Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 185


__ADS_3

Setelah mendapatkan hadiahnya , Sandra memasuki kamarnya , terlihat Antonio sudah duduk di atas kasurnya sambil menonton TV.


Sandra naik ke atas kasur sambil membawa kotak kado nya.


"Hubby , ini hadiah untuk hubby , aku waktu itu ke mall sendiri karena mau beliin hubby hadiah" , ucap Sandra dengan lirih.


"Makasih ya sayang , lain kali jangan pergi sendiri lagi ya sayang , aku gak dikasih kado sama kamu juga gak apa-apa sayang , yang penting kamu selalu aman dan baik-baik saja bersama aku" , ucap Antonio.


"Tapi kan aku juga mau memberikan hubby hadiah" , ucap Sandra dengan lirih.


Antonio langsung memeluk tubuh bidadari cantiknya dengan erat.


"Kamu itu adalah hadiah terindah dalam hidup aku yang diberikan oleh Tuhan , sayang" , ucap Antonio.


"Iya hubby , makasih ya , aku sayang banget...banget...sama hubby , tapi aku gak membelikan hubby kue ulang tahun" , ucap Sandra dengan muka sedih.


Antonio yang melihat bidadari cantiknya mulai sedih kembali , langsung menyentuh dagu bidadari cantiknya dan mengangkatnya ke atas , supaya dia bisa melihat wajah bidadari cantiknya.


"Aku gak butuh kue ulang tahun sayang , aku hanya butuh kamu di setiap malam ku" , ucap Antonio dengan lembut.


"Maksudnya hubby?" , tanya Sandra yang sudah menikah tapi tetap saja masih polos.


"Maksudnya itu adalah tubuh kamu sayang" , ucap Antonio sambil menciumi bibir istrinya dan tangannya mulai masuk ke dalam baju daster istrinya.


Seketika mereka berciuman dengan dalam dan lembut , tangan Antonio sudah bermain di atas kulit mulus bidadari cantiknya , dia mulai menyentuh setiap area sensitif yang ada disana.


Tiba-tiba suara ponsel Antonio berbunyi dan pastinya membuat Antonio kembali kesal , karena aktifitasnya diganggu dengan bunyi ponselnya.


"Angkat dulu hubby" , ucap Sandra sambil terkekeh.


Antonio mengambil ponselnya yang berada di atas lemari di sebelah kasurnya dan melihat nama papa Chandra tertera di layar ponselnya.


"Halo pa" , jawab Antonio.


"Halo nak , kami mau ke apartemen kamu , apa kalian ada di apartemen?" , tanya papa Chandra.


"Ada pa" , jawab Antonio.


"Baiklah , sekarang papa dan mama baru mau jalan kesana ya" , ucap papa Chandra.


"Iya pa" , jawab Antonio sambil memutuskan sambungan telponnya.


"Papa kenapa hubby?" , tanya Sandra.


"Papa dan mama mau kesini sayang , kita mandi dulu ya" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra.

__ADS_1


Antonio dan Sandra masuk ke dalam kamar mandi dan mandi bersama.


Tidak lama mereka selesai menggunakan baju , terdengar bel pintu apartemen berbunyi.


Tuti yang masih bekerja di sana , langsung membukakan pintu ketika mendengar bunyi bel.


Antonio dan Sandra keluar dari kamar mereka dan melihat papa Chandra , mama Shinta , papa Surya dan mama Amel sudah duduk di sofa ruang tamu.


"Happy birthday anaknya mama yang gak mau pulang kerumah" , ucap mama Shinta sambil memeluk Antonio , yang pastinya membuat semua orang disana tersenyum-senyum mendengarnya.


"Mama ini bukannya kado yang diberikan sama aku , malah ucapan yang gak enak didengar diberikan sama aku" , ucap Antonio.


Sandra hanya terkekeh melihat suaminya.


"Happy birthday anak papa , papa gak kasih kado buat kamu , karena kamu sudah bisa membeli semuanya sendiri" , ucap papa Chandra sambil memeluk Antonio.


"Iya pa , aku juga gak akan minta kado kok sama kalian" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Iya kami tau itu nak , makanya kami gak membelikan kamu hadiah" , ucap mama Shinta.


"Happy birthday Antonio , semoga selalu menjadi suami yang baik ya untuk Sandra" , ucap mama Amel sambil memeluk menantu satu-satunya itu.


"Iya pasti ma" , ucap Antonio setelah mama Amel melepaskan pelukannya.


"Sayang kayaknya aku ulang tahun tapi pesannya buat kamu" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya iya" , jawab Antonio.


"Happy birthday Antonio , semoga sukses selalu" , ucap papa Surya sambil memeluk Antonio.


"Terima kasih pa , kayaknya cuma dari papa nih ucapan yang benar" , ucap Antonio sambil tersenyum.


Semua orang langsung tertawa mendengar perkataan Antonio.


"Ya sudah , ayo kita rayakan ulang tahun Antonio , tadi mama sudah membeli kue ulang tahun sama bawa makanan , Amel sudah membawa dessert dan buah juga buat kita" , ucap mama Shinta.


Antonio , Sandra , papa Chandra , mama Shinta , papa Surya dan mama Amel menuju ke meja makan.


"Wahhh....banyak sekali makanannya" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Ini namanya makanan kesukaan Sandra semua" , ucap Antonio yang melihat banyak makanan manis di atas meja.


"Kan memang Sandra yang sedang hamil , jadi mama belinya makanan kesukaan Sandra" , ucap mama Shinta yang di iyakan oleh mama Amel.


"Kayaknya kamu lebih disayang dari pada aku sayang" , ucap Antonio.


"Gak apa apa ya hubby" , ucap Sandra dengan manja sambil memeluk pinggang suaminya.

__ADS_1


"Iya gak apa apa sayang" , ucap Antonio dengan lembut sambil tersenyum melihat istri nya yang manja itu.


"Asalkan kamu selalu bahagia , aku tidak masalah sayang" , ucap Antonio dalam hatinya.


"Ayo tiup lilinnya dulu" , ucap mama Shinta setelah menyalakan lilin di kue ulang tahun Antonio.


Antonio meniup lilin di kue ulang tahunnya setelah itu memberikan kue potongan pertamanya , pastinya untuk istri tercintanya.


Setelah itu kue ulang tahun di potong dan diberikan kepada papa , mama dan mertuanya.


Mereka makan kue ulang tahun sambil mengobrol santai.


Lalu mama Shinta dan mama Amel di bantu oleh Tuti menyiapkan makanan yang sudah mereka beli sebelumnya.


Setelah semua makanan tertata di meja makan , mereka menikmati makanan yang sudah ada disana bersama sambil mengobrol.


"Pa maaf ya , kita gak jadi pergi honeymoon ke Bali" , ucap Antonio.


"Iya gak apa apa Antonio , yang penting Sandra untuk sekarang ini" , ucap papa Surya.


"Iya pa , Sandra masih belum mau pergi keluar , untung saja sekarang memang lagi libur kuliah" , ucap Antonio.


"Berarti malam natal besok kalian gak ke gereja?" , tanya papa Chandra.


"Bagaimana sayang , mau pergi gak?" , tanya Antonio.


Sandra langsung menggelengkan kepalanya.


"Ya udah , kalau Sandra masih belum mau keluar gak apa apa , biar Sandra istirahat dulu aja" , ucap papa Surya.


"Iya pa" , jawab Antonio.


"Kamu masih sering mimpi buruk nak?" , tanya mama Amel.


"Iya ma , kejadian itu selalu ada di mimpi aku setiap malam" , jawab Sandra dengan lirih.


"Apa Sandra mau konsultasi ke psikiater?" , tanya mama Shinta.


"Kata dokter Sarah , kalau Sandra sudah bisa lebih tenang , gak usah ke psikiater ma" , jawab Antonio.


"Ya udah , kamu harus bisa melupakan kejadian buruk itu ya sayang" , ucap mama Amel.


"Iya ma , selama hubby ada bersama aku , aku gak takut ma" , jawab Sandra.


"Jadi bagaimana dengan kerja kamu Antonio?" , tanya papa Chandra.


"Sementara aku meeting online dulu pa dari sini" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Baiklah" , jawab papa Chandra.


__ADS_2