Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 157


__ADS_3

Hari ini adalah hari ulang tahun Sandra yang ke 18th...


Sayangnya Sandra sedang tidak enak badan di hari ulang tahunnya.


Pagi itu Antonio yang sudah bangun dari tidurnya langsung mandi , setelah selesai mandi Antonio langsung keluar dari kamar dan jalan dengan cepat menuju ke ruangan kerjanya untuk mengambil kado untuk bidadari cantiknya , yang di letakin di lemari meja kerjanya.


Setelah mengambil kado untuk bidadari cantiknya , Antonio langsung berjalan dengan cepat kembali ke kamar atas sebelum istrinya bangun dari tidur.


Sampai di kamar atas , Antonio langsung masuk ke kamar dan melihat istrinya masih tidur disana , Antonio duduk di atas kasur dan menyentuh kening istrinya.


"Syukurlah sudah tidak panas lagi , kamu terlalu sibuk belajar sejak masuk kuliah sayang" , ucap Antonio dengan lembut sambil mengecup kening istrinya.


Antonio menuju ke ruang tamu , mulai menyalakan laptopnya dan melihat data yang diberikan oleh Robi.


Begitu Antonio melihat data-data yang diberikan , Antonio terhenti di nama Sherly Hadinata.


"Sherly ini kan teman waktu aku masih kuliah dulu" , gumam Antonio.


Antonio mulai membaca data dirinya , benar dia usianya sama dengan Antonio dan kuliah di universitas yang sama dengan Antonio , statusnya masih single alias belum menikah dan posisinya sebagai manager keuangan untuk All Star Hotel kota B.


"Hubby...."


Terdengar suara bidadari cantiknya memanggilnya.


"Iya sayang" , jawab Antonio sambil berjalan masuk ke kamar.


"Aku lapar hubby" , ucap Sandra.


"Ayo makan dulu , tadi aku sudah pesankan bubur ayam buat sarapan" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil turun dari tempat tidur.


"Kamu sudah enakan badannya sayang?" , tanya Antonio.


"Sudah lumayan hubby" , jawab Sandra.


Setelah itu Antonio dan Sandra berjalan menuju ke ruang tamu dan memakan sarapan mereka.


Setelah selesai sarapan , Sandra meminum obatnya , setelah itu dia mengambil ponselnya dan kembali duduk di sebelah suaminya yang mulai bekerja kembali.


Sandra mulai menyentuh layar ponselnya dan ada 2 notifikasi yang masuk disana.


Sandra langsung membuka room chatnya...


"Happy birthday Sandra , semoga kamu bisa mencapai cita-cita kamu dan menjadi istri yang baik buat kak Antonio".


-Karin-


"Terima kasih Karin , aku juga menunggu kabar pernikahan kamu dengan Riko".


(Pesan dikirim)


Setelah itu Sandra melihat pesan satu lagi


"Happy birthday Sandra , semoga kamu selalu bahagia dan sukses kedepannya".

__ADS_1


-Niko-


"Terima kasih Niko".


(Pesan dikirim)


Tidak lama terdengar bunyi chat masuk lagi.


Ternyata Karin....


"Aku masih lama nikahnya , harus selesai kuliah dulu".


-Karin-


"Iya....semoga hubungan kamu awet ya sama Riko".


(Pesan dikirim)


"Iya , doain aja ya".


-Karin-


Sandra tersenyum membaca pesan dari Karin dan keluar dari room chatnya setelah dia melihat pesan terakhir dari Karin.


"Kenapa tersenyum gitu sayang?" , tanya Antonio.


"Aku baru inget karena Karin dan Niko sudah mengirimkan selamat ulang tahun untuk aku , kenapa hubby belum mengucapkan selamat ulang tahun dari tadi , hubby lupa ya" , ucap Sandra.


"Gak mungkin dong aku lupa , cuma karena lihat kamu lagi sakit aja , aku juga jadi kepikiran kamu yang sakit" , ucap Antonio.


"Alasan aja" , ucap Sandra sambil memanyunkan bibirnya.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum setelah Antonio melepaskan bibirnya.


"Jangan capek-capek ya sayang , hari ini kamu jangan belajar dulu ya , benar-benar istirahat dulu sampai pulih" , ucap Antonio dengan lembut sambil menyentuh wajah istrinya yang sudah mulai membulat itu.


"Iya hubby sayang" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Setelah itu Antonio mulai melanjutkan pekerjaannya dan Sandra masuk ke kamar naik ke atas kasur dan menonton TV.


*******


Siang harinya....ponsel Antonio berbunyi.


Antonio melihat nama papa nya tertera disana dan dia pun langsung mengangkatnya.


"Halo pa"


"Halo Antonio , ada anak buah Daniel yang mengantarkan kado dari papa dan mama buat Sandra ya , kamu tolong tanda tangani dulu ya tanda serah terimanya" , ucap papa Chandra.


"Iya pa , nanti aku suruh Robi aja ya , Sandra lagi gak enak badan pa , jadi aku sekarang lagi di kamar atas nemenin dia" , ucap Antonio.


"Sandra sakit apa nak?" , tanya papa Chandra yang mulai khawatir.


"Kemaren ketika pulang dari kampus badannya panas tinggi pa , kata Reihan cuma demam tinggi aja karena terlalu kecapean" , jawab Antonio.

__ADS_1


"Pasti kecapean karena banyak belajar , kalau bisa istri kamu cuti dulu aja sampai dia melahirkan" , ucap papa Chandra.


"Sandra gak mau pa , dia gak mau kalau nanti lulus kuliahnya kelamaan" , jawab Antonio.


"Ya sudah , tapi kamu juga harus ingatin , jangan terlalu di paksa belajar terus , harus jaga kesehatan dia dan anaknya juga" , ucap papa Chandra.


"Iya pa , pasti aku akan ingatin Sandra" , jawab Antonio.


"Ya sudah , kamu suruh Robi yang urus sekarang , karena anak buahnya sudah sampai di lobby hotel kita" , ucap papa Chandra.


"Iya pa" , jawab Antonio sambil memutuskan sambungan telponnya.


Setelah itu Antonio menelpon Robi asisten kepercayaannya.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo pak" , jawab Robi.


"Halo Robi , di loby ada orang yang mengantarkan kado buat nona muda dari papa Chandra , tolong kamu tanda tangani surat serah terimanya ya" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab Robi.


Setelah sambungan telponnya diputuskan , Robi langsung keluar dari ruangannya dan berjalan menuju ke lobby hotel.


Sampai di lobby , Robi melihat ada seorang cowok yang berdiri di dekat meja resepsionis.


"Permisi , apa bapak mengantarkan kado dari pak Chandra untuk nona muda kami?" , tanya Robi.


"Iya benar pak , apa bapak yang bernama Antonio?" , tanya anak buah pak Daniel.


"Bukan , saya asisten pak Antonio dan saya diutus untuk menandatangani serah terimanya" , jawab Robi.


"Oh baiklah kalau begitu , ini surat tanda serah terimanya , silahkan bapak tanda tangani di sini dan tolong ditulis nama dengan jelas , lalu ini kunci mobil dan surat-suratnya" , ucap anak buah pak Daniel.


Robi menandatangani surat serah terimanya dan mengambil kunci serta surat-surat yang diberikan oleh anak buah pak Daniel.


"Baiklah , terima kasih pak Robi , kalau gitu saya pergi dulu" , ucap anak buah pak Daniel.


"Iya pak , sama sama" , jawab Robi.


Setelah itu Robi berjalan menuju ke lift dan menekan nomor menuju ke kamar Antonio.


Sampai di depan kamar Antonio , Robi menekan bel disana.


Ting...tong....


Antonio langsung membuka pintu kamarnya.


"Pak ini hadiah yang di berikan oleh tuan besar untuk nona muda" , ucap Robi setelah Antonio membuka pintu kamarnya.


"Baik Robi , terima kasih" , jawab Antonio sambil mengambil semua surat-surat dan kunci yang diberikan oleh Robi.


"Iya sama sama pak , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap Robi.


"Iya Robi" , ucap Antonio sambil menutup pintu kamarnya.

__ADS_1


"Papa kasih Sandra apa ya" , ucap Antonio sambil membuka surat-surat tersebut.


"Ternyata papa memberikan mobil terbaru dari Bxx untuk menantunya , padahal aku juga pengen menggantikan mobil istriku , tapi sudah keduluan sama papa , semoga saja Sandra mau menerima kado dari papa" , ucap Antonio dalam hatinya.


__ADS_2