
Alvaro yang sudah lapar malam itu , langsung menemui Sandra.
"Mamaaaa" , panggil Alvaro.
"Hush" , ucap Sandra dengan pelan sambil meletakkan jari telunjuknya di bibirnya.
"Papa masih tidur sayang , kamu jangan teriak-teriak" , ucap Sandra.
"Iya mama" , jawab Alvaro.
"Sekarang anak manja mama mau apa?" , tanya Sandra dengan lembut.
"Aku mau makan mama , aku sudah lapar" , ucap Alvaro.
"Alvaro mau makan apa?" , tanya Sandra.
"Aku mau ayam taliwang , mau steak juga , mau spaghetti juga , mau...."
"Udah...udah...kamu makan langsung di restoran saja ya" , ucap Sandra.
"Boleh mama , aku boleh makan apa saja" , ucap Alvaro.
"Boleh sayang , semua yang ada di restoran mau dimakan juga boleh" , jawab Sandra.
"Piringnya sekalian makan dek" , ucap Angelica yang sudah berada disana.
"Mamaaaa , kakak jahat" , ucap Alvaro dengan manja.
"Udah dek , kamu udah besar , gak boleh gitu , udah kalian langsung pergi makan aja di restoran" , ucap Sandra.
"Iya ma" , jawab Angelica dan Alvaro bersamaan.
"Oh iya nak , nanti minta tolong antarkan nasi sop dan nasi goreng ke sini ya" , ucap Sandra.
"Iya mama" , jawab Alvaro dan Angelica bersamaan.
Alvaro dan Angelica berjalan bersama keluar dari kamar menuju ke restoran hotel.
"Tuan kecil dan nona kecil makan disini malam ini?" , tanya Lia.
"Iya mba , aku mau makan banyak" , ucap Alvaro.
"Dasar kamu rakus" , ucap Angelica.
"Biarin , sama mama aja dibolehin kok" , jawab Alvaro.
"Iya iya" , jawab Angelica.
"Oh iya mba Lia , mama pesan nasi sop dan nasi goreng minta dibawakan ke kamar atas ya" , ucap Angelica.
"Baik nona kecil" , jawab Lia.
Angelica dan Alvaro berjalan menuju ke meja kosong yang ada disana.
Alvaro mulai sibuk melihat menu yang ada disana.
"Eh...untung aku shift malam hari ini , ternyata ada tuan kecil Alvaro yang ganteng disini" , ucap Sisi pelayan di restoran.
"Iya mba , aku mau makan yang banyak malam ini" , ucap Alvaro.
"Tuan kecil Alvaro yang ganteng mau makan apa aja , pasti semuanya Sisi siapin" , ucap Sisi yang centil.
"Bukannya koki ya yang siapin makanan kita" , ucap Angelica yang males banget lihat gaya Sisi yang ke centil an sama saudara kembarnya.
"Eh iya maaf nona kecil Angelica , Sisi salah ngomong" , ucap Sisi.
"Cepat dek pesan makanannya , kakak sudah lapar" , ucap Angelica.
__ADS_1
"Iya kakak" , ucap Alvaro.
Alvaro memesan makanannya sambil menunjuk di buku menu.
Sisi mencatat semua pesanan Alvaro dan nasi goreng spesial Angelica.
Setelah selesai mencatat semuanya , Sisi langsung memberikan orderan Angelica dan Alvaro ke dalam dapur.
Lia yang sudah sampai di kamar atas untuk mengantarkan makanan pesanan Sandra , langsung menekan bel yang ada di pintu.
Ting...tong...
Mendengarkan suara bel kamarnya berbunyi , Sandra langsung berjalan turun dari kasur dan menuju ke pintu.
"Malam nona muda" , ucap Lia ketika Sandra sudah membuka pintu kamar.
"Malam Lia , tolong letakin di meja ya" , ucap Sandra.
"Baik nona muda" , jawab Lia.
Lia berjalan masuk ke dalam dan meletakkan makanan pesanan Sandra di atas meja yang ada di sana.
Setelah itu Lia langsung permisi dari sana.
"Siapa yang datang sayang?" , ucap Antonio yang terbangun ketika mendengar suara bel berbunyi.
"Aku pesan makan malam buat kita hubby" , ucap Sandra.
"Kok cuma ada dua sayang? Untuk Angelica dan Alvaro gak di pesan?" , tanya Antonio sambil duduk di kursi sofa yang ada disana.
"Alvaro tadi maunya makan banyak hubby , jadi aku suruh saja dia makan di restoran" , ucap Sandra sambil berjalan dan duduk di sebelah suaminya.
"Oh , iya anak itu selalu banyak maunya kalau sudah disini" , ucap Antonio.
"Iya hubby , hubby sudah baikan?" , tanya Sandra sambil menyentuh kening suaminya.
"Ya gimana aku gak khawatir hubby , kan hubby paling jarang sakitnya" , ucap Sandra.
"Aku sudah gak apa apa kok sayang , kamu tenang aja ya , setelah istirahat aku sudah lebih enakan" , ucap Antonio sambil memeluk tubuh istrinya.
"Iya hubby , hubby makan dulu ya , aku sudah pesan nasi sop untuk hubby" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab Antonio sambil memakan makanannya.
"Kalau begini kita seperti sebelum menikah ya sayang" , ucap Antonio.
"Maksudnya hubby?" , ucap Sandra.
"Iya , ketika kamu sakit kan kita makan berdua seperti ini" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Iya ya hubby , bedanya sekarang hubby yang sakit" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
Setelah itu Sandra dan Antonio makan bersama sambil mengobrol sampai makanan mereka habis.
"Minum obatnya dulu ya hubby" , ucap Sandra sambil memberikan obat Antonio.
Antonio mengambil obat yang diberikan oleh istrinya dan meminumnya.
Setelah itu Sandra membereskan semua piring dan meletakkannya di dapur mini.
Antonio menyalakan televisi yang ada disana.
Setelah meletakkan piring kotor di dapur mini , Sandra berjalan menuju ke kursi sofa dan duduk di samping suaminya.
Antonio langsung memeluk tubuh bidadari cantiknya sambil melihat acara yang ditayangkan di televisi.
__ADS_1
"Anak-anak kenapa lama makannya sayang?" , tanya Antonio.
"Paling juga gara-gara nungguin Alvaro yang makannya banyak hubby" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Iya kamu benar juga ya , tapi gak apa apa juga deh , jadi kita juga bisa berduaan tanpa Alvaro" , ucap Antonio sambil mengecup kening bidadari cantiknya.
********
Angelica yang sudah selesai makan dari tadi...
"Dek....ayo cepetan makannya , kalau gak kakak ke kamar atas dulu ya" , ucap Angelica.
"Tungguin aku kakak" , ucap Alvaro.
"Makanya kalau mau makan jangan banyak-banyak gitu , jadinya kan lama nungguin kamu" , ucap Angelica.
"Kan aku lapar kakak" , ucap Alvaro.
"Nanti kalau perut kamu buncit , terus kamu berubah jadi jelek baru tau rasa kamu" , ucap Angelica.
"Gak mungkin kakak , aku masih kelihatan manis kok meskipun agak bulat sedikit" , ucap Alvaro sambil tersenyum manis.
"Gak mungkin , tetap aja kalau sudah gendut itu jelek" , jawab Angelica yang selalu memperhatikan penampilannya.
"Biarpun aku bulat aja mama tetap sayang sama aku" , ucap Alvaro.
"Kalau mama , kamu mau seperti apa tetap aja sayang sama kamu" , ucap Angelica sambil melipat kedua tangannya di dadanya.
Alvaro terus melanjutkan makannya.
Sampai ketika dia mau mengambil makanannya yang lain...
"Kak , aku sudah kekenyangan" , ucap Alvaro.
"Kamu sih rakus , semua makanan mau dimakan , ya udah ditinggalin aja , kita naik ke atas lagi" , ucap Angelica.
"Iya kak" , jawab Alvaro sambil meminum airnya .
Angelica dan Alvaro berjalan naik ke atas dan menuju ke kamar khusus mereka.
Sampai di depan pintu , Angelica langsung membuka pintu dengan cardlock nya.
"Itu anak-anak baru kembali hubby" , ucap Sandra yang mendengar bunyi pintu terbuka.
"Iya sayang , aku mau peluk kamu dengan erat , biar Alvaro iri sama aku" , ucap Antonio sambil tersenyum simpul.
"Kamu ini suka banget ribut sama anak sendiri" , ucap Sandra.
"Biarin sayang , aku suka godain dia" , ucap Antonio sambil menciumi leher Sandra.
"Papaaaaaaaaa" , teriak Alvaro yang berhasil membuat semua orang disana langsung menutup telinganya.
"Jangan teriak-teriak sayang" , ucap Sandra.
"Itu papa kenapa peluk peluk mama , cium cium mama" , ucap Alvaro yang langsung jalan dan duduk di dekat mamanya.
"Mama memang hanya punya papa seorang" , jawab Antonio.
"Sekarang mama punya aku juga" , ucap Alvaro yang gak mau kalah.
"Dasar dua lelaki aneh" , jawab Angelica sambil berjalan menuju ke dalam kamarnya.
"Kamu dibilang aneh sama anak kamu sendiri hubby" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Iya sayang , gara-gara aku mau godain anak manja kamu , aku jadi dibilang aneh sama Angelica" , ucap Antonio sambil meletakkan kepalanya di bahu Sandra.
Alvaro hanya tersenyum mendengarkan ucapan kakaknya sambil meletakkan kepalanya di paha mamanya.
__ADS_1