
Setelah menutup pintu kantornya , Antonio langsung memeluk istrinya.
"Ada apa bidadari cantikku terburu-buru masuk keruangan suaminya , kangen ya?" , tanya Antonio sambil tersenyum.
"Bukan begitu hubby , masa aku disuruh ikat rambut warna warni besok ke kampus" , ucap Sandra dengan nada kesal.
"Oh...jadi kamu lagi kesal karena ospek" , ucap Antonio.
"Iya hubby... , besok siapa yang bisa ikat rambut aku dengan karet warna warni , belum juga beli karetnya", ucap Sandra dengan manja.
"Ya udah , besok aku yang ikat rambutnya ya , karetnya kita beli sekarang sambil pulang ke apartemen" , ucap Antonio dengan lembut.
"Beneran hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Iya beneran sayang" , ucap Antonio.
"Makasih hubby" , ucap Sandra sambil mencium bibir suaminya.
Untuk beberapa saat mereka pun berciuman dengan dalam.
Tidak lama , Antonio pun melepaskan bibirnya...
"Aku matikan laptop dulu ya , setelah itu kita langsung jalan" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.
Antonio langsung mematikan laptopnya , mengambil tas kerja dan jasnya.
Lalu Antonio dan Sandra berjalan keluar , sampai di luar , Antonio berhenti di depan meja Susi.
"Kalau ada dokumen yang mau ditanda tangani , diletakin di meja saya dulu aja , soalnya saya sudah mau pulang" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Susi.
Antonio dan Sandra berjalan menuju ke lift , sampai di lobby , Antonio dan Sandra menuju ke mobil Antonio.
Setelah di dalam mobil Antonio menyalakan mobilnya dan mencari toko aksesoris terdekat.
Sampai di toko aksesoris , Sandra dan Antonio langsung turun mencari karet rambut warna warni , tali rafia dan kertas karton untuk buat papan nama.
Setelah mendapatkan semuanya Antonio membayar belanjaannya , setelah itu mereka berjalan memasuki mobil.
"Kamu mau makan apa sayang?" , setelah mereka di dalam mobil.
"Makan nasi padang aja hubby , sama sate ya , tapi dibungkus saja ya" , ucap Sandra.
"Kenapa beberapa hari ini makan kamu mulai banyak sayang?" , tanya Antonio.
"Gak tau hubby , tiba-tiba aku pengen makan banyak aja", jawab Sandra.
"Ya udah , kita ke restoran padang ya" , ucap Antonio.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
Sampai di restoran padang , kamu tunggu di mobil saja ya , biar aku aja yang beli.
"Mau makan pakai apa sayang?" , tanya Antonio.
"Pakai rendang hubby" , jawab Sandra.
"Ok sayang" , ucap Antonio sambil turun dari mobil.
__ADS_1
Antonio memesan 2 bungkus nasi dengan rendang dan 1 porsi sate padang.
Setelah pesanannya selesai , Antonio membayarnya dan membawanya ke mobil.
Sampai di dalam mobil , Antonio menjalankan mobilnya menuju ke apartemen.
Antonio dan Sandra hanya mengobrol ringan selama perjalanan menuju ke apartemen.
Tidak terasa mobil Antonio sudah sampai di parkiran apartemen , hari juga sudah menjelang sore.
Antonio dan Sandra berjalan menuju ke apartemen mereka.
Sampai di apartemen....
"Mau makan dulu atau mau mandi dulu sayang?" , tanya Antonio.
"Mau mandi dulu hubby , udah gerah banget dari tadi pagi" , jawab Sandra.
"Ok , kalau gitu kita mandi bersama ya" , ucap Antonio dengan lembut.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.
Mereka pun mandi bersama , setelah selesai mandi , Antonio dan Sandra keluar menuju ke meja makan.
Sandra mengambil piring dan membuka bungkus nasi padang dan sate padang , dia mulai meletakkan bungkus nasi dan sate yang sudah dibuka diatas piring.
Lalu Sandra dan Antonio makan bersama sambil mengobrol.
Setelah selesai makan , seperti biasa Sandra akan membereskan semua piring kotor yang ada.
Setelah semuanya beres , Sandra menemui Antonio di ruang tamu.
"Hubby , ini tulis nama di papan nama buat nama panggilan atau nama panjang?" , tanya Sandra.
Sandra mulai membuka gulungan kertas karton dan membuat namanya disana dengan rapi , setelah itu mengguntingnya sesuai kotak yang sudah dia buat dan memberikan tali rafia untuk gantungannya.
"Seperti ini benar gak hubby?" , tanya Sandra.
"Iya , sudah benar sayang" , jawab Antonio.
Setelah itu Sandra meletakkan papan namanya di meja , lalu pergi ke dapur untuk mencuci tangannya.
Lalu Sandra menuju ke ruang tamu...
"Hubby , ke kamar saja yuk" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab Antonio sambil mematikan TV.
Antonio dan Sandra menuju ke kamar , mereka duduk di kasur sambil menyenderkan punggung mereka di kepala tempat tidur.
Antonio mulai menyalakan TV dikamar.
Sandra sudah meletakkan kepalanya di bahu suaminya.
"Capek banget ya sayang?" , tanya Antonio.
"Iya hubby , soalnya berdiri di lapangannya lama banget , terus dibawa keliling kampus , belum lagi di suruh pake atribut segala , besok gak tau deh ngapain lagi" , ucap Sandra sambil menghela nafasnya.
"Ya gitu la kehidupan kampus sayang , minggu depan juga sudah gak ada lagi" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Iya hubby , memang cuma seminggu ini , tapi.....masa disuruh aneh-aneh" , ucap Sandra.
__ADS_1
"Kehidupan kampus memang gitu sayang , yang penting kamu jangan mau ditindas ya , kalau kamu ditindas sama kakak kelas , telpon aku , biar aku beresin mereka semua" , ucap Antonio.
"Iya hubby , memang hubby yang paling the best" , ucap Sandra sambil memeluk suaminya.
********
Keesokan paginya Sandra dan Antonio bangun lebih pagi.
Setelah Sandra selesai mandi , Antonio membantu mengikat rambut Sandra dengan karet warna warni.
"Ikatnya harus kecil-kecil dan banyak begini , hubby?" , tanya Sandra.
"Iya sayang , dari dulu juga seperti ini yang hubby lihat" , ucap Antonio.
"Kenapa harus seperti ini sih ikatnya? Hufttttt...." , ucap Sandra.
"Sudah selesai sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.
Sandra mulai berdiri dan berjalan mengambil tasnya menuju ke pintu.
"Sebentar sayang" , ucap Antonio.
"Iya hubby" , jawab Sandra.
"Hubby foto dulu ya buat kenang-kenangan" , ucap Antonio sambil memfoto bidadari cantiknya dengan ponselnya.
"Kenapa difoto hubby? Mana jelek gini lagi" , ucap Sandra.
"Gak jelek kok sayang , kamu masih kelihatan cantik" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Ya udah deh , aku mau sarapan dulu" , ucap Sandra sambil keluar dari kamar menuju ke meja makan.
Antonio mengikuti bidadari cantiknya ke meja makan.
Mereka sarapan bersama , setelah itu Sandra pergi dulu ke kampus sambil membawa tas dan papan namanya.
"Aku pergi dulu ya hubby" , ucap Sandra sambil mencium suaminya.
"Iya sayang" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Nona muda lucu ya tuan , kayaknya kesal banget mau ke kampus" , ucap Tuti yang melihat muka kesal Sandra , begitu keluar dari kamar.
"Iya Tuti , dia itu lagi ospek , jadi disuruh ikat rambut warna warni , dari kemaren sore dia pulang juga sudah kesal" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Tapi nona muda biarpun di dandan begitu masih tetap cantik aja ya tuan , pasti banyak mahasiswa cowok yang nantinya naksir sama nona muda" , ucap Tuti.
"Kata-kata Tuti tiba-tiba membuat Antonio berpikir , kehidupan kampus dimana anak cowok lebih berani untuk mengutarakan perasaannya dan menggunakan segala cara untuk mendapatkan cewek yang mereka inginkan" , ucap Antonio dalam hatinya.
"Ya biarpun mereka naksir...kan nona muda tetap istri saya , jadi mereka juga gak bisa mendekati istri saya" , ucap Antonio.
"Oh iya benar juga ya tuan" , ucap Tuti.
"Kalau gitu saya ke kantor dulu ya" , ucap Antonio.
"Baik tuan" , jawab Tuti.
Antonio menjalankan mobilnya ke kantor , sampai di kantor Antonio selalu terpikirkan kata-kata Tuti.
Terima kasih buat semua pembaca yang sudah membaca sampai episode ini.
__ADS_1
Author juga berterima kasih buat like dan dukungan yang diberikan oleh semua pembaca 🙂🙏