Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 65


__ADS_3

Papa Freddy menyapa om Chandra yang sudah ada di lapangan golf.


"James gak ikut ke sini?" , tanya om Chandra.


"Gak om , sejak James sudah pacaran dengan Angelica dia mana pernah ikut dengan saya lagi , yang ada selalu mau bertemu dengan Angelica" , jawab Freddy sambil tersenyum.


"Kayaknya mereka memang sudah pantas di nikahkan" , ucap om Chandra sambil tersenyum.


"Iya om , kemaren malam saya bertemu Antonio , katanya juga mau mengumumkan pertunangan mereka saat acara ulang tahun istrinya beberapa hari lagi" , ucap James.


"Apakah James sudah melamar cucu saya?" , ucap om Chandra yang belum mengetahui berita ini.


"Iya sudah om , kemaren malam James melamar Angelica" , jawab Freddy sambil tersenyum.


"Baguslah , akhirnya cucu saya bisa mendapatkan orang yang tepat" , jawab om Chandra.


"Terima kasih om" , ucap Freddy.


"Angelica akan segera menikah Chandra?" , tanya Wijaya yang baru datang dan mendengarkan percakapan terakhir antara Freddy dan Chandra.


"Iya Wijaya" , jawab Chandra.


"Kamu benar-benar hebat , saat menantu kamu menikah dengan Antonio , baru lulus SMA , sekarang cucu kamu menikah juga ketika mau lulus SMA" , ucap Wijaya.


"Bukankah anak kamu juga menikahi wanita yang seumuran Sandra" , ucap Chandra.


"Iya , tapi aku gak berharap cucu aku yang besar juga akan menikah , karena dia belum bisa untuk mencari uang" , ucap Wijaya sambil terkekeh.


"Apa susahnya , setelah cucu kamu tamat , bisa langsung masuk ke perusahaan property milik kamu" , ucap Chandra.


"Cucu aku itu sebenarnya gak suka masuk ke perusahaan , dia lebih suka menjadi atlet , tapi dia akhirnya mau untuk kuliah jurusan internasional bisnis" , ucap Wijaya.


"Oh , berarti sama dengan Angelica , nanti cucu aku juga akan mengambil internasional bisnis" , ucap Chandra.


"Apakah Vincent mengambil kuliah ini karena ingin sama dengan Angelica? Tapi kalau dia tau Angelica akan segera menikah dengan anak Freddy... Apakah dia masih mau kuliah di jurusan ini?" , ucap Wijaya dalam hatinya.


"Oh , cucu kamu ambil jurusan yang sama ya , berarti mereka akan bertemu lagi saat kuliah nanti" , jawab Wijaya sambil tersenyum.


"Iya , ya sudah ayo kita mulai menggerakkan tubuh kita yang sudah mulai kaku ini" , ucap Chandra sambil menuju ke lapangan golf.


Wijaya dan Freddy hanya tersenyum sambil berjalan menuju ke lapangan golf.


********


Di rumah sakit...


Cairan infus Sandra sudah habis , perawat langsung membuka jarum infus yang ada di tangannya.


James dan Alvaro membawa semua barang-barang yang sudah dirapikan oleh Angelica.

__ADS_1


Yah...pada akhirnya barang-barang kepunyaan Alvaro , Angelica juga yang merapikannya.


Antonio memegang tangan istrinya berjalan menuju ke lobby dan masuk ke dalam mobil , dimana pak Kemal sopirnya sudah menunggu disana sejak di telpon oleh Alvaro.


Setelah semua barang-barang masuk ke mobil , James dan Angelica berjalan menuju ke parkiran mobil , untuk menuju ke rumah dengan menggunakan mobil James.


"Sayang , kenapa kamu gak mandi aja masih wangi?" , tanya James.


"Karena aku mandinya 2 kali sehari" , jawab Angelica sambil tersenyum.


"Kamu kan gak bau , kita langsung pergi jalan-jalan aja mau gak?" , tanya James.


"Gak mau James , aku mau mandi dulu , gak nyaman masih menggunakan baju yang kemaren" , ucap Angelica.


"Baiklah sayang , nanti aku mau ngapain selama kamu mandi?"


"Kamu bisa baca buku di kamar aku , banyak buku kok disana" , jawab Angelica sambil tersenyum.


"Gak mau sayang , aku pasti akan sangat bosan. Bagaimana kalau kita mandi bersama?" , ucap James sambil menaikkan alisnya.


"Kamu mau dipukul sama papa aku" , ucap Angelica.


"Bukankah kita sudah mau menikah juga sayang , gak ada yang salah kan?" , ucap James sambil tersenyum.


"Karena sekarang kita belum menikah , jadinya salah James" , ucap Angelica.


"Kenapa kemaren kamu memanggil aku sayang cuma sebentar saja , setelah itu kenapa kamu memanggil nama aku lagi , padahal aku lebih tua lho dari kamu" , ucap James.


"Bukan begitu sayang , aku mau kamu panggil aku sayang lagi" , ucap James.


"Aku gak mau" , jawab Angelica.


James langsung memberhentikan mobilnya di pinggir jalan.


"Kenapa kamu berhenti James?"


James membuka seat belt nya dan mendekatkan wajahnya ke wajah Angelica.


"Mulai sekarang kamu panggil aku sayang atau aku cium bibir kamu" , ucap James yang sebenarnya dari tadi sudah gak tahan pengen mencium bibir kekasihnya itu.


"Aku gak mau keduanya James" , ucap Angelica sambil menundukkan wajahnya yang sudah merah seperti tomat masak.


James langsung mendekatkan wajahnya dan me lu mat bibir merah kecil Angelica yang sudah menjadi candunya itu.


Saat itu Angelica mulai membiasakan mengikuti alur lidah James , sampai akhirnya James puas dan melepaskan bibirnya.


"Baiklah sayang" , jawab Angelica.


James yang melihat wajah Angelica sangat menggemaskan itu , langsung menciumnya lagi , seakan tidak ada kata puas untuknya menikmati bibir kecil itu.

__ADS_1


"Cukup sayang , kita sudah harus jalan , nanti mama dan papa aku heran , kenapa kita lama" , ucap Angelica ketika James sudah melepaskan bibirnya.


"Aku rasa om Antonio dan tante Sandra pasti sangat mengerti kalau aku sudah sangat ingin untuk berduaan dengan kamu" , ucap James sambil tersenyum.


"Iya , baiklah sayang. Masih banyak waktu untuk kita berduaan sampai nanti dan selamanya" , jawab Angelica sambil tersenyum.


"Baiklah calon istriku tercinta , ayo sekarang kita pulang ke rumah" , ucap James sambil menggunakan seat belt nya kembali dan menjalankan mobilnya menuju ke rumah Angelica.


"Kenapa kalian baru sampai?" , tanya Antonio.


"Biasa om , urusan anak muda dulu" , jawab James.


"Kalian gak ngapa-ngapain kan?" , tanya Antonio dengan mata menyelidik.


"Gak om , beneran gak , cuma berciuman saja om" , jawab James.


"Apa kamu bilang? Kamu sudah berani ya mencium putri saya" , ucap Antonio sambil membesarkan bola matanya.


"I...ya....om" , jawab James sambil terbata-bata.


Sandra dan Angelica langsung terkejut melihat Antonio yang seperti itu.


"Kalau gitu kamu harus bertanggung jawab selamanya dengan anak saya , awas kalau kamu membuat dia sedih" , ucap Antonio.


"Iya om , pasti aku akan membahagiakan Angelica sampai akhir hayat aku" , jawab James.


"Bagus" , jawab Antonio sambil tersenyum.


Angelica dan Sandra langsung lega setelah melihat Antonio tersenyum.


"Kalau gitu aku mau mandi dulu ya pa" , ucap Angelica.


"Iya nak" , jawab Antonio.


"Aku ikut Angelica ya om" , ucap James yang masih agak terkejut dengan masalah tadi.


"Iya , tapi gak boleh macam-macam ya" , ancam Antonio.


"Iya om , gak akan lebih dari berciuman kok" , jawab James.


"Baiklah" , jawab Antonio.


James mengikuti Angelica menuju ke kamarnya.


"Hubby kenapa begitu dengan James?" , tanya Sandra.


"Aku hanya mau test dia saja" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Ih...ternyata hubby jahat ya , padahal dulu kita waktu pacaran juga seperti itu" , ucap Sandra.

__ADS_1


"Aku kan gak melewati batas selama kita pacaran sayang , jadi aku hanya mau memastikannya saja dengan James" , ucap Antonio.


Sandra pun menganggukkan kepalanya.


__ADS_2