
Hari ini adalah hari ulang tahun Sandra yang ke 18th...
Sayangnya Sandra sedang tidak enak badan di hari ulang tahunnya.
Pagi itu Antonio yang sudah bangun dari tidurnya langsung mandi , setelah selesai mandi Antonio langsung keluar dari kamar dan jalan dengan cepat menuju ke ruangan kerjanya untuk mengambil kado untuk bidadari cantiknya , yang di letakin di lemari meja kerjanya.
Setelah mengambil kado untuk bidadari cantiknya , Antonio langsung berjalan dengan cepat kembali ke kamar atas sebelum istrinya bangun dari tidur.
Sampai di kamar atas , Antonio langsung masuk ke kamar dan melihat istrinya masih tidur disana , Antonio duduk di atas kasur dan menyentuh kening istrinya.
"Syukurlah sudah tidak panas lagi , kamu terlalu sibuk belajar sejak masuk kuliah sayang" , ucap Antonio dengan lembut sambil mengecup kening istrinya.
Antonio menuju ke ruang tamu , mulai menyalakan laptopnya dan melihat data yang diberikan oleh Robi.
Begitu Antonio melihat data-data yang diberikan , Antonio terhenti di nama Sherly Hadinata.
"Sherly ini kan teman waktu aku masih kuliah dulu" , gumam Antonio.
Antonio mulai membaca data dirinya , benar dia usianya sama dengan Antonio dan kuliah di universitas yang sama dengan Antonio , statusnya masih single alias belum menikah dan posisinya sebagai manager keuangan untuk All Star Hotel kota B.
"Hubby...."
Terdengar suara bidadari cantiknya memanggilnya.
"Iya sayang" , jawab Antonio sambil berjalan masuk ke kamar.
"Aku lapar hubby" , ucap Sandra.
"Ayo makan dulu , tadi aku sudah pesankan bubur ayam buat sarapan" , ucap Antonio.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil turun dari tempat tidur.
"Kamu sudah enakan badannya sayang?" , tanya Antonio.
"Sudah lumayan hubby" , jawab Sandra.
Setelah itu Antonio dan Sandra berjalan menuju ke ruang tamu dan memakan sarapan mereka.
Setelah selesai sarapan , Sandra meminum obatnya , setelah itu dia mengambil ponselnya dan kembali duduk di sebelah suaminya yang mulai bekerja kembali.
Sandra mulai menyentuh layar ponselnya dan ada 2 notifikasi yang masuk disana.
Sandra langsung membuka room chatnya...
"Happy birthday Sandra , semoga kamu bisa mencapai cita-cita kamu dan menjadi istri yang baik buat kak Antonio".
-Karin-
"Terima kasih Karin , aku juga menunggu kabar pernikahan kamu dengan Riko".
(Pesan dikirim)
Setelah itu Sandra melihat pesan satu lagi
"Happy birthday Sandra , semoga kamu selalu bahagia dan sukses kedepannya".
__ADS_1
-Niko-
"Terima kasih Niko".
(Pesan dikirim)
Tidak lama terdengar bunyi chat masuk lagi.
Ternyata Karin....
"Aku masih lama nikahnya , harus selesai kuliah dulu".
-Karin-
"Iya....semoga hubungan kamu awet ya sama Riko".
(Pesan dikirim)
"Iya , doain aja ya".
-Karin-
Sandra tersenyum membaca pesan dari Karin dan keluar dari room chatnya setelah dia melihat pesan terakhir dari Karin.
"Kenapa tersenyum gitu sayang?" , tanya Antonio.
"Aku baru inget karena Karin dan Niko sudah mengirimkan selamat ulang tahun untuk aku , kenapa hubby belum mengucapkan selamat ulang tahun dari tadi , hubby lupa ya" , ucap Sandra.
"Gak mungkin dong aku lupa , cuma karena lihat kamu lagi sakit aja , aku juga jadi kepikiran kamu yang sakit" , ucap Antonio.
"Alasan aja" , ucap Sandra sambil memanyunkan bibirnya.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum setelah Antonio melepaskan bibirnya.
"Jangan capek-capek ya sayang , hari ini kamu jangan belajar dulu ya , benar-benar istirahat dulu sampai pulih" , ucap Antonio dengan lembut sambil menyentuh wajah istrinya yang sudah mulai membulat itu.
"Iya hubby sayang" , jawab Sandra sambil tersenyum.
Setelah itu Antonio mulai melanjutkan pekerjaannya dan Sandra masuk ke kamar naik ke atas kasur dan menonton TV.
*******
Siang harinya....ponsel Antonio berbunyi.
Antonio melihat nama papa nya tertera disana dan dia pun langsung mengangkatnya.
"Halo pa"
"Halo Antonio , ada anak buah Daniel yang mengantarkan kado dari papa dan mama buat Sandra ya , kamu tolong tanda tangani dulu ya tanda serah terimanya" , ucap papa Chandra.
"Iya pa , nanti aku suruh Robi aja ya , Sandra lagi gak enak badan pa , jadi aku sekarang lagi di kamar atas nemenin dia" , ucap Antonio.
"Sandra sakit apa nak?" , tanya papa Chandra yang mulai khawatir.
"Kemaren ketika pulang dari kampus badannya panas tinggi pa , kata Reihan cuma demam tinggi aja karena terlalu kecapean" , jawab Antonio.
__ADS_1
"Pasti kecapean karena banyak belajar , kalau bisa istri kamu cuti dulu aja sampai dia melahirkan" , ucap papa Chandra.
"Sandra gak mau pa , dia gak mau kalau nanti lulus kuliahnya kelamaan" , jawab Antonio.
"Ya sudah , tapi kamu juga harus ingatin , jangan terlalu di paksa belajar terus , harus jaga kesehatan dia dan anaknya juga" , ucap papa Chandra.
"Iya pa , pasti aku akan ingatin Sandra" , jawab Antonio.
"Ya sudah , kamu suruh Robi yang urus sekarang , karena anak buahnya sudah sampai di lobby hotel kita" , ucap papa Chandra.
"Iya pa" , jawab Antonio sambil memutuskan sambungan telponnya.
Setelah itu Antonio menelpon Robi asisten kepercayaannya.
Tidak lama terdengar suara dari sana.
"Halo pak" , jawab Robi.
"Halo Robi , di loby ada orang yang mengantarkan kado buat nona muda dari papa Chandra , tolong kamu tanda tangani surat serah terimanya ya" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Robi.
Setelah sambungan telponnya diputuskan , Robi langsung keluar dari ruangannya dan berjalan menuju ke lobby hotel.
Sampai di lobby , Robi melihat ada seorang cowok yang berdiri di dekat meja resepsionis.
"Permisi , apa bapak mengantarkan kado dari pak Chandra untuk nona muda kami?" , tanya Robi.
"Iya benar pak , apa bapak yang bernama Antonio?" , tanya anak buah pak Daniel.
"Bukan , saya asisten pak Antonio dan saya diutus untuk menandatangani serah terimanya" , jawab Robi.
"Oh baiklah kalau begitu , ini surat tanda serah terimanya , silahkan bapak tanda tangani di sini dan tolong ditulis nama dengan jelas , lalu ini kunci mobil dan surat-suratnya" , ucap anak buah pak Daniel.
Robi menandatangani surat serah terimanya dan mengambil kunci serta surat-surat yang diberikan oleh anak buah pak Daniel.
"Baiklah , terima kasih pak Robi , kalau gitu saya pergi dulu" , ucap anak buah pak Daniel.
"Iya pak , sama sama" , jawab Robi.
Setelah itu Robi berjalan menuju ke lift dan menekan nomor menuju ke kamar Antonio.
Sampai di depan kamar Antonio , Robi menekan bel disana.
Ting...tong....
Antonio langsung membuka pintu kamarnya.
"Pak ini hadiah yang di berikan oleh tuan besar untuk nona muda" , ucap Robi setelah Antonio membuka pintu kamarnya.
"Baik Robi , terima kasih" , jawab Antonio sambil mengambil semua surat-surat dan kunci yang diberikan oleh Robi.
"Iya sama sama pak , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap Robi.
"Iya Robi" , ucap Antonio sambil menutup pintu kamarnya.
__ADS_1
"Papa kasih Sandra apa ya" , ucap Antonio sambil membuka surat-surat tersebut.
"Ternyata papa memberikan mobil terbaru dari Bxx untuk menantunya , padahal aku juga pengen menggantikan mobil istriku , tapi sudah keduluan sama papa , semoga saja Sandra mau menerima kado dari papa" , ucap Antonio dalam hatinya.