Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 41


__ADS_3

Angelica , James dan Alvaro sudah sampai di All Star Hotel.


Seperti biasa semua karyawan hotel akan menyapa tuan kecil dan nona kecil mereka , Angelica dan Alvaro pun selalu menjawab sapaan setiap karyawan hotel sambil tersenyum.


Angelica yang jalan sambil di peluk pinggangnya oleh James , membuat mereka bertanya-tanya...


Apakah ini calon suaminya nona kecil?


Banyak yang mempertanyakan tentang hubungan Angelica dan cowok yang berjalan bersama dengannya.


Sampai Angelica , James dan Alvaro sudah sampai di atas dekat ruangan kerja Antonio.


"Susi , mama sudah datang belum?" , tanya Alvaro.


"Sudah tuan kecil" , jawab Susi.


"Baiklah" , jawab Alvaro sambil masuk ke dalam ruangan papanya bersama dengan Angelica dan James.


"Siapa pria ganteng di samping nona kecil? Apakah itu calon suami nona kecil?" , ucap Adel.


"Kayaknya itu pacarnya nona kecil , lihat saja tangannya yang memeluk pinggang nona kecil" , jawab Susi.


"Iya kamu benar , indah banget ya masa-masa pacaran , jadi ingat masa-masa pacaran tuan dan nona muda" , ucap Adel.


"Iya , semoga saja nona kecil gak mengalami hal seperti nona muda dulu" , ucap Susi.


"Iya kamu benar , dulu nona muda sangat kasihan sekali" , ucap Adel.


Susi pun menganggukkan kepalanya.


*******


"Mama" , ucap Alvaro yang langsung berlari memeluk tubuh mamanya.


"Iya sayang" , jawab Sandra sambil mencium kening anaknya.


"Om...Tante...." , sapa James yang sudah masuk bersama dengan Angelica.


"Iya James" , ucap Antonio dan Sandra bersamaan.


"Kenapa kalian lama sekali? Mama sudah menunggu kalian untuk makan bersama di restoran bawah. Apa kalian tadi pergi makan dulu?" , tanya Sandra.


"Gak ma , kami belum makan , tadi gara-gara nemenin Alvaro ke rumah Esmeralda untuk menepati janjinya" , jawab Angelica.


"Esmeralda masih sakit sayang?" , tanya Sandra.


"Gak ma , dia bohong sama aku , ternyata dia cuma mau melihat aku datang untuk menepati janji aku" , jawab Alvaro dengan wajah kesal.


Angelica hanya tersenyum melihat saudara kembarnya.


"Jadi kamu masih mau gak berteman dekat dengan Esmeralda" , tanya Antonio.


"Gak mau pa , dia sudah bohong sama aku" , jawab Alvaro.


"Ya sudah , nanti ketika mama ulang tahun , papa mengundang semua teman relasi papa dan juga anaknya , nanti kamu bisa berkenalan dengan anak-anak dari relasi papa" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Baiklah pa" , jawab Alvaro.


"Kalau gitu sekarang kita makan dulu ya , James gak buru-buru kan?" , tanya Sandra.


"Gak tante , hari ini aku sudah meluangkan waktu hanya untuk Angelica" , ucap James.


"Baiklah , ayo kita ke restoran bawah" , ucap Sandra.


Sandra jalan sambil di pegang oleh suami dan anak manjanya , Angelica jalan sambil di peluk oleh James keluar dari ruangan kerja Antonio.


"Susi , nanti kalau ada yang mau cari saya , saya makan di restoran bawah ya" , ucap Antonio yang sudah berdiri di depan meja kerja Susi sekretarisnya.


"Baik pak" , jawab Susi.


Antonio dan keluarganya berjalan memasuki lift menuju ke restoran bawah.


"Kayaknya benar cowok itu calon suaminya nona kecil , lihat saja dia berani memeluk pinggang nona kecil di depan pak bos dan nona muda" , ucap Adel.


"Iya kamu benar , kayaknya gak lama lagi akan diadakan pesta besar lagi di hotel kita" , ucap Susi.


"Berarti nanti kita jahit baju lagi dong" , ucap Adel.


"Iya kalau kita dikasih kain lagi , kalau gak gimana?" , ucap Susi sambil terkekeh.


"Kalau nona kecil yang menikah , pasti kita dikasih kain seragam lagi" , ucap Adel.


"Lihat nanti saja , sekarang yang lebih penting kerja dulu supaya masih bisa digaji" , ucap Susi.


"Iya iya" , jawab Adel.


Antonio dan keluarganya sudah sampai di restoran.


Seperti biasa Alvaro akan memesan makanan yang sangat banyak sekali , bedanya hari itu Alvaro cuma memesan sate ayam dan nasi sop , tapi dia memesan pudding dan cake potong dalam jumlah yang banyak.


"Kamu bisa menghabiskan itu semua nak , itu makanan manis semua , gak mungkin bisa habis sebanyak itu" , ucap Sandra.


"Tapi aku pengen mama" , jawab Alvaro sambil bergelayut manja di tangan mamanya.


"Ya sudah , nanti kalau gak habis minta di bungkus saja ya buat dimakan dirumah" , ucap Sandra.


"Iya mama" , jawab Alvaro sambil tersenyum.


"Ternyata mamanya Angelica masih muda dan sangat lembut sekali , pantesan Alvaro bisa begitu manja kepada mamanya" , ucap James yang baru bertemu dengan Sandra dalam hatinya.


Setelah mereka memesan makanan mereka masing-masing , pelayan pergi dari sana untuk menyiapkan pesanan keluarga bos mereka.


"James , nanti tanggal 2 November tante akan mengadakan acara ulang tahun tante di sini dan kita akan menggunakan seragam untuk keluarga. Apa kamu mau dibuatin seragam juga buat acara tante nanti?" , tanya Sandra.


"Gak usah ma" , jawab Angelica.


"Gak apa apa sayang , kapan perlu kita bisa langsung mengumumkan acara pertunangan kalian , opa Chandra kan juga pengen kalian bertunangan secepatnya" , ucap Sandra.


"Boleh tante , aku mau" , jawab James dengan semangat karena hubungan dia dan Angelica direstui oleh Sandra mamanya Angelica.


"Tapi aku gak mau bertunangan secepat itu ma" , jawab Angelica.

__ADS_1


"Kalau Angelica belum mau bertunangan , gak apa apa sayang , siapa tau nanti dia langsung menikah seperti kita dulu" , ucap Antonio sambil tersenyum.


James langsung tersenyum mendengar perkataan Antonio , karena memang itu yang paling diinginkannya , segera menikah dengan Angelica.


"Baiklah , kalau gitu gak apa apa ya James ikut seragam bajunya dengan kita" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Angelica.


"Kalau gitu kita pergi ke butik tante Rita besok ya , sekalian James dikenalkan dengan oma Shinta dan oma Amel" , ucap Sandra.


"Iya ma boleh" , jawab Angelica.


"Kalau gitu besok Angelica dan Alvaro pulang sekolah , biar aku saja yang jemput tante" , ucap James.


"Baiklah James , mulai sekarang tolong jagain anak tante ya , terutama Angelica" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Baik tante , aku pasti akan menjaga Angelica dengan sangat baik" , jawab James.


Tidak lama pelayan datang menghidangkan makanan yang sudah dipesan oleh keluarga Antonio.


Setelah makanan terhidang semua di atas meja dan pelayan pergi dari sana , mereka semua makan bersama sambil mengobrol.


Sampai makanan mereka sudah habis dan hanya tinggal Alvaro yang masih memakan makanannya disana.


Tidak lama Robi datang mencari Antonio di restoran.


"Maaf ganggu pak , ada yang mau saya bahas dengan bapak masalah pembangunan hotel kita yang di kota P" , ucap Robi.


"Baiklah Robi , kalau gitu kita ke ruangan saya saja" , ucap Antonio.


"Iya pak" , jawab Robi.


"Aku ke ruangan kerja dulu ya sayang" , ucap Antonio sambil mengecup kening Sandra.


"Iya hubby" , jawab Sandra.


"Aku ikut juga ya pa" , ucap Angelica.


"Iya nak" , jawab Antonio.


"Saya permisi dulu ya tante" , ucap James.


"Iya James" , jawab Sandra.


Antonio berjalan bersama Robi , Angelica dan James menuju ke ruangan kerjanya.


Sandra masih menunggu anak manjanya yang masih makan disana...


"Kalau sudah gak sanggup di bungkus saja sayang" , ucap Sandra.


"Aku masih mau makan mama" , jawab Alvaro.


"Ya sudah , makan pelan-pelan ya" , ucap Sandra sambil terus melihat anaknya yang ganteng dan imut itu.


Alvaro menganggukkan kepalanya sambil mengunyah cake potong.

__ADS_1


__ADS_2