Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 75


__ADS_3

Alvaro yang baru sampai dirumah setelah pulang sekolah , melihat banyak tukang yang mondar mandir di rumahnya...


"Mba , itu siapa"? , tanya Alvaro.


"Tukang yang buat bangunan di sebelah gudang di taman belakang tuan kecil" , jawab mba Ida.


"Akhirnya labor mini aku sedang dibuat ya" , ucap Alvaro.


"Mba gak tau tuan kecil" , jawab mba Ida.


"Pasti labor mini aku yang lagi dikerjakan" , ucap Alvaro dengan bahagia sambil berjalan menuju ke kamar mamanya.


"Pelan-pelan jalannya dek" , ucap Angelica.


"Iya kak" , sahut Alvaro.


Alvaro langsung membuka pintu kamar mamanya.


"Mama" , panggil Alvaro sambil berhamburan ke dalam pelukan mamanya.


"Iya anak kesayangan mama sudah pulang sekolah ya" , ucap Sandra.


"Iya mama , yang sedang dikerjakan di taman belakang itu labor mini aku ya" , ucap Alvaro sambil mengangkat wajahnya.


"Iya sayang , apa kamu senang?" , tanya Sandra sambil membelai kepala anaknya.


"Senang sekali mama" , jawab Alvaro sambil tersenyum bahagia.


"Ini mama ada dapat beberapa jam bagus , kamu mau gak?" , tanya Sandra.


"Mau mama" , jawab Alvaro sambil melihat ke setumpuk hadiah yang ada disana.


Mata Alvaro langsung berbinar melihat banyaknya barang-barang mahal disana.


"Wowww....banyak sekali mama , nanti aku ulang tahun di rayakan seperti mama juga ya , biar aku dapat barang sebanyak ini" , ucap Alvaro.


"Dulu kamu waktu kecil juga sering dirayakan ulang tahunnya" , jawab Antonio.


"Kenapa setelah aku besar gak pernah lagi pa?" , tanya Alvaro sambil mengerutkan keningnya.


"Mama yang gak mau sayang , karena kalian mendapatkan hadiah yang sangat banyak sekali , mama capek untuk membuka hadiah pemberian dari setiap tamu undangan" , jawab Antonio.


"Memangnya waktu itu aku mendapatkan hadiah yang banyak sekali ma?", tanya Alvaro.


"Iya sayang , sangat banyak , karena kan kalian berdua , satu ruangan keluarga itu sudah penuh dengan hadiah untuk kalian dan mama juga capek mau menyusunnya ke kamar kalian masing-masing" , jawab Sandra.


"Kali ini kalau ulang tahun aku dirayain , biar aku saja ma yang membuka kadonya , aku suka mendapatkan hadiah yang banyak" , jawab Alvaro dengan mata yang berbinar.


Antonio langsung menggelengkan kepalanya.


"Dulu mamanya yang suka dengan hadiah , sekarang setelah mamanya pensiun , anaknya lagi yang suka dengan banyak hadiah. Aku benar-benar melihat Sandra di dalam diri Alvaro" , ucap Antonio dalam hatinya.


"Baiklah sayang , nanti ketika acara ulang tahun kalian kan digabung dengan acara pernikahan kakak , pasti kamu akan mendapatkan hadiah yang banyak. Sekarang panggilkan kakak ya , minta ke kamar mama" , ucap Sandra.


"Iya mama" , jawab Alvaro.

__ADS_1


"Kamu ganti bajunya juga ya sayang , nanti kotor lho baju sekolahnya" , ucap Sandra.


"Iya mama sayang" , jawab Alvaro sambil berjalan keluar dari kamar mamanya.


Sandra dan Antonio langsung tersenyum melihat anaknya yang satu ini.


********


Alvaro masuk ke kamarnya terlebih dahulu untuk mengganti bajunya dan meletakkan tasnya.


Setelah itu baru dia berjalan menuju ke kamar kakaknya.


Begitu Alvaro membuka pintu kamar Angelica , terdengar ada suara dari dalam.


"Ternyata kakak lagi menelpon dengan kakak ipar ya" , ucap Alvaro sambil berjalan masuk ke dalam kamar Angelica.


"Iya dek , kamu ngapain ke kamar kakak" , ucap Angelica.


"Mama minta kakak ke kamarnya" , ucap Alvaro.


"Baiklah , setelah ini kakak ke kamar mama" , ucap Angelica.


Alvaro hanya menganggukkan kepalanya sambil berjalan keluar dari kamar kakaknya menuju ke kamar mamanya.


"Sudah dulu ya sayang , aku dipanggil mama" , ucap Angelica.


"Iya sayang , aku sudah mendengar semuanya , nanti malam aku telpon lagi ya" , ucap James.


"Iya sayang" , jawab Angelica.


"Aku selalu mencintai kamu sayang" , ucap James.


.


.


"Kenapa kamu masuk datang sendiri nak? Angelica mana?" , tanya Sandra.


"Kakak sedang mengobrol dengan kakak ipar ma" , jawab Alvaro sambil melenggang masuk ke dalam kamar mamanya.


Sandra pun menganggukkan kepalanya.


Alvaro mulai sibuk melihat-lihat jam yang ada disana.


Tidak lama Angelica masuk ke dalam kamar mamanya.


"Ada apa ma?" , tanya Angelica.


"Mama banyak dapat tas dan dompet sayang , nanti setelah kamu menikah dan masuk ke All Star Hotel kamu pasti membutuhkannya , jadi kamu pilih ya , yang mana kamu mau" , ucap Sandra.


"Baik ma" , jawab Angelica.


Sandra melihat-lihat beberapa perhiasan yang dia dapatkan lagi sambil memilih yang mana cocok untuk anaknya.


"Sayang , kita makan siang lagi yuk , aku sudah lapar" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Iya hubby , ayo anak-anak kita makan dulu" , ucap Sandra.


"Iya mama" , jawab Angelica dan Alvaro bersamaan.


Antonio , Sandra dan anak kembar mereka berjalan menuju ke meja makan.


"Pa , kapan labor mini aku akan selesai?", tanya Alvaro.


"Katanya 5 hari nak" , jawab Antonio.


"Baiklah pa".


"Kamu setelah ini jadi mau mengambil jurusan arsitektur?" , tanya Antonio.


"Ya mau gak mau , papa kan gak setuju kalau aku menjadi ilmuan" , jawab Alvaro.


"Benar-benar anak yang baik" , ucap Antonio sambil mengucek rambut anaknya.


"Dari pada aku gak dapat belanja banyak-banyak lagi , mau gak mau aku terpaksa mengikuti keinginan papa" , jawab Alvaro.


"Siapa tau nanti kamu ketemu dengan cewek cantik disana , di bagian arsitektur itu ceweknya keren-keren lho" , ucap Antonio.


"Masa pa?" , ucap Alvaro dengan mata yang berbinar.


"Iya sayang , nanti kamu lihat saja sendiri , atau kamu mau ambil kuliahnya di luar negeri , biar bisa ketemu dengan lebih banyak cewek disana" , ucap Antonio.


"Kebetulan James punya apartemen di Singapura" , ucap Angelica.


"Aku mau kuliah di luar negeri , asalkan mama ikut tinggal bersama dengan aku" , jawab Alvaro.


"Masa kamu udah besar masih mau ditemani mama nak" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Kalau gak nanti siapa yang siapin makanan aku ma?" , tanya Alvaro dengan manja.


"Makanya kamu kesana supaya bisa mandiri nak , kalau kamu kesana sendiri , nanti kan kamu bisa mengurus diri kamu sendiri , gak bergantung lagi dengan mama" , ucap Antonio.


"Papa gak suka ya aku disini?" , tanya Alvaro sambil memanyunkan bibirnya.


"Bukannya papa gak suka , tapi kalau kamu kuliah arsitektur di luar negeri itu sangat bagus dari pada disini , kamu juga ingin mencari pasangan yang pintar dan cantik seperti mama kan. Di sana banyak lho cewek-cewek pintar dan cantik" , pancing Antonio.


Alvaro cukup tergoda ketika mendengar cewek-cewek pintar dan cantik.


Alvaro berpikir sejenak , meskipun agak takut , tapi dia juga ingin bertemu dengan wanita-wanita cantik.


"Kalau di Singapura asik juga lho dek , disana ada tempat bermain yang bagus dan banyak coklat yang enak" , ucap Angelica.


"Benarkah kak" , ucap Alvaro yang semakin tertarik untuk pergi kesana.


"Iya dek , selama ini kan kita jarang liburan ke luar negeri , anggap saja kamu sekolah sambil liburan disana" , ucap Angelica.


"Apakah kamu mau sekolah di luar negeri juga nak?" , tanya Antonio yang melihat sepertinya Angelica juga pengen untuk kuliah disana.


"Aku kan sudah mau menikah pa , mana bisa aku pergi" , ucap Angelica.


"Kalau kamu mau kuliah di luar negeri , papa bisa membicarakannya kepada James" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Gak usah deh pa , aku disini saja supaya bisa bantu papa di All Star Hotel" , ucap Angelica.


"Baiklah nak" , ucap Antonio sambil tersenyum.


__ADS_2