Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 243


__ADS_3

"Halo Antonio" , ucap pak Wira sambil berjalan masuk ke ruangan kerja Antonio , menuju ke meja kerja Antonio.


"Halo pak Wira" , jawab Antonio sambil berdiri dari kursinya dan mengulurkan tangannya.


Pak Wira pun menjabat tangan Antonio.


"Silahkan duduk pak" , ucap Antonio sambil kembali duduk di kursi kebesarannya.


Pak Wira pun duduk di kursi yang ada di depan meja kerja Antonio.


"Kamu anak muda yang hebat Antonio , sekarang kamu sudah mulai pembangunan All Star Hotel di beberapa kota dan kamu juga sudah mulai membangun resort" , ucap pak Wira.


"Iya terima kasih pak , untuk pembangunan resort itu juga diluar perkiraan saya , tiba-tiba ada pengusaha kaya yang mengajak saya untuk kerja sama , karena menguntungkan jadinya saya menyetujuinya" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Chandra benar-benar beruntung memiliki kamu , hotel nya menjadi sangat sukses dan berdiri dimana-mana , belum lagi ditambah dengan resort , luar biasa" , ucap pak Wira sambil tersenyum.


"Terima kasih pak" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Baiklah Antonio , ini rincian semua barang dan harga-harga baru untuk bahan-bahan pembangunan yang sudah dikirim ke pembangunan All Star Hotel di kota M dan kota J" , ucap pak Wira sambil memberikan kertas yang berisikan angka angka tersebut.


"Kenapa harga baru pak?" , tanya Antonio.


"Ada beberapa bahan bangunan yang mengalami kenaikan harga Antonio , jadi mau gak mau kita harus mengikuti harga yang sekarang , saya sudah tidak bisa lagi kasih harga lama" , ucap pak Wira.


"Baiklah pak" , ucap Antonio sambil melihat kertas kertas yang berisikan angka-angka yang diberikan oleh pak Wira.


Setelah beberapa saat Antonio melihat semua angka yang ada di kertas yang diberikan oleh pak Wira.


"Baiklah pak , tidak masalah" , jawab Antonio.


"Baiklah Antonio , saya sangat senang bekerja sama dengan kamu , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap pak Wira sambil mengulurkan tangannya.


"Baik pak , terima kasih , saya juga senang bisa bekerja sama dengan bapak" , ucap Antonio sambil menjabat tangan pak Wira.


"Sama sama Antonio" , jawab pak Wira sambil tersenyum.


Setelah itu pak Wira berjalan keluar dari ruangan kerja Antonio.


********


Sandra yang sudah pulang dari kampus , tidak lama sudah sampai di rumahnya , dia langsung berjalan masuk ke rumah dan menuju kamarnya , sampai di dalam kamar dia mencuci tangannya di wastafel dan mengambil baju rumahnya di dalam lemari.


Sandra berjalan masuk ke dalam kamar mandi dan mengganti bajunya disana.


Setelah mengganti bajunya , Sandra langsung memanggil anak kembarnya , Alvaro....Angelica....yang sedang bermain memasukkan balok ke dalam kotak dengan Ina dan Ira di karpet yang ada di kamarnya.


"Alvaro...Angelica...mama sudah pulang sayang" , ucap Sandra sambil duduk di dekat anak kembarnya dan mencium wajah Alvaro dan Angelica secara bergantian.

__ADS_1


Begitu melihat Sandra , Alvaro langsung tersenyum dan memanggil mama mama , lalu mengangkat kedua tangannya , minta di gendong oleh Sandra , Angelica hanya memanggil mama mama , lalu asik bermain lagi memasukkan balok ke dalam kotaknya.


Sandra mengangkat Alvaro dan meletakkannya di atas pahanya.


Lalu Sandra bermain bersama Alvaro dan Angelica di kamarnya.


Hari sudah sore , saatnya Alvaro dan Angelica untuk mandi.


Ina dan Ira memandikan Alvaro dan Angelica , Sandra turun ke bawah untuk masak makan malam untuk mereka makan malam itu.


Hari itu Sandra memutuskan untuk memasak ayam penyet dengan sambal terasi , tumis kangkung , lalapan dan tahu tempe goreng buat makan malam mereka.


Antonio yang sudah selesai bekerja langsung mematikan laptopnya dan mengambil tas kerja dan jas nya , berjalan keluar dari ruangannya menuju ke parkiran mobil dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke rumahnya.


Tidak lama mobil Antonio sudah sampai di depan pagar rumahnya.


Pak Didit satpam rumah Antonio , langsung dengan sigap membukakan pagar ketika melihat mobil Antonio sudah sampai disana.


Antonio memasukkan mobilnya ke halaman rumahnya dan memarkirkannya disana.


Setelah mobil terparkir disana , Antonio turun dari mobil sambil membawa tas kerjanya , berjalan masuk ke dalam rumah.


Begitu Antonio masuk kedalam rumahnya , sudah tercium wangi berbagai masakan disana.


"Pasti bidadari cantikku sedang masak di dapur" , ucap Antonio sambil tersenyum.


Itulah salah satu nya yang membuat Antonio selalu ingin pulang cepat dari All Star Hotel , karena dia sudah tidak sabar untuk memeluk tubuh istri tercintanya dan memakan masakan yang dibuat oleh istri tercintanya.


Setelah membuka sepatunya dan meletakkannya di rak sepatu , Antonio langsung berjalan ke dapur.


Begitu Antonio melihat istrinya sedang berdiri di depan kompor sambil mengaduk sayur yang ada di dalam kuali , Antonio langsung memeluk pinggang istrinya dari belakang dan mencium pipi cantik mulus istri tercintanya.


Meskipun ada Tuti dan bik Ida disana , tapi Antonio selalu tidak bisa untuk menghilangkan kebiasaan memeluk tubuh istri tercintanya begitu dia pulang dari kantor.


Tuti dan bik Ida yang sudah terbiasa melihat kemesraan Antonio dan nona muda , hanya terus melanjutkan pekerjaan mereka di dapur.


"Hubby sudah pulang" , ucap Sandra yang sudah mendapatkan pelukan dan kecupan di pipinya.


"Iya sayang" , jawab Antonio.


"Hubby mandi dulu , sebentar lagi kita makan bersama" , ucap Sandra.


"Iya sayang , aku mandi dulu ya" , ucap Antonio sambil melepaskan pelukannya dan berjalan menuju ke kamarnya yang ada di atas.


Begitu sampai di atas , Antonio melihat Alvaro dan Angelica sedang bermain alat musik yang di tekan akan mengeluarkan suara musik di karpet yang ada di kamar mereka.


"Anak papa sedang main ya" , ucap Antonio sambil mencium wajah anak kembarnya.

__ADS_1


"Papa...papa..." , ucap Alvaro dan Angelica sambil menunjuk kearah mainannya.


"Iya , anak anak papa main dulu ya , papa mau mandi dulu" , ucap Antonio sambil berdiri berjalan mengambil bajunya dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Tidak lama Antonio selesai mandi , Antonio bermain bersama dengan Alvaro dan Angelica.


Sandra yang sudah selesai masak , langsung berjalan ke atas untuk mandi karena badannya sudah penuh dengan keringat selama memasak di dapur.


Sandra membuka pintu kamarnya dan berjalan masuk kedalam kamar.


Alvaro langsung meninggalkan mainannya dan merangkak dengan cepat ke arah Sandra.


"Mama...mama..." , panggil Alvaro sambil mengangkat tangannya minta di gendong.


Sandra pun langsung tersenyum melihat anak cowoknya itu.


Sandra menggendong Alvaro dan mengatakan...


"Mama mau mandi dulu ya sayang karena sudah bau keringat , main sama papa dulu ya" , ucap Sandra.


Alvaro menunjukkan tangannya ke arah mainan balok balok yang sedang dimainkan olehnya.


"Iya sayang , nanti ya mama main dengan Alvaro , sekarang main dengan papa dulu ya" , ucap Sandra sambil memberikan Alvaro kepada Antonio.


Tidak lama Sandra berjalan menuju ke lemari , Alvaro yang berada dalam pelukan Antonio pun menangis dan memanggil mama...mama...


Akhirnya Sandra tidak jadi mandi , Sandra berjalan mengambil Alvaro yang sedang menangis dari tangan suami tercintanya.


Begitu Alvaro berada dalam pelukan mamanya , Alvaro yang menangis pun langsung diam.


Sandra bermain dengan Alvaro , sampai tiba waktunya anak-anak makan , baru Sandra bisa masuk ke kamar mandi dan membersihkan dirinya.


Setelah Sandra selesai mandi , Sandra dan Antonio keluar bersama dari kamar dan turun menuju ke meja makan.


Antonio dan Sandra makan malam bersama sambil mengobrol ringan.


Setelah selesai makan , Sandra dan Antonio berjalan bersama sambil berpelukan naik ke atas menuju ke kamar mereka.


"Ina , Ira , anak-anak sudah tidur belum?" , tanya Sandra.


"Belum nona muda" , jawab Ina dan Ira bersamaan.


"Baiklah , kalian sudah boleh makan dan langsung istirahat" , ucap Sandra.


"Baik nona muda" , jawab Ina dan Ira sambil berjalan keluar dari kamar Sandra.


Sandra mengangkat Alvaro dan memindahkannya ke atas tempat tidur mereka dan Antonio juga mengangkat Angelica , memindahkannya ke atas tempat tidur mereka.

__ADS_1


Malam itu seperti biasa Sandra akan membacakan dongeng untuk Alvaro dan Angelica sampai mereka tertidur.


__ADS_2