Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 115


__ADS_3

Setelah menutup pintu kantornya , Antonio langsung memeluk istrinya.


"Ada apa bidadari cantikku terburu-buru masuk keruangan suaminya , kangen ya?" , tanya Antonio sambil tersenyum.


"Bukan begitu hubby , masa aku disuruh ikat rambut warna warni besok ke kampus" , ucap Sandra dengan nada kesal.


"Oh...jadi kamu lagi kesal karena ospek" , ucap Antonio.


"Iya hubby... , besok siapa yang bisa ikat rambut aku dengan karet warna warni , belum juga beli karetnya", ucap Sandra dengan manja.


"Ya udah , besok aku yang ikat rambutnya ya , karetnya kita beli sekarang sambil pulang ke apartemen" , ucap Antonio dengan lembut.


"Beneran hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya beneran sayang" , ucap Antonio.


"Makasih hubby" , ucap Sandra sambil mencium bibir suaminya.


Untuk beberapa saat mereka pun berciuman dengan dalam.


Tidak lama , Antonio pun melepaskan bibirnya...


"Aku matikan laptop dulu ya , setelah itu kita langsung jalan" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Antonio langsung mematikan laptopnya , mengambil tas kerja dan jasnya.


Lalu Antonio dan Sandra berjalan keluar , sampai di luar , Antonio berhenti di depan meja Susi.


"Kalau ada dokumen yang mau ditanda tangani , diletakin di meja saya dulu aja , soalnya saya sudah mau pulang" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab Susi.


Antonio dan Sandra berjalan menuju ke lift , sampai di lobby , Antonio dan Sandra menuju ke mobil Antonio.


Setelah di dalam mobil Antonio menyalakan mobilnya dan mencari toko aksesoris terdekat.


Sampai di toko aksesoris , Sandra dan Antonio langsung turun mencari karet rambut warna warni , tali rafia dan kertas karton untuk buat papan nama.


Setelah mendapatkan semuanya Antonio membayar belanjaannya , setelah itu mereka berjalan memasuki mobil.


"Kamu mau makan apa sayang?" , setelah mereka di dalam mobil.


"Makan nasi padang aja hubby , sama sate ya , tapi dibungkus saja ya" , ucap Sandra.


"Kenapa beberapa hari ini makan kamu mulai banyak sayang?" , tanya Antonio.


"Gak tau hubby , tiba-tiba aku pengen makan banyak aja", jawab Sandra.


"Ya udah , kita ke restoran padang ya" , ucap Antonio.


Sandra hanya menganggukkan kepalanya.


Sampai di restoran padang , kamu tunggu di mobil saja ya , biar aku aja yang beli.


"Mau makan pakai apa sayang?" , tanya Antonio.


"Pakai rendang hubby" , jawab Sandra.


"Ok sayang" , ucap Antonio sambil turun dari mobil.

__ADS_1


Antonio memesan 2 bungkus nasi dengan rendang dan 1 porsi sate padang.


Setelah pesanannya selesai , Antonio membayarnya dan membawanya ke mobil.


Sampai di dalam mobil , Antonio menjalankan mobilnya menuju ke apartemen.


Antonio dan Sandra hanya mengobrol ringan selama perjalanan menuju ke apartemen.


Tidak terasa mobil Antonio sudah sampai di parkiran apartemen , hari juga sudah menjelang sore.


Antonio dan Sandra berjalan menuju ke apartemen mereka.


Sampai di apartemen....


"Mau makan dulu atau mau mandi dulu sayang?" , tanya Antonio.


"Mau mandi dulu hubby , udah gerah banget dari tadi pagi" , jawab Sandra.


"Ok , kalau gitu kita mandi bersama ya" , ucap Antonio dengan lembut.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Mereka pun mandi bersama , setelah selesai mandi , Antonio dan Sandra keluar menuju ke meja makan.


Sandra mengambil piring dan membuka bungkus nasi padang dan sate padang , dia mulai meletakkan bungkus nasi dan sate yang sudah dibuka diatas piring.


Lalu Sandra dan Antonio makan bersama sambil mengobrol.


Setelah selesai makan , seperti biasa Sandra akan membereskan semua piring kotor yang ada.


Setelah semuanya beres , Sandra menemui Antonio di ruang tamu.


"Hubby , ini tulis nama di papan nama buat nama panggilan atau nama panjang?" , tanya Sandra.


Sandra mulai membuka gulungan kertas karton dan membuat namanya disana dengan rapi , setelah itu mengguntingnya sesuai kotak yang sudah dia buat dan memberikan tali rafia untuk gantungannya.


"Seperti ini benar gak hubby?" , tanya Sandra.


"Iya , sudah benar sayang" , jawab Antonio.


Setelah itu Sandra meletakkan papan namanya di meja , lalu pergi ke dapur untuk mencuci tangannya.


Lalu Sandra menuju ke ruang tamu...


"Hubby , ke kamar saja yuk" , ucap Sandra.


"Iya sayang" , jawab Antonio sambil mematikan TV.


Antonio dan Sandra menuju ke kamar , mereka duduk di kasur sambil menyenderkan punggung mereka di kepala tempat tidur.


Antonio mulai menyalakan TV dikamar.


Sandra sudah meletakkan kepalanya di bahu suaminya.


"Capek banget ya sayang?" , tanya Antonio.


"Iya hubby , soalnya berdiri di lapangannya lama banget , terus dibawa keliling kampus , belum lagi di suruh pake atribut segala , besok gak tau deh ngapain lagi" , ucap Sandra sambil menghela nafasnya.


"Ya gitu la kehidupan kampus sayang , minggu depan juga sudah gak ada lagi" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya hubby , memang cuma seminggu ini , tapi.....masa disuruh aneh-aneh" , ucap Sandra.

__ADS_1


"Kehidupan kampus memang gitu sayang , yang penting kamu jangan mau ditindas ya , kalau kamu ditindas sama kakak kelas , telpon aku , biar aku beresin mereka semua" , ucap Antonio.


"Iya hubby , memang hubby yang paling the best" , ucap Sandra sambil memeluk suaminya.


********


Keesokan paginya Sandra dan Antonio bangun lebih pagi.


Setelah Sandra selesai mandi , Antonio membantu mengikat rambut Sandra dengan karet warna warni.


"Ikatnya harus kecil-kecil dan banyak begini , hubby?" , tanya Sandra.


"Iya sayang , dari dulu juga seperti ini yang hubby lihat" , ucap Antonio.


"Kenapa harus seperti ini sih ikatnya? Hufttttt...." , ucap Sandra.


"Sudah selesai sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.


Sandra mulai berdiri dan berjalan mengambil tasnya menuju ke pintu.


"Sebentar sayang" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra.


"Hubby foto dulu ya buat kenang-kenangan" , ucap Antonio sambil memfoto bidadari cantiknya dengan ponselnya.


"Kenapa difoto hubby? Mana jelek gini lagi" , ucap Sandra.


"Gak jelek kok sayang , kamu masih kelihatan cantik" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Ya udah deh , aku mau sarapan dulu" , ucap Sandra sambil keluar dari kamar menuju ke meja makan.


Antonio mengikuti bidadari cantiknya ke meja makan.


Mereka sarapan bersama , setelah itu Sandra pergi dulu ke kampus sambil membawa tas dan papan namanya.


"Aku pergi dulu ya hubby" , ucap Sandra sambil mencium suaminya.


"Iya sayang" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Nona muda lucu ya tuan , kayaknya kesal banget mau ke kampus" , ucap Tuti yang melihat muka kesal Sandra , begitu keluar dari kamar.


"Iya Tuti , dia itu lagi ospek , jadi disuruh ikat rambut warna warni , dari kemaren sore dia pulang juga sudah kesal" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Tapi nona muda biarpun di dandan begitu masih tetap cantik aja ya tuan , pasti banyak mahasiswa cowok yang nantinya naksir sama nona muda" , ucap Tuti.


"Kata-kata Tuti tiba-tiba membuat Antonio berpikir , kehidupan kampus dimana anak cowok lebih berani untuk mengutarakan perasaannya dan menggunakan segala cara untuk mendapatkan cewek yang mereka inginkan" , ucap Antonio dalam hatinya.


"Ya biarpun mereka naksir...kan nona muda tetap istri saya , jadi mereka juga gak bisa mendekati istri saya" , ucap Antonio.


"Oh iya benar juga ya tuan" , ucap Tuti.


"Kalau gitu saya ke kantor dulu ya" , ucap Antonio.


"Baik tuan" , jawab Tuti.


Antonio menjalankan mobilnya ke kantor , sampai di kantor Antonio selalu terpikirkan kata-kata Tuti.


 


Terima kasih buat semua pembaca yang sudah membaca sampai episode ini.

__ADS_1


Author juga berterima kasih buat like dan dukungan yang diberikan oleh semua pembaca 🙂🙏


__ADS_2