Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 15


__ADS_3

Tidak lama Antonio tertidur , terdengar suara Hp nya berbunyi.


Dilihatnya Robi sang asisten yang menelponnya.


"Iya Robi" jawab Antonio.


"Malam pak , maaf kalau saya mengganggu istirahat bapak , tapi malam ini ada pencuri yang berhasil ditangkap pak , apakah bapak mau menemuinya dikantor polisi?" tanya Robi.


"Iya Robi , saya akan langsung ke sana sekarang" kata Antonio.


Antonio langsung mengganti pakaiannya dan menghubungi pak Maman untuk mengantarkannya ke kantor polisi.


Sampai dikantor polisi , terlihat Robi sudah ada disana bersama dengan pak Andi.


Melihat Antonio , pak Andi langsung berjalan menghampiri Antonio.


"Mana orang yang tertangkap malam ini pak Andi?" tanya Antonio.


"Itu pak , yang lagi duduk disana" kata pak Andi.


"Apakah boleh , izinkan saya untuk berbicara dengannya berdua saja?" ucap Antonio.


"Baiklah pak , kalau ada terjadi sesuatu , langsung panggil kami ya pak , kami akan berjaga di depan pintu" jawab pak Andi.


"Baik pak Andi , terima kasih" ucap Antonio.


"Apa perlu saya temani pak?" tanya Robi.


"Kamu menunggu di luar saja bersama pak Andi" titah Antonio.


"Baik pak" jawab Robi.


Antonio berjalan ke arah orang yang telah mencuri di lokasi pembangunannya dan duduk di depannya.


"Siapa nama bapak?" tanya Antonio.


Bapak itu hanya diam saja , sambil menundukkan kepalanya.


"Kalau bapak ingin masalah ini selesai dengan baik , saya mohon kerja sama bapak" ucap Antonio.


Lalu bapak itu mulai menaikkan wajahnya dan melihat Antonio.


"Nama saya Tono pak" jawabnya.


"Baik pak Tono , saya disini ingin menyelesaikan masalah ini dengan baik , jadi saya mohon kerja sama dari bapak" ucap Antonio.


"Apakah kalau saya mau bekerja sama dengan bapak , saya tidak akan di penjara pak?" tanya pak Tono.


"Tergantung dari bagaimana jawaban , yang bapak berikan kepada saya nanti" kata Antonio.


Pak Tono hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


"Saya mau tau , sebenarnya kenapa bapak dan kelompok bapak selalu mencuri bahan-bahan di proyek saya? Saya mohon bapak bisa menjawabnya dengan jujur" ucap Antonio.


"Sebenarnya karena kami butuh uang pak , kami hanyalah orang miskin pak , yang dalam sehari belum tentu kami bisa mendapatkan uang. Sejak kami mencuri disana , semua barang-barang curian itu bisa dijual dan keluarga kami bisa makan setiap hari pak" jawab pak Tono.


Mendengar jawaban pak Tono , ada perasaan iba di hati Antonio.


"Kasian juga bapak ini" batin Antonio.


"Meskipun dengan begini keluarga bapak bisa makan , tapi ini kan tindakan yang salah pak" ucap Antonio.


"Iya , kami tau ini salah pak , tapi kami benar-benar terpaksa melakukannya pak" jawab pak Tono.


"Kenapa bapak tidak mencari kerja?" tanya Antonio.


"Mana ada orang yang mau menerima , orang miskin , kumuh dan tidak berpendidikan untuk bekerja pak" jawab pak Tono.


"Kelompok bapak ada berapa orang?" tanya Antonio.


Mendengar pertanyaan Antonio , pak Tono langsung terdiam.

__ADS_1


"Saya mohon , tolong bapak beritahukan saya" ucap Antonio.


"Maaf pak , saya tidak bisa , kalau saya beri tahukan kepada bapak , maka mereka semua akan ditangkap , bagaimana dengan keluarga kami yang ditinggalkan karena kami tertangkap" jawab pak Tono.


"Kalau bapak tetap tidak mau memberitahukan , apakah bapak mau berkumpul semua dipenjara ini dengan teman-teman bapak yang lain? karena besok-besok pasti teman bapak yang lain bisa tertangkap juga , seperti bapak saat ini yang tertangkap saat melakukan aksi pencurian" ucap Antonio.


Pak Tono terdiam sejenak.


Antonio masih menunggu respon pak Tono.


"Bagaimana pak?" tanya Antonio.


"Kalau bapak jujur kepada saya , bisa saja saya memberikan keuntungan buat bapak dan teman-teman bapak" ucap Antonio sambil mencoba bernegosiasi dengan pak Tono.


"Bapak saja sudah mengalami kerugian karena kami , bagaimana bapak akan memberikan keuntungan buat kami?" tanya pak Tono.


"Kalau bapak mau mengikuti aturan saya , jangankan bapak , 3 orang teman bapak yang sudah dipenjara sekarang juga bisa saya lepaskan" ucap Antonio.


"Benarkah pak?" kata pak Tono dengan mata yang ragu-ragu antara percaya dan tidak percaya.


"Iya pak , saya tidak pernah main-main dengan ucapan saya" kata Antonio.


"Sambil menghembuskan nafasnya , pak Tono mulai berbicara , kami ada 10 orang pak , kami tinggal pas dibelakang proyek pembangunan bapak , masing-masing dari kami sudah memiliki istri dan anak" ucap pak Tono.


"Baiklah , kalau saya memberikan pekerjaan buat bapak dan teman-teman , apakah kalian bisa berjanji untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum lagi?" ucap Antonio.


"Kalau kami bisa mendapatkan pekerjaan tetap , kami pasti tidak akan mencuri lagi pak , saya janji" kata pak Tono.


"Baiklah pak , bapak tunggu disini dulu untuk sementara ,saya urus dulu dengan kepolisian" ucap Antonio.


"Baik pak , saya benar-benar berterima kasih sama bapak , karena masih mau memikirkan kami , terima kasih pak" ucap pak Tono.


"Iya pak , sama sama" jawab Antonio.


Antonio berjalan keluar menemui pak Andi.


Antonio menceritakan semua negosiasi yang dilakukannya dengan pak Tono.


"Pak Andi kaget mendengar semuanya , apa bapak yakin pak?"


"Saya rasa ini jalan satu-satunya yang terbaik pak , pak Tono juga sudah berjanji kalau dia tidak akan mencuri lagi pak" ucap Antonio.


"Jadi semua kasus ini akan dicabut pak?" tanya pak Andi.


"Iya pak" jawab Antonio dengan yakin.


Baiklah saya akan cabut kasus ini.


"Yuda..." panggil pak Andi kepada salah satu anak buahnya.


"Iya siap komandan" kata Yuda.


"Kamu bawa Tono , Kardi , Tio dan Guntur kesini" titah pak Andi.


"Siap komandan" jawab Yuda.


Tidak lama datang ke empat orang yang dipanggil pak Andi tadi.


Mereka berempat berdiri di depan pak Andi dan Antonio.


"Pak Andi mengatakan bapak Antonio sudah mencabut semua kasus kalian , saya harap kalian bisa membalas budi beliau dan jangan lagi melakukan tindakan yang melanggar hukum" ucap pak Andi kepada keempat tersangka.


"Iya pak" kata pak Tono , karena hanya pak Tono yang baru mengetahui masalahnya dan ketiga orang lainnya masih melihat dengan tatapan yang bingung.


"Sekarang saya akan membawa kalian , bertemu dengan keluarga dan teman kalian yang lainnya , diikuti dengan pak Antonio juga , karena ada yang mau dibicarakan dengan kalian semua" ucap pak Andi.


"Baik pak" jawab pak Tono dan yang lainnya hanya mengikuti saja.


Mereka semua masuk ke mobil pak Andi , Robi dan Antonio mengikuti dengan mobil mereka masing-masing dari belakang.


Sampai dirumah gubuk pak Tono , Antonio meminta untuk pak Tono mengumpulkan semua teman-temannya.

__ADS_1


Setelah semuanya berkumpul dirumah pak Tono...


Antonio langsung memberitahukan mereka semua rencananya.


"Saya akan memberikan bapak-bapak semua pekerjaan , jadi bapak tidak perlu lagi mencuri untuk menghidupi keluarga bapak" ucap Antonio.


"Pekerjaan apa yang bisa kami lakukan pak?" tanya pak Tono.


"Karena sekarang hotel saya sedang dalam masa pembangunan maka saya membagi pekerjaan bapak , apakah dari bapak semua ada yang bisa kerja sebagai kuli bangunan?" tanya Antonio.


"Kalau sebagai pekerja kasar kami semua bisa melakukannya pak" jawab pak Tono.


"Baiklah besok kalian datang ke proyek , temui asisten saya yg ini , namanya Robi , dia akan memberitahukan pekerjaan kalian" ucap Antonio.


Pak Tono dan teman-temannya langsung bersujud dilantai , mengucap syukur dan mereka semua langsung berterima kasih kepada Antonio.


"Kami semua benar-benar berterima kasih kepada bapak , karena bapak sudah mau membantu kami dan telah menyelamatkan keluarga kami semua" ucap pak Tono dan teman-temannya.


"Iya pak , sama-sama , sudah sepantasnya kita sebagai manusia saling tolong menolong" ucap Antonio.


"Bapak memang orang yang baik , saya benar-benar tidak tau bagaimana caranya membalas budi baik bapak kepada kami semua" ucap pak Tono.


"Dengan bapak dan teman bapak , kerja yang baik selama di proyek saya , itu sudah cukup buat saya" ucap Antonio.


"Baik pak , kami semua akan bekerja dengan baik di tempat bapak" ucap pak Tono dan teman-temannya.


"Baiklah , kalau gitu saya permisi dulu ya pak" kata Antonio.


"Terimakasih kasih banyak" jawab pak Tono dan teman-temannya.


"Iya , sama-sama bapak" jawab Antonio.


Sebelum Antonio masuk ke mobilnya.


Antonio berbicara kepada pak Andi.


"Terima kasih atas bantuan bapak selama beberapa hari ini" kata Antonio.


"Sama-sama pak Antonio , saya senang bisa berkenalan dengan bapak , saya tidak menyangka kalau bapak memiliki hati yang sangat mulia" ucap pak Andi.


"Kalau semua masalah bisa diselesaikan dengan baik-baik kan alangkah bagusnya pak" ucap Antonio.


"Iya pak , kalau gitu saya permisi dulu ya pak" kata pak Andi.


"Iya pak , silahkan" kata Antonio.


Setelah itu , tinggallah Antonio dan Robi.


"Robi apakah kamu mau sarapan pagi bersama saya?" tanya Antonio.


"Iya boleh pak" jawab Robi.


"Ok kita pergi cari sarapan dulu ya , nanti saya ikuti mobil kamu dari belakang" ucap Antonio.


"Baik pak" jawab Robi.


"Antonio masuk ke mobilnya , pak Maman kita ikutin mobil Robi ya" titah Antonio.


"Baik pak" jawab pak Maman.


Sampai ditempat makan , mereka memesan bubur ayam dan air mineral.


Mereka makan dengan hening sampai makanannya habis.


Setelah selesai makan Antonio berkata dengan Robi , "setelah dari sini , kamu beristirahat dulu saja , nanti sore kita bertemu di lokasi proyek."


"Baik pak" jawab Robi.


Antonio dan pak Maman masuk ke mobil , menuju ke hotel.


Merekapun menuju ke kamar masing-masing.

__ADS_1


"Capek banget hari ini , tapi untung juga masalah pencurian ini , akhirnya bisa terselesaikan dengan baik" ucap Antonio dalam hatinya.


Antonio mengganti bajunya dan langsung menuju ke kasur untuk tidur.


__ADS_2