
Sandra yang sedang di apartemen tidak tau mau mengerjakan apa , jadinya Sandra memutuskan untuk memasak sop ikan tenggiri untuk makan malam mereka hari itu.
Kebetulan Alvaro dan Angelica sudah minum Asi , sore itu Sandra langsung memulai untuk memasak.
Setelah sekian lama Sandra tidak memasak , sejak dia hamil sampai sudah melahirkan , tapi tidak membuat Sandra menjadi canggung berada di dapur , Sandra tetap masih lincah mengambil semua peralatan yang akan dia gunakan untuk masak.
Sandra mengambil bahan-bahan yang dia butuhkan di dalam kulkas dan menyiapkan semua bahan yang dibutuhkannya untuk memasak sop ikan tenggiri.
Setelah mencuci semua bahannya dan membersihkan ikan , Sandra mulai memotong seperti yang sudah dipelajarinya dengan pak Herman di dapur restoran All Star Hotel.
Setelah itu Sandra pun mulai memasaknya.
Antonio yang sudah jalan pulang dan mobil yang dibawanya sudah sampai di parkiran apartemennya sore itu , langsung berjalan memasuki lift dan menuju ke apartemennya.
Begitu Antonio membuka pintu apartemennya...
"Wangi banget baunya" , ucap Antonio ketika masuk ke apartemen , membuka sepatunya dan meletakkannya di rak sepatu yang ada di samping pintu.
Tercium bau wangi masakan , membuat Antonio penasaran , siapa yang memasak....
Antonio pun meletakkan tas kerja dan jas nya di kursi sofa yang ada di ruang tamu dan berjalan menuju ke dapur.
Terlihat bidadari cantiknya sedang berdiri di depan kompor , Antonio pun langsung tersenyum dan berjalan mendekati tubuh bidadari cantiknya.
"Sayang , ternyata kamu yang masak hari ini , pantesan begitu aku masuk , baunya wangi banget" , ucap Antonio dengan lembut sambil memeluk pinggang bidadari cantiknya.
"Iya hubby , aku gak tau mau ngapain lagi , jadinya aku memutuskan untuk masak makan malam untuk kita" , jawab Sandra sambil mengaduk masakannya.
"Aku juga sudah kangen masakan kamu sayang" , ucap Antonio sambil menciumi leher bidadari cantiknya.
"Iya hubby , nanti kalau aku sempat aku masakin buat hubby ya" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Iya sayang" , ucap Antonio.
"Anak-anak kita dimana sayang?" , tanya Antonio.
"Ada di kamar hubby , sama Ina dan Ira , tadi setelah menyusui Alvaro dan Angelica aku langsung ke dapur untuk masak , paling bentar lagi juga anak-anak mencari aku mau minta Asi" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Sekarang aku jadi kalah sama anak-anak kita sayang" , ucap Antonio sambil sibuk terus menciumi leher bidadari cantiknya.
__ADS_1
"Kalah kenapa hubby?" , tanya Sandra dengan penuh tanda tanya , karena dia tidak pernah membandingkan Alvaro dan Angelica dengan suaminya dan pastinya suaminya akan selalu berada di posisi nomor satu di hatinya.
"Setiap saat kita mau bermesraan dan sedang puncaknya , ketika dengar Alvaro dan Angelica menangis , kamu langsung ninggalin aku dan pilih anak-anak" , jawab Antonio dengan lirih.
"Kamu lucu hubby sayang , mereka kan masih bayi masih harus diurusin , masih butuh Asi , minum Asi nya juga sering banget , jadi ya begitu mereka nangis kalau gak pengen minum Asi , pasti ganti popok , bukannya aku ninggalin kamu , tapi anak-anak juga penting diurus hubby sayang" , jawab Sandra dengan lembut.
"Iya sayang , sudah pilihan yang tepat aku gak mau menambah anak lagi , jadi nanti ketika Alvaro dan Angelica sudah mulai besar sudah gak ada lagi yang akan ganggu kita bermesraan di tengah malam", ucap Antonio.
"Kemaren karena hubby takut juga kan , karena aku pendarahan" , ucap Sandra.
"Itu juga salah satunya sayang , aku beneran gak sanggup lihat kamu seperti itu waktu itu , jantung aku langsung berhenti berdetak seketika begitu mendengar kamu pendarahan , mana dipanggil-panggil kamu gak membuka mata kamu , ya aku pasti ketakutan sayang , bagaimana nantinya aku dengan anak-anak tanpa kamu , aku benar-benar takut pada saat itu sayang" , ucap Antonio dengan lirih sambil memeluk tubuh istri tercintanya dengan erat.
Sandra yang sudah siap masak sop ikan tenggiri nya , mematikan kompornya dan membalikkan tubuhnya...sehingga sekarang Sandra dan Antonio sudah saling berhadapan.
"Yang terpenting sekarang kan aku sudah baik-baik saja hubby , jadi hubby jangan takut lagi ya , aku akan selalu bersama dengan hubby dan membesarkan Alvaro dan Angelica bersama" , ucap Sandra dengan lembut , sambil memegang wajah suaminya dengan kedua tangannya.
"Iya sayang , terima kasih ya sudah bertahan untuk hidup dan selalu ada untuk aku dan anak kembar kita" , ucap Antonio sambil mencium bibir merah istri tercintanya yang selalu disukainya itu.
Tidak lama Alvaro dan Angelica menangis di dalam kamar.
"Sudah waktunya Alvaro dan Angelica minum ASI , kamu panggil nona muda dulu" , ucap Ina.
Tidak lama terdengar suara Ira yang memanggil Sandra.
"Nona muda , Alvaro dan Angelica sudah saatnya minum ASI" , ucap Ira sambil berjalan menuju ke dapur.
Begitu mendengar suara Ira , Antonio pun langsung melepaskan bibir mereka dengan pelan.
Ira yang baru masuk ke dapur , langsung terkejut dan menjadi salah tingkah melihat tuan dan nona muda saling berciuman bibir di depan kompor.
"Maaf kalau saya mengganggu nona muda , tuan , saya tidak tau kalau tuan sudah pulang dan ada tuan di dapur bersama dengan nona muda" , ucap Ira yang menjadi salah tingkah setelah melihat mereka berciuman.
"Iya gak apa apa Ira , saya juga sudah selesai masak" , jawab Sandra sambil tersenyum.
Antonio hanya tersenyum melihat babysitter yang menjaga anaknya menjadi salah tingkah karena melihat kemesraan mereka.
Sandra , Antonio dan Ira berjalan bersama menuju ke kamar.
Sampai di dalam kamar , Sandra langsung menggendong Alvaro dan duduk diatas kasurnya dengan bantal khusus ibu menyusui sambil membuka baju atasnya.
__ADS_1
Ina membantu meletakkan Angelica di sisi sebelahnya , supaya Angelica juga bisa minum ASI juga.
Setelah melihat Sandra mulai menyusui Alvaro dan Angelica , Antonio memutuskan untuk mandi terlebih dahulu.
"Aku mandi dulu ya sayang" , ucap Antonio sambil berjalan mengambil baju kaos dan celana pendeknya di dalam lemari dan berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil menyusui anak kembar mereka.
Setelah Antonio masuk ke dalam kamar mandi....
"Ina , kamu tau gak tadi diluar aku lihat apa?" , bisik Ira yang duduk bersama Ina sambil melipat baju-baju Alvaro.
"Kamu melihat apa diluar?" , tanya Ina yang juga sedang melipat baju-baju Angelica.
"Aku melihat tuan dan nona muda berciuman di bibir" , bisik Ira.
"Jadi kamu langsung kaget dong begitu melihat mereka berciuman" , bisik Ina.
"Iya , jangankan kaget aku juga sampai salah tingkah" , bisik Ira.
"Untung bukan aku yang keluar" , bisik Ina sambil tersenyum.
"Ina...Ira..." , panggil Sandra.
"Apa nona muda mendengar obrolan kita?" , bisik Ira.
"Gak tau aku" , jawab Ina.
"Iya nona muda" , jawab Ina dan Ira.
"Setelah kerjaan kalian selesai , kalian sudah boleh makan dan istirahat ya" , ucap Sandra.
"Baik nona muda" , jawab Ina dan Ira.
"Huft....untung nona muda gak dengar percakapan kita" , bisik Ira.
"Iya" , jawab Ina sambil melanjutkan pekerjaan mereka.
Tidak lama pekerjaan Ina dan Ira sudah selesai , mereka pun berjalan keluar dari kamar Sandra.
__ADS_1