Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 145


__ADS_3

Antonio dan Sandra jalan keluar dari kamar mereka menuju ke parkiran mobil.


Sampai di parkiran mobil , Antonio seperti biasa membukakan pintu untuk istrinya dan setelah itu masuk ke kursi pengemudi.


Antonio mulai menjalankan mobilnya menuju ke mall.


"Hubby...nanti beli coklat lagi ya , coklat aku sudah habis" , ucap Sandra dengan manja.


"Iya sayang , jangan-jangan anak kita cewek nih" , ucap Antonio.


"Dari mana hubby tau?" , tanya Sandra.


"Cuma menebak aja , karena kamu suka makanan manis , siapa tau anak kita cewek dan manis seperti mamanya" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Kalau dapat anak cewek aku senang , tapi kalau anak cowok aku juga senang , yang terpenting anak kita sehat-sehat" , ucap Sandra sambil mengelus perutnya.


"Iya sayang , aku juga mau dikasih anak cewek atau cowok gak ada masalah , yang penting kamu dan anak kita sehat" , jawab Antonio sambil tersenyum.


Tidak lama mobil yang dibawa Antonio sudah sampai di parkiran mall.


Antonio dan Sandra turun dari mobil dan masuk ke mall sambil bergandengan tangan.


"Sayang , kamu mau makan dulu atau mau belanja dulu?" , tanya Antonio.


"Makan dulu ya hubby , aku sudah lapar" , jawab Sandra.


Antonio dan Sandra menuju ke tempat jual bakso yang Sandra mau di food court mall.


Sampai disana Antonio dan Sandra langsung memesan 2 mangkuk bakso spesial dan jus jeruk.


Setelah selesai , Antonio membawa makanan mereka menuju ke meja kosong yang ada disana.


Antonio meletakkan nampannya di meja dan Sandra mulai memindahkan mangkuk bakso dari nampan ke atas meja , lalu mereka makan bersama.


Tidak ada percakapan diantara mereka berdua , yang terdengar hanyalah suara dari percakapan orang-orang yang duduk makan disana dan langkah kaki orang yang hilir mudik disana.


Setelah Antonio dan Sandra selesai makan , mereka berjalan keluar dari area food court.


Sandra dan Antonio masuk ke toko baju wanita yang ada di mall.


Sandra mulai sibuk memilih-milih baju untuknya.


Sandra mengambil beberapa baju longgar , dress longgar , rok mekar , sampai celana katun yang di pinggangnya ada karet , setelah mendapatkan semua yang dia inginkan , Antonio membawa keranjang yang penuh dengan baju pilihan istrinya itu ke kasir dan membayarnya.


Setelah selesai membayar semua baju yang dipilih Sandra , mereka keluar dari toko dan mulai jalan-jalan di mall.


"Hubby....disana ada toko baby , lucu-lucu ya hubby barang-barangnya" , ucap Sandra.

__ADS_1


"Iya sayang , nanti kita belinya setelah tau anak kita cewek atau cowok ya" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Lalu mereka berjalan menuju ke toko coklat terlengkap di mall...


Sandra mulai sibuk memilih coklat yang dia inginkan , sampai sudah sekeranjang penuh baru dia berhenti memilih coklat.


"Sudah sayang atau masih ada lagi coklat yang kamu mau" , ucap Antonio.


"Sudah hubby , nanti kalau habis baru beli lagi" , jawab Sandra sambil terkekeh.


"Iya sayang...." , ucap Antonio dengan lembut.


Antonio dan Sandra menuju ke kasir dan Antonio membayar semua coklat yang sudah dipilih oleh istrinya itu.


Setelah selesai membayar semuanya...


"Kita mau beli apa lagi sayang?", tanya Antonio.


"Sudah cukup hubby , kita pulang saja ya , aku sudah capek" , ucap Sandra.


"Iya sayang , kita pulang lagi ya", jawab Antonio sambil tersenyum.


Antonio dan Sandra berjalan menuju ke parkiran mall dan sampai di parkiran , Antonio memasukkan barang belanjaan istrinya di kursi belakang dan setelah itu menjalankan mobilnya menuju ke All Star Hotel.


Beberapa hari kemudian.....


Hari Senin , hari pertama Sandra masuk kuliah.


Pagi itu Sandra dan Antonio yang sudah berada di apartemennya , langsung sibuk...karena pagi itu hari pertama Sandra masuk kuliah.


"Hubby , hari ini aku kuliahnya dari pagi sampai siang" , ucap Sandra sambil mencium bibir suaminya sekilas.


"Iya sayang , nanti sudah selesai kuliah...dari kampus langsung ke All Star Hotel ya" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil berjalan menuju keluar dari apartemen mereka.


Sampai di lobby apartemen...pak Maman sudah menunggu disana.


Sandra langsung masuk ke mobilnya yang dibawa oleh pak Maman dan menuju ke universitas A.


Mobil yang dijalankan oleh pak Maman sudah sampai di universitas A.


Sandra turun dari mobil dan menuju ke kelasnya.


Sampai di kelas , Sandra sudah melihat Niken duduk di sana.

__ADS_1


"Hi...Niken" , ucap Sandra.


"Hi...Sandra" , jawab Niken.


Sandra pun meletakkan tas nya dan duduk di sebelah Niken.


"Sandra kejadian kamu pingsan waktu ospek itu menjadi pembicaraan satu kampus lho" , ucap Niken.


"Masa?" , tanya Sandra.


"Iya , bagaimana tidak menjadi pembicaraan satu kampus , papa dan kakak kamu datang dengan mobil mewah kesini , semua mahasiswa yang melihatnya juga pasti penasaran" , cerita Niken.


"Oh , iya papa dan hubby waktu itu kan langsung kesini dengan mobil mereka masing-masing" , ucap Sandra dalam hatinya.


"Jadi apa yang dikatakan oleh mahasiswa lainnya?" , tanya Sandra yang ingin tau.


"Ada yang mulai ingin mencari tau kamu itu siapa , ada juga yang bilang kamu itu anak orang kaya , pokoknya dengan kedatangan papa dan kakak kamu , anak baru yang jatuh pingsan pada saat ospek menjadi pembicaraan satu kampus pada saat itu dan anak baru yang pingsan itu kan hanya kamu saja" , cerita Niken.


"Padahal aku anak biasa aja kok , gak seperti yang diceritakan itu" , jawab Sandra.


"Kamu gak usah menutupi lagi , aku juga sudah lihat , mobil kakak kamu aja sangat mewah ditambah dengan mobil papa kamu juga termasuk mobil mewah , dari awal aku juga sudah merasa kamu anak orang kaya , meskipun mobil kamu biasa aja tapi kamu punya sopir pribadi" , ucap Niken.


Tidak lama bel tanda masuk berbunyi dan semua mahasiswa mulai masuk ke kelas masing-masing , tidak lama dosen pun sudah memasuki kelas.


Selama di kelas mahasiswa yang lain saling berbisik-bisik sambil melihat ke arah Sandra.


Pandangan dari teman sekelasnya membuat Sandra merasa tidak nyaman , tapi Sandra tetap berusaha untuk memperhatikan apa yang dosennya katakan selama jam pelajaran.


Sampai akhirnya bel berbunyi menandakan pelajaran sudah selesai.


"Ke kantin yuk Sandra" , ajak Niken.


"Ayo" , ucap Sandra.


Niken dan Sandra menuju ke kantin kampus.


Mereka memesan makanan dan duduk di kursi kosong yang ada disana.


Tidak lama pesanan makanan yang dibeli oleh Sandra dan Niken sudah datang.


Sandra dan Niken memakan makanannya sambil mengobrol santai.


Tidak lama , datang seorang cowok dan duduk di depan Sandra.


"Hi anak baru , kamu yang pingsan saat ospek kemaren kan , kenalkan aku Feri" , ucap cowok tinggi ganteng itu sambil mengulurkan tangannya.


"Sandra" , jawab Sandra sambil menjabat tangan Feri.

__ADS_1


Bodyguard yang diutus oleh Antonio untuk melaporkan semua kegiatan Sandra selama sendiri diluar , langsung mengambil foto Sandra yang berjabat tangan dengan cowok tinggi ganteng di kantin kampus dan mengirimkannya kepada bos Antonio.


__ADS_2