab Amanda.


"Halo sayang , bagaimana keadaan papa setelah di operasi?" , tanya Tristan.

__ADS_1


"Papa sudah sadar tapi tidak kenal dengan aku dan adek , papa juga mengalami kelumpuhan setengah tubuhnya" , jawab Amanda.


"Kamu yang sabar ya sayang , nanti setelah pekerjaan aku selesai disini aku ke kota A" , ucap Tristan.


"Iya Tristan" , jawab Amanda sambil memutuskan sambungan telponnya.


********


Sandra dan Antonio yang sudah pulang dari kota B , masih tetap nginap di All Star Hotel selama beberapa hari ini.


Sandra masih manja dengan suaminya , tapi kalau Antonio ada meeting dengan para staf dan klien , Antonio boleh menuju ke ruangannya , asalkan begitu selesai meeting langsung menuju ke kamar atas.


Hari itu Antonio ada meeting dengan klien dan Sandra sendirian di kamar atas , duduk di atas kasurnya sambil menonton TV.


Tidak lama ponsel Sandra berbunyi , Sandra mengambil ponselnya yang berada di atas lemari dan melihat siapa yang menelponnya.


Tertera nama Karin di layar ponselnya , Sandra pun menjawab panggilan telponnya.


"Halo" , jawab Sandra.


"Halo Sandra , kata Riko kamu beberapa hari yang lalu ke kota B ya sama kak Antonio" , ucap Karin.


"Iya Karin , kemaren aku kesana dan ketemu Riko sama Niko di restoran", jawab Sandra.


"Kata Riko , kak Antonio sempat menyebut baby , kamu sedang hamil ya?" , tanya Karin.


"Iya Karin , aku sedang hamil , tapi masih baru" , jawab Sandra.


"Wahhhhh....selamat ya Sandra aku senang sekali mendengarnya" , ucap Karin.


"Iya Karin , terima kasih ya" , ucap Sandra.


"Jadi bagaimana kuliah kamu kalau kamu hamil?" , tanya Karin.


"Asik ya kamu kuliahnya masih senin depan , aku beberapa hari selesai dari ospek langsung masuk kuliah" , ucap Karin.


"Iya Karin , bagaimana kuliah kamu disana?" , tanya Sandra.


"Masih baru , jadi ya masih menyesuaikan , terkadang aku ngantuk juga mendengarkan penjelasan dari dosen", ucap Karin sambil terkekeh.


"Bukannya dari dulu kamu juga selalu ngantuk waktu pelajaran di sekolah" , ucap Sandra sambil tertawa.


"Iya kamu benar , aku memang suka mengantuk kalau sudah dengar penjelasan guru", jawab Karin sambil tertawa.


"Kamu sudah berapa bulan usia kandungannya?" , tanya Karin.


"Baru mau masuk 5 minggu" , jawab Sandra.


"Harus banyak-banyak istirahat ya bumil , jangan capek-capek , kalau kuliah jangan terlalu lama belajar , kamu kan suka banget belajar", ucap Karin sambil terkekeh.


"Iya teman terbaikku , tapi kalau belajar kan gak capek , cuma duduk doang sambil baca buku" , jawab Sandra.


"Capek tauuu....itu kan menguras otak kita , aku aja capek kalau belajar" , ucap Karin.


"Hahaha....itu kalau kamu" , jawab Sandra sambil tertawa.


"Iya...iya...temanku yang paling suka belajar , aku mau masuk kelas dulu ya , masih ada kelas sore ini" , ucap Karin.


"Ok Karin...bye..." , ucap Sandra.

__ADS_1


"Iya Sandra...bye..." , jawab Karin sambil memutuskan sambungan telponnya.


Setelah sambungan telpon dengan Karin sudah terputus , Sandra mulai menonton TV lagi.


********


Antonio yang sudah selesai meeting langsung menuju ke kamar atas.


Sampai di kamar atas , Antonio langsung memanggil bidadari cantiknya.


"Sayang....."


"Hubby...." , ucap Sandra sambil berlari dari kamar keluar dan memeluk suaminya.


"Jangan lari-lari sayang , kamu lagi hamil" , ucap Antonio.


"Iya hubby , soalnya aku sudah kangen" , ucap Sandra sambil mencium bibir suaminya.


"Tumben aku pulang kamu langsung mencium aku , coba setiap hari begini , aku bisa dapat ciuman yang banyak dalam sehari" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Aku bisa cium hubby banyak-banyak" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Nanti malam ya sambungnya , sekarang aku masih harus kerja dulu sayang" , ucap Antonio sambil berjalan duduk di sofa dan melihat laptopnya.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil duduk dan menyandarkan tubuhnya ke tubuh suami tercintanya.


"Hubby....." , panggil Sandra.


"Iya sayang , ada apa?" , tanya Antonio.


"Tadi Karin telpon aku , tanya tentang kehamilan aku" , ucap Sandra.


"Dari mana dia tau kamu hamil sayang?", tanya Antonio.


"Katanya dari Riko , Riko mendengar waktu hubby bilang baby , jadi mereka langsung tau aku lagi hamil" , cerita Sandra.


"Oh iya , Riko kan pacarnya Karin , ya pasti dia cerita sama Karin" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya dan melanjutkan melihat pekerjaannya.


Sandra mulai meletakkan kepalanya di atas paha suaminya.


"Hubby , nanti ada meeting lagi gak?" , tanya Sandra.


"Gak ada sayang , kan sudah sore juga" , jawab Antonio.


Sandra hanya menganggukkan kepalanya.


"Hubby , mulai senin aku sudah mulai masuk kuliah" , ucap Sandra.


"Iya , terus kenapa? Apa kamu mau cuti?" , tanya Antonio.


"Gak hubby , aku mau mencoba ikut kuliah dulu" , jawab Sandra.


"Kalau kuliah , gak ada aku lho disana , apa kamu bisa?" , tanya Antonio sambil tersenyum.


"Ya dicoba dulu ya hubby" , jawab Sandra.

__ADS_1


"Iya sayang" , ucap Antonio.


Setelah itu Antonio kembali fokus dengan pekerjaannya dan Sandra masih meletakkan kepalanya di atas paha suaminya.


__ADS_2